-->
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0EAIKwCOewMUoWNW47WuQuK72ih6QOPHJMRnpU7DCntRrpBQYD0o5Au6P11bCxnpJNDyOsxBp3IdFHzFFSPAhWzvyrKdEvmE6apWlbXqIYFWABnyl7NEMlrMlUwM4NCgpGmaNl5NRvf2UlfxXkv1HMk7-eaoiksbqMkaflEi0HsdjsFR5l1RhIhyphenhyphenOdiE/s16000/05e2cdf2-5f47-4771-880d-c7f1667e3450.jpeg

Polsek Lima Puluh Gelar Jum’at Curhat Bersama Warga Perkebunan Dolok

Polsek Lima Puluh Gelar Jum’at Curhat Bersama Warga Perkebunan Dolok



Batu Bara – perisainusantara.com

Polsek Lima Puluh kembali menggelar program Jum’at Curhat sekaligus kegiatan preemtif berupa bimbingan dan penyuluhan kepada masyarakat. Kali ini kegiatan dilaksanakan di Warung Kak Dedek, Desa Perkebunan Dolok, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, Jumat (5/9/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kegiatan dipimpin langsung Kapolsek Lima Puluh, AKP Salomo Sagala, SH, bersama IPDA Aidil S dan IPDA Yulfian Tarigan. Sejumlah warga Desa Perkebunan Dolok turut hadir dalam forum silaturahmi yang berlangsung penuh keakraban.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat bertujuan memberikan rasa aman sekaligus menciptakan suasana yang kondusif. Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara Polsek dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Polri tidak bisa bekerja sendiri, perlu dukungan dan partisipasi aktif masyarakat agar kamtibmas tetap terjaga. Kalau ada permasalahan, termasuk tindak pidana maupun peredaran narkoba, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas atau langsung ke Polsek Lima Puluh,” tegas AKP Salomo.

Warga menyambut baik program Jum’at Curhat ini karena menjadi ruang komunikasi dua arah antara kepolisian dan masyarakat. Kegiatan berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh kekeluargaan.

(wellas)



Share:

Kadis Koperasi Batu Bara Apresiasi Koperasi Merah Putih Lubuk Cuik Sebagai Role Model

Kadis Koperasi Batu Bara Apresiasi Koperasi Merah Putih Lubuk Cuik Sebagai Role Model




Batu Bara – Perisainusantara.com 

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Batu Bara, H. Hakim, bersama jajaran Pengurus Koperasi Konsumen Wartawan (KKW) Merah Putih Batu Bara melaksanakan kunjungan silaturahmi sekaligus studi tiru ke Koperasi Merah Putih Desa Lubuk Cuik, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Jumat (5/9/2025).

Dalam agenda tersebut, H. Hakim yang didampingi Ketua Koperasi Merah Putih Desa Lubuk Cuik, Welas, menyampaikan sejumlah masukan dan pandangan kepada pengurus KKW. Ia menegaskan bahwa Koperasi Desa Merah PutihLu UK Cuik ini telah resmi ditetapkan sebagai koperasi percontohan dari 151 koperasi merah putih di Batu Bara. Penetapan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, pada 19 Agustus 2025 lalu.

Selain berdialog, rombongan juga meninjau ketersediaan barang dagangan dan memberikan motivasi kepada pengurus agar semakin bersemangat dalam mengembangkan koperasi. “Koperasi ini sudah berjalan sesuai standar operasional. Keberhasilannya menjadi bukti nyata bagaimana koperasi merah putih bisa tumbuh dan menjadi model di Batu Bara,” jelasnya H. Hakim.

Ia menambahkan, capaian yang diraih tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Baharuddin Siagian, serta komitmen pengurus dan partisipasi anggota koperasi.

Ketua Koperasi Merah Putih Desa Lubuk Cuik, Welas, menyambut baik perhatian dari Dinas Koperasi dan UMKM. “Kami berusaha menjalankan koperasi ini dengan maksimal. Semoga apa yang kami lakukan menjadi motivasi bagi seluruh pengurus dan anggota ke depan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua KKW Merah Putih Batu Bara, Romi Lubis, menilai pertemuan tersebut sangat bermanfaat. “Diskusi ini akan menjadi bekal penting untuk memperkuat kepengurusan KKW Merah Putih Batu Bara,” jelasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Koperasi Merah Putih Desa Lubuk Cuik, Alberto, bersama sejumlah pengurus lain. Monitoring itu juga mendapat perhatian dari sejumlah wartawan Kabupaten Batu Bara yang turut meliput jalannya kegiatan.

(Red)



Share:

Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Menggelar Aksi Unjuk Rasa Di Gedung DPRD Sumut

Medan-Sumut, Perisainusantara.com |Kali ini giliran mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumut, Kamis (4/9/25). Mereka menuntut reformasi DPR dan Polri, serta peningkatan kesejahteraan para guru honor. Sejumlah masa aksi tiba sekitar pukul 15.00 WIB.

Mahasiswa UINSU, Khairul Fahmi, langsung memimpin orasi dengan menyuarakan ketidakadilan terhadap guru.

“Kedatangan kami ke sini untuk menyampaikan tuntutan yakni, Reformasi DPR dan Polri. Mereka sangat menikmati fasilitas dari negara, tetapi apa kabar nasib para guru honor yang hingga saat ini jauh dari kata sejahtera,” ujarnya.

Para mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk mencopot Kepala Kepolisian Republik Indonesia Listyo Sigit Prabowo.

Dia menilai Listyo Sigit gagal menjaga keamanan dan membiarkan aparat bertindak represif terhadap mahasiswa yang menggelar aksi menolak tunjangan DPR sejak Senin (25/8/2025) lalu.

Para mahasiswa juga membawa sejumlah poster bertuliskan tuntutan, di antaranya "Sahkan RUU Perampasan Aset" dan "Koruptor Benalu Negara". Setelah lebih dari satu jam menyampaikan aspirasi, massa ditemui Ketua DPRD Sumut, Erni Ariyanti Sitorus. Dalam pertemuan itu, Erni berdialog dengan mahasiswa terkait sejumlah tuntutannya.

"Kawan-kawan semua, saya sudah menerima aspirasi ini, ada 13 tuntutan. Kami pasti menyampaikannya ke pusat," ujar Erni. Erni juga menanggapi isu lokal yang disampaikan mahasiswa, termasuk transparansi anggota DPRD Sumut dan kesejahteraan guru.

Dalam aksi ini, mahasiswa menuntut pencopotan Kapolri, menolak kenaikan gaji dan tunjangan DPR RI, hingga pemangkasan fasilitas mewah. Mereka juga meminta Badan Kehormatan DPR RI memeriksa sejumlah anggota yang dinilai bermasalah, seperti Ahmad Sahroni, Uya Kuya, Eko Patrio, Nafa Urbach, dan Adies Kadir.

Selain itu, mahasiswa mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset, reformasi DPR secara besar-besaran, serta penangkapan dan proses hukum bagi aparat yang terbukti melakukan kekerasan terhadap demonstran. Mereka juga meminta aparat tidak represif serta bertindak sesuai SOP pengendalian massa, pencopotan Sri Mulyani dari jabatan Menteri Keuangan, dan kenaikan gaji guru. 

Setelah selesai berdialog dengan Ketua DPRD Sumut   Erni Ariyanti Sitorus dan   para anggota DPRD Sumut para mahasiswa membubarkan diri dengan tertib.

Penulis : Yusri Bajang
Editor    : Syahyunan

Share:

Polsek Lima Puluh Dorong Ketahanan Pangan Lewat Penanaman Jagung di Lahan Binaan

Polsek Lima Puluh Dorong Ketahanan Pangan Lewat Penanaman Jagung di Lahan Binaan



Batu Bara – Perisainusantara.com

Sebagai wujud dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Polsek Lima Puluh melakukan pendampingan langsung kepada kelompok tani di Desa Lubuk Hulu, Kecamatan Datuk Lima Puluh. Kapolsek Lima Puluh AKP Salomo Sagala, SH bersama personel turun ke lapangan untuk memantau proses penanaman jagung di lahan seluas tiga hektar di Dusun Alfalah, Sabtu (1/9/2025) sore.

Kegiatan tersebut merupakan implementasi program satu desa tiga hektar yang menjadi binaan Polsek Lima Puluh. Pada musim tanam kali ini, petani menggunakan bibit jagung varietas P32 Pioner.

AKP Salomo Sagala menuturkan, keterlibatan Polri dalam sektor pertanian adalah bagian dari arahan Presiden Republik Indonesia untuk memperkuat ketahanan pangan. “Polisi tidak hanya menjalankan fungsi menjaga keamanan, tetapi juga hadir membantu masyarakat melalui program yang dapat menunjang kesejahteraan, termasuk di bidang pertanian,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dengan adanya lahan binaan ini diharapkan hasil panen mendatang mampu meningkatkan perekonomian warga desa sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam menjaga ketersediaan pangan di wilayah Kabupaten Batu Bara.

(wellas)



Share:

INALUM Subsidi Paket Sembako, Pasar Murah di Batu Bara Diserbu Warga

INALUM Subsidi Paket Sembako, Pasar Murah di Batu Bara Diserbu Warga



BATU BARA, Perisainusantara.com 

PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) turut ambil bagian dalam program Pasar Murah yang digagas Pemerintah Kabupaten Batu Bara. Dukungan ini menjadi wujud komitmen perusahaan dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di wilayah sekitar operasionalnya.

Kepala Divisi CSR/TJSL INALUM, Susyam Widodo, menjelaskan bahwa pihaknya memberikan subsidi harga pada setiap paket sembako yang dijual, sehingga lebih terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.( Rabu 3 September 2025 )

“Setiap paket disubsidi sebesar Rp10 ribu. Jadi, masyarakat hanya membayar Rp50 ribu dari harga awal Rp60 ribu. Harapan kami, program kolaborasi ini dapat meringankan beban warga dan memberikan manfaat langsung,” ujarnya.

Dalam program tersebut, disiapkan 18.000 paket sembako yang didistribusikan melalui 12 kantor kecamatan se-Kabupaten Batu Bara. Paket berisi kebutuhan pokok yang diprioritaskan untuk membantu masyarakat menghadapi tingginya harga pasar.

Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, SH, M.Si, menyampaikan apresiasi atas kontribusi INALUM. Menurutnya, pasar murah bukan sekadar agenda tahunan, tetapi langkah konkret dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pasar Murah ini diharapkan benar-benar menjadi solusi, khususnya bagi warga berpenghasilan rendah. Kami berterima kasih kepada INALUM atas dukungan nyata yang telah diberikan,” kata Bupati.

Sebagai satu-satunya perusahaan peleburan aluminium di Indonesia yang telah beroperasi lebih dari 40 tahun, INALUM menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat, baik melalui program ekonomi maupun bantuan sosial yang berkelanjutan, jelasnya mengakhiri.

(yus)



Share:

Bupati Batu Bara Bersama PT Inalum Pantau Langsung Pasar Murah di Sei Balai

Bupati Batu Bara Bersama PT Inalum Pantau Langsung Pasar Murah di Sei Balai



BATU BARA – Perisainusantara.com

Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, SH, M.Si bersama jajaran PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) meninjau pelaksanaan Pasar Murah yang digelar di Desa Durian, Kecamatan Sei Balai, Rabu (3/9/2025).

Kehadiran rombongan disambut hangat masyarakat yang antusias berbelanja bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Program Pasar Murah ini merupakan inisiatif Pemkab Batu Bara bekerja sama dengan Inalum, yang bertujuan membantu warga memperoleh kebutuhan sehari-hari di tengah fluktuasi harga pasar.

Dalam kunjungannya, Bupati Baharuddin berinteraksi langsung dengan warga, sekaligus memantau ketersediaan barang dan harga yang ditawarkan. Ia menekankan bahwa program ini bukan hanya agenda seremonial, melainkan benar-benar ditujukan untuk meringankan beban masyarakat.

“Saya berterima kasih kepada PT Inalum atas dukungannya. Semoga keberadaan Pasar Murah ini memberikan manfaat nyata, khususnya bagi masyarakat Desa Durian dan sekitarnya,” ungkapnya.

Turut hadir mendampingi Bupati, Asisten II Setdakab Batu Bara, Kepala Dinas Nakerperindag, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan, Kabag Perekonomian dan Pembangunan, Kabag Kesra, Ketua Pujakesuma, Camat Sei Balai, serta para kepala desa di wilayah tersebut.

(wellas)



Share:

Doa Bersama Lintas Agama, Bupati Batu Bara Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kedamaian

Doa Bersama Lintas Agama, Bupati Batu Bara Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kedamaian



Batu Bara – Perisainusantara.com 

Pemerintah Kabupaten Batu Bara menggelar doa lintas agama di Aula Kantor Bupati, Kecamatan Lima Puluh, Selasa (2/9/2025). Acara ini dihadiri langsung Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, yang dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, serta bersama-sama membangun daerah yang aman dan sejahtera.

Kegiatan dengan tema “Rekatkan Persatuan Antar Elemen Bangsa untuk Mewujudkan Batu Bara Damai dan Bahagia” turut dihadiri Wakil Bupati Syafrizal, SE, M.AP, unsur Forkopimda, tokoh adat, pemuka agama, organisasi kepemudaan, mahasiswa, kepala desa, serta jajaran OPD.

Sebelum doa bersama dimulai, Forkopimda bersama pemerintah daerah menyerahkan santunan kepada puluhan kaum dhuafa. Doa dipanjatkan oleh tokoh lintas agama dengan harapan Indonesia tetap kondusif, khususnya di Kabupaten Batu Bara. Selain itu, doa juga ditujukan untuk para korban yang meninggal dunia pada aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu.

Dalam pesannya, Bupati Baharuddin menekankan pentingnya kebersamaan dan sikap bijak dalam menyikapi perkembangan informasi. “Saya mengimbau masyarakat tidak mudah terprovokasi, pandai memilah informasi di media sosial, serta menyampaikan aspirasi dengan cara yang sesuai aturan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemkab Batu Bara terus berupaya memenuhi hak-hak normatif masyarakat melalui berbagai program, antara lain layanan pengobatan gratis, jaminan sosial bagi pemuka agama dan pedagang, hingga pelayanan administrasi yang dapat diakses langsung di tingkat kecamatan lewat program BERLAYAR.

Bupati juga menyampaikan perkembangan terkait tenaga kerja. Menurutnya, sebanyak 2.325 SK PPPK paruh waktu telah ditandatangani dan akan segera diajukan ke kementerian untuk penerbitan Nomor Induk Pegawai (NIP).

Acara ditutup dengan doa bersama dan penegasan komitmen untuk menjaga harmoni sosial demi terwujudnya Batu Bara yang damai, rukun, dan sejahtera.

(wellas)



Share:

HMI Kisaran Demo di DPRD Batu Bara, Tuntut Penegakan Hukum dan Perhatian untuk Rakyat

HMI Kisaran Demo di DPRD Batu Bara, Tuntut Penegakan Hukum dan Perhatian untuk Rakyat



Batu Bara – Perisainusantara.com

Sekitar 30 mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kisaran menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Batu Bara, Rabu (3/9/2025). Dalam aksi tersebut, mereka mengusung tujuh tuntutan yang menyinggung isu nasional sekaligus persoalan lokal.

Dalam orasinya, mahasiswa menyampaikan sejumlah poin utama, di antaranya:

Usut Dugaan Kekerasan Aparat – Mendesak Kapolres Batu Bara bertindak tegas atas dugaan kekerasan oknum aparat yang berujung pada tewasnya seorang pengemudi ojek online.

Dorong UU Perampasan Aset Koruptor – Meminta DPRD Batu Bara segera menyampaikan rekomendasi kepada DPR RI untuk mempercepat pengesahan undang-undang tersebut.

Berantas Judi dan Narkoba – Menuntut penindakan tegas terhadap praktik perjudian, peredaran narkoba, hiburan malam, serta aksi begal.

Tolak Kenaikan Fasilitas DPR – Menolak rencana kenaikan gaji, tunjangan, maupun pensiun anggota DPR, sekaligus mendesak DPRD agar lebih fokus memperjuangkan nasib rakyat.

Keterbukaan Anggaran DPRD – Menuntut transparansi mengenai gaji, tunjangan, dan fasilitas yang diterima anggota dewan.

Sanksi Dewan Bermasalah – Meminta Badan Kehormatan DPRD menindak tegas anggota yang melanggar kode etik.

Perhatian untuk Tenaga Honorer – Meminta DPRD Batu Bara memperjuangkan kesejahteraan tenaga honorer di daerah.

Aksi yang dimulai dari Lapangan Bola Kelurahan Lima Puluh Kota itu kemudian berakhir di halaman DPRD Batu Bara. Setibanya di lokasi, massa diarahkan ke teras gedung untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.

Kapolres Batu Bara, AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan, serta Ketua DPRD Batu Bara, Safi’i, hadir bersama beberapa anggota dewan menemui massa aksi.

Meskipun suara orasi mahasiswa terdengar lantang, jalannya aksi berlangsung tertib dan damai. Para mahasiswa duduk berdiskusi dengan aparat serta wakil rakyat untuk menyampaikan tuntutan secara terbuka.

Dalam orasinya, perwakilan HMI juga menyoroti kegiatan dialog interaktif yang digelar aliansi pemuda dan mahasiswa sehari sebelumnya. Mereka menyayangkan adanya pihak yang mengatasnamakan HMI tanpa izin resmi dari organisasi.

“Kami hanya hadir 30 orang. Tapi walaupun dua atau lima orang saja, kami akan tetap bersuara untuk kebenaran,” tegas salah satu orator di akhir aksi.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan penegasan agar Kapolres serta Ketua DPRD segera menindaklanjuti tuntutan mahasiswa secara nyata, jelasnya koordinator aksi.

(wellas)



Share:

Sumur Bor Bersejarah di Simpang Dolok Kembali Hidup, Kini Resmi Jadi Aset Desa

Sumur Bor Bersejarah di Simpang Dolok Kembali Hidup, Kini Resmi Jadi Aset Desa



Batu Bara – Perisainusantara.com 

Setelah puluhan tahun terbengkalai, sumur bor peninggalan era kolonial Belanda di persimpangan empat Desa Simpang Dolok (Simpado), Kecamatan Datuk Lima Puluh, akhirnya diresmikan kembali penggunaannya. 

Peresmian dilakukan pada Selasa (2/9/2025) oleh Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., didampingi Wakil Bupati Syafrizal, S.E., M.AP., Kapolres Batu Bara AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan, serta Kepala Desa Simpang Dolok, Nasrullah.

Sumur bor yang sudah berusia ratusan tahun ini dulunya menjadi sumber utama kebutuhan air masyarakat sekitar. Konon, debit airnya tidak pernah habis meski dipakai terus-menerus. Namun sejak awal 2000-an, mesin sumur rusak dan tidak lagi difungsikan, hingga akhirnya dibiarkan mangkrak.

Kepala Desa Simpang Dolok, Nasrullah, menjelaskan bahwa keberadaan sumur ini sebenarnya merupakan situs bersejarah. Namun baru tahun ini, seorang putra daerah, Eddy Chandra, memberikan bantuan untuk memugar sekaligus menghidupkan kembali sumur bor tersebut.

“Berkat dukungan beliau, sumur bor ini bisa kembali berfungsi. Setelah diresmikan, statusnya menjadi aset desa dan pengelolaannya diserahkan kepada BUMDes untuk dimanfaatkan masyarakat, baik warga Simpang Dolok maupun dari luar desa,” ujar Nasrullah.

Kini, sumur bor tersebut telah dilengkapi fasilitas pendukung berupa empat kamar mandi/toilet dan empat keran air yang dapat digunakan secara umum.

Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian, menyambut baik upaya revitalisasi ini. Ia berharap keberadaan sumur bor tersebut benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. “Kami juga sudah meminta dinas terkait untuk melakukan pengukuran pH air agar bisa dipastikan kelayakannya bagi warga,” katanya.

Dengan dihidupkannya kembali sumur bor Simpado, masyarakat tidak hanya memperoleh sumber air bersih, tetapi juga dapat menjaga warisan sejarah yang telah ada sejak zaman kolonial.

(wellas)



Share:

IWO Batu Bara Mendesak DPRD Gelar RDP Bahas Dugaan Pencemaran PT SAS

IWO Batu Bara Mendesak DPRD Gelar RDP Bahas Dugaan Pencemaran PT SAS



BATU BARA – perisainusantara.com

Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Batu Bara menekan DPRD untuk segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait dugaan pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh aktivitas PT SAS, sebuah perusahaan pengolahan kelapa sawit yang berlokasi di Dusun Tanjung Mulia, Desa Tanjung Gading, Kecamatan Sei Suka.

Desakan itu tertuang dalam surat resmi PD IWO Batu Bara bernomor 014/IWOBB/2025 yang dilayangkan pada 27 Agustus 2025 dan ditandatangani langsung oleh Ketua PD IWO Batu Bara, Darmansyah.

Darmansyah menegaskan, PT SAS sudah beroperasi meski pembangunan infrastruktur pabrik belum tuntas. Beberapa fasilitas vital seperti kolam bakteri, instalasi pengolahan limbah (IPL), dan sarana sanitasi disebut belum tersedia.

“Dengan kondisi ini, jelas PT SAS telah menabrak aturan, baik UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup maupun PP Nomor 22 Tahun 2021 mengenai kelengkapan administrasi,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa kelalaian tersebut dapat membawa dampak serius, antara lain membahayakan kesehatan warga sekitar, merusak ekosistem sungai, menurunkan hasil pertanian serta perikanan, hingga memicu kerugian ekonomi masyarakat. “Ini pelanggaran berat. Tidak ada jalan lain selain menutup PT SAS,” tegasnya.

Selain itu, IWO Batu Bara menilai pemerintah daerah masih lamban dan belum menunjukkan tindakan nyata untuk menyelesaikan persoalan limbah yang dikeluhkan masyarakat.

“Melalui RDP ini, kami berharap DPRD mampu mengeluarkan rekomendasi tegas kepada pemerintah daerah agar segera mengambil langkah konkret terhadap PT SAS Tanjung Gading yang sudah jelas-jelas melanggar aturan,” pungkas Darmansyah mengakhiri.

(wellas)



Share:

Artikel

Label

Budaya (19) Kesehatan (22) Organisasi (338) Pemerintahan (419) Pendidikan (160) Polri/TNI (6) Sumatera Utara (29) ekonomi (3) politik (151) sosial (110)

FOUNDER’S MEDIA SIBER BATU BARA



 


Strategi Inalum Perluas Pangsa Pasar Aluminium Global

 


Mengenal Tiga Jenis Produk Aluminium dari INALUM

 


Tentang Inalum