-->

Dicari Cabup Batu Bara Berkualitas Tanpa Isi Tas

DICARI CABUP BATU BARA BERKUALITAS TANPA ISI TAS.

Oleh:Irwansyah Nasution



BATU BARA - Perisainusantara.com 

Masih dalam suasana penasaran siapa cabub Batu Bara yang mendapat tiket rekomendasi dari partai partai di pusat.

Kenyataan ini dimaklumi karena satu bulan telah berlalu penutupan pendaftaran belum tampak cabub cawabub potensial dapat rekomendasi termasuk PDIP walau tanpa koalisi pun belum menunjukkan tanda tanda kadernya mendapatkan rekom BB 1 di Pilbub 2024.

Kenyataan tersebut membuat publik berspekulasi  bacalon yang ada saat ini tidak.menjadi prioritas ?, mungkin ada pemain simpanan yang akan di pertarungan elit Jakarta di Batu Bara.apalagi daya gedor calon yang ada belum menampakkan tanda hasilnya.

Pernyataan ini terkoneksi dengan dugaan bahwa calon yang diusung untuk Batu Bara  agak berbeda dari daerah lain mengingat kabupaten Batu Bara adalah kawasan strategis yang telah dipusatkan menjadi kawasan industri dan jasa ke depan sehingga di perlukan pertimbangan matang untuk menyesuaikan dalam menetapkan calon dari partai terutama kelompok tiga partai koalisi.seperti PDIP, Gerindra, dan Partai lapis tiga seperti PAN, PKS, PKB, PPP, serta lainnya.

Pimpinan partai itu dalam menyusun strategi untuk.memilih calon sampai harus memakai survei dan wawancara ini menunjukkan bahwa peradaban intelektual mendapat tempat dalam memilih calon bukan saja soal isi tas tapi soal isi kepala mendapat prioritas 

Bayangkan mengurus Batu Bara ke depan seorang kepala daerah harus dapat bernegosiasi ,berkomunikasi dengan banyak orang asing yang berinvestasi di Batu Bara ,

Jika kepala daerah nya tidak mampu meyakinkan dari sisi intelektual Batu Bara mau jadi kawasan industri dan Jasa apa ?.semua jadi macet dan itu terbukti 10 tahun Batu Bara telah di canangkan sampai menghadirkan Presiden Jokowi 

Dan empat menteri hasilnya tidak memuaskan kawasan Batu Bara bertumbuh jadi berkembang, malah timbul konflik-konflik klaim tanah tumpang tindih tanpa dapat diselesaikan oleh kepala daerah ironis kan ... ?, sayang terbuang peluang investasi.

Kalau dasar pertimbangannya  isi tas itu hanya sebatas keperluan bukan tujuan akhir petinggi partai untuk Pilbub Batu Bara yang sangat eksklusif seperti daerah Jakarta, Jateng, Jatim dan Sumut serta beberapa daerah lainnya yang membutuhkan perhatian dan pertimbangan  matang oleh partai tersebut terhadap calon yang mau di tetapkan.

Bisa saja calon impor dari pusat kekuasaan seakan Batu Bara di kondisikan sebagai daerah prioritas otorita politik ini tidak mustahil dan di mungkinkan.

Sebenarnya ini kode bagi para calon yang ada untuk terus berjuang berbenah dalam menyusun keinginan menjadi cabub cawabub Batu Bara agar mempersiapkan diri dengan matang jangan asal tampil, karena performance calon akan selalu jadi pusat perhatian, norak atau berwawasan sesuai kemampuan kapasitas dan akseptabilitas dan jangan selalu soal kemampuan keuangan menjadi kendala utama bacalon padahal situasi untuk Batu Bara mungkin berbeda kali ini.

Bacalon harus menyadari berbeda antara pileg dengan Pilbub, kalau pileg masalah isi tas lebih dominan mengingat persaingan tingkat individual calon sangat banyak dan ketat sehingga memerlukan suplemen isi tas.tapi kalau pilkada ruang lingkupnya jauh lebih luas dan memperebutkan otoritas tunggal, kewenangan tunggal yang melekat pada seorang Bupati dan wakil nya jelas dua hal yang berbeda.

Publik Batu Bara saatnya menyadari kepentingan yang lebih tinggi ,bukan soal melepaskan emosi sesaat suka dan tidak suka namun berdampak pada nasib generasi mendatang , Pertarungan politik memang diperlukan fanatisme dukungan bagi bacalon yang diinginkan tapi tidak menutup mata pada kualitas dan kapasitas karena di tangannya kita serahkan kekuasaan absolut untuk mengurus Batu Bara selama lima tahun bila tergelincir semua merasakan dampaknya, Jadi apakah calon berkualitas di abaikan ?.

Gedung Putih,Rabu, 19 Juni 2024.

Pengamat Sosial Politik Dan Kebijakan Publik.LKPI.

Share:

No comments:

Post a Comment

Artikel

Labels

Budaya (16) ekonomi (3) Kesehatan (13) Organisasi (172) Pemerintahan (99) Pendidikan (136) politik (89) Polri/TNI (6) sosial (107) Sumatera Utara (29)

Blog Archive