-->

Evaluasi dan Rencana Kerja, 23-25 Agustus 2022 Kamiparho Akan Gelar Rakernas 2022

FSB KAMIPARHO-Jakarta, Perisainusantara.com | Rakernas Kamiparho akan segera diselenggarakan pada 23-25 Agustus 2022 yang rencananya akan dilakukan di Hotel Bumi Wiyata, Depok. Agenda evaluasi dan diskusi nasioanal ini sedianya akan membahas isu-isu perburuhan dan juga perbaikan kerja struktural, dengan dihadiri secara nasional dari pengurus komisariat, cabang sampai ke pengurus pusat.

Rakernas Kamiparho 2022 ini akan mengusung tema “Membangun Serikat Buruh Yang Cerdas Berani dan Bermartabat.” Supardi Ketua Umum FSB Kamiparho menjelaskan bahwa, “Serikat Buruh harus cerdas dalam berfikir, berani dalam bersikap dan bertindak, bermartabat dalam ucapan dan tindakan maupun perbuatan. itu kira-kira penjelasan dari tema Rakernas yang kita usung.” katanya.

Dalam agenda ini akan dihadiri 75 perwakilan peserta yang mengikuti Rakernas 2022, dari 23 Cabang yang ada saat ini. Dan Rakernas Kamiparho 2022 rencananya akan dibuka langsung oleh Wamen Afriansyah Noor, hadir pula perwakilan dari ILo Jakarta, Mitra Pengusaha, GAPKI dan BPJS Ketenagakerjaan.

“Ini moment untuk mendorong peran serta anggota, pengurus cabang untuk bersilaturahmi dan bersosial dialog secara internal untuk diterapkan secara nasional, karena itu sejalan dengan program kami dipusat yakni mereposisi pola gerakan dari aksi ke negosiasi.” jelasnya.

Ia berharap, struktural Kamiparho dapat konsisten mempertahankan dalam mengedepankan sosial dialog sebagai salah satu cara memperjuangkan kesejahteraan anggotanya. Dan sebagai salah satu organisasi serikat buruh yang gencar melaksanakan sosial dialog, Kamiparho sudah merasakan manfaat bersosial dialog.

“Dengan sosial dialog akan meminimalisir masalah dan dengan sosial dialog terbukti kami semakin diakui oleh mitra pengusaha Kamiparho. Hubungan Industrail akan semakin harmonis. Untuk itu, dengan segala persoalan yang ada, kita upayakan selesai dengan sosisal dialog.” ungkapnya

“Pringsip kami tidak ada persoalan yang tidak selesai dengan sosial dialog, kita bertemu dengan pengusaha, tidak hanya saat ada masalah saja, akan tetapi meminimalis masalah dengan intensitas pertemuan yang berlanjut. Dan itu sudah kami lakukan di pusat, cabang dan tingkat perusahaan, tinggal bagaimana kita lebih gencar lagi mengkampanyekan di wilayah organiser.” bebernya.

“Sosial dialog sangat efektif, apalagi jika dibarengi dengan perbaikan atau meng up grade dirinya, meningkatkan pengetahuan dan pendidikan dengan terus belajar, membaca, kalau bisa melanjutkan sekolah. Karena pemikiran itulah yang membuat Kamiparho lebih solid, maju dan punya integritas.” terangnya.

Supardi juga menyampaikan pesan buat peserta Rakernas Kamiparho 2022, Ia mengatakan, “Selamat datang nantinya, hati-hati dijalan, selamat sampai di Depok, tetap semangat dalam mencari solusi-solusi organisasi. Bersama-sama bermusyawarah mencari terobosan yang terbaik, agar kedepan Kamiparho semakin maju, jaya dan solid.”

Sebagai informasi, Rencana kerja tahunan ini juga akan membahas bagaimana peningkatan pembayaran iuran anggota ke Cabang dan Pusat. Salah satu cara yakni mendorong ditiap pengurus komisariat agar diterapkan Check Of System (COS).

Menanggapi hal tersebut, Supardi mengatakan akan memanfaatkan agenda Rakernas ini untuk berdiskusi, bagaimana mencari format terbaik untuk keuangan organisaai. ia mengatakan, “Kita membutuhkan gagasan yang solutif untuk mengatur iuran anggota bisa tertib dari cabang ke pusat.” lanjutnya

Seperti diketahui, total anggota FSB Kamiparho tingkat nasional kurang lebih sekitar 53 ribu anggota, dan hanya sekitar 5 persen dari total iuran anggota yang masuk ke pusat.

Menaggapi hal tersebut, Supardi menambahkan bahwa,
“Harapan kami yang pertama, di Rakernas ini kita bisa membuat kesepakatan bersama untuk peningkatan iuran, bagaimana menciptakan kondisi tertib iuran dan administrasi.

“Yang kedua tentang pengorganisasian atau perekrutan anggota baru, tidak dipungkiri bahwa itu salah satu cara meningkatkan iuran anggota yang masuk.”

Namun demikian, Ia tidak menampik kenyataan bahwa “Masih banyak kendala dilapangan, perekrutan dari atas ke bawah atau dari manajemen pusat ke daerah saat ini sudah coba kita lakukan, akan tetapi masih banyak terkendala di lapangan, antara lain faktor teritorial mempengaruhi biaya organiser dan lain sebagainya.”

“Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk membangun organiser, kedepan kami akan coba maping wilayah, dan akan membentuk tim organisernya. Harapannya di 34 provinsi akan ada perwaklan DPC Kamiparho.” tutupnya. (RED)




Share:

No comments:

Post a Comment

Artikel

Labels

Budaya (16) ekonomi (3) Kesehatan (13) Organisasi (172) Pemerintahan (99) Pendidikan (136) politik (89) Polri/TNI (6) sosial (107) Sumatera Utara (29)

Blog Archive