-->
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0EAIKwCOewMUoWNW47WuQuK72ih6QOPHJMRnpU7DCntRrpBQYD0o5Au6P11bCxnpJNDyOsxBp3IdFHzFFSPAhWzvyrKdEvmE6apWlbXqIYFWABnyl7NEMlrMlUwM4NCgpGmaNl5NRvf2UlfxXkv1HMk7-eaoiksbqMkaflEi0HsdjsFR5l1RhIhyphenhyphenOdiE/s16000/05e2cdf2-5f47-4771-880d-c7f1667e3450.jpeg
Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan

Pemuda Setempat, ORTA Skill, KOTI, PAC dan Ranting Pemuda Pancasila Desa Lalang Pertanyakan Legalitas Pelaksana Skriping Diduga Beroperasi Tanpa Izin Lengkap

Batu Bara — Sumut, perisainusantara. com |Pemuda Setempat, ORTA skill, KOTI, PAC dan  Ranting Pemuda Pancasila Desa Lalang Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, menyampaikan keberatan dan kekecewaan mendalam terhadap aktivitas yang diduga dilakukan oleh Pengelola Skriping di wilayah mereka. Pekerjaan yang berlangsung sejak Kamis,20 Agustus 2026, diduga memaksakan beroperasi tanpa melengkapi perizinan yang sah, baik izin alih fungsi lahan, dokumen lingkungan hidup (AMDAL/UKL-UPL), maupun dugaan kelayakan bahan bakar alat berat.

Kekecewaan dan Ketidaktransparan Kami menilai perusahaan tidak membuka diri terkait kelengkapan izin yang seharusnya menjadi dasar legalitas kegiatan. Seharusnya, sebelum memulai pekerjaan, pihak perusahaan hadir dan berkoordinasi dengan Pemerintah Desa setempat, sekaligus menggelar musyawarah mufakat sesuai asas partisipasi masyarakat. Ketiadaan langkah ini dianggap masyarakat sebagai bentuk ketidak pedulian terhadap tata kelola pemerintahan desa dan penghormatan terhadap kearifan lokal.

Kepala Desa Lalang sebelumnya telah memanggil Pelaksana yakni Risky Saragih, Helmi dan sunar pada tanggal 21 Agustus 2026 di Kantor Desa Lalang untuk mediasi dan mengarahkan agar pekerjaan dihentikan sementara guna meneliti kelengkapan perizinan, dan meminta kepada pelaksana agar menghadirkan Pihak Owner Beliau juga menegaskan pentingnya musyawarah desa sebelum kegiatan dimulai.

Mewakili masyarakat sekaligus Wakil Sekretari Ranting Pemuda Pancasila Desa Lalang Ok. Zulfan mempertanyakan secara langsung:

"Di mana izin alih fungsi lahan? Di mana dokumen AMDAL/UKL-UPL? Dan apakah bahan bakar solar untuk alat berat sudah sesuai ketentuan peraturan?"

Pemuda Pancasila Baik KOTI, PAC maupun  Ranting Desa Lalang turut mendampingi warga dalam upaya kontrol sosial. Kehadiran ormas ini sempat dipersepsikan memperkeruh suasana saat mediasi berlangsung. Namun Ok. Zulfan selaku Pemuda Setempat dan Sekjen Ranting Pemuda Pancasila Desa Lalang menegaskan:

"Kami hadir sebagai penengah, bukan untuk memperkeruh. Tujuannya satu: menetralisir suasana agar tidak terjadi keributan."

Akhirnya, demi mencegah konflik fisik, Ok. Zulfan memerintahkan elemen yang hadir untuk mundur secara tertib.

Kewajiban Hukum yang Harus Dipenuhi, 

Berikut landasan hukum dan sanksi yang terkait dengan dugaan pelanggaran tersebut:

 

1. Izin Lingkungan / AMDAL. 

Dasar Hukum: UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta PP No. 22 Tahun 2021. Setiap usaha yang berdampak signifikan terhadap lingkungan wajib memiliki dokumen lingkungan (AMDAL atau UKL-UPL) dan Izin Lingkungan sebelum memulai kegiatan.

Sanksi:

- Administratif: Teguran tertulis, denda administratif, pembekuan hingga pencabutan izin.

- Pidana: Pasal 98 UU 32/2009 — penjara minimal 3 tahun, maksimal 10 tahun dan denda Rp3 miliar–Rp10 miliar bagi yang sengaja mencemari/merusak lingkungan.

- Jika karena kelalaian: Pasal 99 — penjara 1–3 tahun, denda Rp1–3 miliar.

2. Izin Alih Fungsi Lahan. 

Dasar Hukum:

- UU No. 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.

- UU No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.

Sanksi:

- UU 41/2009 Pasal 72: Alih fungsi lahan tanpa izin — penjara maksimal 5 tahun dan denda hingga Rp5 miliar.

- UU 26/2007 Pasal 69: Tidak menaati rencana tata ruang — penjara maksimal 3 tahun, denda Rp500 juta.

3. Musyawarah Desa dan Partisipasi Masyarakat. 

Dasar Hukum: UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, Pasal 54 — Musyawarah Desa wajib dilibatkan dalam rencana investasi yang masuk ke desa. Perusahaan wajib menghormati asas musyawarah mufakat di tingkat pemerintahan desa sebelum memulai kegiatan.

4. Tenaga Kerja Lokal. 

Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Batu Bara mengatur kewajiban perusahaan menyerap tenaga kerja lokal yang memenuhi syarat, sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan pemberdayaan masyarakat setempat.

5. Bahan Bakar Alat Berat. 

Penggunaan bahan bakar solar industri wajib sesuai ketentuan perpajakan dan distribusi BBM sesuai peraturan energi, termasuk bukti kepemilikan dan peruntukan yang sah. Penggunaan BBM bersubsidi untuk keperluan komersial/industri dapat dikenai sanksi pidana dan denda sesuai ketentuan yang berlaku.

Harapan Pemuda setempat, ORTA skill Batu bara KOTI,PAC Pemuda Pancasila

Desa Lalang menuntut:

 

1. Penghentian total pekerjaan hingga seluruh izin lengkap dan sah secara hukum.

2. Transparansi dokumen perizinan yang dipajang di kantor desa untuk diketahui warga.

3. Musyawarah desa segera digelar untuk membahas rencana kegiatan, dampak lingkungan,

Penulis : Syahril

Share:

SMK Swasta 2 Taman Ilmu Kedaisianam Lakukan Kunjungan Industri ke PT Inalum

Batu Bara-Sumut, perisainusantara.com |14 Juli 2026 – SMK Swasta 2 Taman Ilmu Kedaisianam menggelar kegiatan kunjungan industri ke Pabrik Peleburan Alumunium serta fasilitas Pelabuhan PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) Persero, Selasa (14/7). Kegiatan ini menjadi momen berharga bagi siswa untuk mengenal langsung dunia kerja di salah satu perusahaan BUMN terkemuka di Indonesia.

Rombongan sekolah berjumlah 88 orang, terdiri dari 70 siswa yang meliputi pengurus OSIS dan perwakilan dari tiga konsentrasi keahlian, serta 18 orang guru. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ahmad Indra Gunawan, D.E.Com, S.Pd selaku Waka Bidang Kurikulum, Ketenagaan dan Hubungan Industri, didampingi Kepala Sekolah Citra Dewi Situmeang, S.Pd, beserta wakil kepala sekolah lainnya.

Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Fadli, staf Departemen Hubungan Pemerintahan dan Eksternal PT Inalum Persero. Ia membuka kegiatan dengan pemaparan gambaran umum perusahaan, sejarah perkembangannya, hingga peran penting Inalum bagi industri nasional sebelum memulai tur keliling lokasi.

Dalam kunjungan tersebut, siswa dan guru diajak melihat langsung proses peleburan alumunium dari awal hingga tahap akhir, serta berkeliling memantau operasional di pelabuhan milik perusahaan. Suasana antusiasme terlihat jelas saat siswa menyimak penjelasan mendalam mengenai teknologi dan standar kerja yang diterapkan di pabrik.

Fadli menyampaikan rasa senang dan bangga atas kunjungan ini. "Kegiatan ini sangat positif, kami berharap siswa dapat memahami proses produksi secara nyata dan mendapatkan motivasi kuat untuk terus belajar giat demi menyongsong Generasi Emas Indonesia," ujarnya.

Sementara itu, Ahmad Indra Gunawan berharap kerja sama ini dapat berlangsung berkelanjutan. "Semoga pengalaman ini menjadi penyemangat bagi siswa untuk berprestasi, sehingga kelak setelah lulus mereka bisa berkontribusi dan berkarir di perusahaan besar seperti PT Inalum," tutupnya.

Penulisan : Yusri Bajang

Share:

ISKANDAR ZULKARNAIN, S.T., M.M. SAMBUT BAIK LANGKAH DPRD BATU BARA BENTUK PANSUS PLASMA SAWIT UNTUK PERKUAT EKONOMI RAKYAT

  

BATU BARA-Sumut, perisainusantara. com–|Tokoh pemuda Talawi sekaligus figur yang dikenal vokal, Iskandar Zulkarnain, S.T., M.M., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap langkah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batu Bara yang berencana membentuk Panitia Khusus (Pansus) Plasma Perkebunan Sawit dengan porsi minimal 20 persen. Pembentukan lembaga tersebut rencananya akan dibahas dalam Rapat Paripurna DPRD Batu Bara yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 9 Juni 2026 mendatang.

Menurut Iskandar, pembentukan Pansus ini merupakan langkah strategis dan menjadi harapan baru dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami dari kalangan kepemudaan sangat mengapresiasi langkah DPRD Batu Bara yang berencana membentuk Pansus Plasma. Ini menjadi harapan baru agar masyarakat benar-benar merasakan manfaat nyata dari keberadaan perusahaan perkebunan kelapa sawit di lingkungan tempat tinggalnya,” ujar Iskandar saat diwawancarai, Rabu (3/6/2026).

Ia menjelaskan bahwa keberadaan sektor perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Batu Bara sesungguhnya memiliki potensi besar untuk memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga, terutama yang bermukim di sekitar wilayah Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan. Saat ini, tercatat terdapat sekitar 12 perusahaan perkebunan yang beroperasi di daerah tersebut, yang terdiri dari perusahaan swasta nasional, Penanaman Modal Asing (PMA), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Jika rata-rata setiap perusahaan memiliki luas HGU sekitar 2.000 hektare, maka secara keseluruhan luas lahan yang dikelola diperkirakan mencapai 24 ribu hektare,” tambahnya.

Berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan beserta peraturan pelaksanaannya, setiap pelaku usaha diwajibkan memfasilitasi pembangunan kebun plasma masyarakat seluas minimal 20 persen dari total lahan yang dikelola. Jika kewajiban ini dilaksanakan sepenuhnya, maka masyarakat Batu Bara berpotensi memperoleh akses lahan seluas sekitar 4.800 hektare.

“Apabila aturan ini benar-benar terealisasi dengan baik, hal tersebut tentu akan menjadi dorongan signifikan bagi peningkatan taraf ekonomi masyarakat sekaligus membuka peluang kesejahteraan yang lebih luas bagi warga sekitar perkebunan,” tegasnya.

Lebih lanjut, kewajiban penyediaan kebun plasma juga diperkuat melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja serta sejumlah Peraturan Menteri Pertanian. Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa pemenuhan kewajiban ini dapat dilakukan melalui berbagai pola produktif, baik berupa pembangunan kebun mandiri masyarakat maupun skema kemitraan yang menguntungkan, seperti pembentukan koperasi hingga penyediaan sarana produksi pertanian.

Iskandar berharap, keberadaan Pansus Plasma nantinya mampu mendorong transparansi, terutama dalam hal keterbukaan data terkait status dan luas HGU setiap perusahaan. Ia juga menekankan pentingnya pengawasan agar hak-hak masyarakat dipenuhi secara adil dan tidak diskriminatif.


“Kami juga meminta agar seluruh perusahaan perkebunan yang beroperasi di Batu Bara menaati setiap ketentuan hukum yang ada. Tujuannya agar keberadaan investasi di daerah ini tidak hanya menguntungkan pemegang modal, tetapi juga memberikan dampak positif dan kesejahteraan yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar,” pungkasnya.

 

 

Share:

Kunjungan Ketua DPC LSM PAKAR Batu Bara Tinjau Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Desa Tanjung Mulya

Batu Bara-Sumut, perisainusantara.com |Ketua Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Swadaya Masyarakat Pembela Kemerdekaan Rakyat (DPC LSM PAKAR) Kabupaten Batu Bara, Bambang Setiaji, SPd, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Desa Tanjung Mulya, Kecamatan Air Putih,Kabupaten Batu Bara pada hari Selasa,02/06/26. 

Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka meninjau peran serta pemerintah desa dalam mendukung program pemenuhan gizi masyarakat melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kedatangan rombongan disambut secara hangat oleh Kepala Desa Tanjung Mulya Bapak Irwanto, beserta seluruh jajaran perangkat desa. Dalam kesempatan tersebut, Bambang Setiaji menyampaikan apresiasi dan rasa puasnya terhadap pelaksanaan program yang berjalan di wilayah tersebut.

“Saya melihat langsung pelayanan yang diberikan dan menu makanan yang disajikan sudah sesuai dengan standar yang diharapkan. Ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah desa terhadap kesejahteraan warganya, terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan gizi,” ujar Bambang.

Sementara itu, Bidan Desa Tanjung Mulya, Fauziah, memberikan data terkait sasaran penerima manfaat program. Ia menjelaskan bahwa jumlah warga yang menjadi prioritas dalam program ini tercatat sebanyak 116 orang balita, 31 orang ibu menyusui, dan 11 orang ibu hamil.

Data tersebut menjadi acuan pemerintah desa dalam menyusun kebutuhan dan memastikan penyaluran makanan bergizi tepat sasaran. Pemerintah Desa Tanjung Mulya berkomitmen untuk terus mendukung kelancaran program ini demi menurunkan angka risiko kekurangan gizi dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi masukan positif serta memperkuat sinergi antara lembaga swadaya masyarakat dan pemerintah desa dalam memajukan pelayanan publik di bidang kesehatan dan gizi. 

Penulis : Syahril

Share:

Ketua DPC.LSM PAKAR Kabupaten Batu Bara Mengecam Keras atas Jebolnya Tanggul Sei Dalu - Dalu.

Batu Bara-Sumut, Perisainusantara.com |Ketua Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Swadaya Pembela Kemerdekaan Rakyat (DPC.LSM PAKAR) Kabupaten Batu Bara Bambang Setiaji, S.pd. mengutuk keras atas jebolnya tanggul Sungai (Sei) Dalu - dalu di Desa Sukaraja, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara,dilaporkan jebol pada hari sabtu tanggal 13 Desember 2025, hal tersebut menaruh kecaman keras dari LSM PAKAR Kabupaten Batu Bara.Pasalnya baru saja proyek selesai dibangun dengan menelan anggaran APBD Propinsi yang fantastis berkisar lebih dari Rp.11 miliar.

Dengan menurunkan team untuk melakukan investigasi langsung ke titik lokasi, ditemukan bahwasannya tanggul tersebut kini ambrol dan mengalami retakan di sejumlah titik, meski debit air sungai dilihat belum terlalu tinggi. Informasi yang kami terima dari beberapa sumber menyebutkan bahwa tanggul Sei Dalu - dalu dibangun pada akhir tahun 2024 hingga awal tahun 2025.

"Dengan menggunakan anggaran Dana APBD Provinsi sebesar Rp.11,6 miliar, kami lihat bangunan tanggul ini sudah mengalami kerusakan yang sangat parah sehingga dapat mengakibatkan banjir, " tegas Bambang Setiaji, S.Pd. Lebih lanjut beliau menghimbau dan menyampaikan kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto agar menurunkan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) agar memeriksa pengerjaan proyek Tanggul Sei Dalu - dalu. "Harapan kami selaku LSM yang mewakili suara masyarakat agar proyek ini dilakukan pemeriksaan, dan kami menduga adanya penyimpangan dalam pengerjaan proyek tersebut. Hal ini terpantau dengan pengerjaan yang terkesan tidak memenuhi prosedur."ujar Bambang Setiaji, S.Pd.

Di akhir kunjungan investigasi team LSM PAKAR yang dipimpin langsung oleh Ketua DPC.LSM PAKAR Kabupaten Batu Bara Bambang Setiaji, S.Pd. menghimbau kepada Pemerintah Kabupaten Batu Bara agar sigap dan segera mengantisipasi dengan keadaan yang terjadi di Tanggul Sei Dalu - dalu dengan menyediakan material yang dibutuhkan seperti padas, batu bronjongan dan tanah merah guna menahan pinggiran benteng yang mulai tergerus air, sehingga dapat menghindari kerugian warga sekitar yang berdampak lebih kurang 1.600 Ha sawah serta 5 Desa yang akan terendam banjir apabila tanggul tersebut jebol.

Penulis : Syahril
Editor    :Syahyunan

Share:

Peringati Hari Pohon Sedunia, DPD AMPHIBI Kabupaten Batu Bara Lakukan Kegiatan Tanam 1000 Pohon.

Batu Bara-Sumut, Perisainusantara.com | Dalam rangka memperingati Hari Tanam Pohon Sedunia 2025, Lembaga lingkungan Hidup AMPHIBI (Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3) hadir dan mendukung kegiatan menanam 1000 (seribu) pohon produktif dengan pelaksanaan kegiatan dititik lokasikan di Desa Sei Balai Kec.Sei Balai, Desa Mangkai Lama Kec.Lima Puluh dan Kantor Camat  Laut Tador Kabupaten Batu Bara pada Minggu (30/11/25)

Aksi nyata kegiatan penghijauan ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPD AMPHIBI Kabupaten Batu Bara, Bapak Agus Salim Tanjung, S.Sos beserta unsur pengurus. Bapak Tengku Muhammad Fahri, S.T., M.T., selaku Ketua DPW AMPHIBI Sumatera Utara turut hadir turun kelapangan beserta jajarannya didampingi Ketua DPD AMPHIBI Kabupaten Batu Bara Bapak Aidil Syukri, S.T. , M.Rudi Juanda, S H, M.H.(Sekretaris), Heri Surahman, S.H.(Bendahara) beserta anggota.

Dalam sambutannya, Ketua DPD AMPHIBI Kabupaten Batu Bara menegaskan pentingnya peran masyarakat dan organisasi lingkunga dalam menjaga keseimbangan ekosistem bumi."Program ini tidak hanya bertujuan menanam pohon dalam jumlah besar, akan tetapi juga membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga ekosistem dan mengurangi dampak perubahan iklim," tandas Aidil Syukri, S.T.

Kegiatan yang mengusung Thema " Melalui penanaman pohon, mari kita wariskan lingkungan yang lebih baik bagi generasi yang akan datang",

Dengan thema tersebut diharapkan lingkungan sekitar menjadi lebih asri dan sehat.Selain mamfaat ekologis, program ini juga mampu meningkatkan solidaritas dan rasa memiliki masyarakat terhadap lingkungan.Hal ini juga tidak lepas dari perhatian dan dukungan Pemerintah Daerah sehingga tercipta lingkungan yang hijau dan berkelanjutan di Indonesia khususnya di Kabupaten Batu Bara.

DPD AMPHIBI Kabupaten Batu Bara menyampaikan akan terus melakukan kegiatan serupa secara berkelanjutan sebagai langkah nyata mewujudkan Batu Bara yang lebih hijau dan lestari," Agar bumi tetap menjadi tempat yang nyaman untuk dihuni oleh generasi masa depan, mari kita dukung dan jaga bersama program ini demi keberlangsungan lingkungan yang lebih baik," ungkap  Aidil Syukri, ST kepada awak media perisai nusantara.


Penulis : Syahril
Editor    : Syahyunan

Share:

Memperingati Hari Sumpah Pemuda DPC LSM Pakar (Pembela Kemerdekaan Rakyat) Menyantuni 135 Yatim Bahagia

Batu Bara-Sumut, Perisainusantara.com | DPC LSM PAKAR, Kabupaten Batu Bara mengadakan acara menyantuni 135 anak yatim se-Kabupaten Batu Bara,  acara tersebut dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke-97 tahun, di aula  pemenangan Gubenur Boby-Surya   jalan lintas Sumatera, Kecamatan Air Putih, Kab. Batu Bara, Selasa 28/10/2025.

Turut hadir dalam acara memperingati hari sumpah pemuda, adalah, Bupati dan Wakil Bupati yang diwakili oleh Asisten lll Kabupaten Batu Bara, Kapolres Batu Bara yang diwakili oleh Wakapolres Batu Bara Kompol Imam Alryuddin, S.H, M.H. , Camat Air Putih Mulyadi, S.E. , Ketua DPP LSM Pakar yang diwakili oleh Dpw LSM Pakar Provinsi Sumut Lidia Ardiani, Ketua DPC LSM Pakar Kabupaten Batu Bara Bambang Setiaji, S.Pd, Sekretaris DPC LSM Pakar Kabupaten Batu Bara Syahril, Bendahara DPC LSM Pakar Kabupaten Batu Bara Elsa Lidiya Fitri, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, OKP Kabupaten Batu Bara dan  instansi pemerintah Kabupaten Batu Bara.

Dalam sambutanya  DPC LSM PAKAR Bambang Setiaji S.Pd. sebagai ketua panitia mengatakan adapun dalam agenda menyantuni anak yatim dari 100 yatim menjadi 135 anak  yatim yang menerima santunan di hari  sumpah pemuda  yang menjunjung tinggi dari harkat makna Sumpah Pemuda, seyogyanya, LSM Pakar Kabupaten Batu Bara bukan menjadi momok bagi pemerintah, namun bisa dapat untuk bersinergi dengan pemerintahan, baik itu untuk perangkat opd, camat, dan sampai ke pemerintahan desa, dapat untuk bersinergi "ungkapnya".

Adapun dari awak media yang sempat mengkonfirmasi dari Ketua DPC LSM Pakar Kabupaten Batu Bara Bambang Setiaji, S.Pd. yang mengatakan, “Semoga dari anggota DPC LSM Pakar Kabupaten Batu Bara dapat untuk bersinergi kepada pemerintah, baik itu dari pemerintah opd, kecamatan dan sampai pada pemerintahan desa, jangan sampai membuat menjadi resah, yang instruksi ini akan saya sampaikan kepada anggota yang ada di DPC LSM Pakar Kabupaten Batu Bara “.

Yang mana dari pesan yang disampaikan Bupati dan Wakil Bupati yang diwakilkan oleh Asisten lll Kabupaten Batu Bara Rosian Heri S.Sos yang mengatakan, “agar dapat dari DPC LSM Pakar Kabupaten Batu Bara bersinergi dengan pemerintahan agar lebih harmonis, pemuda adalah tulang punggung bangsa, agar tercapai nya bangsa yang harmonis dan kuat, dan sangat mengapresiasi dari acara kegiatan yang terlaksana, saling dapat berbagi dan membuat anak anak yatim yang bahagia, DPC LSM Pakar Kabupaten Batu Bara dapat berjaya”.

Sebagai tanda terimakasih terhadap sinergi pemerintah, DPC LSM Pakar Kabupaten Batu Bara dapat membantu dan dapat meringankan dari beban masyarakat yang dengan menyantuni dari 135 anak yatim se kecamatan air putih,

Kegiatan acara yang dilaksanakan oleh DPC LSM Pakar Kabupaten Batu Bara berjalan dengan aman, tertib serta kondusif. 

Semoga tahun berikutnya LSM Pakar Batu Bara bisa  melakukan hal yang sama dan bisa menambah kuwota untu anak yatim,   dan bisa membuka rumah donasi untuk anak yatim,dan fakir miskin.

Penulis : Syahril
Editor    : Syahyunan

Share:

Pekerja,Warga dan Serikat Bongkar Muat Sekitar Pabrik Syukuran Atas Beroperasinya Kembali PMKS PT.KPNJ.


Batu Bara-Sumut, Perisainusantara.com |Sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, atas dibukanya kembali Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) milik PT. Karya Pratama Niaga Jaya (PT.KPNJ) di Kecamatan Laut Tador Kabupaten Batu Bara, Selasa siang (09/09/25). Hadir dalam acara syukuran komisioning Pabrik PT.KPNJ meliputi Direksi Bapak Fuadh, Head qc Bapak  Cunpin, Head mill Bapak Teguh, Manager PT.KPNJ Bapak Rahmat,Office Manager Bapak Herman, Kepala Desa Tg.Seri Kecamatan Laut Tador Bapak R.Sugianto, Ketua K.SPSI-F.SPSI Kab.Batu Bara Saudara Daniel Simanjuntak, Bendahara K.SPSI-F.SPTI Kab. Batu Bara Saudara Anton, para Karyawan,tokoh masyarakat, Tokoh Agama serta warga sekitar yang berhadir.

Dengan dibukanya kembali PMKS PT.KPNJ bukan hanya karyawan PT.KPNJ saja merasa senang, akan tetapi warga yang selama ini mendapatkan jatah gratis berupa limbah solid untuk makanan ternak warga sudah dapat terseyum dengan beroperasinya kembali PMKS PT.KPNJ, hal yang sama juga dirasakan bagi pemasok buah sawit melaluinya perekonomian semangkin meningkat.

Dalam acara syukuran komisioning pabrik PT. KPNJ, Direksi PT. KPNJ bapak Fuad dalam sambutannya menyampaikan dengan tegas kepada pekerja agar terhindar dari narkoba dan menjaga pabrik dan menerapkan SOP kerja guna kemajuan perusahaan.

"Saya mengharapkan kerja sama yang baik dalam lingkungan kerja dengan saat ini pabrik mengolah 200 ton, Dengan momen pembaharuan untuk KPNJ yang baru,mari kita tingkatkan etos kerja sehingga membawa KPNJ lebih baik lagi," tegas bapak Cunpin selaku Head qc.

Dalam sambutan selanjutnya manager PT.KPNJ bapak Rahmat menyampaikan tentang pentingnya dukungan dari berbagai pihak baik dari management perusahaan maupun seluruh elemen yang terkait di perusahaan termasuk Serikat Pekerja melalui bongkar muatnya." Kita tidak akan bisa maju tanpa dukungan dari berbagai pihak baik karyawan maupun SPTI,mari bahu membahu guna menuju babak baru dengan hasil yang lebih baik lagi." ujar bapak Rahmat.

Kepala Desa Tanjung Seri Kecamatan Laut Tador bapak R.Sugianto dalam sambutan singkatnya sekaligus mewakili warga setempat menyampaikan tentang rasa syukur atas beroperasinya kembali PT.KPNJ." Saya selaku kepala desa dan mewakili masyarakat desa tanjung seri mendukung sepenuhnya keberadaan perusahaan PT.KPNJ yang sangat memberi mamfaat besar bagi kami." ucap bapak Kades R.Sugianto.

Beliau juga menambahkan kepada semua yang hadir agar menjaga perusahaan supaya dapat maju kedepannya.

Daniel Simanjuntak selaku Ketua P.U.K juga Ketua DPC.F.SPTI-K.SPSI Kabupaten Batu Bara didampingi Bendahara DPC.F.SPTI-K.SPSI bung Anton menyampaikan rasa bahagia beliau dan juga anggota bongkar muat." Bahagia rasanya setelah lebih kurang tujuh bulan untuk kegiatan bongkar muat di PT. KPNJ mengalami ke kosongan, sampai-sampai ada anggota saya jual kambing untuk memenuhi ekonomi." ujar Daniel Simanjuntak penuh haru. "Kini kami semangat dengan beroperasinya kembali perusahaan sehingga dapat menafkahi keluarga anggota saya,dan saya siap berkontribusi untuk perusahaan." ujar Daniel Simanjutak sambil menghaturkan rasa terima kasih kepada pihak management perusahaan.

Hasil pantauan awak media Perisai Nusantara acara berjalan dengan tertib dan penuh hikmat setelah diakhiri dengan doa yang disampaikan oleh Ustadz Muhammad Iqbal dilanjut dengan makan bersama.


Penulis : Syahril
Editor    : Syahyunan

Share:

Dari Penjual Jajanan ke Wajah Billboard Nasional: Tiffani Tjendra Buktikan Bahwa Mimpi Tak Butuh Privilege

Dari Penjual Jajanan ke Wajah Billboard Nasional: Tiffani Tjendra Buktikan Bahwa Mimpi Tak Butuh Privilege



MEDAN – Perisainusantara.com 

Tak semua keberhasilan diawali dengan kenyamanan. Tiffani Tjendra adalah contoh nyata bahwa perjuangan sejak dini bisa mengantar seseorang meraih pencapaian luar biasa. Di balik sorotan billboard dan sukses bisnis yang kini diraihnya, ada cerita getir seorang anak perempuan dari Medan yang berani melawan keterbatasan.

Sejak usia 10 tahun, Tiffani sudah akrab dengan kerasnya hidup. Saat anak-anak lain asyik bermain, ia sibuk berkeliling kelas menjajakan jajanan ringan demi membantu ekonomi keluarga. Hidup tanpa ayah dan tanpa privilese membuatnya tumbuh dalam kesederhanaan—tapi juga dalam tekad yang tak tergoyahkan.

Dari Hidup Sulit, Tumbuh Harapan

Kehilangan sosok ayah membuat Tiffani dan ibunya harus bertahan dengan cara mereka sendiri. Namun, alih-alih meratapi nasib, Tiffani memilih untuk bangkit. Ia tahu hidup tak memberinya banyak pilihan, tapi ia memilih untuk terus maju.

Dari setiap jajanan yang ia jual, Tiffani menanam mimpi: untuk melanjutkan pendidikan, mengangkat derajat keluarga, dan menjadi sosok yang berguna.

Bukan Hanya Kuliah, Tapi Merintis Impian

Usahanya membuahkan hasil. Ia berhasil menembus bangku kuliah di Universitas Pelita Harapan (UPH), sesuatu yang dulu terasa mustahil. Tapi ia tak puas hanya dengan kuliah. Di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa, Tiffani justru merintis dua bisnis: Pisang Kipas Presiden, usaha jajanan khas yang membumi dan Wang Birdnest, produk sarang burung walet yang menjangkau pasar nasional

Ia tidak menunggu lulus untuk mulai sukses—ia membangun kesuksesannya dari sekarang, dari keterbatasan yang justru jadi kekuatan.

Suara dari Medan yang Menggema ke Seluruh Indonesia

Lewat media sosial, Tiffani membagikan kisah hidupnya tanpa basa-basi. Ia bukan influencer dengan kehidupan mewah, tapi seorang pejuang yang bercerita apa adanya. Kejujuran dan semangatnya menjangkau hati banyak orang—hingga mengantarkannya ke berbagai panggung inspirasi, dari komunitas sampai universitas.

Momen yang paling membekas? Ketika ia pulang ke Medan dan berdiri bukan sebagai sosok "terkenal", tapi sebagai teman seperjalanan yang ingin menyampaikan pesan: “Kamu juga bisa, asal jangan berhenti berjuang.”

Dari Jalanan Kota ke Billboard Nasional

Semangat dan kisah inspiratifnya menarik perhatian Coolvita, brand kesehatan ternama. Kini, wajah Tiffani terpampang di 12 titik billboard prestisius di berbagai kota besar: yakni Stasiun Tanah Abang, Sudirman, Gambir, hingga Manggarai, STC Senayan, PIK 2, Pantjoran, Jalan Riau Bandung, Fore Bali dan LED utama La Piazza BCA

Baginya, billboard itu bukan sekadar gambar besar. Itu adalah simbol bahwa anak dari keluarga sederhana pun bisa tampil di tempat luar biasa jika terus melangkah.

Menyalakan Jalan Lewat Luka

Tiffani Tjendra bukan hanya pengusaha muda. Ia adalah lambang bahwa masa lalu penuh luka tak menentukan masa depan seseorang. Ia memilih untuk menjadikan kesedihan sebagai bahan bakar semangat.

Kisahnya mengajarkan kita: Tidak apa-apa mulai dari bawah, asalkan jangan pernah berhenti naik, Keterbatasan adalah alasan untuk bertarung, bukan untuk menyerah, Masa depan bukan ditentukan oleh siapa kamu dulu, tapi oleh apa yang kamu lakukan hari ini.

Tiffani telah membuktikan bahwa keberhasilan bukan milik mereka yang punya segalanya, tapi milik mereka yang tak pernah berhenti berusaha.

(yus)



Share:

Tingkatkan Pendapatan Masyarakat, AQ Parfume Gelar Pelatihan Eksperimen Mandiri

Batu Bara, perisainusantara.com

Guna meningkatkan perekonomian masyarakat, tokoh minyak wangi “AQ Parfume” gelar pelatihan racikan eksperimen minyak wangi secara mandiri. 

Pelatihan digelar AQ Parfume khusus untuk warga sekitar demi menunjang perekonomian setelah mengikuti pelatihan selama Empat kali pertemuan secara gratis.

Hal ini katakan Owner AQ Parfume, Musdalifah Lumban Gaol, S.Pdi usai melaksanakan kegiatan pelatihan Eksperimen minyak wangi tahap ke-II di Tokoh AQ Parfume, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara. Senin, (28/10/2024). 

Musdalifah Lumban Gaol menjelaskan, kegiatan pelatihan Eksperimen minyak wangi sengaja digelar untuk mengasah jiwa bisnis warga sekitar. 

“Sengaja kita gelar pelatihan ini untuk warga sekitar secara gratis dan diharapkan usai pelatihan selama empat hari kedepan, seluruh peserta sudah memiliki bekal untuk memulai bisnis,” kata Owner AQ Parfume. 

Lebih lanjut, Owner AQ Parfume ternyata memiliki target untuk mengembangkan pelatihan skala luas. Namun, minimnya peralatan dan bibit parfume untuk di eksperimenkan menjadi kendala terbesar.

Meski begitu, AQ Parfume tetap berkomitmen dalam membangun kreativitas warga sekitar dan akan mengagendakan pelatihan khusus untuk Generasi Z (Gen Z). 

Disisi lain, salah seorang peserta pelatihan, Farida Hanum mengucapkan terimakasih kepada Toko AQ Parfume yang telah memberikan pelatihan Minyak Wangi secara gratis.

“Saya bersyukur adanya pelatihan ini secara gratis, dari botol sebagai alat dan bibit parfume yang menjadi eksperimen, semoga kami dapat memulai bisnis,” ucap Hanum.

Penulis: Red

Share:

Artikel

Label

Budaya (19) Kesehatan (22) Organisasi (338) Pemerintahan (419) Pendidikan (160) Polri/TNI (6) Sumatera Utara (29) ekonomi (3) politik (151) sosial (110)

FOUNDER’S MEDIA SIBER BATU BARA



 


Strategi Inalum Perluas Pangsa Pasar Aluminium Global

 


Mengenal Tiga Jenis Produk Aluminium dari INALUM

 


Tentang Inalum