-->

Usaha percepatan peningkatan kompetensi siswa SMKN Negeri 1 Pulau Rakyat melalui kegiatan Exhibition Automobile Technologi 2022


Asahan, Perisainusantara.com

Berbagai dampak akibat pandemi covid 19 mengimbas hampir seluruh aspek pendidikan termasuk vakumnya kegiatan belajar mengajar di sekolah. Namun hal ini tidak serta merta menjadikan kita tetap diam tanpa mengejar ketertinggalan tersebut. Pengelola pendidikan dalam hal ini kepala sekolah dan seluruh tenaga pendidik harus mengupayakan percepatan untuk meningkatan kompetensi anak didik mereka. 

Untuk mengukur hasil ketercapain berbagai usaha peningkatan tersebut perlu adanya wadah yang dapat dijadikan sebagai pengujian, evaluasi atau perlombaan sehingga hasilnya nanti dapat dijadikan sebagai tolak ukur kompetensi yang dimiliki peserta didik. Dari hasilnya juga peserta lomba dapat meningkatkan kemampuannya dan dapat juga dijadikan motivasi bagi siswa lain dalam mempersiapkan dirinya di ajang perlombaan lain atau persiapan menuju dinia kerja. 

Atas dasar itu, Kepala SMK Negeri 1 Pulau Rakyat (Bapak Muhammad Bahmid Pulungan, S.Pd) dan Kepala SMK Negeri 1 Air Putih (Bapak Sulistio, S.Pd) menggagas sebuah kegiatan dengan tema Exhibition Automobile Technologi dilaksanakan di bengkel otomotif SMK Negeri 1 Air Putih, Selasa s.d Rabu (25 s.d 26 Oktober 2022). 

Lomba ini diikuti 6 peserta dari 3 Sekolah yaitu SMK Neger 1 Air Putih, SMK Negeri 1 Pulau Rakyat, dan SMK Negeri 2 Kisaran. Mewakili SMK Negeri 1 Air Putih (Dino Wijaya dan M. Ridho), Mewakili SMK Negeri 1 Pulau Rakyat (Ferdi Syahputra dan M. Iswan Hakim), dan yang mewakili dari SMK Negeri 2 Kisaran (Bagas Adji Radika dan Ridho Abdi). Dan bertindak sebagai juri Bapak Sulistio, S.Pd selaku praktisi otomotif di Sumatera Utara. Dari hasil penilaian, juri memutuskan Dino Wijaya sebagai juara 1, M. Ridho juara 2, dan Bagas Adji Radika meraih juara 3. 

Kepala SMKN 1 Pulau Rakyat menanggapi positif kegiatan ini. Beliau menyampaikan "Kegiatan ini sangat bermanfaat bukan hanya bagi siswa, namun juga bagi guru dan sekolah. Manfaat bagi siswa setidaknya menjadi pengalaman bertanding dengan SOP kontes, sehingga siswa akan menjadi lebih siap untuk mengikuti ajang kontes yang lebih besar. 

Bagi guru kegiatan ini menjadi ajang sharing pengetahuan dan metode mengajar serta evaluasi terhadap pembelajaran praktik yang telah diberikan. Dan bagi sekolah tentunya akan terjalin shilaturrahim yang lebih kuat, saling berbagi kebijakan dan strategi mengelola sekolah. Saya juga berharap agar ajang kontes seperti ini dapat menjadi agenda rutin tahunan di tingkat Cabang Dinas, sebagai upaya menyiapkan siswa calon peserta LKS tingkat Provinsi".

"Tentunya menjadi harapan kita semua, bahwa pendidikan akan kembali bangkit dan meningkat kualitasnya dengan usaha dan dukungan berbagai pihak". Tutup Bahmid (Kepala SMKN 1 Pulau Rakyat).

Penulis : Yusribajang.

Share:

No comments:

Post a Comment

Artikel

Labels

Budaya (16) ekonomi (3) Kesehatan (13) Organisasi (175) Pemerintahan (101) Pendidikan (136) politik (90) Polri/TNI (6) sosial (107) Sumatera Utara (29)

Blog Archive