-->
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0EAIKwCOewMUoWNW47WuQuK72ih6QOPHJMRnpU7DCntRrpBQYD0o5Au6P11bCxnpJNDyOsxBp3IdFHzFFSPAhWzvyrKdEvmE6apWlbXqIYFWABnyl7NEMlrMlUwM4NCgpGmaNl5NRvf2UlfxXkv1HMk7-eaoiksbqMkaflEi0HsdjsFR5l1RhIhyphenhyphenOdiE/s16000/05e2cdf2-5f47-4771-880d-c7f1667e3450.jpeg

Ribuan Massa Geruduk Kantor Gubsu Tuntut PT. Toba Pulp Lestari (TPL) Tutup

Medan-Sumut, Perisainusantara.com | Ribuan Massa yang tergabung dari berbagai elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Medan, Senin 10-11-2025.

Pantauan perisainusantara.com dilokasi, Massa aksi bergerak dari lapangan merdeka medan sambil  menyanyikan lagu perjuangan dan membawa sepanduk yang bertuliskan Tutup TPL.

Masaa aksi mulai tiba di Kantor Gubernur Sumut pukul 10.20 Wib. Peserta aksi yang tergabung berasal dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari mahasiswa, pendeta hingga tokoh adat, mereka yang tergabung menyuarakan penolakan terhadap keberadaan perusahaan PT.TPL yang di anggap merusak ekosistem alam dan lingkungan di kawasan Danau Toba.

Dalam kegiatan ini, mereka meminta Gubernur Sumut Bobby Nasution menemui mereka. Sejumlah koordinator berorasi dan menceritakan perjuangan mereka agar TPL tersebut ditutup, Namun hingga saat ini tak kunjung ditutup.

Massa aksi membawa berbagai poster kritikan dan sindiran untuk pemerintah. Setiap koordinator yang menyuarakan aksi mengatakan, sudah banyak korban dan kerugian yang dialami masyarakat khususnya di Kabupaten karena adanya PT. Toba Pulp Lestari (TPL)

"Keluar Bobby, kantor Gubernur ini dibangun  dari uang rakyat bukan uang dari TPL, Keluar-keluar kau Bobby, Usir TPL bukan lagi ditutup tapi diusir, teriak usir-usir, usir TPL, usir TPL sekarang juga," teriak koordinator unras disambung teriakan massa. 

Menurutnya, pemerintah juga takut kepada perusahaan, poster  keritikan itu juga terlihat dibawa oleh massa

"Sekarang pemerintah takut pada perusahaan bukan sama rakyat,"tulisan poster ini.Massa terlihat kesal karena Bobby Nasution tak kunjung menemui mereka.  Karena itu mereka kompak menyanyikan lagu O Tana Batak. Dimana lagu ini menceritkan tentang cintanya masyarakat kepada tanah batak. 

Selain itu, ketua koordinator juga mengatakan aksi ini digelar dalam rangka Hari Pahlawan.

Dan menunjukkan  tidak adanya penghargaan untuk pahlawan Lingkungan yang sudah menyuburkan tanah batak di Kabupaten Toba.


Penulis  : Yusri Bajang
Editor     : Syahyunan

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Artikel

Label

Budaya (18) Kesehatan (22) Organisasi (331) Pemerintahan (415) Pendidikan (158) Polri/TNI (6) Sumatera Utara (29) ekonomi (3) politik (151) sosial (109)

Arsip Blog

FOUNDER’S MEDIA SIBER BATU BARA



 


Strategi Inalum Perluas Pangsa Pasar Aluminium Global

 


Mengenal Tiga Jenis Produk Aluminium dari INALUM

 


Tentang Inalum