-->
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0EAIKwCOewMUoWNW47WuQuK72ih6QOPHJMRnpU7DCntRrpBQYD0o5Au6P11bCxnpJNDyOsxBp3IdFHzFFSPAhWzvyrKdEvmE6apWlbXqIYFWABnyl7NEMlrMlUwM4NCgpGmaNl5NRvf2UlfxXkv1HMk7-eaoiksbqMkaflEi0HsdjsFR5l1RhIhyphenhyphenOdiE/s16000/05e2cdf2-5f47-4771-880d-c7f1667e3450.jpeg
Tampilkan postingan dengan label Sumatera Utara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sumatera Utara. Tampilkan semua postingan

15 Tahun Pipa Water Intake PT Multimas Nabati Asahan DiTanam Tidak ada Ganti Untung Ke Warga Pemilik Tanah Sei Besar, Kuala Indah

Batu Bara, Perisainusantara.com

PT Multimas Nabati Asahan - Kuala Tanjung atau disingkat PT MNA-KT merupakan sebuah perusahaan industri agriculture yang bergerak dalam produksi edible oil (minyak-lemak untuk konsumsi) berbasiskan minyak sawit (palm oil based). Perusahaan ini merupakan bagian dari Wilmar International Limited (Wilmar Group) yang merupakan salah satu pemain utama dalam industri agri-culture dunia. PT MNA-KT sendiri berdiri sejak tahun tahun 1996 dengan lokasi pabrik di Jalan Access Road, Desa Kuala Tanjung, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara.

Berdirinya  Perusahaan tersebut tidak lepas dari keperluan air bersih untuk pendinginan mesin-mesin pabrik. Selama proses produksi telah berjalan, maka PT MNA juga telah membangun Water intake (Air Pendingin Mesin Pabrik) milik PT MNA. Water intake telah lama dibangun di Dusun Sei Besar desa Kuala Indah, Kab. Batu Bara sejak tahun 1996.

Pipa Water intake tersebut ditanam melintasi bawah tanah halaman warga dengan kedalaman 1 meter dan panjang lebih kurang 1.5, KM menuju perusahaan MNA, yang terletak di Sei Besar, Kuala Indah, Kab. Batu Bara. 

Ada yang aneh disini, karena menurut penuturan keterangan warga yang tanahnya dilintasi pipa air perusahaan MNA ini, mulai berdiri perusahaan tersebut tidak ada Status sewa atau ganti untung kepada Warga, hanya pernah memberikan uang Rp.20,000/ meter, sebagai uang tumpang.

"Sejak berdirinya PT.MNA kami pernah diberikan uang Rp,20,000/ Meter, hanya sekali itu saja, bayangkan berapa puluh tahun sudah perusahaan ini berdiri, bahkan tidak ada kontribusi mereka sama kami, jangankan uang sewa, minyak makan 1 liter pertahun saja pun tidak pernah mereka berikan". Ucap Hasan, salah seorang warga Sei Besar yang juga kecewa kepada PT. MNA. Jumat 18/11/2022.

Kemudian  Ibrahim salah seorang warga juga berbicara, "Angkat sajalah pipa kalian itu, sama sekali tidak ada manfaatnya kepada kami, lihatlah anak dan cucu kami mau bekerja di PT MNA sangat susah, kami sebagai orang desa dan pipa yang kalian tanamkan di halaman kami hendaknya berikanlah prioritas terhadap kami. Ucap Ibrahim kecewa dan berharap.

Hariri LPM Kuala Indah juga berkomentar "Pihak HUMAS PT MNA sangat sepele kepada warga desa Kuala Indah, jangankan masalah tanah warga yang mereka abaikan, sampah dibawah jempaban Sei Besar banyak dan menumpuk tidak mau mereka membersihkannya.Tanggul sekitar Water Intake tidak mereka rawat, kemudian terlihat jelas Bak Water Intake menantang jelas ditengah sungai, itu karna mereka tidak mau merawat tanggul sehingga sisi sungai sebelah kanan menjadi Abrasi".Tegas Hariri.

Kemudian awak media Perisainusantara menemuai kepala desa Kuala Indah Matsyah untuk dimintai tanggapannya "Kami sangat merespon keinginan warga, benar itu tanah warga dan dibawah tanah mereka ada pipa water intake PT MNA. Kami dari pemerintahan desa sudah pernah sampaikan kepada pihak perusahaan, tetapi tidak ada respon sama sekali, perhatian perusahaan sangat minim baik itu masalah ketenaga kerjaan maupun sosial di desa kami. Bahkan tanggul sekitar water intake PT MNA itu sendiri pun  tidak ada perawatan. Tutup Matsyah.

Penulis : Mhd Yusri (Pimred)





Share:

PT. Indonesia Aluminium Alloy Melakukan Rekrutmen Tenaga Pelaksana Untuk Alumni SMK


Batubara, Perisainusantara.com|- PT. Indonesia Aluminium Alloy (PT. IAA) adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam industri aluminium sekunder. Kali ini membuka kesempatan putra/putri terbaik Indonesia untuk lulusan SMK yang memiliki komitmen, integritas dan motivasi yang tinggi untuk berinovasi dan berkarya bersama kami sebagai tenaga pelaksana. 

PT. IAA yang berkedudukan dikuala tanjung batu bara membuka pendaftaran rekrutmen mulai tanggal 20 juni s.d 25 juni 2022 dengan kriteria lulusan SMK:

1. Teknik mesin/Teknik otomotif (Semua paket keahlian) 

2. Teknik ketenagalistrikan (Kecuali teknik pendingin dan tata udara) 

3. Teknik Elektronika (Elektronika industri dan mekatronika) 

4. Teknik kimia (Semua paket keahlian) 

5. Teknik komputer dan informatika (khusus RPL). 

Semua jurusan disyaratkan memiliki nilai matematika minimal 70 dan nilai paket keahlian minimal 75.

Persyaratan untuk calon pelamar yang harus dilengkapi adalah:

1. Aplikasi form (unduh di bitly/formulir_rekrutmen) 

2. Surat lamaran

3. Ijazah SMK dan Transkrip nilai

4. FC KTP dan Kartu Keluarga

5. Pas foto 4x6 dengan latar merah

6. Dokumen pendukung

7. SKCK

8. Sudah berusia 18 tahun dan belum 22 tahun pada tanggal 1 Juli 2022

Tahapan yang harus dilewati saat rekrutmen: Tahap 1 Seleksi administrasi > Tahap 2 (TPA dan TKB) > Tahap 3 (Tes psikologi dan LGD) > Tahap 4 (wawancara) > Tahap 5 (Tes kesehatan) > Tahap 6 (Program pemagangan). 


Ayo buruan daftarkan diri anda sebagai alumni SMK yang siap kerja, santun, mandiri dan kreatif. Sesuai motto yang selalu digaungkan direktorat pembinaan SMK bahwa SMK bisa-hebat. *Red

Share:

KETUA LPTQ SUMUT H. ASREN NASUTION TINJAU SEMUA TEMPAT ARENA PERLOMBAAN MTQ KE 38


Medan, Perisainusantara.com|-
Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Sumatera Utara, H. Asren Nasution didampingi pengurus lainnya, Sabtu (19/3/2022) siang meninjau seluruh tempat perlombaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke- 38 tingkat Sumatera Utara.

Asren ingin memastikan seluruh tempat perlombaan harus sudah selesai sehari sebelum pembukaan. Acara pembukaan akan dilaksanakan pada Senin, 21 Maret 2022 pukul 09.00 Wib, yang dihadiri Gubsu H. Edy Rahmayadi, unsur Muspida Sumut, Rektor UIN Sumut, Prof. Dr. Syahrin Harahap, MA dan semua Bupati/Walikota di Sumatera Utara. MTQ ini akan ditutup pada 28 Maret 2022.

Peninjauan yang dilakukan Ketua LPTQ Sumut, Asren Nasution, dimulai di kampus UIN Sumut, Jln Williem Iskandar Medan, sekitar pukul 10.00 Wib. Di kampus ini ada enam arena tempat perlombaan MTQ. Semua arena tersebut dikunjungi Asren, dan sekaligus memberikan saran-saran untuk penyempurnaan arena tersebut.

Sekitar pukul 14.00 Wib, Asren meninjau arena utama di kampus UIN Sumut Jalan Sutomo Medan. Setelah meninjau arena dan stand pameran, Asren bersama Rektor UIN Sumut, Prof. Dr. Syahrin Harahap, MA, melaksanakan gladi bersih. Ada beberapa hal yang menjadi catatan penting Asren untuk penyempurnaan acara pembukaan. Demikian juga Rektor UIN Sumut Prof. Syahrin memberikan masukan pada panitia agar acara ini berjalan lancar dan meriah.

Ketua Bidang Media dan Publikasi, Dr. Maraimbang Daulay, MA, menyebutkan pada saat acara pembukaan nanti, panitia akan menampilkan penulisan Mushaf raksasa. Gubsu Edy Rahmayadi kebagian menuliskan satu kata awal surat Fatihah. Selebihnya, 30 tokoh di Sumatera Utara, termasuk Bupati, akan menuliskan satu kata di awal juz Alquran yang mencapai 30 juz.

Selain itu, pada Selasa 22 Maret 2022, panitia juga menggelar seminar internasional yang bertajuk membangun manusia yang bermartabat. Selain tokoh Nahdlatul Ulama (NU) KH. Miftachul Achyar, pembicara dalam seminar ini juga berasal dari Malaysia. Panitia membatasi peserta dalam seminar ini. “ Kedua acara tersebut meruopakan inovasi dalam MTQ ini yang digagas Prof. Syahrin, sebagai Ketuam Umum Panitia, “ jelas Maraimbang. *Syafii

Share:

Masyarakat Cukup Antusias Maraimbang: Persiapan MTQ ke-38 Sumut Hampir Rampung


Medan, Perisainusantara.com|-
Antusias masyarakat memeriahkan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-38 tingkat Provinsi Sumatera Utara, tampaknya cukup besar. Terbukti, tiga hari sebelum hari H, terlihat masyarakat sekitar Universitas Islam Negeri (UIN) Sumut Jalan Sutomo Medan, datang ke lokasi MTQ hanya untuk sekedar selfi.

Ketua Bidang Humas dan Publikasi Panitia MTQ, Dr. Maraimbang Daulay, MA mengatakan, wajar saja masyarakat cukup antusias, karena dalam MTQ kali ada inovasi baru yang dicetuskan Ketua Umum Panitia, Prof. Dr. Syahrin Harahap, MA, yang juga Rektor UIN Sumut. “ Pokoknya, kita berusaha acara ini benar-benar sukses dan meriah" Kata Maraimbang, Jumat (18/3/2022) saat melihat-lihat lokasi MTQ di kampus UIN Sumut Jalan Sutomo Medan.

Menurut Maraimbang, panitia terus mengebut persiapan tempat perlombaan, terutama arena utama, yang juga akan dipakai untuk acara pembukaan MTQ. Sampai saat ini, persiapan sudah mencapai 90 persen. “ Tinggal penyempurnaan dan pengaturan penerangan saja" jelas Maraimbang yang juga Dekan Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UIN Sumut.

Selain itu, Jumat sore panitia juga telah menetapkan dan membagikan standa pameran dan bazaar kepada pelaku usaha yang telah mendaftarkan dirinya untuk berpartisipasi dalam MTQ ini. Ketua Pusat Pengembangan Bisnis (Pusbangnis) UIN Sumut, Dr. Wilmar Tobing menyebut, sebanyak 70 stand pameran dan bazaar telah terisi.

“Selain Lembaga Pendidikan Islam, stand juga diisi dengan berbagai souvenir dan pelaku usaha yang menjajakan makanan ringan" ujar Wirman.

MTQ-ke 38 tingkat Provinsi Sumatera Utara ini akan berlangsung pada 20-28 Maret 2022 di kampus UIN Sumut Jalan Sutomo dan Williem Iskandar Medan. Sedangkan pembukaannya akan dilaksanan pada Senin, 21 Maret 2022 pukul 09.00 Wib. Menurut rencana, MTQ ini akan dibuka Gubsu H. Edy Rahmayadi yang akan dihadiri seluruh Bupati dan Walikota yang ada di Sumatera Utara.  *Syafii

Share:

Pemko Medan Bongkar Paksa Bangunan Rumah Mewah Di Jalan Katalia


Medan, Sumut, Perisainusantara.com|,
Wali Kota Medan Bobby Nasution terus mendorong OPD tegas dalam menegakkan peraturan. Penyimpangan dan prilaku kontraproduktif terhadap pembenahan ibu kota Sumut ini harus ditindak tegas. Menindaklanjuti ini,

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pun gencar melakukan aksi penegakan peraturan. Selasa (22/2), penertiban dilakukan pada sebuah bangunan rumah mewah di Jalan Katelia, Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia. Bangunan itu dibongkar paksa oleh petugas karena menyimpang dari Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang dikeluarkan Pemko Medan.

Kepala Seksi Pengawasan dan Penyelidikan Satpol Medan, Irvan P. Lubis yang memimpin pembongkaran itu mengatakan, pemilik membangun melebihi dari ukuran yang ditentukan oleh IMB yakni 8m X 25,3m. Kelebihan bangunan yang bermasalah ini didirikan oleh pemilik bangunan melewati garis sempadan bangunan (roilen) depan.

Sebelumnya pihak Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang Kota Medan juga telah melayangkan surat peringatan sebanyak tiga kali kepada pemilik atau penanggungjawab bangunan. Namun surat peringatan ini tidak diindahkan.

Dalam penertiban itu, petugas memberikan tanda silang pada bagian bangunan yang menyimpang dari IMB itu dengan menggunakan cat semprot. Selain itu, petugas juga menjebol dinding depan lantai tiga bangunan yang hampir rampung itu. Red





Share:

Boby Nasution Beri Solusi Bersama Terkait Bronjong Perumahan J City

Medan,Sumut, Perisainusantara.com|, Sikap pro masyarakat ditunjukkan Wali Kota Medan Bobby Nasution saat meninjau kisruh bronjong di kawasan perumahan dan pusat bisnis J City, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, Minggu (20/2) sore.

Awalnya, ada keluhan warga terkait bronjong sungai Babura yang dilakukan pihak pengembang J City di sisi kanan sungai. Konon akibatnya perumahan warga di seberang sungai sering kebanjiran. Maka Badan Wilayah Sungai (BWS) yang saat itu diwakili Agus Hutabarat selaku anggota Rekomtek merespon dengan akan melakukan pembongkaran.

Namun Bobby Nasution tak setuju dengan rencana itu karena masih ada win-win solution yang bisa diambil. Tampak juga perwakilan pengembang Candra Lingga. Jadi Bobby Nasution pun menginstruksikan agar pengembang J City membuat bronjong di sisi kanan sepanjang kurang lebih 150 meter. Sebab hal itu merupakan keinginan warga setempat.

"Ini ngapain dibongkar. Saya bukan mau membela J City ya walau ini juga investasi bagi pembangunan kota. Namun keluhan warga juga harus didengar. Saya minta pihak pengembang dan BWS agar membuat keputusan agar dibangun pula bronjong di sisi kanan. Jadi Selasa ini saya minta sudah ada keputusan ya dari pihak pengembang," kata Bobby yang diamini pihak pengembang dengan terlebih dahulu membicarakan kepada atasannya.

Saat meninjau bronjong tersebut, banyak warga yang meminta kepada orang nomor satu di Pemko Medan tersebut agar dibangun bronjong di sisi kanan. Salah satunya seorang ibu rumah tangga warga lingkungan 3 Kelurahan Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor bernama Temu. Dikatakannya, sejak di bronjong daerah J City, warga yang ada di lingkungan tersebut terkena dampaknya yakni sering mengalami banjir jika hujan.

Diungkapkan Temu, warga minta agar jangan satu sisi saja yang dibronjong, karena sejak bagian ini di bronjong tempat tinggal mereka di seberang terkena dampaknya setiap turun hujan pasti kebanjiran, bahkan mereka sempat mengungsi ke masjid. Red

Share:

Wali Kota Medan Ajak GMNI Sumut Kolaborasi Wujudkan 5 Program Prioritas, Terutama Tangani Sampah


Medan, Sumut, Perisainusantara.com.
Wali Kota Medan Bobby Nasution mengajak Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumut berkolaborasi bersama Pemko Medan mewujudkan lima program prioritas, khususnya dalam penanganan sampah di Kota Medan. Setiap harinya sebanyak 2.000 ton dibawa ke TPA Terjun, dimana 25% telah berhasil diolah Pemko Medan menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Untuk mengurangi jumlah sampah tersebut, tentunya Pemko Medan tidak bisa bekerja dengan sendiri, perlunya dukungan dari seluruh, pihak termasuk GMNI Sumut. Kami berharap GMNI  bersama Pemko Medan turun langsung untuk mengedukasi siswa-siswa dalam mengurangi limbah sampah. Selain itu

bagaimana sampah ini harus diolah supaya tidak menjadi limbah melainkan menghasilkan uang,” kata Bobby Nasution saat menerima Audiensi GMNI Sumut di Balai Kota, Selasa (15/2).

Didampingi Kepala Balitbang Kota Medan Irwan Ritonga dan Kadis Pendidikan Laksamana Putra Siregar, Bobby Nasution akan mengupayakan hadir dalam acara  Konsolidasi Nasional (Konas) GMNI Sumut tersebut. Sebab, ia di hari yang sama ada agenda di luar kota.

Sebelumnya, Ketua Umum DPD GMNI Sumut Daniel Sigalingging menyampaikan, maksud kedatangan mereka untuk mengundang Wali Kota hadir di acara Konas GMNI Sumut, Sabtu (19/2). Selain meminta hadir, kata Daniel, mereka pun berharap agar Wali Kota dapat menjadi pembicara bersama Bupati Tapanuli Tengah dalam Seminar Konas.

"Acara berlangsung selama empat hari dan  menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Kami memohon agar Pak  Wali Kota dapat hadir dalam acara tersebut. Sebab, Pak Wali  merupakan sosok yang luar biasa sehingga membuat Kota Medan mengalami perubahan yang sangat signifikan dan maju secara on the track," kata Daniel.

Selain itu Daniel juga menyampaikan dukungannya kepada Pemko Medan, khususnya Wali Kota dalam membangun Kota Medan. "Kami mengapresiasi dan selalu mensupport Pak Wali. GMNI Sumut siap membantu Pak Wali  menjalankan program-programnya. Kami harap GMNI Sumut dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemko Medan. Apalagi, terkait tentang penanganan sampah, kami siap berkoordinasi dengan kelurahan dan kecamatan secara langsung," ungkap Daniel. **

Share:

Penyumbang Terbesar Angka Covid-19 Di Medan Adalah Pelaku Perjalanan Perisai Nusantara


Medan, Perisainusantara.com| Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro dan rutinitas melaksanakan operasi yustisi merupakan sebagian upaya yang dilakukan Pemko Medan dalam menangani pandemi Covid-19 di Kota Medan. Kemudian, terus mendorong percepatan vaksinasi guna terbentuknya herd immunity di tengah masyarakat. Langkah ini dilakukan dalam rangka menekan dan mencegah penyebaran Covid-19 agar tidak meluas.

Demikian disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution Bobby Nasution dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pembahasan Perkembangan dan Penanggulangan Kasus Covid-19 serta Evaluasi PPKM di Wilayah Provinsi Sumatera Utara melalui sambungan virtual dari Command Center Balai Kota Medan, Senin (14/2). Rakor ini dipimpin Gubsu Edy Rahmayadi didampingi Pangdam I/BB Mayjen TNI Hasanuddin, Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak beserta pimpinan Forkopimda Sumut. Selain itu rakor juga diikuti Bupati/Wali Kota serta unsur Forkopimda Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara.

“Selain itu kita juga terus mendorong pelaku usaha untuk menggunakan aplikasi PeduliLindungi di lokasi usahanya masing-masing. Bagi pelaku usaha yang tidak mengindahkannya, kita berikan sanksi administratif. Sebab, hal ini merupakan salah satu cara yang efektif, karena kita dapat mengetahui serta mempermudah proses tracing,” kata Bobby Nasution.

Didampingi Dandim 0201/Medan Kol Inf Hidratno Devidanto, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda serta sejumlah pimpinan OPD terkait, Bobby Nasution selanjutnya mengungkapkan, saat ini penyumbang terbesar angka kasus Covid-19 di Kota Medan umumnya adalah pelaku perjalanan. “Dari hasil tracing yang kita lakukan, umumnya yang terkonfirmasi Covid-19 adalah pelaku perjalanan. Untuk itu lah kita terus perkuat 3T,” tambahnya.

Hingga saat ini, papar Bobby Nasution, ada 65 dari 2001 lingkungan di Kota Medan yang tengah melakukan isolasi lingkungan. “Kami buat sebuah aplikasi untuk mengetahui lingkungan mana yang tengah melakukan isolasi. Melalui aplikasi ini, maka akan dapat terdata secara real kondisi terkait wilayah tersebut,” ungkapnya.***

Share:

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Menginstruksikan Kabupaten/Kota Memberlakukan Pembelajaran Hybrid Learning (Campuran)


Medan, Perisainusantara.com|-
Mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19, terutama varian Omicron di Sumatera Utara (Sumut), Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menginstruksikan agar seluruh kabupaten/kota  memberlakukan sistem pembelajaran campuran (hybrid learning), yaitu 50% daring dan 50% luring (tatap muka). Sistem pembelajaran campuran ini diberlakukan mulai 7 Februari 2022.

Hal itu disampaikan Gubernur Edy Rahmayadi saat memimpin rapat koordinasi dalam rangka kesiapan Rumah Sakit di Sumut dalam lonjakan kasus Covid-19 dan evaluasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Sumut, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41, Medan, Senin (7/2). 

"Pembelajaran yang dilaksanakan secara hybrid, mulai 7 Februari sampai pemberitahuan lebih lanjut," kata Edy Rahmayadi. 

Selain itu, Edy Rahmayadi juga meminta kabupaten/kota melakukan surveilans epidemiologi, apabila menemukan kasus aktif di satuan pendidikan. Selain itu, PTM terbatas akan dihentikan apabila positivity rate lebih dari 5%. *Red

Share:

Wabup Labura Hadiri Pelantikan Pengurus Cabang PGRI Kecamatan


Labura, Perisainusantara.com|- 
Wakil Bupati Labuhanbatu Utara H. Samsul Tanjung, ST, MH menghadiri pelantikan pengurus cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Kualuh Hulu, Kualuh Selatan, Aek Natas, dan Kecamatan Na IX X di aula Fajar Dolpa Aek Kota Batu, Kecamatan Na IX X, Sabtu (29/1) pagi.


Wakil Bupati dalam sambutannya mengatakan PGRI merupakan organisasi profesi yang bertugas untuk membina serta mengembangkan sikap, perilaku dan keahlian para guru anggota PGRI khususnya, agar mampu melakukan tugasnya dengan baik, bertanggung jawab dan dapat diandalkan sebagai organisasi perjuangan.

"PGRI ini perwujudan wadah bagi para guru untuk mempertahankan, meningkatkan dan membela hak azasi guru bagi secara pribadi, anggota masyarakat, warga negara dan pemangku profesi keguruan. Lewat wadah ini PGRI berjuang untuk mewujudkan misi hak-hak guru, kesejahteraan guru dan profesionalitas guru", ujarnya.

Selanjutnya, Samsul Tanjung berharap kepada guru sebagai anggota PGRI supaya produktif dalam sistem belajar ditengah zaman modern dan digitalisasi saat ini. Dirinya mengaku dalam kondisi seperti ini memang banyak sistem belajar yang harus dirubah maka guru diharuskan untuk mengoptimalkan penggunaan teknologi semaksimal mungkin.

Lebih lanjut, Samsul berpesan agar PGRI dan Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Utara untuk dapat bekerjasama yang baik untuk berkontribusi bersama bagi masyarakat dalam pelaksanaan kebijakan mendukung visi misi Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara yaitu mewujudkan Labuhanbatu Utara Hebat, dengan Sumber daya manusia yang cerdas, sejahtera, dan religius.

"Kami ucapkan selamat kepada ketua dan pengurus yang baru di lantik. Semoga dengan terbentuknya pengurus PGRI di setiap kecamatan ini dapat mengembangkan keprofesionalan guru dalam membangun dunia Pendidikan di Kabupaten tercinta ini", harapnya. *Red
Share:

Bupati Asahan Hadiri Syukuran Awal Tahun 2022 BKAG Kabupaten Asahan


Asahan, Perisainusantara.com|-
Bupati Asahan H. Surya, BSc bersama dengan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Anggota DPRD Kabupaten Asahan, Kadis Kominfo Kabupaten Asahan dan Plt. Kadis Dukcapil Kabupaten Asahan hadiri Syukuran Awal Tahun 2022 BKAG Kabupaten Asahan di Sopo Godang Gereja GMI Dusun III Desa Bandar Pasir Mandoge Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Sabtu (29/01/2022).

Dikesempatan ini Camat Kecamatan Bandar Pasir Mandoge Muliadong, SH, mengucapkan selamat datang kepada Bupati Asahan beserta rombongan di Kecamatan Bandar Pasir Mandoge dalam rangka menghadiri syukuran awal tahun 2022 BKAG Kabupaten Asahan.


“Kami masyarakat Kecamatan Mandoge mengucapkan terima kasih kepada Bupati Asahan yang telah memperhatikan kami masyarakat Bandar Pasir Mandoge dan kami akan siap membantu Bupati Asahan dalam mensukseskan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Asahan “mewujudkam Asahan sejahtera yang religius dan berkarakter,” ucap Camat Kecamatan Bandar Pasir Mandoge mengakhiri sambutannya.

Ditempat yang sama Ketua Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) Kabupaten Asahan Handiku Arwan S.Th mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati Asahan beserta rombongan yang berhadir pada kegiatan sore hari ini.


“Kehadiran Bupati Asahan beserta rombongan merupakan kebanggaan bagi kami umat Kristen dan kami akan membantu mensukseskan serta mewujudkan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Asahan,” ucap Handiku.

Menutup sambutannya Handiku berharap kepada Pemerintah Kabupaten Asahan dapat membantu program BKAG Kabupaten Asahan dalam melayani umat Kristen. *ASH-01
Share:

MPC PEMUDA PANCASILA AKAN GELAR ROAD RACE PIALA WALI KOTA TEBING TINGGI


Tebing tinggi, Perisainusantara.com|-
 Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) dan Satuan Siswa, Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) Kota Tebing Tinggi akan menggelar Road Race (balap motor) Kejuaraan Pemuda Pancasila memperebutkan Piala Wali Kota Tebing Tinggi, yang pelaksanaannya direncanakan pada hari Minggu, tanggal 20 Februari 2022.

Hal tersebut disampaikan Febby Renaldy selaku Ketua Panitia Pelaksana dan Ketua Sapma PP dalam audiensinya ke Wali Kota Tebing Tinggi di Ruang Kerja Balai Kota, Kamis (27/01/2022).


"Road Race nya akan dimulai pukul 8 pagi sampai selesai, posisi start di depan Balai Kota, dengan kelas yang akan dilombakan mulai kelas MP 3 sampai kelas MP 7. Mengingat masih kondisi pandemi, tetap kami akan terapkan protokol kesehatan Covid-19," ujar Febby Renaldy.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, M.M. mengapresiasi dan mendukung terlaksananya kegiatan ini dengan tetap memperhatikan regulasi dan standar keselamatan demi keamanan dan kenyamanan.


"Saya mendukung kegiatan ini dengan tetap menerapkan regulasi dan standar keselamatan demi keamanan dan kenyamanan. Untuk pengamanan dan keselamatan, Pemuda Pancasila akan turut dibantu dari Polres, Satpol PP dan Dinas Perhubungan, bersinergi," ujar Wali Kota.

Lebih lanjut Wali Kota meminta kepada Panitia Pelaksana untuk membuat surat ijin dari Kepolisian dan Satgas Covid-19, serta bagi pembalap yang akan ikut serta sudah melakukan vaksinasi Covid-19.

Turut mendampingi Wali Kota, Kaban Kesbangpol Zubir Husni Harahap, Kadis Kominfo Dedi Parulian Siagian, S.STP., M.Si. dan Kadispora dan Pariwisata Syahdama Yanto AP. *Sy
Share:

Revolusi Sosial Sumatra Timur

Revolusi Sosial Sumatra Timur adalah gerakan sosial di Sumatra Timur oleh buruh dan pemuda pada masa penjajahan terhadap empat Kesultanan Melayu (Langkat, Deli, Asahan, dan Serdang) yang mencapai puncaknya pada bulan Maret 1946. Revolusi ini dipicu oleh gerakan kaum komunis yang hendak menghapuskan sistem kerajaan dengan alasan anti-feodalisme. Revolusi melibatkan mobilisasi buruh yang berujung pada pembunuhan anggota keluarga Kesultanan Melayu.

Karena sulitnya komunikasi dan Transportasi, Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 baru dibawa oleh Mr. Teuku Muhammad Hasan selaku Gubernur Sumatra dan Mr. Mohammad Amir selaku Wakil Gubernur Sumatra dan diumumkan di Lapangan Fukereido (sekarang Lapangan Merdeka), Medan pada tanggal 6 Oktober 1945. Pada tanggal 9 Oktober 1945, pasukan AFNEI dibawah pimpinan Brigjen T. E. D. Kelly mendarat di Belawan.

Kedatangan pasukan AFNEI ini diboncengi oleh pasukan NICA yang dipersiapkan untuk mengambil alih pemerintahan dan membebaskan tawanan perang orang-orang Belanda di Medan.[2] Pada pertengahan abad ke-19, perkebunan tembakau tumbuh dengan pesat di wilayah kesultanan Deli sehingga mengakibatkan migrasi buruh (koeli) perkebunan yang diangkut oleh Belanda.

Meletusnya revolusi sosial di Sumatra Utara tidak terlepas dari sikap sultan-sultan, raja-raja dan kaum feodal yang pada umumnya tidak begitu antusias terhadap kemerdekaan Indonesia. Karena, setelah Jepang masuk, Pemerintah Jepang mencabut semua hak istimewa kaum bangsawan dan lahan perkebunan diambil alih oleh para buruh. Kaum bangsawan tidak merasa senang dan berharap untuk mendapatkan hak-haknya kembali dengan bekerja sama dengan Belanda/NICA sehingga semakin menjauhkan diri dari pihak pro-republik.

Latar belakang

Sementara itu, pihak pro-republik mendesak kepada komite nasional wilayah Sumatra Timur supaya daerah istimewa seperti pemerintahan swapraja/kerajaan dihapuskan dan menggantikannya dengan pemerintahan demokrasi rakyat sesuai dengan semangat perjuangan kemerdekaan. Namun pihak pro-republik sendiri terpecah menjadi dua kubu; kubu moderat yang menginginkan pendekatan kooperatif untuk membujuk kaum bangsawan dan kubu radikal yang mengutamakan jalan kekerasan dengan penggalangan massa para buruh perkebunan.

Revolusi Sosial Maret 1946

Amir Hamzah (tengah), Mohammad Lawit(kanan), & Hajat Soedidjo (kiri).

Peristiwa Tanjung Balai

Di Tanjung Balai, Asahan, 3 Maret 1946, sejak pagi ribuan massa telah berkumpul. Mereka mendengar bahwa Belanda akan mendarat di Tanjungbalai. Akan tetapi, kerumunan itu berubah haluan mengepung Istana Sultan Asahan. Awalnya gerakan massa ini dihadang TRI. Akan tetapi, karena jumlahnya sedikit, massa berhasil menyerbu Istana Sultan. Besoknya, semua pria bangsawan Melayu di Sumatra Timur ditangkap dan dibunuh. Hanya dalam beberapa hari, 140 orang tewas, termasuk para penghulu, pegawai didikan Belanda, dan sebagian besar kelas tengku.

Peristiwa Simalungun, Karo, Langkat dan Deli

Di Tanjung Balai dan di Tanjung Pasir hampir semua kelas bangsawan mati terbunuh. Sedangkan di Simalungun, Barisan Harimau Liar membunuh Raja Pane. Gerakan ini juga memakan korban yang terjadi di Tanah Karo. Di daerah kesultanan besar, Deli, Serdang, dan Langkat, Persatuan Perjuangan mendapat perlawanan. Serdang yang memang dalam sejarahnya anti-Belanda tidak terlalu dibenci masyarakat dan juga terlindung karena ada markas pasukan TRI di Perbaungan. Sedangkan, Istana Sultan Deli terlindung akibat adanya benteng pertahanan tentara sekutu di Medan, sementara Istana Langkat juga terlalu kuat untuk diserbu.

Gambar: Amir Hamzah salah satu korban Revolusi Sumatra Timur

Pergolakan sosial berlanjut sampai 8 Maret 1946. Sultan Bilah dan Sultan Langkat ditangkap lalu dibunuh. Berita yang paling ironis adalah pemerkosaan dua orang putri Sultan Langkat pada malam jatuhnya istana tersebut yaitu pada tanggal 9 Maret 1946 serta dieksekusinya penyair terkemuka, Tengku Amir Hamzah. Meskipun pemerkosa ditangkap dan dibunuh namun revolusi telah melenceng jauh. [3] Gerakan itu begitu cepat menjalar ke seluruh pelosok daerah Sumatra Timur oleh para aktivis PKI. Puluhan orang yang berhubungan dengan swapraja ditahan dan dipenjarakan oleh laskar-laskar yang tergabung dalam Volksfront. Di Binjai, Tengku Kamil dan Pangeran Stabat ditangkap bersama beberapa orang pengawalnya. Istri-istri mereka juga ditangkap dan ditawan ditempat berpisah. 

 Tanggapan pamerintah

Pada tanggal 5 Maret Wakil Gubernur Mr. Amir mengeluarkan pengumuman bahwa gerakan itu suatu “Revolusi Sosial”. Keterlibatan aktivis Partai Komunis Indonesia dalam revolusi sosial di Sumatra Timur memberikan kontribusi besar; terlebih lagi tanggal 6 Maret 1946, Wakil Gubernur Dr. Amir secara resmi mengangkat M. Joenoes Nasoetion, yang juga Ketua PKI Sumatra Timur sebagai Residen Sumatra Timur. Untuk meminimalkan korban Revolusi Sosial, Residen Sumatra Timur M. Joenoes Nasution untuk sementara waktu bekerja sama dengan BP.KNI maupun Volksfront, dan Mr. Luat Siregar diangkat menjadi Juru Damai (Pasifikator) untuk seluruh wilayah Sumatra Timur dengan kewenangan seluas-luasnya.

Referensi

1.Nationalism and Revolution in Indonesia, George McTurnan Kahin, Cornell University Press, 2003 (cetak pertama 1952), hal.412, ISBN 0-87727-734-6

2."Kalender Peristiwa 6 Oktober 1945 Sejarah TNI". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-03-05. Diakses tanggal 2010-12-27.

3.Patologi Sebuah Revolusi: Catatan Anthony Reid tentang Revolusi Sosial di Sumatra Timur Maret 19461, Wara Sinuhaji, Departemen Ilmu Sejarah Fakultas Sastra USU, Historisme, Edisi No. 23/Tahun XI/Januari 2007 [1] Diarsipkan 2011-08-12 di Wayback Machine.

4."Sejarah Kabupaten Karo". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-03-04. Diakses tanggal 2010-12-23.

5.Revolusi Sosial di Sumatra Timur oleh Fandy Harwinanto.

Copas: WIKIPEDIA


Share:

Bersama Bupati Batubara, Pemuda Rasakan Hangatnya Hubungan Bupati Dengan Kaum Muda


Batubara, Perisainusantara.com|-
Semangat Ir Zahir Map selaku Bupati kabupaten Batubara, selaras dengan semangat para pemuda. Komitmen Bupati ini, dalam memajukan daerah ini, mendapat dukungan hangat dari tiap kalangan, termasuk organisasi kepemudaan, seperti forum Pemuda/I Kuala Tanjung (FPPKT), dan juga forum pemuda/i Kuala Indah (FPP-KIN) kecamatan Sei suka.

Seperti pada Senin (24/1/2022) lalu, Ketua FPPKT dan tokoh pemuda Kuala Tanjung sekaligus wakil ketua FPP-KIN,bersilaturahmi langsung dengan pimpinan didaerah kabupaten Batubara ini.Dalam hal pertemuan itu, pemuda ingin Bupati agar mendukung aktivitas kepemudaan yang berdampak positif.

Merespon sambutan Bupati ini, tokoh Kuala Tanjung yang juga wakil ketua FPP-KIN menganggap, Bupati batubara, Ir Zahir menjadi 'cermin kemajuan' kabupaten tersebut.

"Hal ini bukan tanpa dasar, banyak penghargaan yang telah diterima kabupaten Batubara, sejak dipimpin oleh Pak Zahir, penghargaan dari ombudsman RI, BPK RI, dan lainnya, ini memberikan gambaran baik tentang kemajuan Batubara sejak dipimpin oleh pak Zahir,"kata Arifin Efendi, dalam keterangannya, Jumat (28/01/2022).


Lebih lanjut, Arif sang tokoh pemuda diwilayah kawasan industri Kuala Tanjung itu menyebutkan, Kepala OPD juga selalu membuka diri terhadap organisasi kepemudaan.  "Sejak pak Bupati Zahir ini, banyak kepala OPD yang membuka diri, siap bersilaturahmi, mungkin ya karena Bupati nya ramah dan bersajaha, sehingga kepala dinasnya pun ikut serta, dan itu semua telah kami buktikan, bahwa saat bersilaturahmi dengan beberapa dinas, insyallah mereka welcome,"jelas Arif.

Ia juga mengatakan, semangat bupati Zahir juga senada dengan semangat kaum muda. "Selaras lah, intinya kami pemuda ingin maju didaerah kami sendiri, dan Bupati adalah fasilitator terbaiknya,"ungkap Arifin Efendi.

Pemuda satu ini juga berharap, agar pemerintah kabupaten Batubara, selalu mendukung kegiatan kepemudaan. "Apalagi banyak anak muda sekarang ini telah punya inovasi, baik di sektor wirausaha, UMKM dan lainnya,semoga pemerintah Batubara melalui tangan Bupati Zahir dapat mendukung kita semua kaum muda,"pungkas Arif, tokoh pemuda kawasan industri Kuala Tanjung. *Syafii

Share:

TNI-Polri Apel Bersama diawal Tahun 2022, Kapolda Sumut : Samakan Derap Langkah Kawal Pembangunan Nasional


Sumut, Perisainusantara.com|-
Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. R. Z. Panca Putra S, M.Si menginstruksikan TNI-Polri agar harus terus bangun sinergi mendukung dan mengawal pembangunan nasional di Sumatera Utara

Pembangunan nasional ini harus didukung demi kemakmuran rakyat tentunya dengan merubah pola pikir masyarakat agar lebih baik dan maju


"Kita samakan langkah mengawal pembangunan nasional di Sumatera Utara", ujar Kapolda Sumut

Orang nomor satu di jajaran Polda Sumut ini mengatakan dalam hal ini personil Babinsa dan Bhabinkamtibmas bersama-sama menjadi garda terdepan untuk melakukan pendekatan komunikasi terhadap masyarakat

"TNI-Polri harus bangun sinergi dalam mengawal pembangunan nasional di Sumut. Kedepankan Babinsa dan Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak komunikasi terhadap masyarakat", ucapnya

Lebih lanjut, Kapolda Sumut mengatakan sinergitas TNI dan Polri menjadi kunci sukses menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada secara bersama-sama


"Untuk itu kita gelar apel kesiapsiagaan ini guna menyatukan persepsi dan sebagai evaluasi menyongsong berbagai pelaksanaan tugas di tahun 2022 sehingga eksistensi TNI-Polri di Sumut tidak diragukan", tegas Kapolda Sumut

Apel kesiapsiagaan TNI-Polri tahun 2022 digelar bertempat di Lapangan Benteng Medan, Jumat (28/01) dipimpin langsung Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. R. Z. Panca Putra S, M.Si dan Pangdam I/BB Mayjen TNI. Hasanuddin, S.I.P., M.M

Turut hadir Pangkosek I Hanudnas, Danlantamal, Danlanud, Wakapolda Sumut, Kabinda Sumut, Pejabat Utama Polda Sumut dan Pejabat Utama Kodam I/BB. *Sy
Share:

Bupati Asahan Tinjau Rencana Pembangunan Tempat Kuliner di Lokasi Hutan Kota


Asahan, Perisainusantara.com|-
Bupati Asahan H. Surya, BSc didampingi Kepala Dinas Kopdag Drs. Ilham beserta Staf, Kepala Dinas Lingkungan Hidup H. Rahmat Hidayat Siregar, S.Sos, M.Si, Kepala Dinas Kominfo Syamsuddin, S.H, M.M , melakukan Peninjauan Rencana Pembangunan Tempat Kuliner di Komplek Hutan Kota Taufan Gama Simatupang, Jumat ( 28/01/2022).

Bupati H. Surya menjelaskan, pembangunan tempat kuliner ini bertujuan untuk melengkapi fasilitas yang ada di Komplek Hutan Kota juga untuk menertibkan keberadaan pedagang yang menggunakan badan Jalan Lintas utamanya di sekitar Komplek Hutan Kota.


Keberadaan tempat kuliner lanjut Bupati, untuk memudahkan pengunjung untuk membeli berbagai makanan dan minuman. Serta untuk menjaga dan menertibkan pedagang yang berjualan di sepanjang Jalan Lintas di sekitar Hutan Kota.

“Diharapkan nantinya tempat kuliner ini dapat di manfaatkan para pedagang dengan sebaik-baiknya, sehingga timbul kenyamanan bagi orang yang berkunjung ke Hutan Kota” tegas Bupati.

Dalam kesempatan ini Bupati juga meminta kepada OPD terkait untuk segera menyelesaikan pembangunan tempat kuliner tersebut sesuai dengan waktu yang telah dijadwalkan.

“Saya berharap, pada tahun ini semua proses pembangunan dapat diselesaikan, termasuk pembangunan musholah dan WC umum dan semua fasilitas pendukung sehingga dapat dimanfaatkan dan dirasakan oleh masyarakat yang berkunjung” pungkas Bupati. *ASH-01
Share:

Bupati Tinjau Obyek Wisata Air Terjun Ponot


Asahan, Perisainusantara.com|-
Ditengah kesibukannya, Bupati Asahan H. Surya, B.Sc bersama Wakil Bupati Taufik Zainal Abidin, S.Sos, M.Si masih sempat meluangkan waktu meninjau lokasi wisata air terjun Ponot yang terletak di Desa Tangga Kecamatan Aek Songsongan, Rabu (26/01/2022).

Didampingi Asisten Pemerintahan Buwono Prawana, S.I.P, M.Si, Asisten Administrasi Umum Khaidir Afrin, S.E dan sejumlah pimpinan OPD seperti Kadisporapar Drs. Witoyo, Kadis PUPR Agus Jaka Putra Ginting, S.H, M.M, Kepala Bappeda Zainal Aripin Sinaga, Kadis Kominfo Syamsuddin, S.H, M.M, Camat Aek Songsongan Panusunan Rambe dan Forkopimcam, Bupati dan Wakil Bupati melihat dari dekat lokasi wisata yang disebut Air Terjun Ponot tersebut.

Menuju ke Destinasi Air terjun ini butuh sedikit perjuangan, karena jalan yang menanjak dan akses jalannya masih perlu perhatian sepanjang kurang lebih 3000 Meter.

Lokasi air terjun ini cukup menarik untuk dikunjungi, Debit air yang mengalir diantara bebatuan dengan ketinggian kurang kebih 110 M sangat deras sehingga menambah keindahannya, kedepan Pemerintah Kabupaten Asahan akan membenahi tempat Wisata ini agar lebih menarik untuk dikunjungi.

“Kedepan kita akan memberikan perhatian khusus terhadap akses jalan menuju Air terjun Ponot ini, dan penataannya harus benar benar diperhatikan agar daya tarik wisatawan yang berkunjung kesini semakin bertambah” ungkap Bupati.

Dan terhadap Pemerintah Desa Maupun Kecamatan Bupati mengingatkan agar menyiapkan Aturan seperti Perdes yang nantinya akan mengatur tentang pengelolaan Obyek Wisata Ponot ini, termasuk retribusinya agar memiliki kekuatan Hukum yang jelas. *ASH-01
Share:

900 Formasi Guru PPPK SMA/SMK Di Buka Oleh Pemprov Sumut


Medan, Perisainusantara.com|-
Pemprov Sumatera Utara akhirnya pada tahun 2022 berencana membuka seleksi Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bagi guru honorer tingkat SMA/SMK setelah pada gagal tahun sebelumnya. 

Prof Wan Syaifuddin sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumut, mengatakan rencana formasi yang akan dibuka adalah untuk 900 Calon Guru PPPK SMA/SMK dan sederajat, dimana sekitar 300 formasi di antaranya untuk guru agama.

Prof Wan Syaifuddin mengatakan saat menjawab pertanyaan wartawan di Rumah Dinas Gubernur Jalan Jenderal Sudirman Medan, "Tahun ini, formasinya 900, dan sekitar 300 untuk porsi guru agama," Selasa (25/01/2022).

Lebih lanjut Prof Syaifuddin mengatakan rencana pendaftaran dibuka pada Februari 2022. Karena itu kepada para guru honorer diminta untuk mempersiapkan diri mulai dari saat ini.

Mengapa hanya membuka 900 formasi? Prof Syaifuddin mengatakan karena keterbatasan anggaran Pemprov Sumut. "Kita yang ngusulkan, kemampuan segitu, kalau kita usulkan 11.000, tapi itu (900) yang dapat ditampung sesuai anggaran yang tersedia," jelasnya.

Ditambahkannya teknis pelaksanaannya seleksi nantinya menggunakan sistem komputerisasi (CAT) yang bekerjasama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Namun syarat dan ketentuan pendaftaran serta teknis ujian akan disampaikan nanti. *Sy

Share:

Sekda Kabupaten Asahan Buka Pelatihan Konvensi Hak Anak


Asahan, Perisainusantara.com|-
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Asahan Drs. John Hardi Nasution membuka pelatihan Konvensi Hak Anak di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Selada (25/01/2022).

Pada pembukaan ini tampak hadir juga Wakapolres Asahan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ketua TP. PKK Kabupaten Asahan, Ketua Dharma Wanita Kabupaten Asahan, OPD, Camat se-Kabupaten Asahan dan tamu undangan lainnya.

Dalam laporannya Kepala Dinas Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Asahan Dr. Elfina Br Tarigan, MKT menyampaikan dasar dari kegiatan ini adalah program peningkatan kualitas keluarga kegiatan penguatan dan pengembangan lembaga peyedia layanan peningkatan kualitas keluarga dalam mewujudkan kesetaraan gender dan hak anak yang wilayah kerjanya dalam daerah Kabupaten/Kota dengan Sub kegiatan peningkatan kapasitas sumber daya lembaga penyedia layanan peningkatan kualitas keluarga tingkat daerah Kabupaten/Kota.


Selanjutnya Elfina meloporkan tujuan dari kegiatan ini adalah peningkatan kapasitas sumber daya lembaga penyediaan layanan peningkatan kualitas keluarga tingkat daerah Kabupaten/Kota melalui pelatihan konvensi hak anak antara lain, memberikan edukasi dasar-dasar konvensi hak anak, memberikan contoh implementasi konvensi hak anak ke dalam kerangka Kabupaten Layak Anak dan memberikan edukasi klaster pemenuhan hak anak.

Sementara Bupati Asahan pada pidatonya yang disampaikan oleh Sekda Kabupaten Asahan Drs. John Hardi Nasution, M. Si mengatakan dalam rangka pemenuhan hak anak dan mendorong terjadinya Kabupaten Layak Anak (KLA) diperlukan pemahaman tentang Konvensi Hak Anak sebagai dasar dalam pemenuhan hak-hak anak. *Sy
Share:

FPP-KT Adakan Audiensi Bersama Bupati Batu bara. Ir. H. Zahir, M.AP


Batubara, Perisainusantara.com|-
Forum Pemuda Pemudi Kuala Tanjung (FPP-KT) melakukan audiesni bersama Bupati Batu Bara, Ir. H. Zahir, M.AP. Untuk  menyambung talisilaturahmi dan bersenergi bersama Pemerintah daerah dan pemuda. 

Audiensi ini dilaksanakan di Aula Rumah Dinas Bupati Batu bara, sekira jam.17:00 wib.Senin (24/1/2022), Juga dihadiri Disporpar dan Kapolsek Labuhan Ruku.

Dalam hal ini Ketum FPP-KT. Aidil Sahry, menyampaikan sangat berterimakasih kepada bapak bupati, yang sudah menerima audiensi ini, dan ini merupakan penghargaan bagi kami" Ucapnya 

Sambungnya"Adapun tujuan melakukan audiensi ini, untuk  memperkenalkan tentang adanya organisasi kepemudaan. Forum Pemuda Pemudi Kuala Tanjung. (FPP-KT) yang berada di Desa Kuala Tanjung,  Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara. Serta meminta dukungan Kepada bapak Bupati Batu Bara Zahir. Agar memperhatikan dan memberikan masukan/ bimbingan yang baik untuk Forum Pemuda Pemudi Kuala Tanjung ini".  Tutupnya

Bupati Batu Bara.Ir. H. Zahir, M.P Menyampaikan akan selalu mendukung forum Pemuda Pemudi Kuala Tanjung".ucapnya

Lanjutnya"Pemkab Batu Bara akan mendukung Organisasi Kepemudaan seperti Forum kuala tanjung  Selama Membangun Kegiatan Yang Positif berperan aktif di kegiatan pemerintah. Karena dengan organisasi seperti ini pemuda/i yang ada di Kabupaten Batu Bara diharapkan akan terus berkarya". Ucap Bupati Zahir.  *Syafii

Share:

Artikel

Label

Budaya (19) Kesehatan (22) Organisasi (338) Pemerintahan (419) Pendidikan (159) Polri/TNI (6) Sumatera Utara (29) ekonomi (3) politik (151) sosial (110)

FOUNDER’S MEDIA SIBER BATU BARA



 


Strategi Inalum Perluas Pangsa Pasar Aluminium Global

 


Mengenal Tiga Jenis Produk Aluminium dari INALUM

 


Tentang Inalum