-->
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0EAIKwCOewMUoWNW47WuQuK72ih6QOPHJMRnpU7DCntRrpBQYD0o5Au6P11bCxnpJNDyOsxBp3IdFHzFFSPAhWzvyrKdEvmE6apWlbXqIYFWABnyl7NEMlrMlUwM4NCgpGmaNl5NRvf2UlfxXkv1HMk7-eaoiksbqMkaflEi0HsdjsFR5l1RhIhyphenhyphenOdiE/s16000/05e2cdf2-5f47-4771-880d-c7f1667e3450.jpeg

Pembobolan Rumah Bendahara IWO Batu Bara Picu Desakan Evaluasi Kinerja Polres Batu Bara

Pembobolan Rumah Bendahara IWO Batu Bara Picu Desakan Evaluasi Kinerja Polres Batu Bara



Batu Bara – Perisainusantara.com

Kasus pembobolan rumah yang menimpa Supriadi (60), Bendahara Umum Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Batu Bara, menuai sorotan dari kalangan jurnalis setempat. 

Peristiwa yang terjadi pada awal Februari 2026 di Lingkungan II, Kelurahan Lima Puluh Kota, Kabupaten Batu Bara itu memicu desakan agar dilakukan evaluasi terhadap kinerja aparat kepolisian.

Ketua Warung Apresiasi Wartawan Press (WAPPRESS) Kabupaten Batu Bara, Zen (50), bersama Ketua IWO Batu Bara, Dharmansyah (45), dan sejumlah anggota, menyampaikan pernyataan sikap dalam pertemuan yang digelar di Kantor IWO Batu Bara pada 3 Februari 2026. 

Mereka meminta evaluasi menyeluruh terhadap penanganan kasus kriminal di wilayah hukum Polres Batu Bara.

Menurut mereka, kasus yang menimpa Supriadi bukanlah peristiwa tunggal. Sejak Januari hingga Februari 2026, sedikitnya terdapat 16 laporan pencurian dan perampokan di Kabupaten Batu Bara.

Namun, hingga kini perkembangan penanganan kasus dinilai belum menunjukkan hasil signifikan.

Pihak kepolisian disebut telah memeriksa sejumlah saksi.

Bahkan, Satreskrim dikabarkan sudah mengantongi identitas terduga pelaku. Meski demikian, belum ada langkah konkret berupa penangkapan ataupun pengungkapan jaringan pelaku yang diduga terlibat dalam rangkaian aksi kejahatan tersebut.

Zen menilai situasi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi menggerus rasa aman masyarakat. Ia menegaskan bahwa keamanan publik merupakan tanggung jawab utama aparat penegak hukum.

Senada dengan itu, Dharmansyah menekankan pentingnya proses penyelidikan yang cepat dan transparan. Ia juga mengingatkan bahwa korban merupakan bagian dari komunitas pers yang memiliki peran penting dalam mengawal keterbukaan informasi dan kontrol sosial.

Para anggota IWO yang hadir turut menyuarakan perlunya peningkatan patroli rutin, penguatan koordinasi antara kepolisian dan masyarakat, serta pembenahan sistem pelaporan dan respons terhadap tindak kriminal. 

Mereka juga menyinggung amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia yang menegaskan tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kondisi ini mengingatkan pada kejadian serupa pada Juli 2025 lalu, ketika warga mengeluhkan lambannya penanganan kasus pencurian oleh seorang residivis.

Situasi tersebut semakin memperkuat dorongan agar dilakukan evaluasi internal guna meningkatkan kinerja dan profesionalisme aparat.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum segera mengambil langkah nyata untuk mengungkap kasus yang terjadi serta memulihkan rasa aman dan kepercayaan publik di Kabupaten Batu Bara, khususnya menjelang periode mudik Lebaran yang akan datang.

(Red)

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Artikel

Label

Budaya (18) Kesehatan (22) Organisasi (332) Pemerintahan (419) Pendidikan (159) Polri/TNI (6) Sumatera Utara (29) ekonomi (3) politik (151) sosial (109)

FOUNDER’S MEDIA SIBER BATU BARA



 


Strategi Inalum Perluas Pangsa Pasar Aluminium Global

 


Mengenal Tiga Jenis Produk Aluminium dari INALUM

 


Tentang Inalum