-->
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0EAIKwCOewMUoWNW47WuQuK72ih6QOPHJMRnpU7DCntRrpBQYD0o5Au6P11bCxnpJNDyOsxBp3IdFHzFFSPAhWzvyrKdEvmE6apWlbXqIYFWABnyl7NEMlrMlUwM4NCgpGmaNl5NRvf2UlfxXkv1HMk7-eaoiksbqMkaflEi0HsdjsFR5l1RhIhyphenhyphenOdiE/s16000/05e2cdf2-5f47-4771-880d-c7f1667e3450.jpeg

Solidaritas Jadi Aksi Nyata, INALUM Kirim Bantuan & Relawan Untuk Korban Gempa NTT

NTT, Perisainusantara.com |Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) menggerakkan Insan PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM untuk mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan. Tidak hanya menghimpun dan menyalurkan bantuan kebutuhan dasar, INALUM juga menerjunkan relawan untuk hadir langsung mendampingi masyarakat di wilayah terdampak. Jumat, 4 Sept 2026.

Aksi kemanusiaan tersebut berawal dari inisiatif Insan INALUM yang secara sukarela. Untuk memperluas manfaat dari solidaritas tersebut, perusahaan menerapkan kebijakan matching donation 1:1, yakni setiap Rp1 donasi yang dihimpun Insan INALUM ditambahkan Rp1 dengan nilai yang sama oleh perusahaan. Dengan skema tersebut, total bantuan yang disalurkan mencapai Rp252 juta.

Bantuan tersebut antara lain diwujudkan dalam bentuk 10 ton beras premium, 50 dus mi instan, 72 dus biskuit, 84 dus larutan isotonik, serta 84 dus air mineral untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Kepedulian INALUM tidak berhenti pada penyaluran bantuan. Perusahaan juga menerjunkan sembilan Insan INALUM yang tergabung dalam INALUM Relawan (I-Wan) ke wilayah terdampak gempa di NTT. Para relawan berasal dari berbagai latar belakang kompetensi, mulai dari tenaga medis hingga personel keamanan, untuk membantu masyarakat selama masa tanggap darurat dan pemulihan pascabencana.


Selama berada di wilayah terdampak, para relawan turut mendistribusikan kebutuhan pokok, memberikan layanan pemeriksaan kesehatan, serta melaksanakan kegiatan trauma healing dan pendampingan kepada masyarakat terdampak. Kehadiran mereka diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan fisik masyarakat, tetapi juga memberikan dukungan psikologis dan semangat bagi warga untuk perlahan bangkit setelah bencana.

Direktur Utama INALUM Melati Sarnita mengatakan, gerakan kemanusiaan tersebut mencerminkan kepedulian yang tumbuh dari Insan INALUM dan kemudian diperkuat oleh perusahaan agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas.

“Bantuan ini berangkat dari kepedulian Insan INALUM yang ingin turut hadir bagi saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur. Perusahaan kemudian memperkuat semangat tersebut agar manfaat yang diberikan dapat semakin luas. Bagi kami, kepedulian tidak berhenti pada bantuan yang disalurkan, tetapi juga bagaimana kita dapat hadir langsung, mendampingi masyarakat, dan membantu mereka melewati masa pemulihan,” ujar Melati.

Bantuan INALUM diserahkan kepada Direktur Optimasi Jaringan Logistik dan Peralatan (OJLP) BNPB Brigjen TNI Hery Setiono di Pos Pendukung Logistik Nasional (Posduklognas) Penanganan Darurat Bencana Gempa Bumi NTT, Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta, pada 1 September 2026.

Hery mengapresiasi dukungan INALUM dalam mendukung penanganan bencana di NTT. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dunia usaha, dan berbagai elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat respons terhadap bencana sekaligus mempercepat pemulihan masyarakat terdampak.

“Kami mengapresiasi dukungan dari INALUM. Kami sadar, kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dunia usaha, dan masyarakat adalah kunci utama untuk memperkuat respons bencana sekaligus mempercepat pemulihan warga yang terdampak,” ujar Hery.

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, NTT, pada 15 Agustus 2026. Berdasarkan analisis BMKG, pusat gempa berada di laut sekitar 30 kilometer arah timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer. Gempa tersebut juga memicu tsunami di sejumlah wilayah pesisir NTT dan diikuti rangkaian gempa susulan.

Situasi pascabencana membutuhkan dukungan berbagai pihak, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar dan mendukung proses pemulihan masyarakat terdampak. Kolaborasi antara Insan INALUM dan perusahaan dalam aksi kemanusiaan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen INALUM dalam menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

(***) 

Share:

S&P Global Ratings Beri PT. Inalum Peringkat 'BBB-', Tegaskan Peran Strategis dalam Hilirisasi Aluminium Nasional

Jakarta, Perisainusantara.com|PT. Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memperoleh peringkat kredit internasional rating ‘BBB-’ dengan Outlook stabil dari S&P Global Ratings. Pencapaian ini menjadikan peringkat internasional investment-grade bagi INALUM sekaligus milestone yang sangat penting dalam memperkuat kredibilitas INALUM di pasar keuangan domestik dan internasional untuk mendukung pertumbuhan INALUM kedepannya. Jakarta, 10 September 2026

Dalam laporannya yang diterbitkan pada tanggal 7 September 2026 S&P Global Ratings menilai posisi strategis INALUM dalam Grup MIND ID dan kuatnya dukungan Pemerintah melalui MIND ID terhadap INALUM. S&P Global Ratings juga memandang INALUM memiliki peran penting sebagai penggerak hilirisasi bauksit dan pengembangan rantai nilai aluminium nasional, sejalan dengan agenda strategis MIND ID untuk memperkuat industri mineral dan logam terintegrasi di Indonesia. Keterkaitan yang erat dengan MIND ID, baik secara strategis maupun finansial, turut memperkuat profil kredit INALUM dan mendukung keberlanjutan pengembangan bisnis serta investasi perusahaan. Outlook stabil mencerminkan ekspektasi S&P Global Ratings terhadap keberlanjutan kinerja operasional dan arus kas INALUM, serta konsistennya dukungan MIND ID dalam menopang peran strategis INALUM bagi pengembangan industri aluminium nasional.

Pencapaian rating internasional tersebut melengkapi penguatan profil kredit INALUM di pasar domestik. Pada Agustus 2026, PEFINDO juga meningkatkan peringkat INALUM satu tingkat  dari idAA-/Stable menjadi idAA/Stable setelah INALUM mempertahankan peringkat idAA-/Stable selama tiga tahun sebelumnya. 

Pemeringkatan internasional dan peningkatan peringkat domestik tersebut berlangsung pada saat INALUM tengah mempersiapkan peningkatan kebutuhan pendanaan untuk mendukung berbagai proyek hilirisasi aluminium pada periode 2026–2029. 

Keunggulan Biaya Operasional dan Sumber Energi Hidro Perkuat Daya Saing INALUM Dalam penilaiannya, S&P Global Ratings turut menyoroti struktur biaya operasional INALUM yang kompetitif. Perusahaan tercatat mampu beroperasi pada kuartil pertama kurva biaya global, dibandingkan rata-rata industri pada tahun 2026. 

Efisiensi tersebut didukung oleh pasokan sumber energi hidro yang stabil serta integrasi sumber bahan baku domestik. Keunggulan biaya ini dinilai menjadi salah satu kekuatan kredit INALUM sekaligus memberikan daya tahan bagi perusahaan dalam menghadapi dinamika harga aluminium global.

S&P Global Ratings juga menyoroti pemanfaatan pembangkit listrik tenaga air yang membuat smelter INALUM yang tidak hanya berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon, tetapi juga mendukung profitabilitas dan efisiensi biaya produksi INALUM. 

Saat ini INALUM mengoperasikan smelter aluminium primer dengan kapasitas produksi sekitar 275 ribu ton per tahun. Melalui kepemilikan mayoritas di PT Borneo Alumina Indonesia (BAI), INALUM telah berhasil mengatasi ketergantungan impor bahan baku alumina. BAI mengoperasikan Smelter-Grade Alumina Refinery 1 (SGAR 1) di Mempawah, Kalimantan Barat, dengan kapasitas sekitar 1 juta ton alumina per tahun.

Memperkuat Rantai Nilai Aluminium Nasional S&P Global Ratings menilai posisi strategis INALUM dalam integrasi Grup MIND ID dan hilirisasi aluminium memberikan landasan kuat bagi dukungan berkelanjutan dari induk perusahaan. Peran tersebut semakin diperkuat melalui pengembangan SGAR 2 dan Smelter Aluminium 2 (Smelter 2) sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional yang memperkuat integrasi rantai nilai aluminium nasional.

Pengembangan proyek-proyek tersebut juga didukung oleh pemegang saham utama, baik melalui kemitraan strategis maupun dukungan permodalan, yang mencerminkan pentingnya proyek tersebut bagi penguatan industri aluminium nasional.

Adapun pengembangan proyek INALUM meliputi SGAR 2 dan Smelter 2. Kedua proyek tersebut merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional. SGAR 2 direncanakan menambah kapasitas produksi alumina sekitar 1 juta ton per tahun, sehingga akan meningkatkan menjadi dua kali lipat kapasitas alumina yang ada. Adapun Smelter 2 dirancang dengan kapasitas produksi sekitar 600 ribu ton aluminium per tahun, sehingga total kapasitas smelter aluminium primer INALUM akan meningkat lebih dari tiga kali lipat kapasitas saat ini. Pengembangan proyek-proyek tersebut juga berpotensi meningkatkan kapasitas dan potensi pendapatan INALUM secara signifikan hingga 2030.

Kondisi industri yang positif diperkirakan akan mendukung kinerja INALUM dalam satu hingga dua tahun ke depan. Harga aluminium diperkirakan tetap suportif seiring kondisi pasokan global yang ketat, sementara stabilnya volume penjualan dari smelter eksisting akan turut menopang pertumbuhan EBITDA perusahaan.

Direktur Utama INALUM, Melati Sarnita mengatakan, apa yang telah dicapai saat ini, menjadi pengakuan sekaligus momentum bagi perusahaan untuk terus memperkuat fundamental bisnis dan menjalankan transformasi industri aluminium nasional secara berkelanjutan.

“Investment grade ini merupakan pengakuan sekaligus tanggung jawab bagi INALUM untuk terus menjaga kinerja perusahaan secara prudent dan berkelanjutan. Di tengah agenda ekspansi dan hilirisasi, kami akan memastikan bahwa pertumbuhan tidak hanya mengejar skala tetapi tetap dibangun di atas fundamental operasional yang kuat, disiplin finansial, dan tata kelola yang baik dan kuat. Dengan dukungan MIND ID, kami akan terus memperkuat rantai nilai aluminium nasional dari hulu ke hilir. Pengembangan SGAR 2 dan Smelter 2 tidak hanya untuk meningkatkan kapasitas tetapi juga untuk memperkuat kemandirian bahan baku, daya saing industri aluminium nasionan serta menciptakan nilai jangka panjang bagi Indonesia.” ujar Melati.

Ke depan, INALUM akan terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, disiplin finansial dan keunggulan operasional. Melalui pengembangan rantai nilai aluminium yang semakin terintegrasi, INALUM berkomitmen memperkuat daya saing industri nasional, mengurangi ketergantungan impor dan meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral Indonesia secara berkelanjutan.

(***) 

Share:

PLTA PT. INALUM Raih 8 Penghargaan ENSIA 2026, Perkuat Praktik Industri Berkelanjutan

Jakarta, Perisainusantara.com|PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau PT. INALUM memperkuat komitmennya terhadap praktik bisnis berkelanjutan melalui berbagai inovasi pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Komitmen tersebut mendapat apresiasi dalam ajang Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2026 yang berlangsung di Bali, dengan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) PR. PT. INALUM memboyong delapan penghargaan dalam sejumlah kategori lingkungan dan sosial. Jakarta, 22/09/2026.

Kepala Grup Layanan Strategis PT. INALUM, Daniel Hutauruk menyebut bahwa penghargaan ini merupakan hasil dari komitmen dan kerja keras perusahaan dan Insan PT. INALUM dalam mendorong operasional yang fokus pada aspek Environmental, Social, and Governance (ESG). Karena itu, aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola terus diintegrasikan dalam berbagai program dan pengambilan keputusan perusahaan.

“Bagi kami, penghargaan ini bukan sekadar capaian, tetapi juga refleksi bahwa pengelolaan lingkungan harus menjadi bagian dari cara perusahaan menjalankan bisnis. Kami terus mendorong inovasi agar setiap proses operasional dapat semakin efisien, rendah dampak, dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta masyarakat,” ujar Daniel.

ENSIA atau Environmental and Social Innovation Awards merupakan ajang penghargaan nasional yang diselenggarakan oleh PT. Sucofindo (Persero) untuk mengapresiasi pelaku usaha dan inovator atas berbagai inovasi di bidang lingkungan, sosial, dan keberlanjutan bisnis di Indonesia.

Dari delapan penghargaan tersebut, empat di antaranya merupakan predikat Platinum, yakni Penurunan Emisi, Efisiensi Air dan Penurunan Beban Pencemaran Air, Pengurangan dan Pemanfaatan Limbah B3, serta Pengelolaan Sampah. PLTA PT. INALUM juga meraih tiga predikat Silver untuk kategori Efisiensi Energi, Keanekaragaman Hayati, dan Inovasi Sosial, serta dinobatkan sebagai Pemenang Booth Inovasi ENSIA 2026.

Pencapaian tersebut menunjukkan upaya keberlanjutan di lingkungan PLTA PR. INALUM tidak berhenti pada pemenuhan aspek kepatuhan lingkungan, tetapi terus dikembangkan melalui inovasi yang terintegrasi dengan kegiatan operasional. Berbagai inisiatif dilakukan untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya, menekan emisi, mengelola limbah, serta menjaga kualitas lingkungan di sekitar wilayah operasional.

Pada aspek lingkungan, empat predikat Platinum yang diraih PLTA PT. INALUM mencerminkan implementasi berbagai program dalam penurunan emisi, efisiensi penggunaan air, pengurangan beban pencemaran, serta pengelolaan limbah B3 dan sampah. Sementara pada aspek sosial dan ekologi, penghargaan di bidang Keanekaragaman Hayati dan Inovasi Sosial menunjukkan upaya perusahaan dalam menjaga ekosistem sekaligus menciptakan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Selain melalui program di lapangan, komitmen terhadap inovasi juga ditampilkan melalui Booth Inovasi ENSIA 2026 yang berhasil meraih predikat sebagai pemenang. Capaian ini memperlihatkan bagaimana inovasi lingkungan dan sosial yang dikembangkan perusahaan dapat dikomunikasikan sebagai bagian dari perjalanan transformasi keberlanjutan PT INALUM.

“Kami ingin memastikan bahwa inovasi yang lahir dari operasional PLTA tidak hanya menyelesaikan persoalan hari ini, tetapi juga menjadi fondasi bagi perbaikan berkelanjutan di masa depan. Semangatnya adalah bagaimana operasional yang semakin efisien dapat berjalan beriringan dengan perlindungan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat,” lanjut Daniel.

Berikut rincian Penghargaan PLTA PT. INALUM pada ENSIA 2026:

- Predikat Platinum

• Penurunan Emisi

• Efisiensi Air dan Penurunan Beban Pencemaran Air

• Pengurangan dan Pemanfaatan Limbah B3

• Pengelolaan Sampah

- Predikat Silver

• Efisiensi Energi

• Keanekaragaman Hayati

• Inovasi Sosial

- Kategori Booth Inovasi

• Pemenang Booth Inovasi ENSIA 2026

Penghargaan ENSIA 2026 sekaligus menjadi dorongan bagi PT. INALUM untuk melanjutkan pengembangan inovasi di bidang lingkungan dan sosial. Sebagai bagian dari ekosistem industri aluminium nasional, PT. INALUM terus berupaya memperkuat praktik bisnis yang bertanggung jawab untuk mendukung industri aluminium Indonesia yang berdaya saing dan berkelanjutan.

(***) 

Share:

Jelang Event Porprov PDBI Batu Bara Intensifkan Latihan

Batu Bara-Sumut, perisainusantara.com | Pengurus Kabupaten Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Batu Bara terus mematangkan persiapan atlet yang akan mewakili Kabupaten Batu Bara pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Utara 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026 mendatang di Stadion Madya Atlet Sport Center Sumatera Utara.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Pengurus Kabupaten PDBI Batu Bara, H. Subaidi, S.Pd, kepada wartawan usai melatih atlitnya di Lapangan Indrasakti, Indrapura, Kecamatan Air Putih. Senin (21/9/2026).

Subaidi mengatakan, latihan dilakukan secara terencana dan berkesinambungan sebagai upaya mempersiapkan atlet agar mampu tampil maksimal pada Porprov Sumut 2026.

Persiapan dilakukan melalui program latihan secara intensif selama 4 bulan. Latihan tersebut menjadi bagian dari pembinaan dan peningkatan kemampuan atlet untuk menghadapi persaingan pada ajang olahraga tingkat Provinsi Sumatera Utara.

“Latihan ini sudah kita laksanakan selama 4 bulan. Selain meningkatkan kemampuan teknik, latihan juga diarahkan untuk membangun kekompakan, kedisiplinan, mental bertanding, serta kesiapan fisik dan tim,” ujar H. Subaidi.

Menjelang pelaksanaan Porprov, intensitas latihan terus ditingkatkan. Para atlet mendapatkan pembinaan secara bertahap dengan fokus pada kemampuan teknis, ketepatan gerakan, musikalitas, kekompakan formasi, kedisiplinan, serta kesiapan tampil dalam kompetisi.

Dalam persiapan tersebut, PDBI Batu Bara juga berencana akan mengajukan permohonan dan berkoordinasi dengan PT Inalum untuk menjadikan Lapangan Kompleks perumahan PT. Inalum sebagai salah satu lokasi persiapan dan latihan menuju pertandingan Porprov. Pemanfaatan fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman kepada atlet untuk beradaptasi dengan venue yang akan menjadi bagian dari rangkaian pelaksanaan Porprov Sumatera Utara.

PDBI Batu Bara berharap seluruh rangkaian latihan yang dilakukan dapat menjadi modal penting bagi para atlet untuk memberikan penampilan terbaik dan membawa nama baik Kabupaten Batu Bara pada Porprov Sumut 2026.

“Kami berharap seluruh atlet tetap menjaga semangat, disiplin dalam mengikuti latihan, serta menjaga kekompakan tim. Target utama kita adalah memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama Kabupaten Batu Bara di tingkat Provinsi Sumatera Utara,” tambah H. Subaidi.

Dengan persiapan yang terus dilakukan secara konsisten, PDBI Batu Bara optimistis para atlet dapat menghadapi Porprov Sumatera Utara 2026 dengan kesiapan yang lebih baik, baik dari sisi teknik, fisik, mental maupun kekompakan tim, tutup Subaidi. 

(***)


Share:

Misteri Kematian Ramayana di Batu Bara, LBH KAHMI Soroti Luka dan Perubahan Keterangan

Medan-sumut,perisainusantara.com |Kematian Almh. Ramayana di Kabupaten Batu Bara menyisakan sejumlah pertanyaan yang belum terjawab, dalam rentang waktu kurang dari 12 jam, kondisi korban yang sebelumnya disebut masih baik berubah menjadi jenazah dengan luka dan lebam pada bagian wajah.

Rangkaian peristiwa itulah yang kini diminta Lembaga Bantuan Hukum (LBH) MW KAHMI Sumatera Utara untuk dibongkar secara menyeluruh oleh aparat penegak hukum.

LBH MW KAHMI Sumut melalui Uan Haleluddin Dalimunte, Sabtu (19/9/2026), mengaku telah menerima dan mendalami kronologis resmi dari ibu kandung korban, Syahara, yang tercatat sebagai pelapor dalam perkara tersebut.

Berdasarkan kronologis yang ditandatangani pelapor, Ramayana pada 14 Agustus 2026 sekitar pukul 13.00 WIB datang ke rumah orang tuanya di Desa Medang Baru, Dusun Bambu, bersama tiga anaknya.

Saat itu, menurut keterangan Syahara, kondisi Ramayana masih baik, tidak terlihat luka pada bagian wajahnya.

Sekitar pukul 19.00 WIB, Ramayana bersama ketiga anaknya kemudian meninggalkan rumah orang tuanya dan kembali ke rumah mertuanya setelah meminta uang kepada ayahnya.

Kondisi wajah korban, menurut keterangan ibunya, masih dalam keadaan baik,

sekitar 30 menit kemudian, terdapat pertemuan lain yang menjadi bagian penting dari rangkaian kronologi tersebut.

Pukul 19.30 WIB, Syahara menyusul ke rumah mertua Ramayana di Desa Pematang Cengkering untuk menemani anak bungsunya yang sedang menjalani tradisi adat bekhusu - khusu.

Di lokasi itu, Syahara masih sempat berbicara dengan Ramayana, tidak disebutkan adanya luka pada wajah korban ketika itu.

Acara selesai sekitar pukul 20.30 WIB, keluarga kemudian meninggalkan lokasi,namun, sekitar 05.10 WIB pada 15 Agustus 2026, Syahara menerima kabar bahwa Ramayana telah meninggal dunia.

Bersama suaminya, ia langsung menuju rumah mertua korban.Di situlah, menurut keterangan pelapor, muncul kondisi yang kemudian dipersoalkan keluarga.Syahara mengaku mendapati anaknya telah meninggal dunia dan berada di atas tempat tidur dengan pakaian sudah dibuka, ia juga melihat adanya luka dan lebam pada bagian wajah, termasuk di sekitar mata.

Pertanyaan kemudian muncul : kapan luka tersebut terjadi dan apa penyebab sebenarnya?

Pertanyaan tersebut menjadi semakin penting karena, berdasarkan kronologis yang diterima LBH MW KAHMI Sumut, terdapat perbedaan keterangan mengenai penyebab luka korban.

Menurut Syahara, pihak mertua sempat menyebut Ramayana mengalami luka karena jatuh di kamar mandi.

Namun, keterangan tersebut kemudian disebut berubah menjadi korban jatuh dari tempat tidur.Perbedaan keterangan tersebut dinilai LBH MW KAHMI Sumut sebagai bagian yang perlu diuji melalui proses hukum dan pembuktian, bukan sekadar berdasarkan keterangan sepihak.

LBH MW KAHMI Sumut meminta aparat penegak hukum mengurai seluruh rangkaian kejadian sejak korban terakhir kali diketahui dalam kondisi baik hingga dinyatakan meninggal dunia.

Termasuk memeriksa saksi - saksi, kondisi tempat kejadian, keterangan medis, rekam medis apabila ada, serta bukti - bukti lain yang dapat menjelaskan penyebab luka dan kematian korban.

LBH KAHMI : Jangan Biarkan Pertanyaan Keluarga MenggantungLBH MW KAHMI Sumut menegaskan, dugaan KDRT maupun dugaan tindak pidana lainnya harus dibuktikan melalui proses hukum, karena itu, pihaknya tidak ingin menarik kesimpulan sebelum seluruh bukti diperiksa secara objektif.

Namun, adanya rangkaian waktu yang jelas, kondisi korban yang menurut pelapor sebelumnya tidak mengalami luka pada wajah, ditemukannya lebam setelah korban meninggal, serta adanya perbedaan keterangan mengenai dugaan penyebab luka dinilai cukup menjadi alasan bagi aparat untuk melakukan pendalaman secara serius.

Bagi keluarga, persoalannya bukan sekadar mencari siapa yang harus disalahkan.Yang ingin diketahui adalah apa yang sebenarnya terjadi terhadap Ramayana sebelum kematiannya.

LBH MW KAHMI Sumut meminta proses penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan dan berdasarkan alat bukti yang sah agar penyebab kematian korban dapat terungkap secara terang.

Sementara itu, seluruh pihak yang disebut dalam perkara tersebut tetap memiliki hak atas asas praduga tak bersalah sampai terdapat putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

(***) 

Share:

Futsal Piala Walikota Tebing Tinggi: Skor 2-1 di Papan, Kalah di Meja Panitia — Kecurangan Mencederai Semangat Olahraga

Tebing Tinggi-Sumut,  |perisainusantara.com — Di atas lapangan, SMK Negeri 1 Air Putih unggul dengan skor 2-1. Di papan skor, angka itu tak berubah. Namun di tangan panitia penyelenggara Futsal Piala Walikota Tebing Tinggi, kemenangan itu dirampas secara paksa dengan alasan yang sangat memalukan.

Pertandingan antara SMK Negeri 1 Air Putih melawan SMK Negeri 2 Tebing Tinggi dalam ajang Futsal Piala Walikota Tebing Tinggi berlangsung pada Jumat, 18 September 2026, pukul 20.00 WIB. Laga berjalan ketat dan sengit hingga menit-menit akhir. SMK Negeri 1 Air Putih memegang keunggulan 2-1. Di detik-detik penutup, SMK Negeri 2 Tebing Tinggi mendapat tendangan bebas. Bola melaju ke gawang, namun tidak dinyatakan gol, dan peluit panjang pun ditiup — tanda pertandingan telah berakhir. Di situlah konflik bermula, ketika pihak SMKN 2 Tebing Tinggi mengira tendangan tersebut adalah gol, padahal peluit panjang telah berbunyi menandakan laga selesai.

"Seandainya pun tendangan itu masuk, skor baru berimbang 2-2, bukan berarti SMKN 2 menang. Namun kenyataannya, wasit tidak menyatakan gol dan pertandingan berakhir saat skor masih 2-1 untuk keunggulan kami," ujar Muhammad Zikri, perwakilan tim SMK Negeri 1 Air Putih.

Ketegangan tak berhenti di situ. Pihak SMKN 1 Air Putih justru mendapat tekanan. Sempat terlontar ancaman dari pihak yang tidak dikenal: "Kalau SMKN 2 Tebing Tinggi kalah, maka kalian SMKN 1 Air Putih tidak bisa pulang ke rumah."

Di bawah tekanan tersebut, panitia penyelenggara justru meminta SMKN 1 Air Putih untuk mengundurkan diri atau dinyatakan Walk Out, padahal pertandingan sudah selesai dan ada pemenang. Tim yang menang itu akhirnya dipaksa mundur dengan alasan "demi keselamatan".

Malam harinya, Guru PJOK SMK Negeri 1 Air Putih beserta perwakilan AFKAB Batu Bara serta pecinta olahraga futsal Kabupaten Batu Bara kembali bertemu dengan panitia pelaksana untuk mencari keadilan. Namun keputusan sudah ditetapkan: SMKN 1 Air Putih dinyatakan Walk Out dan gugur, sementara SMKN 2 Tebing Tinggi diloloskan ke babak berikutnya.

Alasan yang diucapkan panitia secara terang-terangan kepada tim SMKN 1 Air Putih  semakin mempertegas ketidakjujuran penyelenggaraan turnamen ini:

"SMKN 2 Tebing Tinggi spesial di event ini karena mendatangkan keuntungan besar melalui suporter dan tiketing, sehingga tidak bisa menggugurkan mereka."

Uang diutamakan daripada aturan, keuntungan lebih dihargai daripada keadilan. Inilah wajah pahit penyelenggaraan Futsal Piala Walikota Tebing Tinggi yang mengatasnamakan Pemerintah Kota Tebing Tinggi. Bagaimana bisa sebuah tim yang menang di lapangan justru diusir? Bagaimana bisa skor diabaikan begitu saja demi alasan keuntungan finansial? Dan di mana letak kejujuran panitia yang seharusnya menjadi penjaga aturan. 

Keputusan ini bukan hanya merugikan SMK Negeri 1 Air Putih yang telah berjuang habis-habisan. Lebih dari itu, keputusan ini menghina seluruh peserta, mempermalukan nama penyelenggara, dan menginjak-injak sportivitas. Jika aturan bisa dilanggar begitu mudah demi uang, maka Futsal Piala Walikota Tebing Tinggi bukan lagi ajang olahraga — melainkan sandiwara yang memalukan.

Oleh karena itu, Guru PJOK SMK Negeri 1 Air Putih beserta perwakilan AFKAB Batu Bara dan pecinta olahraga futsal Kabupaten Batu Bara mendesak Dinas Pemuda dan Olahraga serta jajaran Pemerintah Kota Tebing Tinggi untuk:

• Meninjau ulang keputusan panitia dan mengembalikan keadilan kepada SMK Negeri 1 Air Putih

• Meminta pertanggungjawaban panitia terkait alasan "keuntungan finansial" yang dijadikan dasar keputusan

• Menerapkan sanksi tegas terhadap pihak yang melakukan pelanggaran aturan demi menjaga martabat olahraga Tebing Tinggi

Karena di atas lapangan, yang seharusnya menang adalah yang lebih kuat — bukan yang lebih menguntungkan secara uang.

Sementara itu, melalui pesan WhatsApp, Media Perisai Nusantara telah berupaya mengonfirmasi kepada panitia penyelenggara dengan 11 poin pertanyaan klarifikasi. Hingga berita ini diterbitkan, panitia memilih bungkam dan tidak memberikan jawaban.

(***) 

Share:

MENYEMAI BUDAYA BACA, SMAN 2 KOTA TEBING TINGGI RUTINKAN AGENDA LITERASI MINGGUAN

Tebing Tinggi-Sumut, perisainusantara.com |11/09/2026 — SMAN 2 Kota Tebing Tinggi terus menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan minat baca serta keterampilan berkomunikasi para siswanya, melalui program literasi rutin yang digelar setiap hari Selasa pukul 07.05 WIB di lapangan sekolah. Kegiatan ini telah menjadi agenda wajib sebelum dimulainya proses pembelajaran, diikuti oleh seluruh warga sekolah dan dipandu langsung oleh guru piket.

Dalam pelaksanaannya, para siswa diberikan alokasi waktu selama 10 menit untuk membaca buku fiksi yang dibawa dari rumah. Kegiatan membaca bersama ini dirancang secara khusus untuk membangun konsentrasi serta menumbuhkan kebiasaan membaca secara konsisten, sebagai fondasi awal yang positif sebelum memulai kegiatan belajar-mengajar di kelas.

Usai sesi membaca, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan hasil bacaan secara interaktif. Perwakilan siswa dari masing-masing angkatan — Kelas X, XI, dan XII — mendapat kesempatan untuk tampil di lapangan sekolah dan di podium guna menceritakan kembali ringkasan serta pesan moral dari buku yang telah mereka baca di hadapan seluruh warga sekolah. Salah satu siswa Kelas XII IPA 4, Nawin Pramija, menyambut baik agenda mingguan tersebut. Menurutnya, sesi pemaparan ini memberikan ruang bagi siswa untuk belajar menyampaikan gagasan dengan percaya diri di hadapan orang banyak.

"Melalui sesi menceritakan kembali ini, kami tidak hanya terbiasa membaca, tetapi juga dilatih untuk berani menyuarakan pendapat dan menyampaikan apa yang telah kami pahami. Hal ini sangat bermanfaat untuk melatih keberanian dan kemampuan berbicara di depan umum, melatih public speaking di depan banyak orang," ujar Nawin saat ditemui, Jumat (11/09/2026).

Melalui konsistensi agenda mingguan ini, SMAN 2 Tebing Tinggi berharap dapat menciptakan kebiasaan membaca di lingkungan sekolah secara berkelanjutan, serta melahirkan generasi yang tidak hanya gemar membaca, tetapi juga mampu mengomunikasikan gagasan dengan baik dan percaya diri.

(***)

Share:

PT. INALUM Perkuat Penanganan Karhutla Di Mempawah - Kalimantan Barat, 60 Relawan Grup MIND ID Diterjunkan ke Sekitar Wilayah Operasional BAI

Jakarta, perisainusantara.com | 6 September 2026, PT.Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM terus memperkuat dukungan terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah titik di Indonesia, termasuk di Kabupaten Mempawah - Kalimantan Barat, yang merupakan wilayah operasional PT Borneo Alumina Indonesia (“BAI”), anak usaha INALUM dan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (“ANTAM”) yang mengoperasikan smelter grade alumina refinery (SGAR) beserta fasilitas-fasilitas pendukungnya. 

Sejak 24 Agustus 2026, INALUM dan BAI bersama pemerintah daerah, BNPB/BPBD, TNI, Polri, unsur pemadam kebakaran, relawan, dan masyarakat setempat telah melakukan pengendalian dan pemadaman pada sejumlah titik api. Upaya tersebut terus diperkuat mengingat sebagian kebakaran terjadi di lahan gambut yang memiliki karakteristik khusus, di mana api dapat merambat dan bertahan di bawah permukaan sehingga membutuhkan pemantauan, penyisiran, dan pendinginan secara berkelanjutan.

Pada Jumat (4/9), Direktur Utama PT Mineral Industri Indonesia (“MIND ID”) Maroef Sjamsoeddin mengkoordinasikan langsung pengerahan  60 personel pemadam kebakaran bersertifikat dari Grup MIND ID untuk memperkuat tim yang telah bekerja di lapangan. Personil tersebut merupakan personal gabungan yang berasal  INALUM, ANTAM, PT Bukit Asam (Persero) Tbk, PT Timah (Persero) Tbk, PT Freeport Indonesia, dan PT Vale Indonesia Tbk. 

Maroef Sjamsoeddin menyampaikan bahwa penanganan bencana membutuhkan kepedulian dan kolaborasi dari berbagai pihak. Karena itu, Grup MIND ID hadir untuk membantu masyarakat serta memperkuat upaya pengendalian karhutla yang berdampak pada lingkungan maupun aktivitas sosial masyarakat. 

“Langkah ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan dan masyarakat. Kehadiran relawan Grup MIND ID ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mempercepat pengendalian titik api sekaligus membantu mengurangi risiko kesehatan dan gangguan terhadap aktivitas yang dihadapi masyarakat,” ujarnya saat meninjau daerah terdampak di Mempawah, Jumat (4/9/2026).

Selain dukungan personel, penguatan penanganan di lokasi juga dilakukan melalui penyediaan berbagai perlengkapan pemadaman dan peralatan  keselamatan serta dukungan medis untuk para relawan maupun para Masyarakat yang terdampak, yang turut mencakup penyediaan fasilitas kesehatan darurat, alat pelindung diri, termasuk 1 (satu) unit mobil pemadam kebakaran yang juga ditambahkan oleh PT Pelabuhan Indonesia (Persero) (PELINDO), dalam rangka memastikan kebutuhan Kesehatan dan keselamatan seluruh relawan dan Masyarakat di lokasi dapat terpenuhi.

Direktur Utama INALUM, Melati Sarnita menegaskan bahwa keterlibatan perusahaan dalam penanganan karhutla merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan serta bentuk kepedulian terhadap masyarakat setempat. Kehadiran tim di lapangan tidak hanya diarahkan pada proses pemadaman, tetapi juga membantu mencegah penyebaran api dan mengurangi potensi dampak karhutla yang lebih luas.

“Bagi INALUM, keberadaan perusahaan harus memberikan manfaat dan rasa aman bagi masyarakat di sekitarnya. Karena itu, ketika terdapat situasi darurat seperti karhutla, kami berupaya bergerak bersama seluruh pihak yang memiliki kompetensi dan kewenangan untuk membantu penanganannya. Kolaborasi menjadi kunci agar respons di lapangan dapat berlangsung lebih cepat dan efektif,” ujar Melati.



Sementara itu, Direktur Utama BAI, Darwin Saleh Siregar, menyampaikan bahwa penanganan karhutla di Mempawah membutuhkan upaya yang tidak sederhana karena sebagian titik kebakaran berada di lahan gambut, di mana api dapat merambat dan bertahan di bawah permukaan meskipun kobaran di atas tanah telah padam. 

“Api pada lahan gambut dapat merambat dan bertahan di bawah permukaan meskipun kobaran di atas tanah telah padam. Kondisi ini membuat proses pemadaman membutuhkan waktu lebih panjang, ketersediaan sumber air yang memadai, serta penyisiran dan pendinginan berulang untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali muncul,” ujar Darwin.

Melalui sinergi bersama Grup MIND ID, pemerintah, aparat, dan Masyarakat setempat, INALUM berkomitmen untuk terus mengambil peran aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan, sekaligus membangun kesadaran dan kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi potensi karhutla di masa mendatang.

Sebagai satu keluarga besar Grup MIND ID, semangat kebersamaan tidak hanya diwujudkan dalam pencapaian dan pertumbuhan bersama, tetapi juga dengan hadir dan saling mendukung ketika menghadapi tantangan dan kondisi darurat.

(***) 

Share:

Dugaan TPK, Oknum Kasek SMP di Batu Bara Dilaporkan Ke Polda Sumut

Batu Bara-Sumut, perisainusantara.com |Seorang oknum Kepala Sekolah (Kasek) SMP Negeri di Kabupaten Batu Bara berinisial TS dilaporkan ke Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) terkait dugaan Tindak Pidana Korupsi(TPK) dalam pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun Anggaran 2025.

Laporan tersebut dilayangkan Forum Media Masyarakat Independen Bersinergi (Formasib) kepada Kapolda Sumatera Utara C/q Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut.

Ketua Formasib, Yusri Bajang, mengatakan laporan tersebut dilakukan setelah dua kali surat permintaan klarifikasi yang dilayangkan kepada pihak terkait tidak mendapat jawaban.

Tak adanya respons tersebut, menurut Formasib, menimbulkan pertanyaan terkait keterbukaan dan transparansi pengelolaan Dana BOS tahun 2025 di sekolah tersebut.

Dana BOS yang dikelola sekolah tersebut disebut mencapai sekitar Rp.730,4 juta dengan total 12 item kegiatan, dari jumlah tersebut, Formasib menyoroti tiga item penggunaan anggaran yang dinilai perlu mendapat perhatian dan penelusuran lebih lanjut.

"Nilai anggaran dari tiga item tersebut masing - masing sebesar Rp.44.596.000,-,  Rp.200.504.000,- dan Rp.161.220.000,-," ungkap Yusri Bajang, Sabtu (5/9/2026).

Tiga item penggunaan anggaran yang menjadi sorotan tersebut berkaitan dengan kegiatan asesmen dan evaluasi pembelajaran, administrasi kegiatan sekolah, serta pembayaran honor.

Formasib juga menyinggung aspek keterbukaan informasi publik dalam pengelolaan Dana BOS tersebut, menurut mereka, informasi terkait realisasi penggunaan anggaran publik seharusnya dapat diakses sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kami berharap Kapolda Sumatera Utara melalui Ditreskrimsus Polda Sumut dapat melakukan penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan Dana BOS tersebut," harap Yusri

(***) 

Share:

PT. INALUM Naik Kelas ke idAA/Stable, Tegaskan Ketangguhan Fundamental di Tengah Ketidakpastian Global

Jakarta, perisainusantara.com |31 Agustus 2026  PT. Indonesia Asahan Aluminium (Persero) (“INALUM”) mencatatkan peningkatan peringkat korporasi menjadi idAA/Stable (Double A; Stable Outlook) dari sebelumnya idAA-/Stable berdasarkan hasil pemeringkatan PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk periode 18 Agustus 2026 hingga 1 Juli 2027. 

Direktur Utama INALUM, Melati Sarnita, menyampaikan bahwa peningkatan peringkat tersebut menjadi bentuk kepercayaan terhadap fundamental perusahaan sekaligus menjadi dorongan bagi INALUM untuk terus meningkatkan kinerja secara berkelanjutan.

“Peningkatan peringkat ini merupakan bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab bagi INALUM untuk terus menjaga fundamental bisnis dan kesehatan keuangan perusahaan. Di tengah agenda ekspansi perusahaan yang semakin besar, kami akan tetap mengedepankan disiplin investasi,  memperkuat tata kelola, serta struktur pendanaan yang prudent. Kami ingin memastikan setiap langkah ekspansi perusahaan tidak hanya meningkatkan daya saing INALUM, tetapi menciptakan nilai perusahaan dalam jangka panjang sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap terwujudnya kemandirian industri aluminium nasional” ujar Melati.

Peningkatan satu tingkat di tengah ketidakpastian global dan volatilitas pasar mencerminkan penguatan fundamental bisnis dan ketahanan profil keuangan INALUM sekaligus menegaskan kapasitas INALUM dalam menjaga kinerja yang sehat untuk mendukung pengembangan industri aluminium nasional. Pencapaian ini semakin memperkuat kredibilitas INALUM di mata pemangku kepentingan dan institusi keuangan serta memberikan fondasi yang lebih kuat dalam mengakses pendanaan dan mendukung agenda pertumbuhan perusahaan ke depan.

Peningkatan peringkat ini menjadi capaian positif bagi INALUM setelah Pefindo mempertahankan peringkat perusahaan pada level idAA-/Stable selama dua periode sebelumnya, yaitu pada tahun 2024 dan 2025.

Capaian tersebut semakin memperkuat posisi INALUM sebagai perusahaan yang memiliki peran strategis dalam pengembangan rantai nilai aluminium Indonesia. Sebagai bagian dari Grup MIND ID, INALUM terus menjalankan transformasi dan pengembangan bisnis untuk mendorong terciptanya industri aluminium nasional yang semakin terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Salah satu faktor yang mendukung kuatnya profil INALUM adalah peran strategis perusahaan sebagai bagian dari Grup MIND ID dalam mengembangkan rantai nilai terintegrasi bauksit hingga aluminium. Peran tersebut didukung pengembangan sejumlah proyek utama, termasuk Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase I dan II serta Smelter Aluminium II, yang menjadi bagian dari penguatan ekosistem hilirisasi mineral nasional.

INALUM juga memiliki posisi yang kuat di pasar domestik sebagai satu-satunya produsen green aluminium primer di Indonesia di tengah prospek pertumbuhan permintaan aluminium yang semakin kuat, baik di dalam negeri maupun global. Posisi tersebut diperkuat oleh efisiensi operasional dan keunggulan daya saing biaya, tercermin dari cash cost INALUM yang berada pada kuartil pertama dalam kurva biaya global. Didukung oleh basis pelanggan yang terdiversifikasi serta dukungan sumber energi dari pembangkit listrik tenaga air yang turut memberikan INALUM keunggulan struktural.

Selain kekuatan dari sisi operasional dan pasar, INALUM juga terus menjaga profil keuangan yang sehat di tengah agenda pengembangan perusahaan. Dalam periode 2026–2029, kebutuhan pendanaan diproyeksikan meningkat sejalan dengan pengembangan proyek-proyek strategis nasional yaitu SGAR II dan Smelter II. Namun demikian, INALUM akan mengelola kebutuhan pendanaan tersebut melalui strategi pendanaan yang terukur dan terdiversifikasi dengan tetap menjaga struktur permodalan, likuiditas, serta kemampuan menghasilkan arus kas yang sehat. 

Bagi INALUM, peningkatan peringkat menjadi idAA/Stable tidak hanya menjadi indikator atas kondisi perusahaan saat ini, tetapi juga memperkuat fondasi untuk menjalankan agenda pertumbuhan ke depan. Perusahaan akan terus menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis, disiplin finansial, efisiensi operasional, serta penerapan tata kelola perusahaan yang kuat.

Melalui penguatan fundamental dan penyelesaian berbagai proyek-proyek strategis perusahaan, INALUM berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas dan daya saing industri aluminium nasional sekaligus memperkuat kontribusi perusahaan terhadap agenda hilirisasi dan penciptaan nilai tambah sumber daya mineral di dalam negeri untuk terwujudnya kemandirian aluminium Indonesia.

(***) 

Share:

Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Batu Bara Hadiri Penutupan MTQ ke-7 Yayasan Haji Anif

  

Deli Serdang — Sumut, perisainusantara. com |Ketua Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kabupaten Batu Bara, Sudarman, S.E, secara khusus menghadiri acara Penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-7 yang diselenggarakan oleh Yayasan Haji Anif. Acara berlangsung di Masjid Al-Musannif, Jalan Cemara, Perumahan Cemara Asri, Sempali, Deli Serdang, pada Selasa, 25 Agustus 2026.

Ketua MPC beserta jajaran pengurus turut mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari pembukaan hingga proses penutupan, menunjukkan dukungan penuh dan kepedulian Pemuda Pancasila terhadap kegiatan keagamaan yang memajukan nilai-nilai Al-Qur'an di tengah masyarakat.

 

Dalam kesempatan tersebut, Sudarman, S.E menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia penyelenggara Yayasan Haji Anif atas terselenggaranya MTQ ke-7 yang berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh kekeluargaan.

"Saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, peserta, dan donatur yang telah bekerja keras menyukseskan MTQ ke-7 ini. Kegiatan seperti ini bukan sekadar lomba, melainkan upaya mulia untuk melestarikan bacaan Al-Qur'an dan menanamkan nilai-nilai luhur kepada generasi muda," ujar Sudarman saat memberikan sambutan.

Lebih lanjut ia menegaskan, kehadiran Pemuda Pancasila dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen organisasi untuk selalu mendukung program yang membangun karakter bangsa.

"Pemuda Pancasila berdiri di atas nilai-nilai luhur, dan Al-Qur'an adalah sumber nilai yang abadi. Semoga dengan kegiatan ini, kita semua dapat menjadi generasi yang tidak hanya pandai membaca, tetapi juga mengamalkan isi kandungannya dalam kehidupan sehari-hari. Semoga keberkahan Allah SWT senantiasa menyertai langkah kita bersama," tambahnya.

Kehadiran jajaran MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Batu Bara juga menjadi bukti nyata komitmen organisasi dalam mendampingi dan mendukung kegiatan sosial-keagamaan, baik di wilayah Batu Bara maupun daerah sekitarnya. Diharapkan semangat membaca dan memahami kandungan Al-Qur'an dapat terus ditanamkan kepada generasi muda, sebagai fondasi kokoh dalam membangun bangsa yang beradab.

Penyelenggaraan MTQ ke-7 Yayasan Haji Anif ini diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga dewasa, yang menunjukkan antusiasme tinggi dalam menjaga dan melestarikan seni baca Al-Qur'an.

Penulis: Syahril

 

 

Share:

Pemuda Setempat, ORTA Skill, KOTI, PAC dan Ranting Pemuda Pancasila Desa Lalang Pertanyakan Legalitas Pelaksana Skriping Diduga Beroperasi Tanpa Izin Lengkap

Batu Bara — Sumut, perisainusantara. com |Pemuda Setempat, ORTA skill, KOTI, PAC dan  Ranting Pemuda Pancasila Desa Lalang Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, menyampaikan keberatan dan kekecewaan mendalam terhadap aktivitas yang diduga dilakukan oleh Pengelola Skriping di wilayah mereka. Pekerjaan yang berlangsung sejak Kamis,20 Agustus 2026, diduga memaksakan beroperasi tanpa melengkapi perizinan yang sah, baik izin alih fungsi lahan, dokumen lingkungan hidup (AMDAL/UKL-UPL), maupun dugaan kelayakan bahan bakar alat berat.

Kekecewaan dan Ketidaktransparan Kami menilai perusahaan tidak membuka diri terkait kelengkapan izin yang seharusnya menjadi dasar legalitas kegiatan. Seharusnya, sebelum memulai pekerjaan, pihak perusahaan hadir dan berkoordinasi dengan Pemerintah Desa setempat, sekaligus menggelar musyawarah mufakat sesuai asas partisipasi masyarakat. Ketiadaan langkah ini dianggap masyarakat sebagai bentuk ketidak pedulian terhadap tata kelola pemerintahan desa dan penghormatan terhadap kearifan lokal.

Kepala Desa Lalang sebelumnya telah memanggil Pelaksana yakni Risky Saragih, Helmi dan sunar pada tanggal 21 Agustus 2026 di Kantor Desa Lalang untuk mediasi dan mengarahkan agar pekerjaan dihentikan sementara guna meneliti kelengkapan perizinan, dan meminta kepada pelaksana agar menghadirkan Pihak Owner Beliau juga menegaskan pentingnya musyawarah desa sebelum kegiatan dimulai.

Mewakili masyarakat sekaligus Wakil Sekretari Ranting Pemuda Pancasila Desa Lalang Ok. Zulfan mempertanyakan secara langsung:

"Di mana izin alih fungsi lahan? Di mana dokumen AMDAL/UKL-UPL? Dan apakah bahan bakar solar untuk alat berat sudah sesuai ketentuan peraturan?"

Pemuda Pancasila Baik KOTI, PAC maupun  Ranting Desa Lalang turut mendampingi warga dalam upaya kontrol sosial. Kehadiran ormas ini sempat dipersepsikan memperkeruh suasana saat mediasi berlangsung. Namun Ok. Zulfan selaku Pemuda Setempat dan Sekjen Ranting Pemuda Pancasila Desa Lalang menegaskan:

"Kami hadir sebagai penengah, bukan untuk memperkeruh. Tujuannya satu: menetralisir suasana agar tidak terjadi keributan."

Akhirnya, demi mencegah konflik fisik, Ok. Zulfan memerintahkan elemen yang hadir untuk mundur secara tertib.

Kewajiban Hukum yang Harus Dipenuhi, 

Berikut landasan hukum dan sanksi yang terkait dengan dugaan pelanggaran tersebut:

 

1. Izin Lingkungan / AMDAL. 

Dasar Hukum: UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta PP No. 22 Tahun 2021. Setiap usaha yang berdampak signifikan terhadap lingkungan wajib memiliki dokumen lingkungan (AMDAL atau UKL-UPL) dan Izin Lingkungan sebelum memulai kegiatan.

Sanksi:

- Administratif: Teguran tertulis, denda administratif, pembekuan hingga pencabutan izin.

- Pidana: Pasal 98 UU 32/2009 — penjara minimal 3 tahun, maksimal 10 tahun dan denda Rp3 miliar–Rp10 miliar bagi yang sengaja mencemari/merusak lingkungan.

- Jika karena kelalaian: Pasal 99 — penjara 1–3 tahun, denda Rp1–3 miliar.

2. Izin Alih Fungsi Lahan. 

Dasar Hukum:

- UU No. 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.

- UU No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.

Sanksi:

- UU 41/2009 Pasal 72: Alih fungsi lahan tanpa izin — penjara maksimal 5 tahun dan denda hingga Rp5 miliar.

- UU 26/2007 Pasal 69: Tidak menaati rencana tata ruang — penjara maksimal 3 tahun, denda Rp500 juta.

3. Musyawarah Desa dan Partisipasi Masyarakat. 

Dasar Hukum: UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, Pasal 54 — Musyawarah Desa wajib dilibatkan dalam rencana investasi yang masuk ke desa. Perusahaan wajib menghormati asas musyawarah mufakat di tingkat pemerintahan desa sebelum memulai kegiatan.

4. Tenaga Kerja Lokal. 

Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Batu Bara mengatur kewajiban perusahaan menyerap tenaga kerja lokal yang memenuhi syarat, sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan pemberdayaan masyarakat setempat.

5. Bahan Bakar Alat Berat. 

Penggunaan bahan bakar solar industri wajib sesuai ketentuan perpajakan dan distribusi BBM sesuai peraturan energi, termasuk bukti kepemilikan dan peruntukan yang sah. Penggunaan BBM bersubsidi untuk keperluan komersial/industri dapat dikenai sanksi pidana dan denda sesuai ketentuan yang berlaku.

Harapan Pemuda setempat, ORTA skill Batu bara KOTI,PAC Pemuda Pancasila

Desa Lalang menuntut:

 

1. Penghentian total pekerjaan hingga seluruh izin lengkap dan sah secara hukum.

2. Transparansi dokumen perizinan yang dipajang di kantor desa untuk diketahui warga.

3. Musyawarah desa segera digelar untuk membahas rencana kegiatan, dampak lingkungan,

Penulis : Syahril

Share:

Kepedulian Ketua DPC FSPTI-KSPSI Kab. Batu Bara Dukung Penuh Perayaan HUT RI Ke-81

Batu Bara Sumut, perisainusantara. com |Semangat kebangsaan dan cinta tanah air mekar di Dusun 12, Desa Tanjung Seri, Kecamatan Laut Tador, Kabupaten Batu Bara, berkat kepedulian dan inisiatif Ketua Dewan Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia–Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPC.FSPTI-K.SPSI) Kabupaten Batu Bara, Bung Daniel Simanjuntak, yang secara aktif mendukung dan menggagas perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Dengan rasa kepedulian yang tinggi terhadap nilai-nilai kebangsaan, Bung Daniel Simanjuntak mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menumbuhkan rasa cinta dan bangsa dengan memperingati hari kemerdekaan. Puncak perayaan diwujudkan dalam pelaksanaan lomba panjat pinang yang berlangsung meriah pada hari Senin, 17 Agustus 2026, di Dusun 12 Desa Tanjung Seri.

Acara dimulai dengan khidmat melalui pembukaan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan doa bersama demi keberkahan dan kemajuan bangsa.

Dalam sambutannya, Ketua DPC.FSPTI-K.SPSI Kabupaten Batu Bara, Daniel Simanjuntak, memberikan semangat kepada seluruh warga yang hadir untuk senantiasa menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan, dimulai dari lingkungan terdekat masing-masing. "Kemerdekaan ini adalah anugerah yang harus kita jaga dengan kebersamaan. Mari kita mulai menyatukan hati dan langkah dari lingkungan kita sendiri, demi Batu Bara yang makmur dan Indonesia yang semakin maju," ujar Bung Daniel di hadapan warga.

Kepala Desa Tanjung Seri, Bapak R. Sugianto, turut hadir dan memberikan apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan menyambut HUT RI ke-81 tersebut. Beliau menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus atas dukungan nyata dari Ketua SPTI, Saudara Daniel Simanjuntak, yang telah menjadi salah satu penggagas utama terlaksananya kegiatan yang penuh semangat ini.

"Kami sangat mengapresiasi kepedulian dan dukungan yang diberikan. Semoga semangat gotong royong dan kepedulian sesama ini terus terjaga, karena dengan kebersamaan segala hal baik dapat kita wujudkan bersama," ungkap Bapak R. Sugianto.

Suasana semakin semarak dan penuh kegembiraan seiring berjalannya rangkaian acara yang diikuti oleh seluruh warga Dusun 12, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Perayaan ini bukan sekadar hiburan, melainkan wujud nyata rasa syukur dan cinta tanah air, serta sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga di tengah keberagaman yang ada.

Semangat kemerdekaan ke-81 ini menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa lahir dari persatuan, kepedulian, dan kerja sama seluruh elemen masyarakat, termasuk para pekerja dan serikat pekerja yang senantiasa peduli terhadap lingkungan sekitarnya.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81! Merdeka....! 

Penulis: Syahril

Share:

PT. INALUM dan Pemprov Sumut Perkuat Sinergi Pendidikan dan Pelestarian Lingkungan

Medan-Sumut, perisainusantara. com|07 Agustus 2026 PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM terus memperkuat kontribusinya terhadap pembangunan berkelanjutan di Sumatera Utara melalui berbagai program yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan pelestarian lingkungan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya di kawasan Danau Toba yang memiliki nilai strategis bagi lingkungan, kehidupan masyarakat, dan keberlangsungan operasional perusahaan. Hal tersebut disampaikan oleh INALUM dalam Silaturahmi INALUM dengan Pemprov Sumut yang diwakili oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya pada Selasa (4/8) di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Kota Medan. 

Direktur Utama INALUM, Melati Sarnita, mengatakan bahwa perusahaan membuka semangat kolaborasi karena keberlanjutan tidak hanya terkait melulu tentang kegiatan operasional, tetapi juga tentang memastikan keberadaan INALUM memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan.

“Keberlanjutan tidak cukup hanya diwujudkan melalui kinerja operasional yang baik. Keberlanjutan juga harus tercermin dari kemampuan perusahaan dalam menjaga lingkungan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi mendatang. Karena itu, INALUM akan terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, terutama dalam bidang pendidikan dan pelestarian kawasan Danau Toba,” ujar Melati.

Salah satu fokus utama perusahaan adalah menjaga kelestarian Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba yang berperan penting dalam mempertahankan keseimbangan ekosistem sekaligus mendukung keberlanjutan pembangkit listrik tenaga air milik perusahaan.

INALUM secara bertahap menjalankan program penanaman di kawasan DTA Danau Toba dengan target mencapai 500 hektare pada tahun 2026. Jenis tanaman yang digunakan disesuaikan dengan karakteristik lahan dan dipilih berdasarkan nilai ekologisnya, terutama dalam menahan erosi, meningkatkan infiltrasi air, dan memperluas tutupan vegetasi.

Selain kegiatan penanaman, INALUM menjalankan sejumlah program pendukung, antara lain pengembangan pembibitan, pembangunan biopori dan sumur resapan, Sekolah Peduli Lingkungan, pencegahan kebakaran hutan dan lahan, serta pengembangan Taman Keanekaragaman Hayati atau Taman Kehati.

Berbagai inisiatif tersebut dilaksanakan melalui Shared Value Framework INALUM, yakni pendekatan perusahaan dalam menciptakan nilai bersama melalui sinergi antara kepentingan lingkungan, masyarakat, industri, dan pemerintah.

Melalui kerangka tersebut, INALUM secara konsisten mengembangkan program konservasi lingkungan, peningkatan kualitas pendidikan, pemberdayaan masyarakat, penguatan industri aluminium nasional, serta kolaborasi strategis dengan pemerintah dan pemangku kepentingan.

Pendekatan ini diharapkan dapat menciptakan manfaat jangka panjang yang seimbang, sekaligus memperkuat peran INALUM sebagai perusahaan yang tidak hanya menghasilkan aluminium berkualitas, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam pembangunan Sumatera Utara.

Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, mengapresiasi berbagai inisiatif yang telah dijalankan INALUM. Ia berharap kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan INALUM dapat terus diperkuat melalui program-program yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Kami berharap INALUM terus memperkuat kontribusinya melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di kawasan sekitar Danau Toba. Masih terdapat kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan, seperti laboratorium dan fasilitas penunjang lainnya, yang belum seluruhnya dapat dipenuhi melalui APBD maupun APBN. Di sinilah kolaborasi antara pemerintah daerah dan INALUM dapat memberikan manfaat nyata bagi generasi muda,” ujar Surya.

Wagub juga mendorong agar kontribusi INALUM dalam pembangunan daerah terus diperluas, termasuk melalui pemberdayaan dan peningkatan kapasitas tenaga kerja lokal serta penguatan program konservasi lingkungan.

Sinergi antara INALUM dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun masa depan daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Sebagai anggota Grup MIND ID, INALUM akan terus menjalankan perannya sebagai agen pembangunan melalui berbagai inisiatif yang mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat, pelestarian lingkungan, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan industri nasional. Dengan demikian, manfaat keberadaan perusahaan dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat saat ini maupun generasi mendatang.

(***) 

Share:

INALUM Sambut HUT RI ke-81 dengan Aksi Donor Darah, Himpun 626 Kantong Darah

Batubara-Sumut, perisainusantara. com |Semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui berbagai kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian terhadap sesama. Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM menggelar aksi donor darah di dua wilayah operasional perusahaan, yakni Tanjung Gading, Kabupaten Batu Bara, dan Paritohan, Kabupaten Toba 13 Agustus 2026.

Direktur Operasi INALUM Ivan Ermisyam, yang turut mendonorkan darahnya dalam kegiatan tersebut, mengatakan bahwa momentum kemerdekaan dapat menjadi pengingat pentingnya semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama.

“Bagi kami, semangat kemerdekaan juga berarti semangat untuk saling membantu dan memberi manfaat bagi sesama. Donor darah mungkin terlihat sebagai tindakan sederhana, tetapi bagi mereka yang membutuhkan, satu kantong darah bisa sangat berarti. Karena itu, kami ingin semangat berbagi seperti ini terus tumbuh, bukan hanya di lingkungan INALUM, tetapi juga bersama masyarakat di sekitar wilayah operasi kami,” ujar Ivan.

Dari pelaksanaan di kedua lokasi tersebut, sebanyak 626 kantong darah berhasil dihimpun untuk membantu memenuhi kebutuhan darah masyarakat melalui Palang Merah Indonesia (PMI) dan fasilitas kesehatan di Sumatera Utara.

Di lingkungan INALUM Smelter Plant (ISP) Tanjung Gading, kegiatan donor darah dilaksanakan pada 12 Agustus 2026 bekerja sama dengan PMI Kabupaten Batu Bara. Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari karyawan, mitra kerja, serta masyarakat sekitar. Dari pelaksanaan di Tanjung Gading, sebanyak 529 kantong darah berhasil dikumpulkan.

Menurut Ivan, tingginya partisipasi dalam kegiatan donor darah juga menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan yang terbangun antara karyawan, mitra kerja, dan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Yang membuat kegiatan ini bermakna bukan hanya jumlah kantong darah yang terkumpul, tetapi kemauan banyak orang untuk hadir dan berbagi untuk orang lain yang bahkan mungkin tidak mereka kenal. Semangat gotong royong seperti inilah yang kami harapkan terus terjaga, terlebih dalam momentum Hari Kemerdekaan,” tambahnya.

Sehari sebelumnya, pada 11 Agustus 2026, aksi serupa digelar di lingkungan INALUM Power Plant (IPP) Paritohan, Kabupaten Toba. Bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD Porsea, kegiatan tersebut berhasil menghimpun 97 kantong darah dari partisipasi karyawan dan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Bagi INALUM, donor darah telah menjadi salah satu kegiatan sosial yang secara konsisten dilaksanakan dalam berbagai momentum perusahaan. Melalui kolaborasi dengan PMI dan fasilitas kesehatan setempat, kegiatan tersebut diharapkan dapat ikut mendukung ketersediaan darah bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Batu Bara, Kabupaten Toba, dan wilayah sekitarnya.

Bagian dari Rangkaian INALUM di Hati Aksi donor darah tersebut merupakan bagian dari rangkaian INALUM di Hati, program tahunan yang digelar INALUM sepanjang Agustus dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Melalui INALUM di Hati, semangat kemerdekaan dihadirkan melalui berbagai kegiatan yang mempertemukan perusahaan dengan karyawan, pemangku kepentingan, pelajar, serta masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Sejumlah kegiatan digelar sepanjang bulan Agustus, mulai dari pertandingan olahraga yang melibatkan pemangku kepentingan dan masyarakat umum, pawai obor yang melibatkan ribuan pelajar, hingga berbagai kegiatan sosial seperti donor darah dan INALUM Mengajar.

INALUM juga memberikan bantuan kepada para veteran sebagai bentuk penghormatan atas jasa para pejuang kemerdekaan sekaligus bagian dari pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.

Melalui rangkaian INALUM di Hati, perusahaan ingin menjadikan peringatan kemerdekaan tidak hanya sebagai momentum perayaan, tetapi juga sebagai ruang untuk memperkuat gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan dengan masyarakat. Semangat tersebut menjadi cara INALUM memaknai kemerdekaan melalui aksi yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan di sekitar perusahaan.

(***) 

Share:

Ketua DPC F.SPTI-K.SPSI Kabupaten Batu Bara Hadiri Acara Adat Penghormatan Terakhir Ibunda Ketua DPD F.SPTI-K.SPSI Sumatera Utara

Medan – Sumut, perisainusantara.com|Ketua Dewan Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia – Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPC F.SPTI-K.SPSI) Kabupaten Batu Bara, Daniel Simanjuntak bersama jajaran pengurus turut hadir dalam acara adat penghormatan terakhir atas berpulangnya Ibunda tercinta Ketua DPD F.SPTI-K.SPSI Provinsi Sumatera Utara, Ir. Timbul Limbong, S.H, M.H., yaitu Ibu Berliana Br. Hutabarat.

Acara berlangsung khidmat di Balai Namaken, Jalan Jamin Ginting, Medan, Jumat (07/08/2026). Kehadiran rombongan DPC Batu Bara merupakan wujud solidaritas persaudaraan yang erat di seluruh jajaran organisasi.

Terkait kehadirannya, Daniel Simanjuntak menyampaikan:

"Kehadiran kami dan seluruh jajaran DPC F.SPTI-K.SPSI Kabupaten Batu Bara adalah wujud dukungan tulus dan persaudaraan yang tak terpisahkan. Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Ibu Berliana Br Hutabarat. Semoga almarhumah diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan Bapak Ir. Timbul Limbong beserta seluruh keluarga besar senantiasa diberikan ketabahan serta kekuatan dalam menghadapi ujian ini. Persatuan dan kepedulian sesama anggota organisasi adalah pondasi utama kita dalam berjuang bersama."

Turut hadir pengurus DPD F.SPTI-K.SPSI Provinsi Sumatera Utara, antara lain Ketua OKK Julianus Paulus Sembiring, S.Pd, M.H., Wakil Ketua Maulana Pohan, serta Wakil Sekretaris Ir. Benhard Simatupang.

Rangkaian acara berjalan penuh kekhusyukan, diisi pelaksanaan tata cara adat serta nyanyian lagu rohani sebagai wujud penghormatan dan doa bersama bagi almarhumah.

Syahril: Syahril

Share:

PT. NALUM Buka Program Magang 2026, Ajak Talenta Muda Belajar Langsung di Industri Strategis Nasional

Jakarta, perisainusantara. com |24 Juli 2026 PT.Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM kembali membuka kesempatan bagi generasi muda Indonesia untuk mengenal lebih dekat dunia industri melalui Program Magang INALUM 2026. Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan talenta unggul yang siap menghadapi tantangan dunia kerja sekaligus berkontribusi bagi kemajuan industri nasional.

Melalui program yang dilaksanakan selama 3 bulan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman bekerja di lingkungan industri, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk belajar secara langsung dari para profesional yang setiap hari mengelola proses bisnis di perusahaan aluminium terintegrasi pertama dan terbesar di Indonesia.

Program Magang INALUM dirancang untuk memberikan pengalaman pembelajaran yang aplikatif. Peserta akan terlibat dalam berbagai aktivitas kerja sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing, memahami proses bisnis perusahaan, serta mengembangkan kompetensi teknis maupun soft skills yang dibutuhkan di dunia profesional.

Kepala Grup Human Capital PT INALUM (Persero), Kusnandar D. Sartono, mengatakan bahwa pengembangan talenta merupakan salah satu fondasi penting dalam mendukung keberlanjutan industri nasional. Karena itu, Program Magang INALUM tidak hanya dirancang sebagai sarana pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi perusahaan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap menghadapi kebutuhan industri di masa depan.

"Sebagai bagian dari Grup MIND ID, INALUM memiliki komitmen untuk turut membangun ekosistem talenta yang unggul. Melalui program magang ini, kami ingin menghadirkan pengalaman belajar yang memberikan nilai tambah, baik dari sisi kompetensi teknis maupun pembentukan karakter profesional. Kami berharap para peserta dapat memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai industri aluminium nasional dan membawa pengalaman tersebut sebagai bekal untuk berkarya serta berkontribusi bagi pembangunan Indonesia," ujar Kusnandar D. Sartono. 

Program Magang INALUM 2026 akan dilaksanakan pada 24 Agustus hingga 20 November 2026. Pendaftaran dibuka hingga 1 Agustus 2026 dan dilakukan secara daring melalui platform Magentaku.id, serta dapat diakses melalui tautan https://inlm.me/maganginalum2026. 

INALUM tidak memungut biaya apa pun dalam seluruh proses rekrutmen dan pelaksanaan Magang, serta mengimbau seluruh calon peserta untuk berhati-hati terhadap berbagai bentuk penipuan yang mengatasnamakan perusahaan. Seluruh informasi resmi mengenai Program Magang INALUM hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi perusahaan.

Melalui Program Magang 2026, INALUM berharap dapat menjadi ruang pembelajaran yang memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk mengenal dunia kerja secara nyata, memperluas wawasan profesional, sekaligus mempersiapkan diri menjadi talenta unggul yang siap mendukung kemajuan industri Indonesia.

(***) 

Share:

Artikel

Label

Budaya (19) Kesehatan (22) Organisasi (338) Pemerintahan (419) Pendidikan (160) Polri/TNI (6) Sumatera Utara (29) ekonomi (3) politik (151) sosial (110)

Arsip Blog

FOUNDER’S MEDIA SIBER BATU BARA



 


Strategi Inalum Perluas Pangsa Pasar Aluminium Global

 


Mengenal Tiga Jenis Produk Aluminium dari INALUM

 


Tentang Inalum