-->
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0EAIKwCOewMUoWNW47WuQuK72ih6QOPHJMRnpU7DCntRrpBQYD0o5Au6P11bCxnpJNDyOsxBp3IdFHzFFSPAhWzvyrKdEvmE6apWlbXqIYFWABnyl7NEMlrMlUwM4NCgpGmaNl5NRvf2UlfxXkv1HMk7-eaoiksbqMkaflEi0HsdjsFR5l1RhIhyphenhyphenOdiE/s16000/05e2cdf2-5f47-4771-880d-c7f1667e3450.jpeg

PT. NALUM Buka Program Magang 2026, Ajak Talenta Muda Belajar Langsung di Industri Strategis Nasional

Jakarta, perisainusantara. com |24 Juli 2026 PT.Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM kembali membuka kesempatan bagi generasi muda Indonesia untuk mengenal lebih dekat dunia industri melalui Program Magang INALUM 2026. Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan talenta unggul yang siap menghadapi tantangan dunia kerja sekaligus berkontribusi bagi kemajuan industri nasional.

Melalui program yang dilaksanakan selama 3 bulan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman bekerja di lingkungan industri, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk belajar secara langsung dari para profesional yang setiap hari mengelola proses bisnis di perusahaan aluminium terintegrasi pertama dan terbesar di Indonesia.

Program Magang INALUM dirancang untuk memberikan pengalaman pembelajaran yang aplikatif. Peserta akan terlibat dalam berbagai aktivitas kerja sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing, memahami proses bisnis perusahaan, serta mengembangkan kompetensi teknis maupun soft skills yang dibutuhkan di dunia profesional.

Kepala Grup Human Capital PT INALUM (Persero), Kusnandar D. Sartono, mengatakan bahwa pengembangan talenta merupakan salah satu fondasi penting dalam mendukung keberlanjutan industri nasional. Karena itu, Program Magang INALUM tidak hanya dirancang sebagai sarana pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi perusahaan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap menghadapi kebutuhan industri di masa depan.

"Sebagai bagian dari Grup MIND ID, INALUM memiliki komitmen untuk turut membangun ekosistem talenta yang unggul. Melalui program magang ini, kami ingin menghadirkan pengalaman belajar yang memberikan nilai tambah, baik dari sisi kompetensi teknis maupun pembentukan karakter profesional. Kami berharap para peserta dapat memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai industri aluminium nasional dan membawa pengalaman tersebut sebagai bekal untuk berkarya serta berkontribusi bagi pembangunan Indonesia," ujar Kusnandar D. Sartono. 

Program Magang INALUM 2026 akan dilaksanakan pada 24 Agustus hingga 20 November 2026. Pendaftaran dibuka hingga 1 Agustus 2026 dan dilakukan secara daring melalui platform Magentaku.id, serta dapat diakses melalui tautan https://inlm.me/maganginalum2026. 

INALUM tidak memungut biaya apa pun dalam seluruh proses rekrutmen dan pelaksanaan Magang, serta mengimbau seluruh calon peserta untuk berhati-hati terhadap berbagai bentuk penipuan yang mengatasnamakan perusahaan. Seluruh informasi resmi mengenai Program Magang INALUM hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi perusahaan.

Melalui Program Magang 2026, INALUM berharap dapat menjadi ruang pembelajaran yang memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk mengenal dunia kerja secara nyata, memperluas wawasan profesional, sekaligus mempersiapkan diri menjadi talenta unggul yang siap mendukung kemajuan industri Indonesia.

(***) 

Share:

Menjaga Mangrove, Mengamankan Masa Depan Bersama PT. INALUM

Jakarta, perisainusantara. com |Mangrove bukan sekadar pepohonan di pinggir laut, melainkan benteng alami yang menjaga keseimbangan antara daratan dan lautan. Menyadari peran yang sangat vital ini, PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) secara konsisten menunjukkan komitmen tinggi dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui program konservasi mangrove yang terencana dan berkelanjutan.

Sebagai wujud nyata kepeduliannya, pada tahun 2025 lalu INALUM bersama masyarakat pesisir berhasil menanam sekitar 15.000 bibit mangrove. Capaian ini menambah deretan prestasi yang telah diraih sebelumnya, yakni 23.000 bibit pada tahun 2023 dan meningkat pesat menjadi 49.000 bibit pada tahun 2024, yang secara bertahap memperkuat pertahanan wilayah dari ancaman abrasi laut.

Kegigihan INALUM merawat ekosistem ini didasari pemahaman mendalam akan manfaat besar yang dimiliki hutan bakau. Mulai dari melindungi garis pantai dari gerusan gelombang, menyerap karbon untuk menekan dampak perubahan iklim, hingga menghasilkan oksigen yang menyegarkan kualitas udara bagi kehidupan sekitar.

Tidak hanya berdiri sendiri, INALUM melibatkan berbagai elemen masyarakat secara langsung dalam setiap tahapan kegiatannya. Mulai dari Kelompok Tani Cinta Mangrove, KTH Lestari Pesisir, hingga Himpunan Masyarakat Nelayan Indonesia, semuanya bergerak bersatu menjaga warisan alam ini demi kebaikan bersama.

Indonesia sendiri tercatat memiliki luas hutan mangrove terbesar di dunia, mencapai 3,45 juta hektar atau setara dengan 23 persen dari total mangrove di seluruh dunia. Melalui langkah nyata ini, INALUM turut menjaga keunggulan sekaligus kekayaan alam negeri yang menjadi penopang kehidupan banyak makhluk.

Dari akar yang menancap kokoh di tanah pesisir Sumatera Utara, INALUM menanam harapan akan masa depan yang lebih baik. Sebuah bukti nyata bahwa kemajuan usaha dan kelestarian alam dapat berjalan beriringan, menciptakan harmoni yang abadi bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.

(***) 

Share:

Inalum Dorong Jurnalisme Lingkungan Melalui IN-Journal Chapter II, Hadirkan 65 Karya Bertema Konservasi

Batu Bara-Sumut, perisainusantara.com|Melanjutkan keberhasilan penyelenggaraan IN-Journal Chapter I, PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM kembali menggelar IN-Journal Chapter II dengan mengusung tema "Menulis Jejak untuk Bumi". Kompetisi karya jurnalistik ini menjadi bagian dari komitmen INALUM dalam memperkuat kolaborasi dengan insan media untuk menghadirkan karya-karya yang tidak hanya informatif, tetapi juga mampu membangun kepedulian publik terhadap isu konservasi dan keberlanjutan. Jakarta, 22 Juli 2026

Sebagai perusahaan yang menjalankan bisnis berbasis sumber daya alam, INALUM meyakini bahwa keberlanjutan tidak hanya diwujudkan melalui program konservasi di lapangan, tetapi juga melalui penyebarluasan informasi yang akurat, edukatif, dan mampu menggerakkan kepedulian masyarakat. Karena itu, IN-Journal hadir sebagai wadah kolaborasi antara perusahaan dan insan media untuk memperkuat literasi publik mengenai isu-isu lingkungan yang menjadi bagian penting dari pembangunan berkelanjutan.

Corporate Secretary PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero), Mahyaruddin AR, menyampaikan bahwa media memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh insan media yang telah berpartisipasi dalam IN-Journal Chapter II. Kualitas karya yang terus meningkat menunjukkan besarnya kepedulian jurnalis terhadap isu-isu lingkungan. Kami berharap IN-Journal dapat terus menjadi ruang kolaborasi untuk menghadirkan karya jurnalistik yang tidak hanya informatif, tetapi juga menginspirasi masyarakat agar semakin peduli terhadap kelestarian lingkungan," ujar Mahyaruddin.

Antusiasme peserta pada penyelenggaraan tahun ini menunjukkan tingginya perhatian insan media terhadap isu konservasi. Sebanyak 53 jurnalis dari berbagai daerah di Sumatera Utara mengirimkan 65 karya jurnalistik yang berasal dari Medan, Batu Bara, Kisaran, Toba, Tebing Tinggi, Karo, Deli Serdang, Simalungun, Rantau Prapat, hingga Humbang Hasundutan.

Beragam karya tersebut mengangkat kisah mengenai rehabilitasi kawasan Danau Toba, konservasi mangrove di wilayah pesisir, pelestarian keanekaragaman hayati, hingga berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Seluruh karya dinilai secara independen oleh dewan juri berdasarkan aspek orisinalitas, kedalaman materi, akurasi data, kualitas penulisan, serta kesesuaian dengan tema yang diusung.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, para pemenang IN-Journal Chapter II adalah:



Juara I – Anisa Khairani Siregar (Desir.id) melalui karya "Lelaki Itu Menanam Sebelum Ada yang Peduli". 

Juara II – Deddi Gunawan Hutajulu (Dailyklik.id) melalui karya "Mangrove Adalah Kehidupan". 

Juara III – Zaim Dzaky Sanjaya (Mimbar Umum Online) melalui karya "Dari Akar Hingga Ombak, Jejak yang Menjaga Kehidupan". 

Harapan I – Putra Arissandi Sianipar (Batubarainfo.com) melalui karya "Benteng Hijau di Ujung Muara, Saat Mangrove Melindungi Kampung Nelayan dari Ancaman Abrasi". 

Harapan II – Olo Sirait (Metro-Online.co) melalui karya "PT INALUM Perkuat Program Konservasi".


Tema konservasi yang diangkat dalam IN-Journal Chapter II sejalan dengan komitmen INALUM dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program pelestarian lingkungan, seperti revegetasi wilayah operasi, pemantauan keanekaragaman hayati, konservasi flora dan fauna endemik, pemeliharaan daerah aliran sungai, hingga penanaman pohon di kawasan Daerah Tangkapan Air Danau Toba. Sepanjang 2025, INALUM juga telah menanam lebih dari 200.000 pohon di sejumlah wilayah sekitar Danau Toba dan Sumatera Utara serta menanam 15.000 bibit mangrove bersama masyarakat di Kabupaten Batu Bara sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

Keberhasilan penyelenggaraan IN-Journal Chapter II menjadi landasan bagi INALUM untuk menghadirkan IN-Journal Chapter III yang akan mengangkat tema hilirisasi. Melalui program ini, INALUM ingin terus memperkuat kolaborasi dengan insan media dalam menghadirkan karya jurnalistik yang berkualitas, sekaligus memperkaya pemahaman publik mengenai pentingnya konservasi, keberlanjutan, dan hilirisasi sebagai bagian dari pembangunan industri nasional yang berdaya saing.

(***) 

Share:

SMK Swasta 2 Taman Ilmu Kedaisianam Lakukan Kunjungan Industri ke PT Inalum

Batu Bara-Sumut, perisainusantara.com |14 Juli 2026 – SMK Swasta 2 Taman Ilmu Kedaisianam menggelar kegiatan kunjungan industri ke Pabrik Peleburan Alumunium serta fasilitas Pelabuhan PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) Persero, Selasa (14/7). Kegiatan ini menjadi momen berharga bagi siswa untuk mengenal langsung dunia kerja di salah satu perusahaan BUMN terkemuka di Indonesia.

Rombongan sekolah berjumlah 88 orang, terdiri dari 70 siswa yang meliputi pengurus OSIS dan perwakilan dari tiga konsentrasi keahlian, serta 18 orang guru. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ahmad Indra Gunawan, D.E.Com, S.Pd selaku Waka Bidang Kurikulum, Ketenagaan dan Hubungan Industri, didampingi Kepala Sekolah Citra Dewi Situmeang, S.Pd, beserta wakil kepala sekolah lainnya.

Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Fadli, staf Departemen Hubungan Pemerintahan dan Eksternal PT Inalum Persero. Ia membuka kegiatan dengan pemaparan gambaran umum perusahaan, sejarah perkembangannya, hingga peran penting Inalum bagi industri nasional sebelum memulai tur keliling lokasi.

Dalam kunjungan tersebut, siswa dan guru diajak melihat langsung proses peleburan alumunium dari awal hingga tahap akhir, serta berkeliling memantau operasional di pelabuhan milik perusahaan. Suasana antusiasme terlihat jelas saat siswa menyimak penjelasan mendalam mengenai teknologi dan standar kerja yang diterapkan di pabrik.

Fadli menyampaikan rasa senang dan bangga atas kunjungan ini. "Kegiatan ini sangat positif, kami berharap siswa dapat memahami proses produksi secara nyata dan mendapatkan motivasi kuat untuk terus belajar giat demi menyongsong Generasi Emas Indonesia," ujarnya.

Sementara itu, Ahmad Indra Gunawan berharap kerja sama ini dapat berlangsung berkelanjutan. "Semoga pengalaman ini menjadi penyemangat bagi siswa untuk berprestasi, sehingga kelak setelah lulus mereka bisa berkontribusi dan berkarir di perusahaan besar seperti PT Inalum," tutupnya.

Penulisan : Yusri Bajang

Share:

Artikel

Label

Budaya (19) Kesehatan (22) Organisasi (338) Pemerintahan (419) Pendidikan (159) Polri/TNI (6) Sumatera Utara (29) ekonomi (3) politik (151) sosial (110)

FOUNDER’S MEDIA SIBER BATU BARA



 


Strategi Inalum Perluas Pangsa Pasar Aluminium Global

 


Mengenal Tiga Jenis Produk Aluminium dari INALUM

 


Tentang Inalum