-->
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0EAIKwCOewMUoWNW47WuQuK72ih6QOPHJMRnpU7DCntRrpBQYD0o5Au6P11bCxnpJNDyOsxBp3IdFHzFFSPAhWzvyrKdEvmE6apWlbXqIYFWABnyl7NEMlrMlUwM4NCgpGmaNl5NRvf2UlfxXkv1HMk7-eaoiksbqMkaflEi0HsdjsFR5l1RhIhyphenhyphenOdiE/s16000/05e2cdf2-5f47-4771-880d-c7f1667e3450.jpeg

Enam Fraksi DPRD Batu Bara Pertanyakan Besarnya Silpa APBD 2025

Enam Fraksi DPRD Batu Bara Pertanyakan Besarnya Silpa APBD 2025



Batu Bara – Perisainusantara.com

Besarnya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) dalam APBD Tahun Anggaran 2025 menjadi sorotan serius dari enam fraksi di DPRD Kabupaten Batu Bara.

Sorotan tersebut mengemuka dalam rapat paripurna pandangan umum fraksi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Pemerintah Kabupaten Batu Bara Tahun 2025, yang digelar pada Selasa (31/3/2026).

Sebelumnya, Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal telah lebih dahulu menyampaikan LKPj Pemkab Batu Bara Tahun 2025 dalam rapat paripurna DPRD pada Senin (30/3/2026).

Dalam forum tersebut, sejumlah fraksi menilai besarnya Silpa perlu mendapat penjelasan yang lebih rinci dari pemerintah daerah, agar tidak menimbulkan kesan bahwa anggaran yang telah disusun justru tidak terserap secara optimal.

Salah satu sorotan paling tegas datang dari Fraksi Karya Pembangunan Nasional (FKPN). Fraksi ini menilai nilai Silpa Tahun Anggaran 2025 yang mencapai Rp74.021.163.161,68 atau sekitar 6,25 persen dari total APBD merupakan angka yang cukup signifikan.

FKPN mempertanyakan apakah besarnya sisa anggaran itu merupakan hasil dari efisiensi belanja daerah, atau justru menunjukkan adanya rendahnya serapan anggaran oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menjalankan program-program prioritas.

Menurut FKPN, kondisi tersebut patut menjadi perhatian serius, terutama jika masih ada program-program yang seharusnya langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, seperti pembangunan infrastruktur desa maupun bantuan sosial, namun tidak terealisasi secara maksimal.

Pandangan senada juga disampaikan oleh Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN). Melalui ketuanya, Khairul Bariah, PAN menilai besarnya Silpa tahun 2025 perlu dijelaskan secara terbuka, baik kepada DPRD maupun kepada masyarakat luas.

Fraksi PAN menyoroti kemungkinan bahwa besarnya sisa anggaran bukan semata-mata karena penghematan, tetapi bisa juga disebabkan oleh ketidakmampuan OPD dalam merealisasikan anggaran yang telah dialokasikan.

Padahal, menurut mereka, masih banyak persoalan di lapangan yang membutuhkan penanganan, terutama terkait infrastruktur rusak di sejumlah wilayah Kabupaten Batu Bara.

Hal serupa juga disampaikan oleh Fraksi KDRI melalui ketuanya, Mukhlis BN. Fraksi ini mempertanyakan apakah Silpa yang cukup besar itu berasal dari kegiatan yang tertunda, atau bahkan dari program yang tidak sempat dilaksanakan sama sekali.

Karena itu, KDRI meminta agar seluruh OPD terkait menyiapkan dokumen dan data pendukung secara lengkap untuk dibahas lebih lanjut dalam tahapan pembahasan LKPj.

Fraksi ini juga menilai evaluasi atas pelaksanaan anggaran tahun 2025 harus dijadikan sebagai bahan pembenahan untuk tahun-tahun berikutnya, khususnya terhadap program-program yang selama ini dinilai berjalan lambat.

Tak hanya tiga fraksi tersebut, Fraksi Partai Gerindra juga turut mempertanyakan sumber utama besarnya Silpa APBD 2025. Gerindra menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang lebih terukur, efektif, dan optimal agar ke depan tidak lagi menyisakan anggaran dalam jumlah besar.

Sementara itu, Fraksi PDI Perjuangan melalui ketuanya, Jalasmar Sitinjak, menyoroti pentingnya penguatan pengawasan internal dan peningkatan akuntabilitas kinerja di lingkungan OPD.

Selain itu, PDI Perjuangan juga mengingatkan pemerintah daerah agar tidak membiarkan praktik rangkap jabatan berlangsung terlalu lama, karena hal tersebut dinilai dapat memengaruhi efektivitas tata kelola pemerintahan.

Secara keseluruhan, pandangan dari sejumlah fraksi itu menunjukkan bahwa DPRD Batu Bara menaruh perhatian besar terhadap kualitas perencanaan dan realisasi anggaran daerah.

Melalui pembahasan LKPj ini, DPRD berharap pengelolaan APBD Kabupaten Batu Bara ke depan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran, efisien, transparan, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

(Wellas)


Share:

Sat Lantas Polres Batu Bara Intensifkan Patroli Dini Hari di Jalinsum Lima Puluh

Sat Lantas Polres Batu Bara Intensifkan Patroli Dini Hari di Jalinsum Lima Puluh



Batu Bara – Perisainusantara.com

Untuk menjaga keamanan dan ketertiban arus lalu lintas, personel Satuan Lalu Lintas Polres Batu Bara melaksanakan patroli dini hari di kawasan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Lima Puluh, Selasa (31/3/2026).

Kegiatan patroli dimulai sekitar pukul 00.15 WIB dan difokuskan pada jalur utama yang kerap dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, terutama pada waktu malam hingga menjelang pagi.

Dalam kegiatan tersebut, dua personel Sat Lantas, yakni AIPDA Reiyo dan AIPDA Heriadi, diterjunkan langsung ke lapangan guna memantau kondisi lalu lintas sekaligus mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di jalan raya.

Patroli ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat pengguna jalan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menekan potensi pelanggaran lalu lintas, aksi balap liar, kecelakaan, hingga kejahatan jalanan yang rawan terjadi pada jam-jam sepi.

Berdasarkan hasil pemantauan, situasi selama patroli berlangsung terpantau aman, tertib, dan lancar. Arus lalu lintas di lokasi juga berjalan normal tanpa adanya gangguan menonjol.

Melalui patroli rutin seperti ini, Sat Lantas Polres Batu Bara menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan, pengawasan, serta perlindungan kepada masyarakat, khususnya di waktu-waktu yang dinilai rawan.

(Wellas)


Share:

Batu Bara punya banyak uang, Apa iya?....

 Batu Bara punya banyak uang, Apa iya?....



BATU BARA - Perisainusantara.com

Kira-kira publik tahu gak yah, Pemkab Batu Bara punya duit 139 M?. Ya Benar 139 M, tepatnya Rp. 139.033.296.318,- saldo akhir investasi jangka panjang permanen yang diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Sumatera Utara. 

Dari angka itu, 15,34% yaitu Rp. 21.337.010.937,- adalah saldo investasi jangka panjang Kab. Batu Bara yang ditempatkan di Bank Sumut yaitu setara 0,16%. Tahun 2023 dan 2024, Batu Bara tidak ada melakukan penambahan penyertaan modal dikarenakan "ketatnya" keuangan pada periode itu. 

Tak dilaporkan secara pasti dan baik, berapa penerimaan Pemkab. Batu Bara dari dividen penempatan modal di Bank Sumut, yang ada hanyalah laporan peningkatan pendapatan jasa giro yang naik 214,08% pada 2024 dari penerimaan 2023 yaitu menjadi Rp. 1.070.384.101,-. 

Hal ini dapat difahami dan berindikasi bahwa pada periode 2024 banyak realisasi anggaran yang terlambat atau terpending sampai dengan akhir tahun sehingga meningkatkan pendapatan bunga atau jasa giro dari dana yang mengendap di Bank rekanan operasional finansial Kab. Batu Bara yaitu Bank Sumut, BNI dan Bank Indonesia. 91,81% sumbangan jasa giro itu berasal dari Bank Sumut sebagai Bank anak kandung.

Selanjutnya, Rp. 19.829.094.305,- berada di PT. Pembangunan Batra Berjaya yang berdasarkan audit Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk tahun buku 2024 berkinerja "nihil".

Angka investasi itu setara 14,26% dari nilai investasi permanen Kab. Batu Bara yang kini ujudnya tinggal beberapa pintu ruko dan properti rumah-rumah hantu di jalinsum Batu Bara. Konon kabarnya, Badan Usaha Kebanggaan Batu Bara, tahun 2026 ini akan mendapatkan tambahan penyertaan 23 M untuk menghidupkan bangkai perseroan daerah ini.

Satu badan usaha lainnya yang dimiliki Kab. Batu Bara yaitu PDAM Tirta Tanjung, yang sampai saat ini sudah menampung dan menghabiskan Rp. 97.867.191.076,-. 

Ada kinerja positif yang ditunjukkan PDAM Tirta Tanjung dari 2022 sd. 2024 dengan terus bisa menekan dan memperbaiki neraca kerugian dari Rp. 3.830.956.508,- pada 2022, menjadi Rp. Rp. 1.153.733.780,- pada 2023 dan akhirnya menjadi Rp. 796.923.819,-. 

Namun sayang, kinerja dan trend baik ini harus berakhir dengan pergantian Direktur PDAM yang baru pada 2025 lalu.

Publik dan pemerhati perlu mengingat bahwa angka 139 Milyar itu adalah Modal dalam neraca keuangan yang menunjukkan ekuitas pemilik atau kekayaan bersih perusahaan yang tersisa setelah total aset dikurangi total kewajiban, yang tercantum di sisi pasiva.

Ekuitas dimaksud berarti nilai kekayaan atau aset daerah namun dalam hal ini "hanyalah angka semata" tanpa kontribusi laba atau dividen. Pada 2026 ini, ditengah ketatnya keuangan negara dan buruknya ekonomi lokal maupun global, Kepala Daerah harusnya menahan diri melakukan tindakan-tindakan korporasi pada BUMD nya tanpa satu "business plan" yang matang dan mitigasi resiko yang "low risk". 

Penyertaan modal yang dijalankan tanpa rencana bisnis yang tidak komprehensif dan manajerial yang tidak memadai akan mengulang kembali pola-pola penyertaan modal yang berakhir "menguap" pada rezim saat ini. 

Masyarakat melihat dan menilai, berharap Kepala Daerah menjadi arif, mengingat bahwa hutang pemerintah rezim sebelumnya juga belum terselesaikan, kini malahan kita akan disuguhkan dengan penggunaan uang negara yang ugal-ugalan dengan tabir badan usaha daerah yang abal-abal secara pengelolaan.

Penulis,

Danil Fahmi, SH. BBP.

Advokat, Tax Consultant, Penggiat Lingkungan

Share:

Orang Tua Putri Maharani Mohon Bantuan Masyarakat dan Keseriusan Polisi dalam Pencarian Anak

Orang Tua Putri Maharani Mohon Bantuan Masyarakat dan Keseriusan Polisi dalam Pencarian Anak



Batu Bara – Perisainusantara..com

Dengan penuh harap dan kesedihan yang mendalam, orang tua dari Putri Maharani memohon bantuan seluruh masyarakat yang mungkin mengetahui atau melihat keberadaan putri mereka agar segera memberikan informasi kepada pihak keluarga maupun aparat terkait.

Dalam pernyataannya, keluarga menyampaikan bahwa; " Saya orang tua dari Putri Maharani meminta bantuan masayarakat dan keseriusan Polsek Indrapura dalam pencarian terkait hilangnya anak kami.

"Hilangnya Putri Maharani telah menimbulkan duka, kecemasan, dan ketakutan yang luar biasa bagi kami sekeluarga".

“Kami dari hati yang paling dalam sangat berharap kepada siapa pun yang melihat atau mengetahui keberadaan anak kami, Putri Maharani, agar segera menghubungi keluarga,” ungkap pihak orang tua dengan nada penuh haru.

Hingga saat ini, sang anak belum juga ditemukan, sehingga kondisi tersebut semakin memperberat beban psikologis keluarga.

Selain meminta bantuan masyarakat, keluarga juga sudah membuat laporan anak hilang ke Polsek Indrapura pada minggu 29 maret 2026, dan berharap agar pihak kepolisian, khususnya Polsek Indrapura, dapat menangani kasus ini dengan serius, profesional, dan penuh rasa kemanusiaan. 

Menurut keluarga, kasus hilangnya anak mereka bukan sekadar persoalan biasa, melainkan menyangkut keselamatan jiwa Putri Maharani.

Mereka menegaskan bahwa setiap upaya pencarian dan penanganan kasus ini sangat berarti, terlebih di tengah kondisi keluarga yang sedang terpukul. 

Bahkan, disebutkan bahwa ibu dari Putri Maharani saat ini tengah dalam kondisi sakit keras akibat beban pikiran dan kesedihan yang mendalam.

Keluarga pun terus memanjatkan doa agar Putri Maharani segera ditemukan dalam keadaan selamat. Mereka berharap Allah SWT memberikan petunjuk, perlindungan, serta kemudahan bagi semua pihak yang turut membantu proses pencarian.

“Semoga Allah SWT memberikan petunjuk dan kemudahan agar anak kami Putri Maharani segera ditemukan dan dalam keadaan selamat. Aamiin,” tutup keluarga penuh harap.

Nama orang tua Putri Maharani, Wasis Nirmawan dan Erwina Juniarti. Alamat: Dusun III, Desa Tanjung Prapat, Kecamatan Laut Tador, Kabupaten Batu Bara. No kontak: 0822-9481-8664

(wellas)


Share:

Sentil SPPG Sei Suka Deras, BGN Diminta Putuskan Mitra Dan Copot Ka SPPG NS

Batu Bara-Sumut, perisainusantara.com |Penguatan Ekonomi Nasional Lewat program MBG yang diluncurkan Presiden Indonesia Prabowo Subianto harus didukung dengan baik. Program yang dinilai primadona ini banyak dampak positif sperti sektor tenaga kerja dan umkm harus dikawal, dan bebas dari oknum rakus dan nakal.

Seperti halnya Pelibatan masyarakat lokal sebagai pemasok dapur MBG juga telah diatur jelas dalam Peraturan Presiden (Perpres) nomor 115 tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan MBG.

Namun pada praktik lapangan, masih ada Mitra Dapur MBG diduga melakukan monopoli dan pendirian koperasi yang hanya syarat adminisratif.

Belum selesai soal menu pada bulan ramadhan diduga di mark up oleh mitra dan dugaan menguat ada kongkalikong dengan oknum SPPG, kini mencuat dugaan baru perihal monopoli pemasok bahan baku di SPPG atau MBG Sei Suka Deras namun faktanya terletak di Simpang Kopi ini.

"Kami menduga pemasok bahan baku ini hanya satu orang bernisial R, kemudian ada mufakat oknum mitra dan Oknum SPPG inisial N untuk menentukan Pemasok, kuat dugaan ini memang direncanakan, terstruktur sistematis dan masif yang harus di usut tuntas,"kata Rizki Akbar aktivis Asal Batu Bara 23 Maret 2026.

Atas hal itu, aktivis ini menilai kuat dugaan tercium aroma tidak sehat perihal pelanggaran persaingan usaha tidak sehat dengan menetapkan satu orang sebagai pelaksana pasokan, "Atau kami sebut diduga dapur punya satu anak main, namun mengcover semua bahan, dan semua pemasok kami harap benar-benar harus dimintai keterangan,"ujarnya.

Menurut Rizki momentum idul fitri ini harus menjadikan BGN melakukan evaluasi total menyidak Mitra dan SPPG termasuk SPPG Sei Suka alias Sim Kopi ini, dengan melibatkan unsur gabungan Aparat, pemerintah. "Belum lagi perihal IPAL dan pembuangan limbah dari dapur ini harus diungkap tuntas oleh Perkimlhk, dan BGN harus memastikan dapur ini benar-benar layak,"ucapnya.

Dalam waktu dekat Lanjut Kiki, pihaknya akan bersurat pada BGN Pusat, APH dan pemda agar pihak pihak diduga terkait memastikan bahwa dapur ini memang layak dan sesuai spesifikasi teknis ditetapkan presiden dan BG, serta aturan lingkungan.

Rizki mengingatkan, Kepala SPPG, pengawas keuangan, pengawas gizi, jangan pernah mau mengikuti kemauan, apalagi malah bekerja sama dengan mitra SPPG yang mark up harga bahan baku.

Pihaknya juga menganalisa, bahwa APH perlu memeriksa rekening koran Oknum SPPG dan Mitra agar dugaan aliran dana fee untuk memuluskan administrasi tidak pernah terjadi.

Rizki juga menghimbau Kejaksaan Negeri Batu Bara dan Kejatisu memeriksa hubungan Sppg dan mitra atau donatur mitra diduga kuat punya hubungan dekat sebelum dapur didirikan, dan diduga adanya konflik kepentingan dalam praktik penyelenggaraan MBG ini.

Dan untuk memastikan semua harus bersih, APH harus segera bertindak,"Dan bila perlu menelusuri semua dugaan ini memanggil pihak pihak N, R dan mitra, serta memeriksa seluruh transaksi rekening untuk memastikan tidak ada Kongkalikong, atau sukses fee dibalik program ini,"tutupnya.

(Red)

Share:

Remaja Putri Asal Laut Tador Dilaporkan Hilang, Keluarga Lapor ke Polsek Indrapura

Remaja Putri Asal Laut Tador Dilaporkan Hilang, Keluarga Lapor ke Polsek Indrapura



Batu Bara - Perisainusantara.com

Seorang remaja putri bernama Putri Maharani (21) dilaporkan hilang oleh kedua orang tuanya ke Polsek Indrapura, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara.

Putri Maharani diketahui merupakan anak kandung dari Wasis Nirmawan dan Erwina Juniarti. Ia dilaporkan tidak kembali ke rumah setelah pergi sejak beberapa hari terakhir, sehingga membuat pihak keluarga khawatir dan segera melapor ke kepolisian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban terakhir kali terlihat pada Rabu, 25 Maret 2026, sekitar pukul 12.00 WIB. Sementara itu, laporan resmi orang tua korban diterima oleh pihak Polsek Indrapura pada Sabtu, 28 Maret 2026, sekitar pukul 22.40 WIB.

Korban diketahui pergi dari rumahnya yang berada di Dusun III, Desa Tanjung Prapat, Kecamatan Laut Tador, Kabupaten Batu Bara.

Dalam pencarian awal, sepeda motor yang digunakan korban, yakni Honda Beat warna merah, ditemukan di tempan penitipan sepeda motor milik warga di Simpang Pelangiran, Desa Pelangiran, Kecamatan Laut Tador.

Menurut keterangan dari pihak keluarga, sehari setelah korban pergi, kendaraan miliknya ditemukan dalam kondisi dititipkan di tempat penyimpanan sepeda motor milik warga. Namun, saat kendaraan ditemukan, Putri Maharani tidak berada di lokasi tersebut.

Hingga kini, penyebab hilangnya Putri Maharani masih belum diketahui. Pihak keluarga mengaku telah berupaya melakukan pencarian dengan menanyakan keberadaan korban kepada teman-teman dekat maupun sanak saudara, namun hasilnya masih nihil.

Karena belum ditemukan titik terang, keluarga akhirnya melaporkan peristiwa tersebut kepada Polsek Indrapura agar dapat dilakukan penanganan serta pencarian lebih lanjut.

Pihak Polsek Indrapura juga mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui atau melihat keberadaan korban agar segera memberikan informasi kepada aparat kepolisian terdekat guna membantu proses pencarian.

(wellas)


Share:

Polres Batu Bara Laksanakan Minggu Kasih Serentak, Perkuat Kepedulian Sosial kepada Warga

Polres Batu Bara Laksanakan Minggu Kasih Serentak, Perkuat Kepedulian Sosial kepada Warga



Batu Bara - Perisainusantara.com 

Jajaran Polres Batu Bara menggelar kegiatan Minggu Kasih secara serentak di sejumlah wilayah pada Minggu (29/03/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polri untuk semakin dekat dengan masyarakat sekaligus menunjukkan kepedulian sosial secara nyata.

Program tersebut dilaksanakan oleh satuan fungsi Polres maupun jajaran polsek melalui pembagian bantuan sosial, kunjungan silaturahmi, serta penyampaian pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Satresnarkoba Salurkan Sembako dan Edukasi Bahaya Narkoba

Salah satu kegiatan dilaksanakan oleh Satresnarkoba Polres Batu Bara yang dipimpin Kasat Resnarkoba AKP Arifin Purba, S.H., M.H. bersama IPDA A. Murphi Sitinjak, S.H. dan Brigadir Hidayat A. Rambe, S.H.

Kegiatan berlangsung sekitar pukul 10.15 WIB di Jalan Nirmala II, Kelurahan Lima Puluh Kota, Kecamatan Lima Puluh. Selain menyalurkan bantuan sembako kepada warga, personel juga memberikan sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba kepada masyarakat.

Polsek Indrapura Hadir di Gereja HKBP Tanjung Seri

Di wilayah Kecamatan Laut Tador, Polsek Indrapura turut mengisi kegiatan Minggu Kasih dengan mengunjungi Gereja HKBP Tanjung Seri.

Kegiatan tersebut dilaksanakan atas arahan Kapolsek Indrapura AKP Rahmad R. Hutagaol, S.H., M.H., yang diwakili oleh AIPTU Krisman Siagian bersama anggota. Dalam kegiatan itu, personel membagikan nasi kotak kepada anak-anak Sekolah Minggu serta memberikan imbauan kamtibmas kepada jemaat dan warga sekitar.

Polsek Medang Deras Bantu Warga Membutuhkan

Sementara itu, Polsek Medang Deras juga menunjukkan kepeduliannya melalui penyaluran bantuan sosial kepada warga kurang mampu.

Kegiatan yang dipimpin Kapolsek AKP A.H. Sagala dan diwakili IPDA Muhammad Kadri, S.H. tersebut memberikan bantuan berupa beras dan mie instan kepada Ibu Bungaria Br. Siahaan, warga Desa Durian, Kecamatan Medang Deras.

Polsek Labuhan Ruku Salurkan Bantuan kepada Kaum Dhuafa

Kepedulian serupa juga ditunjukkan oleh Polsek Labuhan Ruku yang dipimpin langsung oleh Kapolsek KOMPOL Cecep Suhendra.

Dalam kegiatan yang berlangsung di Desa Sumber Tani, Kecamatan Datuk Tanah Datar, personel menyerahkan bantuan sembako berupa beras, minyak makan, telur, gula, dan mie instan kepada Bapak A. Ambarita, seorang petani setempat. Bantuan tersebut disambut dengan penuh rasa syukur.

Polsek Lima Puluh Gelar Kegiatan di Gereja Bethania

Di tempat terpisah, Polsek Lima Puluh yang dipimpin AKP Salomo Sagala, S.H. juga melaksanakan kegiatan Minggu Kasih di Gereja Bethania, Kecamatan Lima Puluh.

Dalam kesempatan itu, personel memberikan bantuan sembako kepada jemaat yang membutuhkan, di antaranya Yeni Malau dan Rena Malau.

Wujud Polri Humanis di Tengah Masyarakat

Kegiatan Minggu Kasih yang dilaksanakan serentak ini menjadi gambaran nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Selain menjalankan fungsi menjaga keamanan dan ketertiban, Polri juga terus berupaya hadir dengan pendekatan yang humanis melalui aksi sosial yang menyentuh langsung masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Batu Bara berharap hubungan baik dan sinergi antara kepolisian dengan masyarakat dapat terus terjalin dengan harmonis.

(Sumber: Humas Polres Batu Bara)


Share:

Polsek Indrapura Gelar Patroli Malam Antisipasi Balap Liar, Begal, dan Tawuran

Polsek Indrapura Gelar Patroli Malam Antisipasi Balap Liar, Begal, dan Tawuran



Batu Bara – Perisainusantara.com 

Guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel Polsek Indrapura, Polres Batu Bara melaksanakan patroli malam untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, seperti balap liar, begal, tawuran, dan tindak kejahatan lainnya, pada Sabtu malam, 28 Maret 2026.

Kegiatan patroli dimulai sekitar pukul 22.00 WIB dan menyasar sejumlah titik rawan di wilayah hukum Polsek Indrapura. Patroli ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat.

Adapun personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni: AIPTU Erwansyah, AIPTU Edi Kriswanto, AIPDA J. Sagala

Dalam pelaksanaannya, patroli dilakukan di beberapa lokasi yang dinilai rawan terhadap gangguan kamtibmas, di antaranya: Jalinsum wilayah hukum Polsek Indrapura, Lapangan Indrasakti, Jalinsum Simpang Kuala Tanjung

Selama patroli berlangsung, personel kepolisian melakukan pemantauan situasi di lapangan sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi aksi kriminalitas, khususnya begal, serta bersama-sama menjaga situasi keamanan lingkungan tetap kondusif.

Selain itu, patroli juga difokuskan untuk mencegah terjadinya balap liar dan tawuran yang kerap meresahkan masyarakat, terutama pada malam hari dan di titik-titik yang dianggap rawan.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen Polsek Indrapura dalam menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat serta memberikan rasa aman kepada pengguna jalan dan warga sekitar.

Hingga kegiatan berlangsung, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Indrapura dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.

(wellas)

Share:

Polsek Lima Puluh Gencarkan Patroli Mobile, Antisipasi Tawuran, Geng Motor, dan Balap Liar

Polsek Lima Puluh Gencarkan Patroli Mobile, Antisipasi Tawuran, Geng Motor, dan Balap Liar



Batu Bara – Perisainusantara.com

Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, personel Polsek Lima Puluh melaksanakan Patroli Mobile di sejumlah titik rawan di wilayah hukumnya, Rabu malam (25/3/2026).

Kegiatan patroli dimulai sekitar pukul 23.00 WIB hingga selesai, dengan sasaran utama mengantisipasi potensi tawuran, aksi geng motor, balap liar, serta berbagai bentuk tindak kejahatan lainnya yang dapat mengganggu ketenteraman masyarakat.

Patroli tersebut dilaksanakan oleh dua personel Polsek Lima Puluh, yakni AIPTU E.H. Manurung dan AIPTU Adi K. Damanik.

Dalam pelaksanaannya, petugas menyisir sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadinya gangguan kamtibmas, di antaranya kawasan Alfamidi Lima Puluh serta jalur Jalinsum Lima Puluh – Simpang Dolok.

Selain melakukan patroli pemantauan, personel kepolisian juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan atau mengetahui adanya gangguan kamtibmas di sekitar tempat tinggal mereka.

Petugas juga mengingatkan warga untuk memanfaatkan layanan pelaporan cepat Call Center 110 Polres Batu Bara apabila membutuhkan bantuan atau ingin menyampaikan informasi terkait situasi keamanan.

Tak hanya itu, personel di lapangan turut memberikan pembinaan dan imbauan kepada para pemuda agar tidak terlibat dalam aktivitas negatif seperti balap liar maupun aksi tawuran, yang berpotensi membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Melalui kegiatan patroli mobile ini, Polsek Lima Puluh berharap kehadiran polisi di tengah masyarakat dapat memberikan rasa aman dan mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.

Hingga patroli berakhir, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Lima Puluh dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.

(wellas)

Share:

Satlantas Polres Batu Bara Gelar Patroli Blue Light di Jalinsum Indrapura

Satlantas Polres Batu Bara Gelar Patroli Blue Light di Jalinsum Indrapura



Batu Bara – Perisainusantara.com

Dalam upaya menjaga situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukumnya, personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Batu Bara melaksanakan kegiatan patroli blue light di kawasan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Indrapura, Selasa malam (24/3/2026).


Kegiatan patroli tersebut dimulai sekitar pukul 20.30 WIB hingga selesai. Patroli malam ini dilakukan sebagai bentuk kehadiran polisi di tengah masyarakat sekaligus langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun pelanggaran lalu lintas pada malam hari.


Adapun personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni BRIPKA Bayu Ritonga dan BRIPKA Maju Hutagaol, yang turun langsung melakukan pemantauan situasi di sepanjang jalur utama Jalinsum Indrapura.


Patroli blue light merupakan salah satu kegiatan rutin kepolisian yang bertujuan menciptakan rasa aman bagi pengguna jalan, mencegah aksi kejahatan jalanan, serta memastikan arus lalu lintas tetap berjalan tertib dan lancar, khususnya pada malam hari.


Dari hasil pelaksanaan kegiatan, situasi di wilayah Jalinsum Indrapura terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran personel Satlantas di lapangan diharapkan mampu memberikan efek preventif serta meningkatkan rasa aman bagi masyarakat pengguna jalan.

(wellas)

Share:

Artikel

Label

Budaya (18) Kesehatan (22) Organisasi (332) Pemerintahan (419) Pendidikan (159) Polri/TNI (6) Sumatera Utara (29) ekonomi (3) politik (151) sosial (109)

Arsip Blog

FOUNDER’S MEDIA SIBER BATU BARA



 


Strategi Inalum Perluas Pangsa Pasar Aluminium Global

 


Mengenal Tiga Jenis Produk Aluminium dari INALUM

 


Tentang Inalum