-->
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0EAIKwCOewMUoWNW47WuQuK72ih6QOPHJMRnpU7DCntRrpBQYD0o5Au6P11bCxnpJNDyOsxBp3IdFHzFFSPAhWzvyrKdEvmE6apWlbXqIYFWABnyl7NEMlrMlUwM4NCgpGmaNl5NRvf2UlfxXkv1HMk7-eaoiksbqMkaflEi0HsdjsFR5l1RhIhyphenhyphenOdiE/s16000/05e2cdf2-5f47-4771-880d-c7f1667e3450.jpeg

Penemuan Dua Korban Meninggal di Ruko Indrapura

Penemuan Dua Korban Meninggal di Ruko Indrapura



BATU BARA – Perisainusantara.com
Personel Polsek Air Putih bersama Sat Reskrim dan Unit Inafis Polres Batu Bara melakukan evakuasi serta olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait penemuan dua orang meninggal dunia di sebuah ruko penjualan aksesoris handphone Indrapura ACC, Lingkungan III, Kelurahan Indrapura, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, Sabtu (23/5/2026).

Kegiatan penanganan peristiwa tersebut dipimpin langsung Kapolsek Air Putih AKP Rahmad R. Hutagaol, S.H., M.H., bersama Kasat Reskrim Polres Batu Bara AKP Masagus Z.D., S.T.K., S.I.K., M.H., didampingi personel Unit Inafis Polres Batu Bara.

Peristiwa itu diketahui sekitar pukul 12.30 WIB saat rekan kerja korban mendatangi lokasi untuk bekerja, namun mendapati toko masih dalam keadaan tertutup.

Berdasarkan keterangan saksi, Dinda Selvira Manalu sebelumnya datang ke lokasi sekitar pukul 08.00 WIB dan mencoba menghubungi salah seorang korban, namun tidak mendapat jawaban.

Selanjutnya pimpinan toko, Edo Setiawan, meminta bantuan warga untuk membuka pintu ruko.
Setelah pintu berhasil dibuka, saksi bersama warga masuk ke dalam ruko dan menemukan para korban berada di dalam ruangan.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Air Putih.
Dalam insiden itu, dua korban dinyatakan meninggal dunia masing-masing berinisial RR (24), warga Kota Tebing Tinggi, dan AA (22), warga Kabupaten Serdang Bedagai.

Sementara dua korban lainnya, yakni M (22) dan DCA (17), berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan langsung mendapatkan penanganan medis di RSUD Bidadari Kabupaten Batu Bara.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan olah TKP, evakuasi korban, pemeriksaan saksi-saksi, pengumpulan dokumentasi, serta koordinasi dengan pihak terkait.

Seluruh korban kemudian dibawa ke RSUD Bidadari Batu Bara guna menjalani pemeriksaan Visum et Repertum (VER).

Selain itu, pihak kepolisian juga telah menghubungi keluarga korban. Namun, keluarga korban diketahui menolak dilakukannya autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi terkait penolakan tersebut.

Hingga saat ini, penyebab pasti kejadian masih dalam proses penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada kemungkinan korban mengalami keracunan akibat paparan asap mesin genset, namun kepastian penyebab masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Polres Batu Bara masih terus melakukan pendalaman melalui pemeriksaan sejumlah saksi serta menunggu hasil medis untuk memastikan penyebab pasti peristiwa tersebut.
(wellas)
Share:

Ketua DPC F.SPTI-K.SPSI Batu Bara Melayat Kepergian Almarhum Radiman Butar-Butar, Sesepuh PUK Indrapura/Indrasakti

Batu Bara~Sumut, perisainusantara.com| Ketua Dewan Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia – Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPC F.SPTI-K.SPSI) Kabupaten Batu Bara, Daniel Simanjuntak, memimpin rombongan kunjungan duka ke rumah kediaman almarhum Radiman Butar-Butar, yang akrab disapa Bapak Gea, untuk menyampaikan rasa belasungkawa mendalam atas berpulangnya salah satu tokoh dan sesepuh di lingkungan organisasi, pada sabtu23/05/2026.

Kunjungan penghormatan tersebut dilakukan pada Sabtu (23/5/2026), saat jenazah almarhum masih disemayamkan di rumah duka yang beralamat di Jalan Lintas Medan – Indrapura. Almarhum Radiman Butar-Butar dikenal luas sebagai Ketua Pimpinan Unit Kerja (PUK) Indrapura/Indrasakti. Beliau dikabarkan telah meninggal dunia dalam usia 67 tahun.

Dalam kunjungan tersebut, Daniel Simanjuntak turut didampingi oleh jajaran pengurus dan pimpinan unit kerja di lingkungan DPC F.SPTI-K.SPSI Kabupaten Batu Bara. Hadir mendampingi antara lain Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris DPC F.SPTI-K.SPSI Batu Bara, Syahril; Ketua PUK BSP Sei Balai, Irsal Harahap; Ketua PUK Desa Sei Suka, Dedi Irawan Tanjung; serta Satgas Bancin dan sejumlah anggota organisasi lainnya.

Dalam sambutannya di hadapan keluarga duka dan para hadirin, Daniel Simanjuntak menyampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya atas kepergian Bapak Radiman Butar-Butar atau Bapak Gea, sapaan akrab beliau di kalangan rekan-rekan pekerja.

"Kami seluruh keluarga besar DPC F.SPTI-K.SPSI Kabupaten Batu Bara sangat berduka cita atas berpulangnya Bapak Radiman Butar-Butar, sosok sesepuh dan pimpinan yang telah banyak memberikan dedikasi, bimbingan, dan pengabdiannya di lingkungan PUK Indrapura/Indrasakti maupun organisasi kita secara keseluruhan. Kepergian beliau adalah kehilangan besar bagi kita semua," ujar Daniel Simanjuntak. 



Lebih lanjut, Daniel juga menyampaikan doa dan harapan agar almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta segala amal dan perjuangan beliau selama ini diterima sebagai amal jariyah. Ia juga turut mendoakan kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan.

"Kami berdoa semoga almarhum ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga, istri, anak-anak, serta kerabat yang ditinggalkan, kami turut berduka dan berharap senantiasa diberikan ketabahan, kekuatan, dan kesabaran dalam menghadapi musibah ini," tambahnya.

Kehadiran para pengurus dan anggota organisasi dalam momen duka ini sekaligus menjadi bukti eratnya persaudaraan dan solidaritas yang terjalin di tubuh Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia, menunjukkan bahwa organisasi tetap hadir dan peduli bagi setiap anggotanya, termasuk di saat-saat sulit seperti ini. 

Hingga berita ini diturunkan, jenazah almarhum Radiman Butar-Butar masih disemayamkan di rumah duka Jalan Lintas Medan – Indrapura sebelum dilaksanakan proses pemakaman sesuai jadwal yang telah ditetapkan keluarga.

Penulis : Syahril

Share:

Polsek Bandar Huluan Amankan Kema Pelaku Pencurian Di Simalungun

 

Simalungun-Sumut, perisainusantara.com| Kepolisian Sektor Bandar Huluan, Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara berhasil mengamankan pelaku tindak pidana pencurian bernama Mahmud Sinaga alias Kema (44 tahun), warga Huta I Bandar Rawa, Kecamatan Bandar Masilam. Penangkapan dilakukan pada hari Kamis dini hari, 21 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 Wib di kawasan Perumahan Lestari, Huta I Nagori Bandar Tinggi, Kecamatan Bandar Masilam. 21 Mei 2026.

Kejadian bermula pada Senin, 06 April 2026 sekitar pukul 07.00 Wib, ketika Sulistio (43 tahun), selaku pelapor sekaligus korban yang berprofesi sebagai guru, mendapati rumahnya di Huta IX Nagori Bandar Tinggi dalam keadaan dibobol. Pintu belakang rumah terlihat rusak pada bagian kuncinya akibat dicongkel. Setelah memeriksa seluruh ruangan, korban mendapati sejumlah barang berharga miliknya raib.

Barang yang dicuri meliputi 5 karung pupuk urea masing-masing berat 50 kg, baterai mobil merek Furukawa Hybrid, mesin aerator kolam merek Resun LP 200, serta 4 ekor burung murai batu terdiri dari 1 ekor jantan dan 3 ekor betina. Total kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp8.975.000.

Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bandar Huluan pada Rabu, 22 April 2026 pukul 16.48 Wib dengan nomor laporan LP/B/151/IV/2026/SPKT/Polsek Bandar Huluan/Polres Simalungun/Polda Sumut.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kanit Reskrim Polsek Bandar Huluan IPDA Amri Jhonson Sitanggang, S.H. beserta tim langsung turun ke tempat kejadian perkara untuk melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, serta mengumpulkan informasi. Berkat kerja keras tim, identitas pelaku akhirnya terungkap dan berhasil diamankan dalam waktu satu bulan pascakejadian.

Kapolsek Bandar Huluan Iptu Patar Banjar Nahor menyatakan bahwa “ Kami masih terus mendalami kasus ini guna memastikan proses hukum berjalan lancar dan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pelaku kini disangkakan melanggar Pasal 477 Ayat 1 huruf e Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 7 tahun. Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Tegas Iptu Patar Banjar Nahor.

Sulistio Berharap,  “saya berharap tidak hanya Kema saja yang diamankan, karena diduga ada 2 orang terduga pelaku lainnya. Kami juga berharap segera diungkap lokasi tempat penyimpanan barang curian, pihak yang menjual hasil curian, hingga para penadah barang tersebut. Kejahatan ini terasa sudah terkoordinir dan berlangsung secara masif, terjadi berulang kali dari rumah ke rumah, bahkan hasil kebun para petani pun sering menjadi sasaran. Hal ini membuat masyarakat sangat resah, sehingga kami berharap ada tindak lanjut serius dari kepolisian agar keamanan dan ketertiban di lingkungan kami benar-benar terjamin.” Tutup Sulistio.

Penulis : Mhd. Yusri

Share:

Penyerahan SK Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja PUK.F.SPTI-K.SPSI Desa Sei Suka Kepada Pengelola RAM Sawit MN

Batu Bara-Sumut, perisainusantara.com | 19 Mei 2026 – Penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia-Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PUK.F.SPTI-K.SPSI) Desa Sei Suka, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara, telah dilaksanakan secara resmi pada hari Selasa, 19 Mei 2026. Kegiatan ini berlangsung di Jalan Lintas Medan – Kisaran dan diserahkan langsung kepada pihak pengelola RAM Sawit MN yang diwakili oleh Saudara Putra.

Proses penyerahan dilakukan oleh Ketua PUK Desa Sei Suka, Dedi Irawan Tanjung, yang didampingi langsung oleh Sekretaris, Rizwandi di saksikan Sekretaris DPC F.SPTI-K.SPSI Kabupaten Batu Bara Saudara Syahril mewakili Ketua DPC Saudara Daniel Simanjuntak. Dalam kesempatan tersebut, Dedi Irawan Tanjung menegaskan bahwa terbentuknya kepengurusan ini merupakan langkah resmi dan sah dalam mewadahi aspirasi, hak, serta kepentingan seluruh pekerja di lingkungan RAM Sawit MN. Ia juga menyampaikan harapan agar keberadaan serikat pekerja ini dapat menjembatani hubungan industrial yang harmonis, saling mendukung, dan mengutamakan kepatuhan terhadap peraturan ketenagakerjaan yang berlaku.

Sementara itu, Saudara Putra selaku perwakilan pengelola RAM Sawit MN menerima SK tersebut dengan baik dan menyatakan kesiapan pihak manajemen untuk menjalin kerja sama yang konstruktif. Ia menekankan komitmen perusahaan dalam menghargai hak-hak pekerja serta siap berkoordinasi dengan pengurus PUK demi terciptanya lingkungan kerja yang aman, tertib, dan produktif.

Kegiatan penyerahan SK ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat struktur organisasi serikat pekerja di tingkat desa, sekaligus menjadi landasan resmi komunikasi antara pekerja dan manajemen perusahaan. Ke depannya, kedua belah pihak berkomitmen untuk terus menjaga sinergi demi kemajuan bersama serta kelancaran operasional perusahaan di wilayah Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara.

(Red)

Share:

Pemkab Batu Bara Hadirkan Layanan Langsung ke Desa Lewat Program BERLAYAR

Pemkab Batu Bara Hadirkan Layanan Langsung ke Desa Lewat Program BERLAYAR




BATU BARA — Perisainusantara.com
Pemerintah Kabupaten Batu Bara kembali menggulirkan Program Bupati Batu Bara Sinergi Melayani Masyarakat (BERLAYAR) sebagai bentuk komitmen menghadirkan pelayanan publik lebih dekat kepada warga desa.


Kegiatan kali ini berlangsung di Desa Binjai Baru, Kecamatan Datuk Tanah Datar, Selasa (19/5/2026).
Pelaksanaan program dipusatkan di Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Binjai Baru dan dihadiri langsung Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, Penjabat Sekretaris Daerah, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Batu Bara.

Dalam kunjungannya, Wakil Bupati meninjau satu per satu stand pelayanan guna memastikan proses pelayanan kepada masyarakat berjalan tertib, lancar, dan maksimal.

Beragam layanan administrasi pemerintahan yang disediakan terlihat ramai dimanfaatkan warga setempat.
Menurut Syafrizal, Program BERLAYAR merupakan inovasi pemerintah daerah untuk memudahkan masyarakat memperoleh layanan tanpa harus datang langsung ke kantor dinas di pusat pemerintahan.

“Melalui program ini masyarakat bisa mengakses berbagai pelayanan pemerintah langsung di desa masing-masing. Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap dua minggu,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan seluruh petugas agar memberikan pelayanan secara profesional, ramah, serta tidak melakukan pungutan dalam bentuk apa pun kepada masyarakat.

“Seluruh pelayanan harus diberikan secara gratis dan mengutamakan kenyamanan masyarakat,” tegasnya.
Program BERLAYAR sendiri menjadi salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Batu Bara dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat kedekatan antara pemerintah daerah dengan masyarakat hingga ke tingkat desa.
(red)





Share:

Warga Minta Evaluasi Kinerja Kapolsek Bandar Huluan Terkait Lambannya Penanganan Kasus Pencurian

Warga Minta Evaluasi Kinerja Kapolsek Bandar Huluan Terkait Lambannya Penanganan Kasus Pencurian



SIMALUNGUN - Perisainusantara.com
Warga Dusun Huta 9, Desa Bandar Tinggi, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, mengeluhkan maraknya tindak kriminal yang dinilai belum ditangani secara maksimal oleh aparat penegak hukum. 

Kondisi tersebut memicu keresahan masyarakat karena sejumlah pelaku kejahatan disebut masih bebas berkeliaran.
Salah satu kasus yang menjadi sorotan ialah dugaan pembobolan rumah milik seorang warga bernama Sulistio. 

Dalam peristiwa itu, korban mengalami kerugian materi yang diperkirakan mencapai hampir Rp 9 juta.
Kejadian bermula saat Sulistio mendapati dua pria mencurigakan berada di sekitar pekarangan rumahnya pada 11 Mei 2026. 

Ketika ditegur, salah seorang pria yang diketahui bernama Kema mengaku sedang mengambil buah sawit milik perusahaan PT Mois.
Korban kemudian menanyakan terkait sejumlah barang miliknya yang hilang.

Namun, menurut Sulistio, jawaban yang diberikan terduga pelaku dinilai tidak jelas dan terkesan mengelak.
Adapun barang yang dilaporkan hilang di antaranya lima karung pupuk, satu unit aki kendaraan, satu alat pengolah air, serta empat ekor burung murai batu. Total kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai hampir Rp9 juta.
Atas kejadian tersebut, 

Sulistio melaporkan kasus itu ke Polsek Bandar Huluan. Laporan polisi tercatat dengan nomor LP/B/151/IV/2026/SPKT/POLSEK Bandar Huluan/Polres Simalungun/Polda Sumatera Utara.

Korban menyebut laporan tersebut telah dilengkapi dengan keterangan saksi serta Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang dibuat oleh petugas penyidik.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Bandar Huluan, Patar Banjar Nahor mengatakan bahwa kasus tersebut masih dalam tahap proses penanganan.

Namun, jawaban tersebut dinilai belum memuaskan sejumlah warga. Mereka mempertanyakan lambannya perkembangan kasus meski identitas terduga pelaku disebut telah diketahui.

Tokoh masyarakat setempat, Yusri Bajang, meminta jajaran pimpinan kepolisian, mulai dari Kapolda Sumatera Utara hingga Kapolri, untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja Kapolsek Bandar Huluan apabila penanganan perkara dinilai tidak berjalan optimal.

“Kami berharap aparat dapat bekerja cepat dan profesional agar masyarakat mendapatkan kepastian hukum dan rasa aman,” ujarnya.

Warga juga berharap kasus tersebut segera dituntaskan sehingga pelaku dapat diproses sesuai hukum yang berlaku serta barang milik korban dapat dikembalikan.

Hingga berita ini diturunkan, kasus tersebut masih dalam proses penanganan pihak kepolisian.
(red)
Share:

Unras Gembara dan Warga Lubuk Cuik Soal BUMDes hingga Aset Desa Berujung Nyaris Ricuh

Unras Gembara dan Warga Lubuk Cuik Soal BUMDes hingga Aset Desa Berujung Nyaris Ricuh



BATU BARA - Perisainusantara.com
Gerakan Mahasiswa bersama Rakyat Batu Bara bersama ratusan warga Desa Lubuk Cuik, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batu Bara, menggelar aksi unjuk rasa di halaman kantor desa Lubuk Cuik, Senin (18/5/2026).


Aksi tersebut nyaris berujung ricuh setelah muncul perdebatan antara massa aksi dan sejumlah warga.
Aksi yang dipimpin Koordinator Aksi M. Salim dan Koordinator Lapangan Wan Indris itu menyampaikan sejumlah tuntutan terkait pengelolaan BUMDes, aset desa, hingga polemik internal Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Dalam orasinya, M. Salim menyoroti dugaan tunggakan hutang BUMDes kepada penyedia pupuk dan pestisida senilai Rp 42.668.000 pada tahun 2025. Menurutnya, masyarakat mempertanyakan transparansi pengelolaan hutang tersebut.

“Kami meminta adanya audit dan penjelasan terbuka terkait penggunaan, pengelolaan, serta pertanggungjawaban hutang BUMDes,” ujarnya.

Selain persoalan hutang, massa aksi juga menyoroti keberadaan aset desa berupa sound system karaoke yang disebut berada di rumah seorang pengusaha pupuk bernama Alberto.
Massa meminta pemerintah desa menjelaskan dasar penempatan aset tersebut di luar lingkungan kantor desa.
Tak hanya itu, keberadaan mobil ambulans desa yang terparkir di halaman rumah Alberto Sitinjak juga menjadi sorotan warga.

Mereka mempertanyakan alasan kendaraan pelayanan masyarakat itu tidak berada di kantor desa serta siapa yang bertanggung jawab atas pengelolaannya.

Gembara juga menyinggung persoalan internal KDMP Desa Lubuk Cuik. Mereka menilai adanya tekanan terhadap ketua KDMP sebelumnya, Welas Hari, hingga memilih mengundurkan diri dari jabatannya.

Menurut massa aksi, dalam rapat koperasi sempat muncul permintaan agar ketua menyerahkan sertifikat pribadi sebagai jaminan permodalan koperasi.

Selain itu, dugaan penyimpangan prosedur dalam pengelolaan koperasi disebut tidak mendapat perhatian serius.
“Kami menduga ada pihak tertentu yang ingin menguasai koperasi hanya untuk kepentingan kelompok tertentu,” kata Salim.

Atas berbagai persoalan tersebut, massa meminta Aparat Penegak Hukum (APH) dan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap tata kelola BUMDes, aset desa, dan KDMP.

Mereka juga meminta Pj Kepala Desa Lubuk Cuik memberikan klarifikasi secara terbuka kepada masyarakat.
Situasi sempat memanas ketika beberapa ibu-ibu mempertanyakan keterlibatan mahasiswa dalam mempersoalkan urusan desa.

Beruntung, kericuhan dapat dicegah setelah Kapolsek Lima Puluh, AKP Salomo Sagala bersama personel turun menenangkan kedua belah pihak.

Menanggapi tuntutan massa, Pj Kepala Desa Lubuk Cuik MY Daulay menjelaskan bahwa sound system desa dijadikan jaminan atas hutang pupuk dan pestisida BUMDes kepada penyalur pupuk.

Sementara terkait ambulans desa yang berada di rumah Alberto, Daulay menyebut lokasi tersebut saat ini difungsikan sebagai kantor KDMP.

Ia juga mengatakan operasional ambulans masih menunggu instruksi dari Bidang Aset BKAD Kabupaten Batu Bara.

Ketua BUMDes Lubuk Cuik, Iswahyudi, turut memberikan penjelasan. Ia menyebut dana desa dan hutang pupuk digunakan untuk mengelola lahan cabai merah seluas 20 rante.

Namun, tanaman tersebut gagal panen akibat banjir sehingga hasil penjualan hanya sekitar Rp5 juta dan telah diserahkan untuk mencicil hutang pupuk.

Usai aksi, para tokoh masyarakat menyarankan dilakukan musyawarah antara pemerintah desa, pengurus BUMDes, dan pihak KDMP.

Pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu menghasilkan kesepakatan bahwa seluruh persoalan akan diselesaikan dalam waktu paling lambat satu minggu, batas waktu Senin (25/05/2026)

Apabila hingga batas waktu tersebut persoalan belum juga tuntas, maka masalah itu akan diteruskan ke aparat penegak hukum.
(wellas)
Share:

Hadiri MTQ XIX, Bupati Batu Bara Ajak Generasi Muda Cintai Al-Qur’an

Hadiri MTQ XIX, Bupati Batu Bara Ajak Generasi Muda Cintai Al-Qur’an




BATU BARA — Perisainusantara.com
Baharuddin Siagian menghadiri sekaligus memantau langsung pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XIX Tingkat Kabupaten Batu Bara Tahun 1447 H/2026 M yang digelar di Lapangan Indrasakti, Kecamatan Air Putih, Kamis (14/05/2026).

Kehadiran Bupati Batu Bara tersebut menjadi bentuk perhatian dan dukungan pemerintah daerah terhadap para peserta yang mengikuti ajang syiar Islam tahunan itu.

Pelaksanaan MTQ XIX tahun ini mengangkat tema “Membangun Karakter Bangsa yang Qur’ani di Tengah Tantangan Zaman”. Tema tersebut dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan serta membentuk generasi muda yang berakhlak dan berpedoman pada Al-Qur’an.

Dalam kesempatan itu, Bupati Baharuddin menyampaikan harapannya agar MTQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi membaca Al-Qur’an semata, tetapi juga menjadi sarana menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di kalangan generasi muda.

Menurutnya, nilai-nilai Qurani sangat penting dalam membangun karakter masyarakat yang religius di tengah perkembangan dan tantangan zaman modern saat ini.

Kegiatan berlangsung penuh khidmat dan semarak dengan dihadiri unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, para camat, kepala desa, dewan hakim, serta kafilah dari seluruh kecamatan di Kabupaten Batu Bara.
Suasana syiar Islam dan kebersamaan tampak begitu terasa sepanjang rangkaian acara yang mengusung semangat “Bahagia Bersama Al-Qur’an”.

Melalui MTQ XIX ini, Pemerintah Kabupaten Batu Bara berharap dapat mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus meningkatkan semangat masyarakat, khususnya para pemuda, untuk lebih mencintai dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
(wellas)




Share:

Guru ASN Tewas dalam Kecelakaan Tabrak Lari di Jalinsum Batu Bara

Guru ASN Tewas dalam Kecelakaan Tabrak Lari di Jalinsum Batu Bara



BATU BARA — Perisainusantara.com
Kecelakaan lalu lintas tabrak lari kembali terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan–Kisaran KM 137-138, tepatnya di kawasan Desa Sei Balai, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batu Bara, Jumat (15/05/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Peristiwa nahas tersebut melibatkan satu unit mobil barang jenis coldiesel yang hingga kini belum diketahui identitas maupun nomor polisinya dengan sepeda motor Honda CB150R BK 5210 OAF.

Akibat kejadian itu, pengendara sepeda motor, Sautdin Sidabutar (56), seorang ASN yang bekerja sebagai guru dan berdomisili di Dusun VII Desa Cahaya Pardomuan, Kecamatan Datuk Lima Puluh, meninggal dunia di lokasi kejadian.

Korban mengalami cedera berat di bagian kepala setelah terjatuh ke badan jalan usai diduga tersenggol kendaraan coldiesel yang langsung melarikan diri.

Berdasarkan keterangan di lapangan, sebelum insiden terjadi korban sedang melintas dari arah Medan menuju Kisaran sambil membawa karung berisi beras di bagian belakang sepeda motornya.

Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan yang dikendarai korban diduga bersenggolan dengan mobil barang tersebut hingga korban kehilangan keseimbangan dan terjatuh.

Selain menyebabkan korban meninggal dunia, kecelakaan itu juga mengakibatkan kerusakan pada sepeda motor korban, seperti lampu sein sebelah kiri pecah dan body samping kiri rusak.

Petugas Satlantas Polres Batu Bara yang menerima laporan segera turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, mengumpulkan keterangan saksi, serta mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.

Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD H. OK Arya Zulkarnain Batu Bara untuk penanganan lebih lanjut.
Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas pengemudi maupun kendaraan coldiesel yang terlibat dalam kasus tabrak lari tersebut.

Polres Batu Bara turut mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian itu agar segera menyampaikannya kepada pihak kepolisian demi membantu proses penyelidikan.
(wellas)
Share:

Sat Samapta Polres Batu Bara Amankan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus di Sejumlah Gereja

Sat Samapta Polres Batu Bara Amankan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus di Sejumlah Gereja



Batu Bara — Perisainusantara.com
Personel Satuan Samapta Polres Batu Bara melaksanakan pengamanan ibadah Kenaikan Yesus Kristus Tahun 2026 di sejumlah gereja yang berada di wilayah hukum Polres Batu Bara, Kamis (14/5/2026).

Kegiatan pengamanan dimulai sejak pukul 10.00 WIB hingga selesai dengan tujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada jemaat yang melaksanakan ibadah.

Pengamanan tersebut dipimpin Kasat Samapta Polres Batu Bara, Freddy R. Saragih, dengan melibatkan sejumlah personel, di antaranya Aipda Dedi Firmansyah, Bripka Miswanto, Bripda Ahmad Dani, Bripda Nalom Simanjuntak, Bripda Justin Siahaan, Bripda Dandi Tampubolon dan Bripda Ikhsan A. Simbolon.

Adapun gereja yang menjadi lokasi pengamanan meliputi Gereja Methodist Indonesia (GMI) Natanael Sei Balai di Desa Perjuangan, Kecamatan Sei Balai, Gereja HKBP Pematang Cengkring di Kecamatan Pakam Raya, Gereja GPI Pakam Raya Selatan, Gereja GMI Sion Pakam Raya, Gereja GPDI Sion di Desa Sumber Tani serta Gereja GKPI Tanah Datar di Kecamatan Datuk Tanah Datar.

Selain melakukan pengamanan jalannya ibadah, personel Sat Samapta juga melakukan pemantauan di area parkir guna mencegah terjadinya tindak kriminalitas seperti pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Kasat Samapta Polres Batu Bara AKP Freddy R. Saragih mengatakan kegiatan pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat agar umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan aman dan khidmat.

“Situasi selama pelaksanaan ibadah berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan kondusif,” ujarnya.

Kegiatan pengamanan ini merupakan bagian dari upaya Polres Batu Bara dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada momentum hari besar keagamaan.
(wellas)


Share:

Artikel

Label

Budaya (19) Kesehatan (22) Organisasi (338) Pemerintahan (419) Pendidikan (159) Polri/TNI (6) Sumatera Utara (29) ekonomi (3) politik (151) sosial (110)

Arsip Blog

FOUNDER’S MEDIA SIBER BATU BARA



 


Strategi Inalum Perluas Pangsa Pasar Aluminium Global

 


Mengenal Tiga Jenis Produk Aluminium dari INALUM

 


Tentang Inalum