-->
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0EAIKwCOewMUoWNW47WuQuK72ih6QOPHJMRnpU7DCntRrpBQYD0o5Au6P11bCxnpJNDyOsxBp3IdFHzFFSPAhWzvyrKdEvmE6apWlbXqIYFWABnyl7NEMlrMlUwM4NCgpGmaNl5NRvf2UlfxXkv1HMk7-eaoiksbqMkaflEi0HsdjsFR5l1RhIhyphenhyphenOdiE/s16000/05e2cdf2-5f47-4771-880d-c7f1667e3450.jpeg

Pesta Tapai 2026 Ditutup, Bupati Baharuddin Tekankan Peningkatan Kualitas

Pesta Tapai 2026 Ditutup, Bupati Baharuddin Tekankan Peningkatan Kualitas



Batu Bara – Perisainusantara.com 

Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., kembali menegaskan pentingnya menjaga dan meningkatkan mutu penyelenggaraan Pesta Tapai sebagai salah satu agenda budaya unggulan daerah. Tradisi tahunan ini dinilai memiliki peran penting dalam menyambut bulan suci Ramadan sekaligus memperkuat identitas budaya masyarakat Batu Bara.

Pernyataan tersebut disampaikan saat Bupati menutup secara resmi Pesta Tapai Tahun 2026 yang digelar di Desa Dahari Selebar, Kecamatan Talawi, Minggu malam (15/2/2026).

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pelaku UMKM, tokoh masyarakat, serta elemen lainnya yang telah berkontribusi dalam menyukseskan perhelatan budaya tersebut.

Ia juga mengingatkan agar pelaksanaan Pesta Tapai ke depan, khususnya pada tahun 2027, dapat dievaluasi secara menyeluruh. Aspek pelayanan kepada pengunjung menjadi perhatian utama, termasuk keramahan, kesopanan, serta kesiapan tuan rumah dalam memberikan kenyamanan bagi setiap tamu yang hadir.

Selain pelayanan, Bupati menekankan pentingnya menjaga mutu produk UMKM, penataan harga yang lebih tertib, serta penguatan sistem keamanan selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, kepuasan pengunjung menjadi kunci agar Pesta Tapai terus diminati dan berkembang setiap tahun.

Acara penutupan berlangsung meriah dan penuh antusiasme masyarakat yang memadati lokasi kegiatan. Secara resmi, Bupati menyatakan rangkaian Pesta Tapai 2026 berakhir dengan sukses.

Sementara itu, Dinas UMKM bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Batu Bara mencatat perputaran ekonomi selama 28 hari pelaksanaan mencapai Rp5.896.000.800. Angka tersebut dinilai sebagai pencapaian yang membanggakan karena memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan pendapatan pelaku usaha lokal.

Melalui penyelenggaraan Pesta Tapai, Pemerintah Kabupaten Batu Bara berharap nilai-nilai budaya tetap terjaga sekaligus mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat, khususnya di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah.

(wellas)

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Artikel

Label

Budaya (18) Kesehatan (22) Organisasi (332) Pemerintahan (419) Pendidikan (159) Polri/TNI (6) Sumatera Utara (29) ekonomi (3) politik (151) sosial (110)

Arsip Blog

FOUNDER’S MEDIA SIBER BATU BARA



 


Strategi Inalum Perluas Pangsa Pasar Aluminium Global

 


Mengenal Tiga Jenis Produk Aluminium dari INALUM

 


Tentang Inalum