-->
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0EAIKwCOewMUoWNW47WuQuK72ih6QOPHJMRnpU7DCntRrpBQYD0o5Au6P11bCxnpJNDyOsxBp3IdFHzFFSPAhWzvyrKdEvmE6apWlbXqIYFWABnyl7NEMlrMlUwM4NCgpGmaNl5NRvf2UlfxXkv1HMk7-eaoiksbqMkaflEi0HsdjsFR5l1RhIhyphenhyphenOdiE/s16000/05e2cdf2-5f47-4771-880d-c7f1667e3450.jpeg

Ny. Henny Heridawaty Tegaskan Peran Aktif TP PKK Batu Bara Lewat Kegiatan Sosial

Ny. Henny Heridawaty Tegaskan Peran Aktif TP PKK Batu Bara Lewat Kegiatan Sosial



Batu Bara – Perisainusantara.com 

Ketua TP PKK Kabupaten Batu Bara, Ny. Henny Heridawaty Baharuddin, menegaskan komitmen organisasinya untuk terus hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, baik melalui program pemberdayaan maupun aksi sosial langsung.

Komitmen tersebut terlihat saat ia mengikuti kegiatan Salat Tasbih dan pengajian Pemerintah Kabupaten Batu Bara di Aula Kantor Bupati, Kecamatan Lima Puluh, Kamis (26/2/2026). Kegiatan itu menghadirkan penceramah Al Ustadz Dr. H. Fuji Rahmadi P., S.Hi., M.A., dan diikuti peserta dari Kecamatan Sei Suka, Laut Tador, Medang Deras, serta Air Putih.

Didampingi Staf Ahli TP PKK Ny. Leli Syafrizal dan jajaran pengurus, Ny. Henny melanjutkan kegiatan dengan menyalurkan bantuan sembako kepada sejumlah panti asuhan. Bantuan diberikan kepada Panti Asuhan Husnul Khotimah Labuhan Ruku (35 paket), Panti Asuhan Darul Ikhlas Talawi (40 paket), serta Panti Asuhan Darut Taufiq Lima Puluh Pesisir (40 paket).

Selain itu, rombongan TP PKK juga membagikan takjil kepada jamaah di Masjid Petatal sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.

Kegiatan sosial berlanjut pada Jumat (27/2/2026) dengan penyaluran bantuan sembako ke Panti Asuhan At-Thohiriyyah Medang Deras (40 paket), Perkumpulan Yatim Desa Pelanggiran Kecamatan Laut Tador (35 paket), Tahfiz Yayasan Wakaf Sahabat Desa Sei Bejangkar Kecamatan Sei Balai (40 paket), masyarakat Desa Timbul Kecamatan Sei Balai (30 paket), serta Ustad Mulyadi di Kecamatan Nibung Hangus (40 paket).

Melalui rangkaian aksi tersebut, Ketua TP PKK Batu Bara menegaskan bahwa pihaknya akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat dan memperkuat semangat kebersamaan, khususnya dalam membantu warga yang membutuhkan di Kabupaten Batu Bara.

(wellas)

Share:

Sat Lantas Polres Batu Bara Laksanakan Patroli di Jalinsum Indrapura

Sat Lantas Polres Batu Bara Laksanakan Patroli di Jalinsum Indrapura



Batu Bara - Perisainusantara.com 

Satuan Lalu Lintas Polres Batu Bara melaksanakan kegiatan patroli dan pengaturan lalu lintas di Jalinsum Indrapura, Kamis (26/2/2026) mulai pukul 15.30 WIB hingga selesai.

Kegiatan tersebut dilakukan oleh personel Sat Lantas, yakni Bripka Bayu Ritonga dan Bripka Maju Hutagaol. Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan patroli serta pengaturan arus kendaraan dengan metode kibas bendera guna menjaga kelancaran dan ketertiban lalu lintas.

Secara umum, kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar tanpa adanya gangguan yang berarti.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya rutin Sat Lantas dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Batu Bara, jelasnya Kasat Lantas Polres Batu Bara AKP Simon E. Simatupang, S.H., M.H.

Share:

Rumah Bendahara PD IWO Batu Bara Dibobol, Masyarakat Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku

Rumah Bendahara PD IWO Batu Bara Dibobol, Masyarakat Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku



BATU BARA – Perisainusantara.com 

Kasus pencurian kembali terjadi di Kabupaten Batu Bara. Kali ini, rumah Bendahara Umum PD IWO Batu Bara menjadi sasaran pembobolan oleh orang tak dikenal. Peristiwa tersebut telah dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Batu Bara dan saat ini masih dalam proses penyelidikan.

Meski laporan sudah diterima, perkembangan penanganan kasus dinilai belum menunjukkan hasil yang signifikan. Kondisi ini memicu keresahan di tengah masyarakat, terutama warga Kecamatan Lima Puluh.

Ketua Harian SMSI Batu Bara, Gusti Sinaga, menyampaikan keprihatinannya atas maraknya aksi pencurian yang terjadi belakangan ini. Ia mendesak aparat penegak hukum segera mengambil langkah cepat untuk mengungkap pelaku.

“Ini cukup meresahkan, apalagi saya juga tinggal di Lima Puluh. Kami berharap kepolisian segera bertindak agar kejadian serupa tidak terulang di rumah warga lainnya,” ujarnya kepada media, Rabu (25/2/2026).

Kekhawatiran tersebut semakin menguat setelah adanya informasi bahwa sejak Januari hingga Februari 2026 sedikitnya 16 rumah di wilayah Lima Puluh dilaporkan menjadi korban pencurian. Data tersebut sebelumnya diungkapkan oleh tokoh masyarakat setempat, Zen.

Ia menilai peningkatan pengamanan sangat diperlukan, terlebih menjelang bulan Ramadan.

Menurutnya, sebagai lokasi markas komando Polres Batu Bara, wilayah Lima Puluh seharusnya mendapat pengawasan yang lebih optimal.

Menanggapi desakan masyarakat, Kanit Resum Polres Batu Bara, Ade Masry, memastikan bahwa pihaknya terus melakukan penyelidikan. Ia menyebut penyidik telah mengidentifikasi terduga pelaku dan saat ini tengah memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Kami sudah mengantongi identitas pelaku dan proses pemeriksaan saksi sedang berjalan,” tegasnya.

Masyarakat berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap kasus tersebut demi mengembalikan rasa aman di tengah warga.

(Red)

Share:

Aset Karaoke BUMDes Dikuasai Pihak Ketiga, Pj Kades Lubuk Cuik Saya Belum Terima Laporan

Aset Karaoke BUMDes Dikuasai Pihak Ketiga, Pj Kades Lubuk Cuik Saya Belum Terima Laporan



Batu Bara – Perisainusantara.com

Pengelolaan aset Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Lubuk Cuik, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batu Bara, kembali menjadi perhatian masyarakat. Dalam rapat desa yang digelar akhir Januari 2026 dan dihadiri unsur BPD, LPM serta perangkat desa, terungkap bahwa sound system karaoke milik BUMDes berada dalam penguasaan seorang pengusaha pupuk setempat, Alberto (30).

Alberto mengakui membawa perangkat tersebut karena adanya tunggakan pembayaran pupuk dan pestisida oleh pengurus BUMDes. Ia juga menyebut terdapat pinjaman uang tunai dari Ketua dan Bendahara BUMDes.

“Selain pembelian pupuk dan racun, Ketua BUMDes meminjam uang Rp4.250.000, kemudian bendahara juga mengambil Rp700.000. Karena belum ada kejelasan pelunasan, saya mengambil langkah itu,” ujarnya, Senin (17/2/2026).

Kondisi ini memicu pertanyaan warga terkait legalitas penguasaan aset desa oleh pihak ketiga. Andi (57), warga setempat, mempertanyakan apakah tindakan tersebut sesuai aturan serta mengapa tidak ada langkah tegas dari perangkat desa.

“Bagaimana bisa aset desa berpindah ke tangan pihak lain hanya karena persoalan utang? Ini perlu penjelasan terbuka,” katanya.

Warga juga menyoroti kinerja Penjabat Kepala Desa (Pj Kades) MY Daulay dan Ketua BUMDes Iswahyudi yang dinilai kurang transparan dalam pengelolaan aset dan program desa. Bahkan muncul kekhawatiran adanya kedekatan antara Pj Kades dan pihak penyedia pupuk, meski hal tersebut belum terbukti secara resmi.

Selain persoalan aset karaoke, masyarakat turut mempertanyakan program tanam cabai tahun anggaran 2025 yang menggunakan dana desa Rp 80 juta. Berdasarkan informasi yang beredar, hasil panen hanya mencapai empat goni dengan nilai sekitar Rp5 juta. Sementara itu, BUMDes disebut masih memiliki utang sebesar Rp42.668.000 kepada penyedia pupuk dan pestisida.

Permasalahan lain juga terjadi di Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Lubuk Cuik, di mana Ketua dan salah satu pengawas mengundurkan diri di tengah polemik kepengurusan. Warga menilai kondisi ini berpotensi menghambat jalannya program desa.

Dengan total kerugian dan utang yang diperkirakan mencapai lebih dari Rp120 juta, warga mendesak dilakukan audit menyeluruh terhadap pengelolaan BUMDes, dana desa, serta koperasi desa guna memastikan transparansi dan akuntabilitas.

Menanggapi hal tersebut, Pj Kades Lubuk Cuik, MY Daulay, menyatakan belum menerima laporan resmi terkait penguasaan sound system oleh pihak ketiga. Ia menegaskan bahwa jika pemindahan aset dilakukan tanpa musyawarah dan tanpa sepengetahuannya, maka hal itu di luar prosedur.

“Saya sudah meminta agar sound system segera dikembalikan ke BUMDes. Selanjutnya akan dilakukan musyawarah bersama untuk menata kembali pengelolaan sesuai aturan,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).

Terkait pinjaman pupuk dan uang tunai yang disebut sebagai panjar, Pj Kades mengaku tidak pernah memberikan rekomendasi dan tidak menerima laporan resmi mengenai hal tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa hingga kini belum ada laporan pertanggungjawaban keuangan lengkap dari Ketua BUMDes periode 2023–2025.

Untuk program tanam cabai, ia mengaku masih menunggu laporan resmi dari Ketua BUMDes terkait hasil panen dan kondisi keuangan yang sebenarnya.

Masyarakat berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara terbuka, profesional, dan sesuai ketentuan hukum demi menjaga kepercayaan publik serta keberlangsungan aset dan program desa.

(Sumber: kliktodaynews.com)

Share:

Bhabinkamtibmas Polsek Lima Puluh Hadiri Safari Ramadhan MIS Cendikia di Sumber Rejo

Bhabinkamtibmas Polsek Lima Puluh Hadiri Safari Ramadhan MIS Cendikia di Sumber Rejo



BATU BARA – Perisainusantara.com

Bhabinkamtibmas Polsek Lima Puluh, AIPDA Nukhsin, mengikuti sekaligus mendampingi kegiatan Safari Ramadhan yang diselenggarakan Yayasan MIS Cendikia Lima Puluh pada Rabu (25/2/2026).

Kegiatan berlangsung di Masjid Nurul Yaqin, Desa Sumber Rejo, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, mulai pukul 17.00 WIB hingga selesai.

Safari Ramadhan tersebut melibatkan para siswa-siswi MIS Cendikia bersama para wali murid, termasuk Bunda Manda dan Bunda Riska. Agenda ini bertujuan menambah wawasan serta memperkaya pengetahuan umum dan keagamaan para peserta didik.

Selain itu, kegiatan juga difokuskan pada pembentukan karakter anak sejak dini, agar terbiasa bersikap santun, berakhlakul karimah, dan mampu bersosialisasi dengan baik di lingkungan masyarakat. Proses pembinaan dilakukan melalui arahan para guru dengan dukungan penuh dari orang tua siswa.

Kehadiran Bhabinkamtibmas menjadi wujud dukungan kepolisian terhadap kegiatan positif di tengah masyarakat, khususnya dalam membina generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berakhlak, dan religius.

(Tim-red)

Share:

Mantan Gubernur Sumsel Bapak Alex Noerdin Meninggal Dunia

Palembang - Sumatera Selatan, perisainusantara.com |Mantan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin meninggal dunia. Terdakwa kasus revitalisasi Pasar Cinde Palembang itu wafat di usia 76 tahun setelah menjalani perawatan di RS Siloam Jakarta.

Kabar wafatnya Alex Noerdin ini sebelumnya menyebar di pesan singkat WhatsApp.

Kondisi kesehatan Alex Noerdin dikabarkan menurun sejak Jumat (20/2/2026) dan dilarikan ke Rumah Sakit Siloam Palembang.

Namun peralatan medis yang kurang memadai sehingga mantan Gubernur Sumsel dua periode ini terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Siloam Jakarta. Bahkan sidang Alex Noerdin yang beragendakan mendengarkan keterangan saksi di Pengadilan Tipikor PN Kelas 1 A Palembang harus dibatalkan karena beliau dikabarkan kritis.

Juru bicara dari keluarga Alex Noerdin Okta Alfarisi membenarkan meninggalnya Alex Noerdin.

"Innalilahi wainnailaihi rojiun telah meninggal dunia bapak Alex Noerdin pada pukul 13.30 WIB, Rabu 25/02/2026 di RS Siloam Jakarta," kata Okta.

Menurut Okta, saat ini pihak kelurahan sedang mengurus kepulangan jenazah ke Palembang.

"Saat ini kami sedang mengurus kepulangan jenazah almarhum ke Palembang dan dikabarkan dimana akan dikebumikannya," pungkasnya.

(***)

Share:

Kapolsek Indrapura Gelar Sambang Cooling System di PT Emha, Tekankan Anti Narkoba dan Bijak Bermedsos

Kapolsek Indrapura Gelar Sambang Cooling System di PT Emha, Tekankan Anti Narkoba dan Bijak Bermedsos



BATU BARA – Perisainusantara.com 

Kapolsek Indrapura Rahmad R. Hutagaol melaksanakan kegiatan sambang dalam rangka Cooling System guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di wilayah hukum Polsek Indrapura.


Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 11.30 WIB di Kantor Perkebunan PT Emha, Kelurahan Perkebunan Sipare-pare, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara.


Dalam kegiatan itu, Kapolsek didampingi PS Panit Intelkam Polsek Indrapura AIPTU Ramlan. Turut hadir Askep PT Emha Ali Hanafiah serta Humas PT Emha Ariano.


Melalui kegiatan sambang tersebut, Kapolsek menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas kepada pihak perusahaan dan karyawan. Ia mengimbau agar seluruh elemen tetap menjaga situasi yang aman dan kondusif, khususnya di lingkungan kerja maupun wilayah sekitar.


Selain itu, Kapolsek juga menekankan pentingnya komitmen bersama dalam memerangi penyalahgunaan narkoba. Ia mengingatkan bahwa narkoba merupakan ancaman serius yang dapat merusak generasi bangsa, sehingga diharapkan tidak ada karyawan yang terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.


Tak hanya itu, Kapolsek turut mengingatkan agar masyarakat lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Ia mengimbau agar tidak mudah terpengaruh berita hoaks maupun isu-isu provokatif yang berpotensi memecah belah persatuan.


Kegiatan sambang Cooling System tersebut berlangsung dengan lancar. Hingga kegiatan berakhir, situasi dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.

(wellas)

Share:

Personel Polres Batu Bara Amankan Pasar Tumpah Ramadhan di Medang Deras

Personel Polres Batu Bara Amankan Pasar Tumpah Ramadhan di Medang Deras



Batu Bara – Perisainusantara.com 

Personel Polres Batu Bara melaksanakan pengamanan kegiatan Pasar Tumpah selama bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M di kawasan Simpang 5 (Lima), Jalan Acces Road, Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Selasa (24/2/2026) sore.

Pengamanan yang dimulai sekitar pukul 17.00 WIB tersebut berada di wilayah hukum Polsek Medang Deras. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan aktivitas masyarakat yang berbelanja takjil menjelang waktu berbuka puasa berjalan aman dan tertib.

Dalam pelaksanaannya, AIPTU Freddi Manurung melakukan monitoring situasi di sekitar lokasi pasar tumpah serta mengimbau masyarakat agar tidak berhenti di bahu jalan yang dapat memicu kemacetan dan membahayakan pengguna jalan lainnya.

Selain itu, petugas juga melakukan pengaturan arus lalu lintas bagi kendaraan yang melintas di Simpang 5 guna mengantisipasi kepadatan volume kendaraan pada jam-jam sibuk menjelang berbuka puasa.

Dari hasil kegiatan tersebut, arus lalu lintas terpantau lancar dan tidak terjadi kemacetan. Situasi kamtibmas selama berlangsungnya Pasar Tumpah hingga selesai kegiatan dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.

(wellas)

Share:

Pembangunan SD negeri 49 Batang Kabung Sumatera Barat

Sumatra Barat, perisainusantara.com |Pada tanggal 27 November 2025 SD Negeri 49 Batang Kabung kota Padang Sumatra Barat, tersapu bencana banjir bandang . Akibat bencana tersebut seluruh bangunan SDN49 Batang Kabung lenyap tersapu arus banjir dan mengharuskan anak-anak SDN49 bersekolah di posko-posko darurat. 

Kepala sekolah SDN 49 Batang Kabung sangat berterima kasih kepada PT. Inalum “ Dengan bantuan yang diberikan  oleh PT. Inalum untuk dibangunnya kembali sekolah kami, semoga PT. Inalum semakin jaya, semakin sukses, semakin maju”. Tutur Elsi Harisa selaku kepala sekolah SDN 49 Batang Kabung. 20/02/2025.

Inalum hadir membangun kembali SDN 49 yang telah hancur di landa bencana hidrometeorologi beberapa waktu lalu, PT. Inalum hadir memperlihatkan pada dunia bahwa PT. Inalum peduli kepada anak-anak Indonesia untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan bermartabat.

Dalam sambutannya Melati Sarnita menyampaikan “Ini merupakan komitmen nyata dari PT Indonesia Asahan aluminium atau Inalum dalam memastikan anak-anak indonesia mendapatkan akses pendidikan yang layak  dan bermartabat khususnya pasca bencana hidrometeorologi bencana banjir beberapa waktu yang lalu, yang melanda 3  provinsi termasuk Sumatera Barat”. Tutup Melati Sarnita selaku Direktur PT Inalum.

(Red)

Share:

DPRD Kabupaten Batu Bara Undang LSM PAKAR Adakan RDP Terkait Persoalan RSUD H.OK Arya Zulkarnain



Batu Bara-Sumut, perisainusantara.com | Rapat Dengar Pendapat (RDP) diselenggarakan pada hari senin ,23 Februari 2026 pukul11.30 Wib di ruang Rapat Komisi III DPRD Kabupaten Batu Bara. Kegiatan ini sesuai dengan permintaan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM PAKAR) setelah melakukan aksi damai pada tanggal  04 Februari 2026 lalu terkait buruknya pelayanan kesehatan di RSUD H.OK Arya Zulkarnain.

Dalam RDP tersebut menghadirkan pihak Dinas Kesehatan dan RSUD H.Ok Arya Zulkarnain.Dari Dinas kesehatan diwakili oleh dr.Dina Novianti beserta rombongan, sedangkan dari RSUD diwakili oleh dr.Yazlan, Ok Shahril beserta rombongan.RDP dipimpin langsung oleh ketua Komisi III Agung Setiawan SE,Wakil ketua Nafiar, S.Pd, M.Si dan Usman, SE, M.Si.

Adapun tuntutan/Petitum yang disampaikan LSM PAKAR adalah sebagai berikut :

1.Evaluasi dan Pemberhentian : Melakukan evaluasi menyuluruh terhadap kinerja Direktur RSUD,dengan pemberhentian jika ditemukan ketidakprofesionalan atau pelanggaran.

2.Audit dan Investigasi: Melaksanakan audit keuangan dan investigasi pengelolaan anggaran untuk memastikan tidak  ada penyimpangan atau korupsi.

3.Screening Integritas: MelakukanbScreening Integritas termasuk tes urin terhadap seluruh pimpinan dan staf  guna pencegahan penyalahgunaan narkoba dan praktik tercela.

4.Sistem Kontrol Terpadu: Menerapkan sistem kontrol dengan partisipasi masyarakat, LSM, dan pihak terkait.

5.Laporan Berkala : Menyampaikan laporan kinerja secara berkala kepada publik untuk transparansi dan akuntabilitas.

dr.Dina Novianti menyampaikan bahwa akan melakukan pembenahan dan perbaikan diseluruh instansi kesehatan di kabupaten Batu Bara.

Ketua komisi III Agung Setiawan mengakui masalah yang disampaikan memang benar adanya dan menjadi perhatian serius. Hal ini juga dibenarkan dari hasil investigasi langsung bersama Nafiar yang menggunakan pakaian biasa untuk menyamarkan identitas, dengan kesimpulan bahwa pelayanan di RSUD sangat bobrok dan tidak berkualitas. "Seharusnya malu dengan Rumah Sakit swasta yang mampu bersaing secara profesioanal dengan menunjukkan sistem manajemen yang baik," ucap Nafiar.

Lebih lanjut, Agung Setiawan menyatakan akan segera memanggil Dewan Pengawas yang telah ditunjuk dan di sahkan oleh Bupati Batu Bara untuk dimintai keterangan. Di akhir rapat, Ketua DPC LSM PAKAR Bambang Setiaji, S.Pd menyampaikan akan menunggu jawaban terkait permasalan tersebut dan  menyerahkan dokumen temuan lapangan kepada komisi III sebagai bahan pertimbangan.

(syahril)

Share:

Unit Samapta Polsek Indrapura Gelar Patroli dan Cooling System, Antisipasi Kejahatan Jalanan hingga Narkoba

Unit Samapta Polsek Indrapura Gelar Patroli dan Cooling System, Antisipasi Kejahatan Jalanan hingga Narkoba



Batu Bara – Perisainusantara.com 

Unit Samapta Polsek Indrapura melaksanakan kegiatan patroli, sambang, dan cooling system dalam rangka menjaga harkamtibmas serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan di wilayah hukumnya, Senin (23/2/2026) pukul 10.00 WIB.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Waka Polsek Indrapura IPTU M. Siregar bersama Kanit Samapta IPDA G. Sinaga dan Kanit Binmas IPDA J. Nainggolan, didampingi personel lainnya.

Adapun lokasi patroli meliputi Jalinsum Desa Pelanggiran, Kecamatan Laut Tador yang berbatasan dengan Kabupaten Serdang Bedagai dan Kabupaten Batu Bara, Simpang Kuala Tanjung Desa Tanjung Gading Kecamatan Sei Suka, serta sepanjang Jalinsum wilayah hukum Polsek Indrapura.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan patroli monitoring sekaligus menyambangi masyarakat guna menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Sosialisasi difokuskan pada upaya pencegahan kejahatan jalanan, aksi geng motor, tawuran, perjudian, serta penyalahgunaan narkoba.

Petugas juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian melalui call center 110 apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan atau tindak kejahatan di lingkungan sekitar.

Selain itu, personel turut mengingatkan warga yang melintas di Jalinsum wilayah hukum Polsek Indrapura agar tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif. Masyarakat juga diingatkan untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi di media sosial, tidak mudah terpengaruh berita hoaks, serta tidak terpancing isu-isu yang dapat memecah persatuan.

Kapolsek Indrapura, Rahmad R Hutagaol, menyampaikan bahwa kegiatan patroli dan cooling system ini merupakan langkah preventif guna memastikan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Indrapura tetap terjaga dengan baik.

(wellas)

Share:

Polsek Indrapura Gelar Minggu Kasih, Salurkan Sembako untuk Warga Kurang Mampu

Polsek Indrapura Gelar Minggu Kasih, Salurkan Sembako untuk Warga Kurang Mampu



Batu Bara – Perisainusantara.com 

Wujud kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan jajaran Polsek Indrapura, yang merupakan bagian dari Polres Batu Bara, melalui kegiatan Minggu Kasih pada Minggu (22/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.30 WIB tersebut digelar di Desa Perkotaan, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara. Kapolsek Indrapura AKP Rahmad R. Hutagaol, S.H., M.H., diwakili oleh Wakapolsek IPTU M. Siregar, S.H., bersama Kanit Binmas IPDA J. Nainggolan dan personel Polsek Indrapura turun langsung menyapa warga.

Dalam kegiatan sosial tersebut, jajaran kepolisian menyalurkan bantuan sembako berupa beras kepada masyarakat kurang mampu di Desa Perkotaan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Wakapolsek Indrapura IPTU M. Siregar menyampaikan bahwa program Minggu Kasih tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga bentuk nyata kepedulian Polri kepada masyarakat. Selain menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, Polri juga hadir untuk berbagi dan membantu sesama.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, tertib, dan kondusif hingga selesai. Situasi selama pelaksanaan terpantau aman dan lancar.

(wellas)

Share:

PT.Inalum Bangun Kembali SDN 49 Padang yang Hancur Diterjang Banjir

 

Padang - Sumatera Barat, perisainusantara.com | PT. Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) menyatakan komitmennya membantu pembangunan kembali SD Negeri 49 Batang Kabung, Kecamatan Koto Tangah, Padang. Sekolah itu mengalami kerusakan parah akibat bencana hidrometeorologi akhir November 2025.

Rencana itu terungkap dalam pertemuan.antara perwakilan PT. Inalum dengan Wali Kota Padang di Rumah Dinas Wali Kota Padang, Rabu (18/2/2026).

Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi atas kepedulian PT. Inalum terhadap dunia pendidikan di Kota Padang, khususnya bagi SDN 49 Batang Kabung yang terdampak banjir hingga nyaris hilang akibat derasnya arus.

"Terima kasih kepada PT. Inalum atas kepeduliannya, tentu kita apresiasi sekali. Akhirnya PT. Inalum memberikan sumbangsih terhadap SD kita (SD 49 Batang Kabung). Mudah-mudahan pengerjaannya bisa cepat dan kualitasnya bagus," ujarnya.

Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan PT. Inalum Firman Usman selaku Kepala Departemen Pengamanan dan Keamanan beserta tim. Hadir juga sejumlah kepala OPD terkait di lingkungan Pemko Padang.

Sementara itu, Firman Usman menjelaskan pembangunan sekolah akan dilakukan di lokasi baru sekitar 500 meter dari titik lama yang sudah tidak memungkinkan digunakan. Pembangunan direncanakan meliputi enam ruang kelas, ruang guru, ruang kepala sekolah, perpustakaan, fasilitas umum seperti toilet, hingga perlengkapan meubelair.

"Kami dari PT. Indonesia Asahan Aluminium atau Inalum ini mau membangun kembali SD Negeri 49 ini di lokasi baru. Rencananya kita akan bangun enam lokal, satu ruang guru, ruang kepala sekolah, perpustakaan, dan juga fasilitas umum seperti toilet dan yang lain. Mudah-mudahan nanti anak-anak bisa langsung beraktivitas atau langsung sekolah di tempat yang sekarang," jelasnya.

Program ini merupakan bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) serta CSR PT. Inalum untuk mendukung pemulihan pascabencana dan keberlangsungan pendidikan di Kota Padang.

(Red)

Share:

Satlantas Polres Batu Bara Kunjungi Panti Asuhan Husnul Khotimah, Salurkan Bantuan dan Laksanakan Patroli

Satlantas Polres Batu Bara Kunjungi Panti Asuhan Husnul Khotimah, Salurkan Bantuan dan Laksanakan Patroli



BATU BARA – Perisainusantara.com 

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Batu Bara melaksanakan kegiatan sosial dengan mengunjungi Panti Asuhan Husnul Khotimah di Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasatlantas AKP Simon E. Simatupang, S.H., M.H., didampingi IPDA Syahputra M. Hasibuan selaku KBO Satlantas bersama personel Satlantas Polres Batu Bara.

Sebelum kegiatan sosial berlangsung, personel Satlantas terlebih dahulu melaksanakan patroli menggunakan kendaraan dinas di sepanjang Jalan Lintas Kabupaten Batu Bara guna mengantisipasi potensi kemacetan serta memastikan kelancaran arus lalu lintas.

Selanjutnya, rombongan Satlantas mengunjungi Panti Asuhan Husnul Khotimah untuk bersilaturahmi sekaligus menyerahkan bantuan berupa paket sembako yang diperuntukkan bagi kebutuhan anak-anak panti asuhan.

Kasatlantas menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan perhatian kepada anak-anak di panti asuhan. Selain menjaga keamanan dan ketertiban berlalu lintas, Polri juga berkomitmen untuk terus menjalin hubungan sosial yang harmonis dengan masyarakat.

(wellas)

Share:

Kejari Batu Bara Tetapkan Kadiskes PPKB Inisial DS Sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Dana BTT Tahun 2022


Batu Bara—Sumut, perisainusantara.com | Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) inisial DS, 52 tahun,‎ ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Dana Belanja Tidak Terduga (BTT) Tahun Anggaran 2022.

DS diduga terlibat saat menjabat sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) bersama inisial E, 47 tahun, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). 

Sebelumnya, kasus itu juga telah menyeret mantan Kadiskes PPKB inisial WK bersama dua pihak swasta masing-masing inisial CS dan IS. ‎Keduanya ditetapkan sebagai tersangka baru kasus dugaan korupsi dana BTT.‎

‎Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batu Bara Fransisco Tarigan mengatakan penetapan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi dana BTT dilakukan setelah Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejari Batu Bara menemukan alat bukti yang cukup.

Kasus ini berkaitan dengan realisasi Dana BTT pada sejumlah pekerjaan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana di Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Batu Bara tahun 2022, katanya didampingi Kasi Pidsus dan Kasi Intel pada konferensi pers di Kantor Kejari Batu Bara, Kamis (19/02/2026).‎

‎Pada kasus tersebut, lanjut Kajari, dana BTT Dinas Kesehatan PPKB tahun 2022 memiliki pagu anggaran sebesar Rp5.170.215.770. ‎Namun berdasarkan hasil Pemeriksaan Penghitungan Kerugian Negara (PKKN), terungkap negara mengalami kerugian sebesar Rp1.158.081.211.

‎‎Dijelaskan Fransisco, penetapan tersangka terhadap E dan DS dituangkan dalam surat Kepala Kejaksaan Negeri Batu Bara Nomor PRINT-01/L.2.32/Fd.2/02/2026 dan PRINT-02/L.2.32/Fd.2/02/2026 tertanggal 19 Februari 2026.

Selanjutnya, tersangka E dan DS langsung ditahan serta dititipkan di Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku untuk 20 hari kedepan terhitung sejak 19 Februari 2026 hingga 10 Maret 2026, tuturnya.

‎‎Kedua tersangka E dan DS, sambungnya, ditetapkan penyidik sebagai tersangka berdasarkan ketentuan Pasal 603 dan Pasal 604 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Kejaksaan Negeri Batu Bara menegaskan proses penyidikan akan terus dikembangkan untuk memastikan pertanggungjawaban hukum dalam perkara dugaan korupsi Dana BTT tersebut, ucap Fransisco. 

(***)

Share:

Personel Polsek Labuhan Ruku Gelar Apel dan Pengamanan Pasar Tumpah

Personel Polsek Labuhan Ruku Gelar Apel dan Pengamanan Pasar Tumpah



Batu Bara – Perisainusantara.com 

Personel Polsek Labuhan Ruku melaksanakan apel kesiapan pengamanan pasar tumpah pada Kamis (19/2/2026) sekira pukul 16.30 WIB di Lapangan Mapolsek Labuhan Ruku.

Apel dipimpin oleh Kanit Reskrim selaku perwira pengendali (Padal), Ipda BZ Damanik, SH. Dalam arahannya, ia mengajak seluruh personel untuk bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk melaksanakan tugas pengamanan.

Ia juga menegaskan kepada personel yang telah menerima surat perintah agar melakukan pengaturan arus lalu lintas secara maksimal di sekitar lokasi pasar tumpah guna mencegah terjadinya kemacetan. Selain itu, personel diminta melaksanakan pengamanan secara humanis agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terjaga dalam keadaan aman dan kondusif.

Kapolsek Labuhan Ruku Kompol Cecep Suhendra menyampaikan bahwa kegiatan pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga kelancaran aktivitas di kawasan pasar tumpah.

(wellas)

Share:

Bupati Batu Bara Sambut Entry Meeting Pemeriksaan Interim LKPD 2025 oleh BPK Sumut

Bupati Batu Bara Sambut Entry Meeting Pemeriksaan Interim LKPD 2025 oleh BPK Sumut



Batu Bara – Perisainusantara.com 

Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., menerima kunjungan tim pemeriksa Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara dalam rangka Entry Meeting Pemeriksaan Interim Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 Kabupaten Batu Bara.

Agenda tersebut digelar di Aula Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Kamis (19/2/2026), dan menjadi awal pelaksanaan audit atas pengelolaan keuangan daerah tahun berjalan.

Dalam sambutannya, Bupati Baharuddin menyampaikan apresiasi dan selamat datang kepada Ketua Tim Pemeriksa Pangihutan Siallagan bersama anggota tim, yakni M. Sofwan Erwanda, Wahid Qodri Damanik, dan Novia Ningsih. 

Ia menegaskan kesiapan Pemerintah Kabupaten Batu Bara untuk mendukung penuh proses pemeriksaan sebagai bagian dari komitmen mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi.

Pemeriksaan interim ini dijadwalkan berlangsung selama 28 hari. Tahapan tersebut merupakan bagian penting dalam rangka memastikan penyusunan serta pelaksanaan laporan keuangan daerah berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Bupati juga meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar bersikap kooperatif, responsif, dan terbuka dalam menyediakan dokumen maupun data yang diperlukan oleh tim auditor. 

Menurutnya, kolaborasi dan keterbukaan menjadi kunci kelancaran proses pemeriksaan.

“Pemeriksaan ini harus kita jadikan sebagai sarana evaluasi bersama untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah secara berkesinambungan,” ujar Bupati.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, S.E., M.AP., Pelaksana Harian Sekda Batu Bara, para Asisten dan Staf Ahli, Inspektorat, Sekretaris DPRD, para Kepala OPD, Direktur RSUD Batu Bara, para Kepala Bagian Setdakab, serta seluruh Camat se-Kabupaten Batu Bara.

(wellas)

Share:

BUMDes Lubuk Cuik Rugi 120 juta Aset Diamankan Pegusaha Pupuk Sebab Hutang Rp. 42.668.000

BUMDes Lubuk Cuik Rugi 120 juta Aset Diamankan Pegusaha Pupuk Sebab Hutang Rp. 42.668.000



Batu Bara – jelasnews.com

Aset sound system karaoke milik BUMDes Desa Lubuk Cuik, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batu Bara, diamankan oleh seorang pengusaha pupuk akibat tunggakan pembayaran sebesar Rp. 42.668.000. Aset tersebut sebelumnya menjadi salah satu sumber pendapatan desa. Informasi ini mencuat setelah rapat desa pada akhir Januari 2026 membahas persoalan utang BUMDes.

Warga setempat, Andi (57), menyebutkan dalam rapat desa tersebut terdengar penguasaan sound system telah beralih kepada pihak pengusaha pupuk. Selain persoalan aset, program budidaya cabai Tahun Anggaran 2025 yang dikelola BUMDes dengan modal dana desa Rp. 80 juta juga dilaporkan mengalami kerugian dan masih menyisakan utang kepada penyedia pupuk dan pestisida.

Sejumlah warga mempertanyakan transparansi pengelolaan anggaran dan kinerja Penjabat Kepala Desa Lubuk Cuik, M.Y. Daulay, serta Ketua BUMDes Iswahyudi. Warga meminta penjelasan terbuka terkait kondisi keuangan BUMDes dan status aset desa yang kini tidak dapat dimanfaatkan, serta dasar hukum penguasaan aset oleh pihak ketiga.

Pengusaha pupuk R. Sitinjak melalui anaknya, Alberto Sitinjak, membenarkan pengamanan sound system tersebut. Menurutnya, langkah itu diambil karena belum adanya pelunasan utang atas pengadaan pupuk dan pestisida untuk program budidaya cabai sejak Juni 2025. Ia mengaku telah berupaya menagih sejak Agustus hingga Desember 2025, namun belum mendapat kepastian pembayaran.

Dengan total kerugian dan utang BUMDes yang disebut mencapai lebih dari Rp120 juta, warga mendesak dilakukan audit menyeluruh terhadap pengelolaan BUMDes dan penggunaan dana desa. Mereka menilai persoalan ini tidak sekadar utang-piutang, melainkan menyangkut tata kelola aset dan akuntabilitas pemerintahan desa.

Permasalahan lainnya juga mencuat terkait dinamika Kisruh internal Koperasi Desa Merah Putih Lubuk Cuik, sehingga Ketua dan salah satu Pengawas disebut telah mengundurkan diri di tengah polemik kepengurusan.(terkesan Pembiaran, Pj. Kepala Desa Tidak melakukan Tupoksinya dalam Pembinaan)

Warga juga keluhan mengenai minimnya keterbukaan dalam pelaksanaan musyawarah desa maupun musrenbang, di mana sejumlah warga yang kritis dan wartawan lokal disebut tidak pernah dilibatkan , menambah kekhawatiran masyarakat terhadap transparansi dan akuntabilitas Pemerintahan Desa Lubuk Cuik di kepemimpinan Pj  Kades M.Y Daulay.

(wellas)


Share:

Dojo INKANAS Polres Batu Bara Raih 4 Medali Perak di KAJATISU CUP II 2026

Dojo INKANAS Polres Batu Bara Raih 4 Medali Perak di KAJATISU CUP II 2026



Batu Bara – Perisainusantara.com 

Meski baru diresmikan beberapa bulan lalu, Dojo Institut Karate-Do Nasional (INKANAS) Polres Batu Bara langsung menorehkan prestasi membanggakan. Pada ajang Kejuaraan Karate Open Tournament & Festival KAJATISU CUP II Tahun 2026, para atletnya sukses membawa pulang empat medali perak.

Dojo yang berada di bawah naungan Institut Karate-Do Nasional (INKANAS) dan dibentuk atas dukungan Kapolres Batu Bara, Doly Nelson Nainggolan, ini sebelumnya diresmikan pada 16 September 2025. 

Keikutsertaan dalam turnamen tersebut menjadi ajang pembuktian kualitas pembinaan yang dilakukan sejak awal berdiri.

Di bawah arahan pelatih Aipda Harry Karimata Hadi, SH (Karate DAN IV sekaligus wasit/juri AKF) bersama Putri Guslina Nasution (Karate DAN III), para atlet tampil maksimal dan mampu bersaing di berbagai kelas pertandingan.

Empat atlet yang berhasil meraih juara II yakni: Sean Kidung Oksana Situmorang, kumite pra usia dini +20 kg putri, 

Mikayla Vioneta Bangun, kumite usia dini +25 kg putri.

Zefano Zionathan Sidauruk, kumite pra pemula -35 kg putra.

Sean Anggabaya Tambunan, kumite pra pemula +35 kg putra.

Kapolres Batu Bara, AKBP Doly Nelson Nainggolan, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti bahwa pembinaan yang terarah, disiplin latihan, serta dukungan penuh dari berbagai pihak mampu menghasilkan atlet berprestasi.

“Saya bangga atas pencapaian para atlet Dojo INKANAS Polres Batu Bara. Ini menunjukkan bahwa kerja keras dan semangat juang dapat membawa hasil yang membanggakan,” ungkapnya.

Ia berharap torehan prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih hasil yang lebih gemilang di kejuaraan-kejuaraan berikutnya.

Sumber: Kasi Humas Polres Batu Bara.

(wellas)

Share:

Pesta Tapai 2026 Ditutup, Bupati Baharuddin Tekankan Peningkatan Kualitas

Pesta Tapai 2026 Ditutup, Bupati Baharuddin Tekankan Peningkatan Kualitas



Batu Bara – Perisainusantara.com 

Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., kembali menegaskan pentingnya menjaga dan meningkatkan mutu penyelenggaraan Pesta Tapai sebagai salah satu agenda budaya unggulan daerah. Tradisi tahunan ini dinilai memiliki peran penting dalam menyambut bulan suci Ramadan sekaligus memperkuat identitas budaya masyarakat Batu Bara.

Pernyataan tersebut disampaikan saat Bupati menutup secara resmi Pesta Tapai Tahun 2026 yang digelar di Desa Dahari Selebar, Kecamatan Talawi, Minggu malam (15/2/2026).

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pelaku UMKM, tokoh masyarakat, serta elemen lainnya yang telah berkontribusi dalam menyukseskan perhelatan budaya tersebut.

Ia juga mengingatkan agar pelaksanaan Pesta Tapai ke depan, khususnya pada tahun 2027, dapat dievaluasi secara menyeluruh. Aspek pelayanan kepada pengunjung menjadi perhatian utama, termasuk keramahan, kesopanan, serta kesiapan tuan rumah dalam memberikan kenyamanan bagi setiap tamu yang hadir.

Selain pelayanan, Bupati menekankan pentingnya menjaga mutu produk UMKM, penataan harga yang lebih tertib, serta penguatan sistem keamanan selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, kepuasan pengunjung menjadi kunci agar Pesta Tapai terus diminati dan berkembang setiap tahun.

Acara penutupan berlangsung meriah dan penuh antusiasme masyarakat yang memadati lokasi kegiatan. Secara resmi, Bupati menyatakan rangkaian Pesta Tapai 2026 berakhir dengan sukses.

Sementara itu, Dinas UMKM bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Batu Bara mencatat perputaran ekonomi selama 28 hari pelaksanaan mencapai Rp5.896.000.800. Angka tersebut dinilai sebagai pencapaian yang membanggakan karena memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan pendapatan pelaku usaha lokal.

Melalui penyelenggaraan Pesta Tapai, Pemerintah Kabupaten Batu Bara berharap nilai-nilai budaya tetap terjaga sekaligus mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat, khususnya di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah.

(wellas)

Share:

Menjaga Warisan untuk Tanah Kebanggaan

Danau Toba-Sumut,  perisainusantara.com |Inalum Memulai perjalanan dengan langkah bermakna, sebanyak 28 peserta magang INALUM mengawali masa bakti dengan menanam 84 bibit pohon Kemiri, Pete, dan Mahoni di RTH Kehati. Kegiatan ini menegaskan dedikasi INALUM dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mendukung pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. 

Penanaman pohon memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian ekosistem Danau Toba, di antaranya:

- Akar pohon membantu menahan tanah sehingga mengurangi erosi.

- Mencegah sedimentasi sehingga kualitas air danau tetap bersih.

- Menjaga kelestarian habitat flora dan fauna lokal.

- Mewujudkan keseimbangan hidup yang berkelanjutan.

Mengapa kelestarian Danau Toba adalah tanggung jawab lintas generasi?Obed Sepraim Manurung salah seorang peserta magang menegaskan “ Melalui penanaman pohon ini, kami belajar bahwa menjaga kelestarian lingkungan di sekitar Danau Toba sangatlah krusial. Selain memberikan udara yang lebih segar, akar pohon yang kuat adalah benteng utama dalam mencegah erosi dan longsor di area pegunungan”.  Tutup Obed

Memulai perjalanan dengan langkah yang bermakna. Pada 20 Januari 2026, sebanyak 28 peserta magang INALUM mengawali masa bakti mereka dengan menanam 84 bibit pohon Kemiri, Pete, dan Mahoni di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kehati

INALUM berdedikasi untuk terus menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. 

(Red).

Share:

Inalum Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI Dukung Hilirisasi Bauksit, Aluminium di Kalimantan Barat.

Kalbar, perisainusantara.com |Inalum Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI ke Kalimantan Barat menegaskan komitmen kuat dalam mengawal hilirisasi pertambangan nasional, khususnya pembangunan Smelter Aluminium Mempawah dan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase 2. Kalimantan Barat 12/02/2026.

Melalui fungsi pengawasan, Komisi VI memastikan proyek pengolahan bauksit menjadi alumina dan aluminium di Mempawah berjalan tepat waktu, sesuai target, serta memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah dan nasional.

Kunjungan ini menjadi momentum strategis dalam mengawal agenda hilirisasi pertambangan nasional yang fokus pada pembangunan

Smelter Aluminium Mempawah dan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase 2. Dalam pertemuan ini, INALUM menyampaikan progres Groundbreaking pembangunan Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian Bauksit, Alumina, Aluminium di mempawah.

Melati Sarnita “Kami optimistis integrasi pasokan bauksit, pemurnian alumina, hingga pengolahan aluminium akan menjadi motor penggerak ekonomi yang tangguh bagi masa depan industri aluminium nasional." Tegas Melati Sarnita ( Direktur PT. Inalum ).

Komisi VI DPR RI menegaskan komitmen dalam mengawal agenda hilirisasi mineral di Kalimantan Barat. Kunjungan kerja spesifik ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan Komisi VI DPR RI untuk memastikan proyek hilirisasi bauksit melalui Fasilitas Pengolahan dan pemurnian Bauksit - Alumina -Aluminium di Mempawah berjalan sesuai target, tepat waktu, dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah serta nasional". Ucap Eko Hendro Purnomo (Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI).

Melalui fungsi pengawasan, Komisi VI memastikan proyek pengolahan bauksit menjadi alumina dan aluminium di Mempawah berjalan tepat waktu, sesuai target, serta memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah dan nasional.

Kunjungan ini juga bertujuan mengidentifikasi berbagai kendala teknis, regulasi, dan tantangan global yang memengaruhi proyek hilirisasi aluminium. 

Dialog konstruktif ini diharapkan melahirkan langkah taktis guna memperkuat daya saing industri nasional Dilaksanakan di Kota Pontianak. kegiatan ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan Komisi VI DPR RI untuk menggali lebih dalam mengenai kesiapan proyek strategis ini untuk memberi dampak nyata bagi perekonomian nasional, khususnya wilayah Kalimantan Barat. 

(Red)

Share:

Dugaan Data CPCL Bodong, IWO Batu Bara Dorong Pembentukan Pansus Plasma Perkebunan

Dugaan Data CPCL Bodong, IWO Batu Bara Dorong Pembentukan Pansus Plasma Perkebunan



Batu Bara — Perisainusantara.com 

Polemik terkait Calon Petani dan Calon Lokasi Lahan (CPCL) pada salah satu perusahaan perkebunan di Kabupaten Batu Bara mencuat ke publik. Data CPCL yang diajukan dalam proses pengurusan Hak Guna Usaha (HGU) diduga tidak valid dan sarat manipulasi.

Temuan tersebut mengemuka setelah dilakukan penelusuran dan pemeriksaan silang data oleh Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Batu Bara bersama masyarakat Kedatukan Lima Puluh serta sejumlah penggiat sosial. Dari hasil crosscheck lapangan, ditemukan adanya ketidaksesuaian data CPCL yang diajukan perusahaan perkebunan berkolaborasi dengan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Batu Bara.

Padahal, berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 18 Tahun 2021, setiap perusahaan perkebunan wajib memfasilitasi pembangunan kebun masyarakat (plasma) paling sedikit 20 persen dari total luas lahan yang diusahakan. Pemenuhan kewajiban tersebut menjadi salah satu syarat penting dalam proses perpanjangan maupun pembaruan HGU, yang dibuktikan melalui Surat Keputusan CPCL yang diterbitkan Kepala Dinas terkait.

IWO Batu Bara kemudian menginisiasi klarifikasi melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batu Bara, khususnya Komisi I. Hingga empat kali RDP digelar di bawah pimpinan Ketua Komisi I, Darius, SH., MH., pihak perusahaan disebut belum mampu menyajikan data valid terkait realisasi kebun plasma atau Fasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat (FPKM).

Dalam forum tersebut, perusahaan dinilai lebih banyak memaparkan program bina lingkungan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Padahal, CSR dan kewajiban penyediaan kebun plasma 20 persen merupakan dua hal berbeda. CSR merupakan kewajiban korporasi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Perseroan Terbatas, sementara penyediaan plasma adalah syarat administratif dan substantif dalam pengajuan HGU.

Salah satu perusahaan yang disorot adalah PT Socfin Indonesia (SOCFINDO). Berdasarkan hasil penelusuran dan pengajuan data HGU yang dikaji, perusahaan tersebut dinilai belum memberikan penjelasan dan klarifikasi memadai terkait keabsahan data CPCL. Dugaan pun menguat bahwa data CPCL yang diajukan bersifat “aspal” atau asli tetapi palsu.

Tak hanya itu, sejumlah perusahaan perkebunan lain di Batu Bara juga disebut menjalankan program bantuan kepada masyarakat secara terbatas, yang dinilai tidak sebanding dengan kewajiban fasilitasi kebun plasma 20 persen dari total luas HGU. Pelaksanaan FPKM pun dinilai rentan dimanipulasi, terutama dalam penentuan data penerima CPCL yang seharusnya berasal dari masyarakat sekitar kebun.

Perbedaan perhitungan konversi luas lahan 20 persen HGU yang menjadi hak masyarakat juga menjadi sorotan. Dalam konsep perkebunan inti rakyat, lahan plasma umumnya disertai pendampingan pengelolaan. Namun dalam praktik FPKM di Batu Bara, pelaksanaannya disebut hanya berupa bantuan seadanya tanpa sistem pendampingan berkelanjutan.

Atas dasar itu, IWO Batu Bara bersama DPRD dan elemen masyarakat mendorong pembentukan Panitia Khusus (Pansus) di DPRD Kabupaten Batu Bara agar persoalan plasma dapat dibuka secara menyeluruh dan transparan. Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan keadilan bagi masyarakat serta memberi kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui aktivitas ekonomi plasma.

Masyarakat sekitar perkebunan pun diimbau untuk aktif mengawal proses tersebut, mengingat hasil dan manfaat kebijakan plasma akan berdampak langsung pada kehidupan mereka. Dorongan agar pemerintah bersikap proaktif dan transparan pun menguat, demi memastikan pengelolaan sumber daya di Batu Bara benar-benar berpihak kepada kesejahteraan masyarakat.

(D.F)

Share:

“Jumat Berkah”, Polres Batu Bara Salurkan Sembako dan Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat

 “Jumat Berkah”, Polres Batu Bara Salurkan Sembako dan Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat



Batu Bara – Perisainusantara.com 

Kepedulian sosial kembali ditunjukkan jajaran Polres Batu Bara melalui kegiatan “Jumat Berkah” yang digelar serentak pada Jumat, 13 Februari 2026. Program ini menyasar keluarga rentan dan kaum dhuafa, sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk insan pers.

Kegiatan tersebut menegaskan bahwa tugas kepolisian tidak semata menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir membawa manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan.

Polsek Lima Puluh Bantu Warga Kurang Mampu

Dipimpin Kapolsek AKP Salomo Sagala, S.H., jajaran Polsek Lima Puluh turun langsung ke Dusun II Desa Perkebunan Dolok, Kecamatan Lima Puluh. Bantuan sembako diserahkan kepada tiga warga lanjut usia, yakni Markonah (69), Sutinah (54), dan Ngatinem (65), yang selama ini hidup dalam keterbatasan ekonomi.

Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung ke rumah penerima guna memastikan bantuan tepat sasaran sekaligus mempererat kedekatan emosional antara polisi dan masyarakat.

Polsek Labuhan Ruku Santuni Kaum Dhuafa

Kegiatan serupa juga dilaksanakan oleh Polsek Labuhan Ruku di bawah kepemimpinan Kompol Cecep Suhendra. Bersama personel dan Ketua Ranting Bhayangkari Labuhan Ruku, pihaknya menyerahkan paket sembako berisi beras, minyak goreng, telur, dan gula kepada Putra (34), warga yang membutuhkan uluran bantuan.

Aksi sosial ini menjadi bentuk kepedulian sekaligus upaya memperkuat hubungan harmonis antara kepolisian dan masyarakat.

Polsek Indrapura Rangkul Media dan Warga

Berbeda dengan dua polsek lainnya, Polsek Indrapura mengisi “Jumat Berkah” dengan menyambangi para jurnalis yang selama ini menjadi mitra kepolisian dalam menyampaikan informasi kepada publik. Melalui Waka Polsek Iptu M. Siregar, S.H., bantuan beras diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peran media.

Selain itu, personel Polsek Indrapura juga membagikan nasi kotak kepada warga sebagai wujud kepedulian sosial.

“Kami berharap kegiatan ‘Jumat Berkah’ ini membuat kehadiran Polri semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kami ingin menjadi bagian dari solusi dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Kabupaten Batu Bara,” ujar Iptu M. Siregar.

Program “Jumat Berkah” yang diinisiasi Polres Batu Bara ini menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum dan menjaga keamanan, tetapi juga berkomitmen membangun kedekatan serta kepedulian sosial demi kesejahteraan masyarakat.

(Sumber: Kasi Humas Polres Batu Bara)

Share:

Seluruh Fraksi DPRD Batu Bara Sepakat Bentuk Pansus Plasma Perkebunan

Seluruh Fraksi DPRD Batu Bara Sepakat Bentuk Pansus Plasma Perkebunan



BATU BARA – Perisainusantara.com

Dukungan terhadap pembentukan Panitia Khusus (Pansus) plasma perkebunan di DPRD Kabupaten Batu Bara semakin solid. Seluruh fraksi di lembaga legislatif tersebut kini telah menyatakan persetujuan untuk membentuk pansus yang akan mengkaji dan memastikan pelaksanaan kewajiban plasma sebesar 20 persen dari total luas lahan perkebunan.

Fraksi Partai Gerindra menjadi fraksi terakhir yang menyampaikan dukungan resminya. Ketua Fraksi Gerindra DPRD Batu Bara, Safii, menegaskan bahwa sejak awal pihaknya konsisten mendorong penyelesaian persoalan plasma melalui pembentukan pansus.

Menurut Safii, sikap tersebut sudah disampaikan sejak Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang diinisiasi IWO Batu Bara. Ia menilai mekanisme pansus merupakan langkah paling tepat untuk menuntaskan persoalan yang dinilai menyangkut kepentingan masyarakat luas.

Ia juga menekankan bahwa keberadaan perusahaan perkebunan semestinya memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Jika manfaat tersebut belum dirasakan secara optimal, maka DPRD memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk mengambil langkah tegas.

Safii meyakini realisasi plasma 20 persen, apabila benar-benar dikelola masyarakat, dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus meningkatkan taraf hidup warga Batu Bara.

Dengan bergabungnya Fraksi Gerindra, seluruh fraksi di DPRD Batu Bara kini sepakat mendukung pembentukan pansus plasma perkebunan.

Sebelumnya, dalam RDP keempat yang digelar Komisi I DPRD Batu Bara, lima fraksi telah lebih dulu merekomendasikan pembentukan pansus. Rekomendasi tersebut muncul akibat adanya perbedaan pandangan terkait implementasi kewajiban plasma.

IWO Batu Bara selaku inisiator, bersama Komisi I serta perwakilan BPN dan Dinas Pertanian dan Perkebunan, berpandangan bahwa kewajiban plasma 20 persen harus direalisasikan dalam bentuk fisik lahan. Di sisi lain, pihak perusahaan perkebunan yang hadir dalam RDP menyampaikan preferensi terhadap pola kemitraan sebagai bentuk pelaksanaan plasma.

Langkah DPRD membentuk pansus turut mendapat respons positif dari berbagai kalangan. Sekretaris GAMKI Kabupaten Batu Bara, Irwansyah Putra Tampubolon, menyampaikan apresiasinya atas dukungan seluruh fraksi.

Ia menilai pembentukan pansus merupakan langkah strategis untuk memastikan amanat undang-undang terkait kewajiban plasma 20 persen dari luas Hak Guna Usaha (HGU) benar-benar terlaksana demi kesejahteraan masyarakat.

Apresiasi serupa juga disampaikan Ketua YLBH-CNI, Khairul Abdi Silalahi. Ia menegaskan bahwa penyediaan plasma 20 persen bukan sekadar bentuk kepedulian perusahaan, melainkan kewajiban hukum yang telah diatur dalam berbagai regulasi, termasuk ketentuan mengenai tanggung jawab sosial perusahaan.

Khairul berharap, dengan terbentuknya pansus dan terealisasinya plasma 20 persen, masyarakat di sekitar wilayah perkebunan dapat memperoleh akses ekonomi yang lebih luas sehingga kesejahteraan mereka meningkat secara berkelanjutan.

Share:

Tingkatkan Standar Pelayanan Pekerja, INALUM Luncurkan Bus Baru untuk Pegawai

Kuala Tanjung, perisainusantara.com | INALUM melaksanakan Pelepasan Perdana Bus Baru sebagai wujud komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas sarana transportasi bagi para pekerja. 

Sebagai bentuk komitmen Inalum dalam meningkatkan kualitas sarana transportasi karyawannya.

Melalui armada baru ini, INALUM menghadirkan perjalanan yang lebih aman dan nyaman bagi para karyawan Inalum. Kuala Tanjung, 02/02/2026.

Inalum Tingkatkan Kenyamanan bagi Karyawan maupun driver Bus, dengan hadirnya Bus baru ini pastinya  menjadi semangat baru pula dalam bekerja. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang lebih nyaman dan mendukung aktivitas harian karyawan.

Sebanyak 33 unit bus baru suap dioperasikan untuk melayani operasional di lokasi kerja INALUM Smelter Plant (ISP) dan INALUM Power Plant (IPP). Melalui armada baru ini, INALUM berkomitmen menghadirkan perjalanan yang lebih aman dan nyaman bagi para pekerja.

Dalam pelepasan bus baru ini dilepas langsung oleh Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) adalah Melati Sarnita. Kegiatan pelepasan Bus baru Inalum berjalan lancar.

(Red)

Share:

Inalum dan PT. Pelabuhan Tanjung Priok bertukar perspektif terkait standar penanganan kargo yang aman dan efektif


Kuala Tanjung, perisainusantara.com |Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bukan sekadar prosedur, penerapannya di lapangan adalah fondasi efisiensi. Inalum Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lapangan menjadi fondasi penting dalam menciptakan efisiensi operasional, sehingga mendorong PT Pelabuhan Tanjung Priok untuk bertukar perspektif terkait standar penanganan kargo yang aman dan efektif. Batu Bara, 09/02/2026.

Kunjungan benchmarking strategis ini bertujuan mengoptimalkan layanan kargo di Terminal Kijing guna mendukung hilirisasi aluminium nasional.

“Fokus inilah yang membawa rekan-rekan dari PT Pelabuhan Tanjung Priok hadir untuk bertukar perspektif mengenai standar penanganan kargo yang aman dan efektif,” Kunjungan benchmarking strategis ini bertujuan mengoptimalkan layanan kargo di Terminal Kijing guna mendukung hilirisasi aluminium nasional. Ujar Direktur Operasional PT Inalum Ivan Emirsyam saat kunjungan PT. Pelabuhan Tanjung Priok.

Memastikan setiap ton kargo alumina tertangani dengan tepat memerlukan pengamatan mendalam. Mulai dari mekanisasi peralatan hingga efektivitas alur operasional, setiap detail di lapangan berperan penting dalam menjaga kelancaran rantai pasok industri.

Kolaborasi ini menjadi wujud nyata penyelarasan standar operasional pelabuhan, khususnya penanganan kargo alumina yang efektif dan berkelanjutan. 

(Red.)

Share:

INALUM Perkuat Hilirisasi Aluminium Nasional melalui Pengembangan Terintegrasi Bauksit–Alumina–Aluminium di Mempawah

Jakarta, perisainusantara.com |PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) secara resmi melakukan groundbreaking Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian bauksit–alumina–aluminium pada 6 Februari 2026 di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Proyek ini menandai langkah strategis INALUM bersama Grup MIND ID dalam mendukung kebijakan hilirisasi mineral nasional sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, serta sejalan dengan arah kebijakan Asta Cita Presiden Prabowo yang menempatkan hilirisasi sebagai pilar utama penguatan industri nasional. Jakarta, 10 Februari 2026

Direktur Utama INALUM, Melati Sarnita, menyebut bahwa hilirisasi ini akan membuat Indonesia memiliki posisi tawar yang lebih baik dalam komoditas strategis, khususnya aluminium. Ia berharap swasembada aluminium pada tahun 2030 dapat tercapai.

“Hilirisasi bauksit menjadi aluminium merupakan agenda strategis nasional untuk memperkuat kemandirian sektor industri Indonesia. Percepatan pembangunan smelter dan refinery menjadi upaya untuk menekan ketergantungan impor, meningkatkan daya saing, serta membangun rantai pasok aluminium yang terintegrasi dari hulu hingga hilir yang memberikan pertumbuhan ekonomi bagi Indonesia,” ujar Melati.

Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian bauksit–alumina–aluminium di Mempawah ini terdiri dari Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase 2 dan Smelter Aluminium. Dibangun di area yang sama dengan SGAR Fase 1 yang berkapasitas 1 juta ton alumina per tahun, SGAR Fase 2 yang juga dikelola oleh PT Borneo Alumina Indonesia, anak perusahaan PT Indonesia Asahan Aluminium dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM), memiliki kapasitas produksi 1 juta ton alumina per tahun.

Dengan demikian, kapasitas produksi alumina domestik akan meningkat menjadi 2 juta ton per tahun, dengan penyerapan bijih bauksit sebesar 6 juta ton per tahun yang dipasok dari seluruh area Izin Usaha Pertambangan PT Aneka Tambang Tbk di Kabupaten Mempawah dan Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Sementara itu, pasokan listrik untuk Smelter Aluminium kedua akan diperoleh dari PT Bukit Asam Tbk.

Pembangunan Smelter Aluminium Mempawah nantinya akan memiliki kapasitas produksi sebesar 600.000 ton per tahun, dengan seluruh produksinya diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan aluminium domestik. Dengan menggabungkan produksi aluminium dari Smelter INALUM di Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara, total kapasitas produksi aluminium INALUM akan mencapai sekitar 900 ribu ton per tahun.

Pembangunan dan pengoperasian Fasilitas Pengolahan dan Peleburan Aluminium Terpadu ini merupakan bagian dari Program Strategis Nasional, dengan total nilai investasi sebesar Rp104,55 triliun atau setara dengan USD 6,23 miliar. Proyek ini berperan strategis dalam memperkuat ketahanan pasokan bahan baku industri aluminium nasional, mengurangi ketergantungan impor, serta meningkatkan posisi Indonesia dalam rantai pasok aluminium global.

Tak hanya itu, dampak berganda (multiplier effect) dari proyek ini diharapkan dapat meningkatkan output ekonomi domestik secara signifikan. Diperkirakan akan terjadi peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) sekitar Rp71,8 triliun per tahun serta peningkatan penerimaan negara hingga sekitar Rp6,6 triliun per tahun. Selain itu, fasilitas terpadu ini juga berpotensi menyerap sekitar 65.000 tenaga kerja, baik secara langsung maupun tidak langsung, mulai dari tahap konstruksi hingga operasional serta sektor pendukung.

Groundbreaking fasilitas bauksit–alumina–aluminium di Mempawah ini menegaskan komitmen INALUM dan Grup MIND ID dalam mengakselerasi hilirisasi mineral nasional secara berkelanjutan. Melalui sinergi antar korporasi dalam negeri, dukungan kebijakan pemerintah, serta penguatan rantai pasok dari hulu hingga hilir, INALUM optimistis pembangunan ekosistem aluminium nasional yang mandiri, berdaya saing global, dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia dapat terwujud secara nyata dalam jangka panjang.

(red)

Share:

Danantara Indonesia Mulai Enam Proyek Hilirisasi Fase I dengan Investasi US$ 7 Miliar

Danantara Indonesia Mulai Enam Proyek Hilirisasi Fase I dengan Investasi US$ 7 Miliar



Jakarta – Perisainusantara.com

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia secara bersamaan memulai pembangunan enam proyek hilirisasi fase I yang tersebar di 13 titik di berbagai daerah di Indonesia, Jumat (6/2/2026). Total nilai investasi dari proyek strategis nasional tersebut mencapai sekitar US$ 7 miliar.

Inisiatif ini menjadi bagian dari langkah percepatan transformasi ekonomi nasional yang bertujuan memperkuat sektor riil, meningkatkan nilai tambah industri dalam negeri, membuka lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Secara keseluruhan, proyek-proyek hilirisasi tersebut diperkirakan mampu menyerap lebih dari 6.000 tenaga kerja langsung.

Pelaksanaan groundbreaking serentak ini menandai dimulainya realisasi proyek prioritas hilirisasi fase I yang dikelola secara terintegrasi lintas sektor, meliputi sektor energi, pangan, mineral, dan logam. Program ini diharapkan menjadi fondasi penguatan struktur industri nasional sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor secara bertahap.

CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menegaskan bahwa hilirisasi merupakan agenda strategis nasional yang menjadi prioritas Presiden Republik Indonesia, sekaligus fokus utama Danantara Indonesia dalam mendorong transformasi ekonomi.

Rosan menyampaikan bahwa pada tahap awal, proyek-proyek hilirisasi ini diharapkan memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional, baik melalui peningkatan nilai tambah industri maupun penciptaan lapangan kerja. Ke depan, hilirisasi diyakini akan menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat, berkelanjutan, dan berdaya saing global.

“Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah, BUMN, dan mitra strategis, hilirisasi akan menjadi fondasi penting untuk memperkuat kemandirian industri serta membawa Indonesia menuju ekonomi bernilai tambah tinggi,” ujarnya.

Salah satu proyek yang diresmikan adalah pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian bauksit hingga aluminium yang dikelola MIND ID bersama anak usahanya, INALUM dan ANTAM, di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

Fasilitas tersebut mencakup pembangunan smelter aluminium baru berkapasitas 600.000 metrik ton per tahun, serta Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase II dengan kapasitas produksi 1 juta metrik ton alumina per tahun.

Proyek ini ditujukan untuk memperkuat ketahanan mineral nasional sekaligus memastikan ketersediaan bahan baku bagi industri manufaktur dalam negeri, sebagai bagian dari penguatan rantai nilai industri nasional.

Melalui proyek strategis ini, MIND ID mendorong peningkatan nilai tambah hingga 70 kali lipat, dari bauksit mentah menjadi alumina dan aluminium. Nilai bauksit yang sebelumnya berada di kisaran US$ 40 per metrik ton meningkat menjadi sekitar US$ 400 per metrik ton setelah diolah menjadi alumina, dan melonjak hingga US$ 2.800–US$ 3.000 per metrik ton ketika diproses menjadi aluminium.

Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, menyampaikan bahwa keberadaan proyek ini akan memperkuat kapasitas produksi aluminium nasional sekaligus menekan ketergantungan terhadap impor.

Menurutnya, saat smelter aluminium baru mulai beroperasi, cadangan devisa nasional diperkirakan meningkat hingga 394 persen, dari Rp11 triliun menjadi Rp52 triliun per tahun. Selain itu, industri manufaktur domestik akan memperoleh kepastian pasokan bahan baku dari dalam negeri.

“Proyek ini merupakan wujud kontribusi Grup MIND ID dalam menciptakan nilai tambah di dalam negeri, memperkuat perekonomian nasional, serta menjaga kedaulatan negara di sektor mineral demi masa depan Indonesia,” ujar Maroef.

Peresmian proyek tersebut turut dihadiri Gubernur Kalimantan Barat, Anggota DPR RI Komisi XII, Bupati Mempawah, Raja Mempawah XIV, Dewan Adat Dayak, serta jajaran direksi dan komisaris MIND ID, ANTAM, Bukit Asam, INALUM, dan PT Borneo Alumina Indonesia.

Pelaksanaan proyek hilirisasi ini sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia untuk mempercepat transformasi ekonomi nasional melalui penguatan sektor riil, optimalisasi nilai tambah sumber daya domestik, serta pembangunan industri yang berdaya saing dan berkelanjutan. Danantara Indonesia bersama BUMN berkomitmen memastikan seluruh proyek prioritas direalisasikan tepat waktu dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.

(red)


Share:

Lolos Fit and Proper Test, Dedi Hardianto Ditetapkan sebagai Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan

JAKARTA - Perisainusantara.com | Dedi Hardianto, seorang tokoh dari Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), resmi lulus dalam uji kelayakan dan kepatutan Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan. Uji ini diselenggarakan oleh Komisi IX DPR RI dan berlangsung di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta.

Pada hari Rabu, 4 Februari 2026, Komisi IX mengumumkan bahwa Dedi Hardianto bersama Ujang Romli terpilih sebagai perwakilan dari unsur pekerja. Pengumuman tersebut menjadi bagian dari hasil seleksi untuk calon anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan yang dilaksanakan mulai 2 Februari 2026.

Komisi IX sebelumnya telah menerima daftar kandidat dari Presiden, yang terdiri dari masing-masing 10 calon untuk Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan dari berbagai unsur, termasuk pekerja, pemberi kerja, serta tokoh masyarakat. Berdasarkan seleksi tersebut, lima anggota Dewan Pengawas untuk BPJS Ketenagakerjaan kemudian diputuskan, mencakup dua perwakilan pekerja, dua dari pemberi kerja, dan satu dari kalangan tokoh masyarakat.

Berikut adalah susunan lengkap Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan yang akan menjabat untuk periode 2026-2031: 

1.Dedi Hardianto (Unsur Pekerja) 

2. Ujang Romli (Unsur Pekerja) 

3. Sumarjono Saragih (Unsur Pemberi Kerja) 

4. Abdurrackhman Lahabato (Unsur Pemberi Kerja) 

5. Alif Noeriyanto Rahman (Unsur Tokoh Masyarakat). 

(Kata Buruh)



Share:

Satlantas Polres Batu Bara Laksanakan Patroli Kibas Bendera, Antisipasi Kecelakaan dan Kemacetan

Satlantas Polres Batu Bara Laksanakan Patroli Kibas Bendera, Antisipasi Kecelakaan dan Kemacetan



BATU BARA – Perisainusantara.com

Guna menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Batu Bara, Polda Sumatera Utara, menggelar patroli preventif bertajuk Patroli Kibas Bendera sekaligus pemantauan arus lalu lintas melalui dokumentasi video, Minggu (1/2/2026).

Kegiatan patroli yang dimulai sekitar pukul 16.00 WIB tersebut dilaksanakan di sejumlah titik wilayah hukum Polres Batu Bara yang dinilai memiliki potensi kerawanan.

Patroli ini merupakan bagian dari pelaksanaan program Kapolri dengan tujuan meningkatkan kehadiran personel kepolisian di lapangan, sekaligus memberikan edukasi dan imbauan kepada para pengguna jalan agar senantiasa tertib dan mematuhi peraturan lalu lintas.

Selain sebagai upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas, kegiatan ini juga diarahkan untuk menekan potensi kemacetan serta mencegah terjadinya tindak kejahatan jalanan.

Adapun lokasi patroli meliputi beberapa ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), antara lain Jalinsum Indrapura, Jalinsum Lima Puluh, dan Jalinsum Sei Bejangkar, yang selama ini dikenal sebagai kawasan rawan laka dan kepadatan kendaraan.

Pelaksanaan patroli dilakukan oleh personel Satlantas Polres Batu Bara dengan mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif kepada masyarakat pengguna jalan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi lalu lintas terpantau aman, lancar, dan kondusif tanpa ditemukan hambatan yang berarti. Patroli ini berada di bawah kendali Kasat Lantas Polres Batu Bara, AKP Simon E. Simatupang, S.H., M.H., sebagai wujud komitmen Polres Batu Bara dalam meningkatkan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas di wilayah hukumnya.

(wls)


Share:

Artikel

Label

Budaya (18) Kesehatan (22) Organisasi (332) Pemerintahan (419) Pendidikan (159) Polri/TNI (6) Sumatera Utara (29) ekonomi (3) politik (151) sosial (109)

Arsip Blog

FOUNDER’S MEDIA SIBER BATU BARA



 


Strategi Inalum Perluas Pangsa Pasar Aluminium Global

 


Mengenal Tiga Jenis Produk Aluminium dari INALUM

 


Tentang Inalum