-->
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0EAIKwCOewMUoWNW47WuQuK72ih6QOPHJMRnpU7DCntRrpBQYD0o5Au6P11bCxnpJNDyOsxBp3IdFHzFFSPAhWzvyrKdEvmE6apWlbXqIYFWABnyl7NEMlrMlUwM4NCgpGmaNl5NRvf2UlfxXkv1HMk7-eaoiksbqMkaflEi0HsdjsFR5l1RhIhyphenhyphenOdiE/s16000/05e2cdf2-5f47-4771-880d-c7f1667e3450.jpeg

Dojo INKANAS Polres Batu Bara Raih 4 Medali Perak di KAJATISU CUP II 2026

Dojo INKANAS Polres Batu Bara Raih 4 Medali Perak di KAJATISU CUP II 2026



Batu Bara – Perisainusantara.com 

Meski baru diresmikan beberapa bulan lalu, Dojo Institut Karate-Do Nasional (INKANAS) Polres Batu Bara langsung menorehkan prestasi membanggakan. Pada ajang Kejuaraan Karate Open Tournament & Festival KAJATISU CUP II Tahun 2026, para atletnya sukses membawa pulang empat medali perak.

Dojo yang berada di bawah naungan Institut Karate-Do Nasional (INKANAS) dan dibentuk atas dukungan Kapolres Batu Bara, Doly Nelson Nainggolan, ini sebelumnya diresmikan pada 16 September 2025. 

Keikutsertaan dalam turnamen tersebut menjadi ajang pembuktian kualitas pembinaan yang dilakukan sejak awal berdiri.

Di bawah arahan pelatih Aipda Harry Karimata Hadi, SH (Karate DAN IV sekaligus wasit/juri AKF) bersama Putri Guslina Nasution (Karate DAN III), para atlet tampil maksimal dan mampu bersaing di berbagai kelas pertandingan.

Empat atlet yang berhasil meraih juara II yakni: Sean Kidung Oksana Situmorang, kumite pra usia dini +20 kg putri, 

Mikayla Vioneta Bangun, kumite usia dini +25 kg putri.

Zefano Zionathan Sidauruk, kumite pra pemula -35 kg putra.

Sean Anggabaya Tambunan, kumite pra pemula +35 kg putra.

Kapolres Batu Bara, AKBP Doly Nelson Nainggolan, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti bahwa pembinaan yang terarah, disiplin latihan, serta dukungan penuh dari berbagai pihak mampu menghasilkan atlet berprestasi.

“Saya bangga atas pencapaian para atlet Dojo INKANAS Polres Batu Bara. Ini menunjukkan bahwa kerja keras dan semangat juang dapat membawa hasil yang membanggakan,” ungkapnya.

Ia berharap torehan prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih hasil yang lebih gemilang di kejuaraan-kejuaraan berikutnya.

Sumber: Kasi Humas Polres Batu Bara.

(wellas)

Share:

Pesta Tapai 2026 Ditutup, Bupati Baharuddin Tekankan Peningkatan Kualitas

Pesta Tapai 2026 Ditutup, Bupati Baharuddin Tekankan Peningkatan Kualitas



Batu Bara – Perisainusantara.com 

Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., kembali menegaskan pentingnya menjaga dan meningkatkan mutu penyelenggaraan Pesta Tapai sebagai salah satu agenda budaya unggulan daerah. Tradisi tahunan ini dinilai memiliki peran penting dalam menyambut bulan suci Ramadan sekaligus memperkuat identitas budaya masyarakat Batu Bara.

Pernyataan tersebut disampaikan saat Bupati menutup secara resmi Pesta Tapai Tahun 2026 yang digelar di Desa Dahari Selebar, Kecamatan Talawi, Minggu malam (15/2/2026).

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pelaku UMKM, tokoh masyarakat, serta elemen lainnya yang telah berkontribusi dalam menyukseskan perhelatan budaya tersebut.

Ia juga mengingatkan agar pelaksanaan Pesta Tapai ke depan, khususnya pada tahun 2027, dapat dievaluasi secara menyeluruh. Aspek pelayanan kepada pengunjung menjadi perhatian utama, termasuk keramahan, kesopanan, serta kesiapan tuan rumah dalam memberikan kenyamanan bagi setiap tamu yang hadir.

Selain pelayanan, Bupati menekankan pentingnya menjaga mutu produk UMKM, penataan harga yang lebih tertib, serta penguatan sistem keamanan selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, kepuasan pengunjung menjadi kunci agar Pesta Tapai terus diminati dan berkembang setiap tahun.

Acara penutupan berlangsung meriah dan penuh antusiasme masyarakat yang memadati lokasi kegiatan. Secara resmi, Bupati menyatakan rangkaian Pesta Tapai 2026 berakhir dengan sukses.

Sementara itu, Dinas UMKM bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Batu Bara mencatat perputaran ekonomi selama 28 hari pelaksanaan mencapai Rp5.896.000.800. Angka tersebut dinilai sebagai pencapaian yang membanggakan karena memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan pendapatan pelaku usaha lokal.

Melalui penyelenggaraan Pesta Tapai, Pemerintah Kabupaten Batu Bara berharap nilai-nilai budaya tetap terjaga sekaligus mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat, khususnya di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah.

(wellas)

Share:

Menjaga Warisan untuk Tanah Kebanggaan

Danau Toba-Sumut,  perisainusantara.com |Inalum Memulai perjalanan dengan langkah bermakna, sebanyak 28 peserta magang INALUM mengawali masa bakti dengan menanam 84 bibit pohon Kemiri, Pete, dan Mahoni di RTH Kehati. Kegiatan ini menegaskan dedikasi INALUM dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mendukung pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. 

Penanaman pohon memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian ekosistem Danau Toba, di antaranya:

- Akar pohon membantu menahan tanah sehingga mengurangi erosi.

- Mencegah sedimentasi sehingga kualitas air danau tetap bersih.

- Menjaga kelestarian habitat flora dan fauna lokal.

- Mewujudkan keseimbangan hidup yang berkelanjutan.

Mengapa kelestarian Danau Toba adalah tanggung jawab lintas generasi?Obed Sepraim Manurung salah seorang peserta magang menegaskan “ Melalui penanaman pohon ini, kami belajar bahwa menjaga kelestarian lingkungan di sekitar Danau Toba sangatlah krusial. Selain memberikan udara yang lebih segar, akar pohon yang kuat adalah benteng utama dalam mencegah erosi dan longsor di area pegunungan”.  Tutup Obed

Memulai perjalanan dengan langkah yang bermakna. Pada 20 Januari 2026, sebanyak 28 peserta magang INALUM mengawali masa bakti mereka dengan menanam 84 bibit pohon Kemiri, Pete, dan Mahoni di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kehati

INALUM berdedikasi untuk terus menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. 

(Red).

Share:

Inalum Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI Dukung Hilirisasi Bauksit, Aluminium di Kalimantan Barat.

Kalbar, perisainusantara.com |Inalum Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI ke Kalimantan Barat menegaskan komitmen kuat dalam mengawal hilirisasi pertambangan nasional, khususnya pembangunan Smelter Aluminium Mempawah dan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase 2. Kalimantan Barat 12/02/2026.

Melalui fungsi pengawasan, Komisi VI memastikan proyek pengolahan bauksit menjadi alumina dan aluminium di Mempawah berjalan tepat waktu, sesuai target, serta memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah dan nasional.

Kunjungan ini menjadi momentum strategis dalam mengawal agenda hilirisasi pertambangan nasional yang fokus pada pembangunan

Smelter Aluminium Mempawah dan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase 2. Dalam pertemuan ini, INALUM menyampaikan progres Groundbreaking pembangunan Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian Bauksit, Alumina, Aluminium di mempawah.

Melati Sarnita “Kami optimistis integrasi pasokan bauksit, pemurnian alumina, hingga pengolahan aluminium akan menjadi motor penggerak ekonomi yang tangguh bagi masa depan industri aluminium nasional." Tegas Melati Sarnita ( Direktur PT. Inalum ).

Komisi VI DPR RI menegaskan komitmen dalam mengawal agenda hilirisasi mineral di Kalimantan Barat. Kunjungan kerja spesifik ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan Komisi VI DPR RI untuk memastikan proyek hilirisasi bauksit melalui Fasilitas Pengolahan dan pemurnian Bauksit - Alumina -Aluminium di Mempawah berjalan sesuai target, tepat waktu, dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah serta nasional". Ucap Eko Hendro Purnomo (Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI).

Melalui fungsi pengawasan, Komisi VI memastikan proyek pengolahan bauksit menjadi alumina dan aluminium di Mempawah berjalan tepat waktu, sesuai target, serta memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah dan nasional.

Kunjungan ini juga bertujuan mengidentifikasi berbagai kendala teknis, regulasi, dan tantangan global yang memengaruhi proyek hilirisasi aluminium. 

Dialog konstruktif ini diharapkan melahirkan langkah taktis guna memperkuat daya saing industri nasional Dilaksanakan di Kota Pontianak. kegiatan ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan Komisi VI DPR RI untuk menggali lebih dalam mengenai kesiapan proyek strategis ini untuk memberi dampak nyata bagi perekonomian nasional, khususnya wilayah Kalimantan Barat. 

(Red)

Share:

Dugaan Data CPCL Bodong, IWO Batu Bara Dorong Pembentukan Pansus Plasma Perkebunan

Dugaan Data CPCL Bodong, IWO Batu Bara Dorong Pembentukan Pansus Plasma Perkebunan



Batu Bara — Perisainusantara.com 

Polemik terkait Calon Petani dan Calon Lokasi Lahan (CPCL) pada salah satu perusahaan perkebunan di Kabupaten Batu Bara mencuat ke publik. Data CPCL yang diajukan dalam proses pengurusan Hak Guna Usaha (HGU) diduga tidak valid dan sarat manipulasi.

Temuan tersebut mengemuka setelah dilakukan penelusuran dan pemeriksaan silang data oleh Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Batu Bara bersama masyarakat Kedatukan Lima Puluh serta sejumlah penggiat sosial. Dari hasil crosscheck lapangan, ditemukan adanya ketidaksesuaian data CPCL yang diajukan perusahaan perkebunan berkolaborasi dengan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Batu Bara.

Padahal, berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 18 Tahun 2021, setiap perusahaan perkebunan wajib memfasilitasi pembangunan kebun masyarakat (plasma) paling sedikit 20 persen dari total luas lahan yang diusahakan. Pemenuhan kewajiban tersebut menjadi salah satu syarat penting dalam proses perpanjangan maupun pembaruan HGU, yang dibuktikan melalui Surat Keputusan CPCL yang diterbitkan Kepala Dinas terkait.

IWO Batu Bara kemudian menginisiasi klarifikasi melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batu Bara, khususnya Komisi I. Hingga empat kali RDP digelar di bawah pimpinan Ketua Komisi I, Darius, SH., MH., pihak perusahaan disebut belum mampu menyajikan data valid terkait realisasi kebun plasma atau Fasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat (FPKM).

Dalam forum tersebut, perusahaan dinilai lebih banyak memaparkan program bina lingkungan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Padahal, CSR dan kewajiban penyediaan kebun plasma 20 persen merupakan dua hal berbeda. CSR merupakan kewajiban korporasi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Perseroan Terbatas, sementara penyediaan plasma adalah syarat administratif dan substantif dalam pengajuan HGU.

Salah satu perusahaan yang disorot adalah PT Socfin Indonesia (SOCFINDO). Berdasarkan hasil penelusuran dan pengajuan data HGU yang dikaji, perusahaan tersebut dinilai belum memberikan penjelasan dan klarifikasi memadai terkait keabsahan data CPCL. Dugaan pun menguat bahwa data CPCL yang diajukan bersifat “aspal” atau asli tetapi palsu.

Tak hanya itu, sejumlah perusahaan perkebunan lain di Batu Bara juga disebut menjalankan program bantuan kepada masyarakat secara terbatas, yang dinilai tidak sebanding dengan kewajiban fasilitasi kebun plasma 20 persen dari total luas HGU. Pelaksanaan FPKM pun dinilai rentan dimanipulasi, terutama dalam penentuan data penerima CPCL yang seharusnya berasal dari masyarakat sekitar kebun.

Perbedaan perhitungan konversi luas lahan 20 persen HGU yang menjadi hak masyarakat juga menjadi sorotan. Dalam konsep perkebunan inti rakyat, lahan plasma umumnya disertai pendampingan pengelolaan. Namun dalam praktik FPKM di Batu Bara, pelaksanaannya disebut hanya berupa bantuan seadanya tanpa sistem pendampingan berkelanjutan.

Atas dasar itu, IWO Batu Bara bersama DPRD dan elemen masyarakat mendorong pembentukan Panitia Khusus (Pansus) di DPRD Kabupaten Batu Bara agar persoalan plasma dapat dibuka secara menyeluruh dan transparan. Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan keadilan bagi masyarakat serta memberi kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui aktivitas ekonomi plasma.

Masyarakat sekitar perkebunan pun diimbau untuk aktif mengawal proses tersebut, mengingat hasil dan manfaat kebijakan plasma akan berdampak langsung pada kehidupan mereka. Dorongan agar pemerintah bersikap proaktif dan transparan pun menguat, demi memastikan pengelolaan sumber daya di Batu Bara benar-benar berpihak kepada kesejahteraan masyarakat.

(D.F)

Share:

“Jumat Berkah”, Polres Batu Bara Salurkan Sembako dan Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat

 “Jumat Berkah”, Polres Batu Bara Salurkan Sembako dan Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat



Batu Bara – Perisainusantara.com 

Kepedulian sosial kembali ditunjukkan jajaran Polres Batu Bara melalui kegiatan “Jumat Berkah” yang digelar serentak pada Jumat, 13 Februari 2026. Program ini menyasar keluarga rentan dan kaum dhuafa, sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk insan pers.

Kegiatan tersebut menegaskan bahwa tugas kepolisian tidak semata menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir membawa manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan.

Polsek Lima Puluh Bantu Warga Kurang Mampu

Dipimpin Kapolsek AKP Salomo Sagala, S.H., jajaran Polsek Lima Puluh turun langsung ke Dusun II Desa Perkebunan Dolok, Kecamatan Lima Puluh. Bantuan sembako diserahkan kepada tiga warga lanjut usia, yakni Markonah (69), Sutinah (54), dan Ngatinem (65), yang selama ini hidup dalam keterbatasan ekonomi.

Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung ke rumah penerima guna memastikan bantuan tepat sasaran sekaligus mempererat kedekatan emosional antara polisi dan masyarakat.

Polsek Labuhan Ruku Santuni Kaum Dhuafa

Kegiatan serupa juga dilaksanakan oleh Polsek Labuhan Ruku di bawah kepemimpinan Kompol Cecep Suhendra. Bersama personel dan Ketua Ranting Bhayangkari Labuhan Ruku, pihaknya menyerahkan paket sembako berisi beras, minyak goreng, telur, dan gula kepada Putra (34), warga yang membutuhkan uluran bantuan.

Aksi sosial ini menjadi bentuk kepedulian sekaligus upaya memperkuat hubungan harmonis antara kepolisian dan masyarakat.

Polsek Indrapura Rangkul Media dan Warga

Berbeda dengan dua polsek lainnya, Polsek Indrapura mengisi “Jumat Berkah” dengan menyambangi para jurnalis yang selama ini menjadi mitra kepolisian dalam menyampaikan informasi kepada publik. Melalui Waka Polsek Iptu M. Siregar, S.H., bantuan beras diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peran media.

Selain itu, personel Polsek Indrapura juga membagikan nasi kotak kepada warga sebagai wujud kepedulian sosial.

“Kami berharap kegiatan ‘Jumat Berkah’ ini membuat kehadiran Polri semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kami ingin menjadi bagian dari solusi dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Kabupaten Batu Bara,” ujar Iptu M. Siregar.

Program “Jumat Berkah” yang diinisiasi Polres Batu Bara ini menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum dan menjaga keamanan, tetapi juga berkomitmen membangun kedekatan serta kepedulian sosial demi kesejahteraan masyarakat.

(Sumber: Kasi Humas Polres Batu Bara)

Share:

Seluruh Fraksi DPRD Batu Bara Sepakat Bentuk Pansus Plasma Perkebunan

Seluruh Fraksi DPRD Batu Bara Sepakat Bentuk Pansus Plasma Perkebunan



BATU BARA – Perisainusantara.com

Dukungan terhadap pembentukan Panitia Khusus (Pansus) plasma perkebunan di DPRD Kabupaten Batu Bara semakin solid. Seluruh fraksi di lembaga legislatif tersebut kini telah menyatakan persetujuan untuk membentuk pansus yang akan mengkaji dan memastikan pelaksanaan kewajiban plasma sebesar 20 persen dari total luas lahan perkebunan.

Fraksi Partai Gerindra menjadi fraksi terakhir yang menyampaikan dukungan resminya. Ketua Fraksi Gerindra DPRD Batu Bara, Safii, menegaskan bahwa sejak awal pihaknya konsisten mendorong penyelesaian persoalan plasma melalui pembentukan pansus.

Menurut Safii, sikap tersebut sudah disampaikan sejak Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang diinisiasi IWO Batu Bara. Ia menilai mekanisme pansus merupakan langkah paling tepat untuk menuntaskan persoalan yang dinilai menyangkut kepentingan masyarakat luas.

Ia juga menekankan bahwa keberadaan perusahaan perkebunan semestinya memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Jika manfaat tersebut belum dirasakan secara optimal, maka DPRD memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk mengambil langkah tegas.

Safii meyakini realisasi plasma 20 persen, apabila benar-benar dikelola masyarakat, dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus meningkatkan taraf hidup warga Batu Bara.

Dengan bergabungnya Fraksi Gerindra, seluruh fraksi di DPRD Batu Bara kini sepakat mendukung pembentukan pansus plasma perkebunan.

Sebelumnya, dalam RDP keempat yang digelar Komisi I DPRD Batu Bara, lima fraksi telah lebih dulu merekomendasikan pembentukan pansus. Rekomendasi tersebut muncul akibat adanya perbedaan pandangan terkait implementasi kewajiban plasma.

IWO Batu Bara selaku inisiator, bersama Komisi I serta perwakilan BPN dan Dinas Pertanian dan Perkebunan, berpandangan bahwa kewajiban plasma 20 persen harus direalisasikan dalam bentuk fisik lahan. Di sisi lain, pihak perusahaan perkebunan yang hadir dalam RDP menyampaikan preferensi terhadap pola kemitraan sebagai bentuk pelaksanaan plasma.

Langkah DPRD membentuk pansus turut mendapat respons positif dari berbagai kalangan. Sekretaris GAMKI Kabupaten Batu Bara, Irwansyah Putra Tampubolon, menyampaikan apresiasinya atas dukungan seluruh fraksi.

Ia menilai pembentukan pansus merupakan langkah strategis untuk memastikan amanat undang-undang terkait kewajiban plasma 20 persen dari luas Hak Guna Usaha (HGU) benar-benar terlaksana demi kesejahteraan masyarakat.

Apresiasi serupa juga disampaikan Ketua YLBH-CNI, Khairul Abdi Silalahi. Ia menegaskan bahwa penyediaan plasma 20 persen bukan sekadar bentuk kepedulian perusahaan, melainkan kewajiban hukum yang telah diatur dalam berbagai regulasi, termasuk ketentuan mengenai tanggung jawab sosial perusahaan.

Khairul berharap, dengan terbentuknya pansus dan terealisasinya plasma 20 persen, masyarakat di sekitar wilayah perkebunan dapat memperoleh akses ekonomi yang lebih luas sehingga kesejahteraan mereka meningkat secara berkelanjutan.

Share:

Tingkatkan Standar Pelayanan Pekerja, INALUM Luncurkan Bus Baru untuk Pegawai

Kuala Tanjung, perisainusantara.com | INALUM melaksanakan Pelepasan Perdana Bus Baru sebagai wujud komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas sarana transportasi bagi para pekerja. 

Sebagai bentuk komitmen Inalum dalam meningkatkan kualitas sarana transportasi karyawannya.

Melalui armada baru ini, INALUM menghadirkan perjalanan yang lebih aman dan nyaman bagi para karyawan Inalum. Kuala Tanjung, 02/02/2026.

Inalum Tingkatkan Kenyamanan bagi Karyawan maupun driver Bus, dengan hadirnya Bus baru ini pastinya  menjadi semangat baru pula dalam bekerja. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang lebih nyaman dan mendukung aktivitas harian karyawan.

Sebanyak 33 unit bus baru suap dioperasikan untuk melayani operasional di lokasi kerja INALUM Smelter Plant (ISP) dan INALUM Power Plant (IPP). Melalui armada baru ini, INALUM berkomitmen menghadirkan perjalanan yang lebih aman dan nyaman bagi para pekerja.

Dalam pelepasan bus baru ini dilepas langsung oleh Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) adalah Melati Sarnita. Kegiatan pelepasan Bus baru Inalum berjalan lancar.

(Red)

Share:

Inalum dan PT. Pelabuhan Tanjung Priok bertukar perspektif terkait standar penanganan kargo yang aman dan efektif


Kuala Tanjung, perisainusantara.com |Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bukan sekadar prosedur, penerapannya di lapangan adalah fondasi efisiensi. Inalum Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lapangan menjadi fondasi penting dalam menciptakan efisiensi operasional, sehingga mendorong PT Pelabuhan Tanjung Priok untuk bertukar perspektif terkait standar penanganan kargo yang aman dan efektif. Batu Bara, 09/02/2026.

Kunjungan benchmarking strategis ini bertujuan mengoptimalkan layanan kargo di Terminal Kijing guna mendukung hilirisasi aluminium nasional.

“Fokus inilah yang membawa rekan-rekan dari PT Pelabuhan Tanjung Priok hadir untuk bertukar perspektif mengenai standar penanganan kargo yang aman dan efektif,” Kunjungan benchmarking strategis ini bertujuan mengoptimalkan layanan kargo di Terminal Kijing guna mendukung hilirisasi aluminium nasional. Ujar Direktur Operasional PT Inalum Ivan Emirsyam saat kunjungan PT. Pelabuhan Tanjung Priok.

Memastikan setiap ton kargo alumina tertangani dengan tepat memerlukan pengamatan mendalam. Mulai dari mekanisasi peralatan hingga efektivitas alur operasional, setiap detail di lapangan berperan penting dalam menjaga kelancaran rantai pasok industri.

Kolaborasi ini menjadi wujud nyata penyelarasan standar operasional pelabuhan, khususnya penanganan kargo alumina yang efektif dan berkelanjutan. 

(Red.)

Share:

INALUM Perkuat Hilirisasi Aluminium Nasional melalui Pengembangan Terintegrasi Bauksit–Alumina–Aluminium di Mempawah

Jakarta, perisainusantara.com |PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) secara resmi melakukan groundbreaking Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian bauksit–alumina–aluminium pada 6 Februari 2026 di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Proyek ini menandai langkah strategis INALUM bersama Grup MIND ID dalam mendukung kebijakan hilirisasi mineral nasional sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, serta sejalan dengan arah kebijakan Asta Cita Presiden Prabowo yang menempatkan hilirisasi sebagai pilar utama penguatan industri nasional. Jakarta, 10 Februari 2026

Direktur Utama INALUM, Melati Sarnita, menyebut bahwa hilirisasi ini akan membuat Indonesia memiliki posisi tawar yang lebih baik dalam komoditas strategis, khususnya aluminium. Ia berharap swasembada aluminium pada tahun 2030 dapat tercapai.

“Hilirisasi bauksit menjadi aluminium merupakan agenda strategis nasional untuk memperkuat kemandirian sektor industri Indonesia. Percepatan pembangunan smelter dan refinery menjadi upaya untuk menekan ketergantungan impor, meningkatkan daya saing, serta membangun rantai pasok aluminium yang terintegrasi dari hulu hingga hilir yang memberikan pertumbuhan ekonomi bagi Indonesia,” ujar Melati.

Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian bauksit–alumina–aluminium di Mempawah ini terdiri dari Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase 2 dan Smelter Aluminium. Dibangun di area yang sama dengan SGAR Fase 1 yang berkapasitas 1 juta ton alumina per tahun, SGAR Fase 2 yang juga dikelola oleh PT Borneo Alumina Indonesia, anak perusahaan PT Indonesia Asahan Aluminium dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM), memiliki kapasitas produksi 1 juta ton alumina per tahun.

Dengan demikian, kapasitas produksi alumina domestik akan meningkat menjadi 2 juta ton per tahun, dengan penyerapan bijih bauksit sebesar 6 juta ton per tahun yang dipasok dari seluruh area Izin Usaha Pertambangan PT Aneka Tambang Tbk di Kabupaten Mempawah dan Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Sementara itu, pasokan listrik untuk Smelter Aluminium kedua akan diperoleh dari PT Bukit Asam Tbk.

Pembangunan Smelter Aluminium Mempawah nantinya akan memiliki kapasitas produksi sebesar 600.000 ton per tahun, dengan seluruh produksinya diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan aluminium domestik. Dengan menggabungkan produksi aluminium dari Smelter INALUM di Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara, total kapasitas produksi aluminium INALUM akan mencapai sekitar 900 ribu ton per tahun.

Pembangunan dan pengoperasian Fasilitas Pengolahan dan Peleburan Aluminium Terpadu ini merupakan bagian dari Program Strategis Nasional, dengan total nilai investasi sebesar Rp104,55 triliun atau setara dengan USD 6,23 miliar. Proyek ini berperan strategis dalam memperkuat ketahanan pasokan bahan baku industri aluminium nasional, mengurangi ketergantungan impor, serta meningkatkan posisi Indonesia dalam rantai pasok aluminium global.

Tak hanya itu, dampak berganda (multiplier effect) dari proyek ini diharapkan dapat meningkatkan output ekonomi domestik secara signifikan. Diperkirakan akan terjadi peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) sekitar Rp71,8 triliun per tahun serta peningkatan penerimaan negara hingga sekitar Rp6,6 triliun per tahun. Selain itu, fasilitas terpadu ini juga berpotensi menyerap sekitar 65.000 tenaga kerja, baik secara langsung maupun tidak langsung, mulai dari tahap konstruksi hingga operasional serta sektor pendukung.

Groundbreaking fasilitas bauksit–alumina–aluminium di Mempawah ini menegaskan komitmen INALUM dan Grup MIND ID dalam mengakselerasi hilirisasi mineral nasional secara berkelanjutan. Melalui sinergi antar korporasi dalam negeri, dukungan kebijakan pemerintah, serta penguatan rantai pasok dari hulu hingga hilir, INALUM optimistis pembangunan ekosistem aluminium nasional yang mandiri, berdaya saing global, dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia dapat terwujud secara nyata dalam jangka panjang.

(red)

Share:

Danantara Indonesia Mulai Enam Proyek Hilirisasi Fase I dengan Investasi US$ 7 Miliar

Danantara Indonesia Mulai Enam Proyek Hilirisasi Fase I dengan Investasi US$ 7 Miliar



Jakarta – Perisainusantara.com

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia secara bersamaan memulai pembangunan enam proyek hilirisasi fase I yang tersebar di 13 titik di berbagai daerah di Indonesia, Jumat (6/2/2026). Total nilai investasi dari proyek strategis nasional tersebut mencapai sekitar US$ 7 miliar.

Inisiatif ini menjadi bagian dari langkah percepatan transformasi ekonomi nasional yang bertujuan memperkuat sektor riil, meningkatkan nilai tambah industri dalam negeri, membuka lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Secara keseluruhan, proyek-proyek hilirisasi tersebut diperkirakan mampu menyerap lebih dari 6.000 tenaga kerja langsung.

Pelaksanaan groundbreaking serentak ini menandai dimulainya realisasi proyek prioritas hilirisasi fase I yang dikelola secara terintegrasi lintas sektor, meliputi sektor energi, pangan, mineral, dan logam. Program ini diharapkan menjadi fondasi penguatan struktur industri nasional sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor secara bertahap.

CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menegaskan bahwa hilirisasi merupakan agenda strategis nasional yang menjadi prioritas Presiden Republik Indonesia, sekaligus fokus utama Danantara Indonesia dalam mendorong transformasi ekonomi.

Rosan menyampaikan bahwa pada tahap awal, proyek-proyek hilirisasi ini diharapkan memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional, baik melalui peningkatan nilai tambah industri maupun penciptaan lapangan kerja. Ke depan, hilirisasi diyakini akan menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat, berkelanjutan, dan berdaya saing global.

“Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah, BUMN, dan mitra strategis, hilirisasi akan menjadi fondasi penting untuk memperkuat kemandirian industri serta membawa Indonesia menuju ekonomi bernilai tambah tinggi,” ujarnya.

Salah satu proyek yang diresmikan adalah pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian bauksit hingga aluminium yang dikelola MIND ID bersama anak usahanya, INALUM dan ANTAM, di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

Fasilitas tersebut mencakup pembangunan smelter aluminium baru berkapasitas 600.000 metrik ton per tahun, serta Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase II dengan kapasitas produksi 1 juta metrik ton alumina per tahun.

Proyek ini ditujukan untuk memperkuat ketahanan mineral nasional sekaligus memastikan ketersediaan bahan baku bagi industri manufaktur dalam negeri, sebagai bagian dari penguatan rantai nilai industri nasional.

Melalui proyek strategis ini, MIND ID mendorong peningkatan nilai tambah hingga 70 kali lipat, dari bauksit mentah menjadi alumina dan aluminium. Nilai bauksit yang sebelumnya berada di kisaran US$ 40 per metrik ton meningkat menjadi sekitar US$ 400 per metrik ton setelah diolah menjadi alumina, dan melonjak hingga US$ 2.800–US$ 3.000 per metrik ton ketika diproses menjadi aluminium.

Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, menyampaikan bahwa keberadaan proyek ini akan memperkuat kapasitas produksi aluminium nasional sekaligus menekan ketergantungan terhadap impor.

Menurutnya, saat smelter aluminium baru mulai beroperasi, cadangan devisa nasional diperkirakan meningkat hingga 394 persen, dari Rp11 triliun menjadi Rp52 triliun per tahun. Selain itu, industri manufaktur domestik akan memperoleh kepastian pasokan bahan baku dari dalam negeri.

“Proyek ini merupakan wujud kontribusi Grup MIND ID dalam menciptakan nilai tambah di dalam negeri, memperkuat perekonomian nasional, serta menjaga kedaulatan negara di sektor mineral demi masa depan Indonesia,” ujar Maroef.

Peresmian proyek tersebut turut dihadiri Gubernur Kalimantan Barat, Anggota DPR RI Komisi XII, Bupati Mempawah, Raja Mempawah XIV, Dewan Adat Dayak, serta jajaran direksi dan komisaris MIND ID, ANTAM, Bukit Asam, INALUM, dan PT Borneo Alumina Indonesia.

Pelaksanaan proyek hilirisasi ini sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia untuk mempercepat transformasi ekonomi nasional melalui penguatan sektor riil, optimalisasi nilai tambah sumber daya domestik, serta pembangunan industri yang berdaya saing dan berkelanjutan. Danantara Indonesia bersama BUMN berkomitmen memastikan seluruh proyek prioritas direalisasikan tepat waktu dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.

(red)


Share:

Lolos Fit and Proper Test, Dedi Hardianto Ditetapkan sebagai Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan

JAKARTA - Perisainusantara.com | Dedi Hardianto, seorang tokoh dari Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), resmi lulus dalam uji kelayakan dan kepatutan Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan. Uji ini diselenggarakan oleh Komisi IX DPR RI dan berlangsung di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta.

Pada hari Rabu, 4 Februari 2026, Komisi IX mengumumkan bahwa Dedi Hardianto bersama Ujang Romli terpilih sebagai perwakilan dari unsur pekerja. Pengumuman tersebut menjadi bagian dari hasil seleksi untuk calon anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan yang dilaksanakan mulai 2 Februari 2026.

Komisi IX sebelumnya telah menerima daftar kandidat dari Presiden, yang terdiri dari masing-masing 10 calon untuk Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan dari berbagai unsur, termasuk pekerja, pemberi kerja, serta tokoh masyarakat. Berdasarkan seleksi tersebut, lima anggota Dewan Pengawas untuk BPJS Ketenagakerjaan kemudian diputuskan, mencakup dua perwakilan pekerja, dua dari pemberi kerja, dan satu dari kalangan tokoh masyarakat.

Berikut adalah susunan lengkap Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan yang akan menjabat untuk periode 2026-2031: 

1.Dedi Hardianto (Unsur Pekerja) 

2. Ujang Romli (Unsur Pekerja) 

3. Sumarjono Saragih (Unsur Pemberi Kerja) 

4. Abdurrackhman Lahabato (Unsur Pemberi Kerja) 

5. Alif Noeriyanto Rahman (Unsur Tokoh Masyarakat). 

(Kata Buruh)



Share:

Satlantas Polres Batu Bara Laksanakan Patroli Kibas Bendera, Antisipasi Kecelakaan dan Kemacetan

Satlantas Polres Batu Bara Laksanakan Patroli Kibas Bendera, Antisipasi Kecelakaan dan Kemacetan



BATU BARA – Perisainusantara.com

Guna menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Batu Bara, Polda Sumatera Utara, menggelar patroli preventif bertajuk Patroli Kibas Bendera sekaligus pemantauan arus lalu lintas melalui dokumentasi video, Minggu (1/2/2026).

Kegiatan patroli yang dimulai sekitar pukul 16.00 WIB tersebut dilaksanakan di sejumlah titik wilayah hukum Polres Batu Bara yang dinilai memiliki potensi kerawanan.

Patroli ini merupakan bagian dari pelaksanaan program Kapolri dengan tujuan meningkatkan kehadiran personel kepolisian di lapangan, sekaligus memberikan edukasi dan imbauan kepada para pengguna jalan agar senantiasa tertib dan mematuhi peraturan lalu lintas.

Selain sebagai upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas, kegiatan ini juga diarahkan untuk menekan potensi kemacetan serta mencegah terjadinya tindak kejahatan jalanan.

Adapun lokasi patroli meliputi beberapa ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), antara lain Jalinsum Indrapura, Jalinsum Lima Puluh, dan Jalinsum Sei Bejangkar, yang selama ini dikenal sebagai kawasan rawan laka dan kepadatan kendaraan.

Pelaksanaan patroli dilakukan oleh personel Satlantas Polres Batu Bara dengan mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif kepada masyarakat pengguna jalan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi lalu lintas terpantau aman, lancar, dan kondusif tanpa ditemukan hambatan yang berarti. Patroli ini berada di bawah kendali Kasat Lantas Polres Batu Bara, AKP Simon E. Simatupang, S.H., M.H., sebagai wujud komitmen Polres Batu Bara dalam meningkatkan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas di wilayah hukumnya.

(wls)


Share:

Polres Batu Bara Laksanakan Pengawalan Tahanan Sidang di PN Kisaran

Polres Batu Bara Laksanakan Pengawalan Tahanan Sidang di PN Kisaran



Batu Bara – Perisainusantara.com

Personel Polres Batu Bara melaksanakan tugas pengawalan dan pengamanan tahanan yang menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Kisaran, Selasa (27/1/2026). Kegiatan ini dilakukan guna memastikan jalannya persidangan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Pengamanan dimulai sejak pukul 09.00 WIB hingga seluruh rangkaian persidangan selesai. Sejumlah personel diterjunkan dalam kegiatan tersebut, yakni AIPDA Endra, AIPDA Helmi, AIPDA Makruf, AIPDA Eva, BRIGPOL Friska, serta BRIPDA Dio.

Dalam pelaksanaan tugas, personel Polres Batu Bara mengamankan sebanyak 39 orang tahanan yang akan menjalani persidangan, terdiri dari 37 tahanan laki-laki dan 2 tahanan perempuan.

Kasat Samapta Polres Batu Bara, AKP Freddy Saragi, S.H., menyampaikan bahwa pengawalan dan pengamanan ini merupakan bagian dari tugas rutin kepolisian untuk menjamin keamanan selama proses persidangan berlangsung, baik bagi aparat penegak hukum, para terdakwa, maupun masyarakat yang berada di lingkungan pengadilan.

“Hingga kegiatan berakhir, situasi di Pengadilan Negeri Kisaran terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif, ” Dengan adanya pengamanan tersebut, diharapkan seluruh rangkaian persidangan dapat berjalan lancar tanpa adanya gangguan keamanan, ujarnya mengakhiri.

(wellas)

Share:

RDP Plasma 20 Persen Perkebunan di Batu Bara Kembali Tertunda, PD IWO Dorong Pembentukan Pansus

RDP Plasma 20 Persen Perkebunan di Batu Bara Kembali Tertunda, PD IWO Dorong Pembentukan Pansus



Batu Bara – Perisainusantara.com

Rapat Dengar Pendapat (RDP) mengenai kewajiban perusahaan perkebunan menyediakan kebun plasma seluas 20 persen dari total Hak Guna Usaha (HGU) di Kabupaten Batu Bara kembali ditunda.

Penundaan tersebut disampaikan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Batu Bara, H. Darius, pada Senin (26/1/2026). Ia menyebutkan, RDP yang semula dijadwalkan pada hari yang sama harus dijadwalkan ulang dan direncanakan digelar pada pekan berikutnya.

“RDP yang telah disepakati bersama terpaksa kita tunda sementara karena beberapa fraksi harus menjalankan tugas lain yang tidak dapat ditinggalkan,” ujar Darius.

Selain faktor internal DPRD, Darius juga menyesalkan minimnya kehadiran pihak perusahaan yang diundang dalam RDP tersebut. Berdasarkan daftar hadir, sejumlah perusahaan tidak datang tanpa memberikan konfirmasi maupun alasan yang jelas.

“Banyak perusahaan yang diundang tidak hadir dan tidak menyampaikan pemberitahuan apa pun,” katanya.

Meski demikian, Darius menegaskan bahwa pelaksanaan RDP lanjutan tetap akan dilakukan, terlepas dari ada atau tidaknya kehadiran perwakilan perusahaan. “RDP tetap akan kita laksanakan, mau perusahaan hadir atau tidak,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Kabupaten Batu Bara, Darmansyah, mendesak Komisi I DPRD Batu Bara bersama seluruh fraksi agar segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) guna mengkaji dan menuntaskan persoalan kewajiban plasma 20 persen dari luas HGU perusahaan perkebunan, baik BUMN maupun swasta.

Darmansyah menilai, kewajiban tersebut telah diatur secara tegas dalam berbagai peraturan perundang-undangan, di antaranya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Pokok-Pokok Agraria, Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 1996 tentang HGU, HGB, dan Hak Pakai atas Tanah, serta Peraturan Menteri ATR/BPN Nomor 18 Tahun 2021.

Ia juga merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 64 Tahun 2021 tentang Badan Bank Tanah serta Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan yang mewajibkan perusahaan pemegang HGU memenuhi ketentuan penyediaan kebun plasma.

“Perusahaan pemegang HGU wajib mematuhi seluruh regulasi yang berlaku,” tegas Darmansyah.

Ia menambahkan, saat ini terdapat beberapa perusahaan perkebunan di Batu Bara yang tengah mengajukan perpanjangan dan pembaruan HGU, di antaranya PT Socfindo Tanah Gambus, PTPN IV Tanah Itam Ulu (TIU), PTPN III Dusun Ulu Afdeling Limau Manis, serta PT Kwala Gunung.

Lebih lanjut, Darmansyah mengungkapkan bahwa PD IWO Batu Bara telah mengirimkan surat kepada Bupati Batu Bara melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan untuk meminta penundaan rekomendasi pembaruan HGU PT Socfindo Tanah Gambus hingga kewajiban plasma 20 persen tersebut direalisasikan. Surat tersebut bernomor 01/PDIWOBB/2026.

“Demi menyamakan persepsi, memperjelas amanat regulasi, serta mendorong peningkatan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat, kami mendesak DPRD Kabupaten Batu Bara melalui Komisi I dan seluruh fraksi segera membentuk Pansus,” pungkasnya.

(wellas)


Share:

Satlantas Polres Batu Bara Laksanakan Police Goes To School di MTs Negeri Batu Bara

Satlantas Polres Batu Bara Laksanakan Police Goes To School di MTs Negeri Batu Bara



Batu Bara – Perisainusantara.com 

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Batu Bara menggelar kegiatan Police Goes To School di MTs Negeri Batu Bara pada Senin (26/1/2026) pagi. Program ini bertujuan menanamkan kesadaran serta pemahaman kepada pelajar mengenai pentingnya disiplin dan keselamatan berlalu lintas sejak usia sekolah.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.15 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kasatlantas Polres Batu Bara, AKP Simon E. Simatupang, S.H., M.H., didampingi Kanit Kamsel Satlantas Polres Batu Bara IPDA Harry P. Nasution, S.H., bersama sejumlah personel Satlantas lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kanit Kamsel Satlantas Polres Batu Bara bertindak sebagai pembina upacara pada upacara rutin sekolah. Acara ini dihadiri Kepala Sekolah MTs Negeri Batu Bara, para tenaga pendidik, serta diikuti sekitar 200 siswa dan siswi.

Melalui kegiatan edukatif ini, personel Satlantas memberikan pemahaman terkait rambu-rambu dan marka jalan, sekaligus mengingatkan bahaya melakukan manuver mendahului kendaraan, terutama di area tikungan yang rawan kecelakaan.

Selain itu, para pelajar juga diimbau untuk tidak menggunakan knalpot brong. Penggunaan knalpot tersebut dinilai tidak hanya melanggar aturan lalu lintas, tetapi juga berpotensi memicu aksi balap liar dan konflik antar pelajar.

Petugas turut menjelaskan berbagai risiko dan dampak kecelakaan lalu lintas yang tidak hanya membahayakan diri sendiri, namun juga dapat merugikan pengguna jalan lainnya. Edukasi ini diharapkan mampu membentuk sikap pelajar yang lebih peduli terhadap keselamatan saat berada di jalan raya.

Kegiatan Police Goes To School tersebut diakhiri dengan sesi tanya jawab antara pihak kepolisian dengan siswa dan guru terkait aturan serta etika berlalu lintas.

Kasatlantas Polres Batu Bara, AKP Simon E. Simatupang, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya kepolisian dalam menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak dini guna mewujudkan keamanan dan keselamatan bersama di jalan raya, tutupnya.

(wellas)


Share:

Satlantas Polres Batu Bara Tanggap Evakuasi Pohon Tumbang

Satlantas Polres Batu Bara Tanggap Evakuasi Pohon Tumbang 



BATU BARA – Perisainusantara.com

Satuan Lalu Lintas Polres Batu Bara bergerak cepat melakukan evakuasi pohon tumbang yang sempat menghambat arus lalu lintas di Jalan Lintas Desa Sumber Padi, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, Minggu (25/1/2026) sore.

Kegiatan evakuasi tersebut berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB hingga selesai dan dipimpin langsung oleh Kasatlantas Polres Batu Bara, AKP Simon E. Simatupang, S.H., M.H., bersama Kaurmintu Satlantas IPDA Joko Susanto, serta didukung oleh personel Satlantas Polres Batu Bara.

Langkah cepat ini dilakukan guna mencegah terjadinya kemacetan dan meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas akibat pohon tumbang yang menutup sebagian badan jalan.

Melalui kerja sama dan kesigapan petugas di lapangan, pohon berhasil dievakuasi sehingga kondisi jalan kembali dapat dilalui dengan aman dan lancar oleh masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan kondusif hingga selesai.

(wellas)


Share:

Sat Lantas Polres Batu Bara Patroli Jalinsum dan Kibas Bendera Merah

Sat Lantas Polres Batu Bara Patroli Jalinsum dan Kibas Bendera Merah 



Batu Bara – jelasnews.com

Personel Satuan Lalu Lintas Polres Batu Bara kembali melaksanakan kegiatan patroli dan pengaturan lalu lintas di wilayah hukum Pos Lantas Indrapura, Minggu (25/1/2026) sore.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB hingga selesai tersebut dilaksanakan di sepanjang Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang masuk dalam wilayah hukum Pos Lantas Indrapura. Patroli ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kecelakaan lalu lintas di titik-titik rawan.

Dalam kegiatan tersebut, dua personel Sat Lantas Polres Batu Bara, yakni Bripka Bayu dan Bripka Maju, melaksanakan patroli jalinsum serta pengibaran bendera merah sebagai tanda peringatan bagi para pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintas di lokasi rawan.

Patroli dan kibas bendera merah ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan pengendara serta menjaga kelancaran arus lalu lintas, khususnya pada jam-jam rawan aktivitas masyarakat.

Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah tersebut terpantau aman dan kondusif hingga kegiatan berakhir.

(wellas)


Share:

KSJ Tunaikan Komitmen Sedekah Pupuk bagi Petani Palawija di Mabar

KSJ Tunaikan Komitmen Sedekah Pupuk bagi Petani Palawija di Mabar



Medan – Perisainusantara.com

Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) kembali menegaskan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan menyalurkan bantuan pupuk kepada petani palawija di Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Jumat (23/1/2026).

Bantuan diserahkan langsung oleh Pendiri sekaligus Pembina Utama KSJ, H. Ikhwan Lubis, S.H., M.H., kepada puluhan petani yang terdampak banjir beberapa waktu lalu. Sedekah yang diberikan berupa ratusan liter pupuk cair serta paket sembako sebagai upaya meringankan beban ekonomi petani pascabencana.

Kehadiran H. Ikhwan Lubis bersama para relawan KSJ tidak sekadar merealisasikan janji, namun juga membawa pesan sosial tentang pentingnya perhatian dan kepedulian terhadap para petani sebagai penopang utama ketahanan pangan, khususnya di wilayah Kota Medan.

“Saya datang langsung ke kawasan lumbung pangan Kota Medan untuk melihat kondisi para petani sekaligus menjalankan kegiatan rutin KSJ. Bukan besar kecilnya bantuan yang utama, melainkan kepedulian. Peran petani sangat vital bagi kehidupan masyarakat. Tanpa mereka, pemenuhan kebutuhan pangan akan terganggu,” ujar H. Ikhwan Lubis.

Ia menjelaskan, banjir yang melanda kawasan tersebut bulan lalu menyebabkan banyak petani kehilangan tanaman dan modal usaha. Meski demikian, dengan keterbatasan yang ada, para petani tetap berupaya kembali bercocok tanam demi menopang kehidupan keluarga.

“Semoga bantuan pupuk cair ini dapat meringankan beban dan menjadi dorongan semangat bagi para petani untuk kembali bangkit,” tambahnya.

Selain menyalurkan pupuk dan sembako, KSJ juga memberikan pendampingan kepada masyarakat, khususnya petani palawija, dalam mengakses jaminan kesehatan dan bantuan sosial dari Pemerintah Republik Indonesia bagi warga kurang mampu yang belum terdata akibat keterbatasan pemahaman dan pendidikan.

KSJ juga memberikan perhatian khusus terhadap masa depan generasi petani dengan memprioritaskan pendampingan kepada seorang anak petani palawija yang memiliki tekad kuat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. 

(bm)


Share:

Polres Batu Bara Gelar Patroli Kota Presisi Blue Light Roda Empat

Polres Batu Bara Gelar Patroli Kota Presisi Blue Light Roda Empat



Batu Bara – Perisainusantara.com 

Personel Polres Batu Bara melaksanakan kegiatan patroli Kota Presisi Blue Light menggunakan kendaraan roda empat guna mengantisipasi terjadinya tindak pidana 3C (curat, curas, dan curanmor) serta kejahatan jalanan lainnya di wilayah hukum Polres Batu Bara, Sabtu dini hari (24/1/2026).

Kegiatan patroli tersebut dimulai sekitar pukul 01.00 WIB hingga selesai, dengan menyasar ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) wilayah Lima Puluh, tepatnya di sekitar Timbangan Lima Puluh.

Patroli dilaksanakan oleh dua personel, yakni Aipda Dedi Firmansyah dan Bripda Justin Siahaan, dengan menggunakan satu unit kendaraan roda empat Sat Samapta Polres Batu Bara jenis Isuzu D-Max.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Patroli Blue Light Roda Empat dalam rangka Operasi Lilin Toba, yang bertujuan menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di jalur lintas utama.

Selama pelaksanaan patroli, situasi kamtibmas di sepanjang rute patroli Jalan Lintas Sumatera wilayah Lima Puluh terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol.

Kasat Samapta Polres Batu Bara, AKP Freddy R. Saragi, S.H., menyampaikan bahwa patroli rutin tersebut akan terus ditingkatkan sebagai upaya preventif dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Batu Bara.

(wellas)


Share:

Bupati Batu Bara Hadiri Penutupan Rakernas APKASI XVII di Kota Batam

Bupati Batu Bara Hadiri Penutupan Rakernas APKASI XVII di Kota Batam



Batam – Perisainusantara.com

Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., turut menghadiri penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) yang berlangsung di Ballroom Grand Lotus, Hotel Aston, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (20/1/2026).

Kegiatan nasional yang diikuti ratusan kepala daerah tersebut secara resmi ditutup oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian. Dalam arahannya, Mendagri menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia, menempati peringkat empat atau lima pada tahun 2045.

Namun demikian, Mendagri menekankan bahwa peluang tersebut hanya dapat terwujud apabila pemerintah daerah berani melakukan investasi besar dalam pengembangan sumber daya manusia. Ia menyampaikan bahwa kemajuan suatu bangsa tidak hanya bergantung pada kekayaan alam, melainkan sangat ditentukan oleh kualitas manusianya.

Menurutnya, negara-negara dengan keterbatasan sumber daya alam seperti Singapura dan Jepang mampu berkembang pesat karena fokus membangun kualitas sumber daya manusia. Oleh sebab itu, Indonesia didorong untuk meningkatkan kualitas masyarakat agar mampu naik kelas menjadi kelompok menengah dengan tingkat pendapatan per kapita yang lebih tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri juga menyoroti sejumlah program strategis nasional, di antaranya program Sekolah Rakyat dan makan bergizi gratis, sebagai langkah konkret pemerintah pusat dalam memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi. Ia turut berbagi pengalamannya saat menyaksikan langsung kondisi anak-anak di wilayah terpencil Papua yang masih menghadapi persoalan gizi.

Ia menegaskan bahwa kehadiran negara melalui pendekatan ekonomi kerakyatan merupakan bentuk investasi jangka panjang yang harus didukung oleh seluruh kepala daerah. Kekayaan alam yang melimpah, lanjutnya, tidak akan memberikan manfaat maksimal apabila tidak diimbangi dengan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Selain pembangunan manusia, Mendagri juga memberikan perhatian serius terhadap pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri, sekitar 30 persen dari total 1.091 BUMD di Indonesia saat ini masih mengalami kerugian. Ia menekankan pentingnya pengelolaan BUMD secara profesional serta perlunya evaluasi terhadap BUMD yang terus membebani APBD tanpa memberikan kontribusi pendapatan bagi daerah.

Mendagri juga mengingatkan pemerintah daerah agar tidak menghambat iklim investasi dengan berbagai pungutan yang tidak perlu, terutama terhadap pelaku usaha kecil dan menengah. Ia mendorong terciptanya lingkungan usaha yang kondusif melalui kemudahan perizinan dan kepastian hukum bagi pelaku usaha.

Sebelumnya, Ketua Umum APKASI yang juga Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, menyampaikan laporan hasil Rakernas yang diikuti oleh 416 kabupaten anggota APKASI. Sejumlah rekomendasi strategis berhasil dirumuskan, di antaranya optimalisasi Dana Desa untuk mendukung kemandirian pangan serta usulan penataan ulang hubungan pusat dan daerah melalui revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014.

Ia menambahkan bahwa seluruh hasil Rakernas akan disampaikan kepada pemerintah pusat melalui kementerian dan lembaga terkait. Selain itu, APKASI juga meluncurkan buku berjudul 25 Praktik Terbaik Pemerintah Kabupaten sebagai referensi dan inspirasi inovasi daerah.

Sebagai hasil akhir, Rakernas APKASI XVII menghasilkan 17 rekomendasi strategis yang akan disampaikan kepada pemerintah pusat untuk ditindaklanjuti dalam penyusunan kebijakan nasional. Keikutsertaan Bupati Batu Bara dalam forum nasional ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Batu Bara.

(wells)


Share:

Upah Pekerja Vendor Tertunggak Berbulan-bulan, Wilmar Diminta Tidak Lepas Tanggung Jawab

Upah Pekerja Vendor Tertunggak Berbulan-bulan, Wilmar Diminta Tidak Lepas Tanggung Jawab



BATU BARA – Perisainusantara.com 

Masalah keterlambatan pembayaran upah kembali mencuat di kawasan industri. Sejumlah pekerja vendor yang bekerja di lingkungan PT Wilmar Padi Indonesia (WPI) mengeluhkan belum diterimanya gaji mereka selama berbulan-bulan, kondisi yang dinilai mencederai hak dasar tenaga kerja.

Para pekerja yang berada di bawah naungan Vendor PT TTS mengungkapkan bahwa upah mereka belum dibayarkan sejak November hingga Desember 2025. Bahkan, sebagian pekerja mengaku hingga Januari 2026 gaji tersebut belum juga diterima, meski aktivitas kerja tetap berjalan normal.

Keluhan ini kemudian disampaikan secara resmi melalui surat permohonan mediasi kepada pihak terkait. Dalam surat tersebut, para pekerja menuntut pembayaran upah yang tertunggak sekaligus meminta kejelasan mengenai status kepesertaan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Mereka menduga jaminan sosial tersebut tidak aktif, meskipun pemotongan iuran disebut tetap dilakukan setiap bulan.

Situasi ini semakin diperparah dengan adanya dugaan sanksi terhadap para pekerja. Mereka mengaku mendapat pembatasan akses masuk ke area PT Wilmar, yang dinilai sebagai bentuk tekanan dan bertentangan dengan prinsip perlindungan tenaga kerja.

Menanggapi persoalan tersebut, Humas PT Wilmar Padi Indonesia, Yahdin, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima surat dari para pekerja. Ia menyampaikan bahwa manajemen WPI berupaya memfasilitasi penyelesaian dengan mempertemukan pihak pekerja dan vendor.

“Setelah surat diterima, kami mengundang kedua belah pihak untuk duduk bersama. Namun pihak pekerja tidak hadir. Karena itu, kami mencoba terlebih dahulu berkoordinasi dengan vendor agar permasalahan ini bisa segera diselesaikan,” ujar Yahdin.

Namun, pernyataan tersebut dibantah oleh perwakilan pekerja. Mereka menegaskan ketidakhadiran bukan karena menghindari mediasi, melainkan lantaran tidak adanya undangan resmi secara tertulis.

“Kami menunggu undangan resmi. Kalau memang ingin mediasi yang serius, seharusnya dilakukan secara tertulis,” ujar salah seorang pekerja, Selasa (20/1/2026).

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Vendor PT TTS belum memberikan tanggapan dan belum dapat dikonfirmasi terkait keterlambatan pembayaran gaji maupun status jaminan sosial para pekerjanya.

Sementara itu, Forum Media Masyarakat Independen Bersinergi (Formasib) menilai persoalan ini tidak bisa dianggap sebagai urusan internal vendor semata. Perwakilan Formasib, Yus, menegaskan bahwa perusahaan tempat vendor beroperasi tetap memiliki tanggung jawab, baik secara moral maupun hukum.

“Upah yang tidak dibayarkan merupakan pelanggaran serius karena menyangkut hak hidup pekerja. Perusahaan besar tidak seharusnya lepas tangan dengan berlindung di balik sistem vendor,” tegas Yus.

Ia juga mendorong adanya kejelasan status hubungan kerja para pekerja, baik dengan PT TTS maupun di lingkungan PT Wilmar Padi Indonesia, agar praktik alih daya tidak menjadi celah untuk mengabaikan hak-hak tenaga kerja.

(red)


Share:

AKP Ahmad Fahmi Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Nias

AKP Ahmad Fahmi Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Nias



BATU BARA – Perisainusantara.com

AKP Ahmad Fahmi, S.H. kini resmi mengemban tugas sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Nias. Prosesi serah terima jabatan berlangsung di halaman Mapolres Batu Bara dan dipimpin langsung oleh Kapolres Batu Bara, AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan, S.H., M.H., pada Senin sore (19/1/2026).

Dalam arahannya, Kapolres Batu Bara menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang bertujuan untuk penyegaran sekaligus pembinaan karier personel. Rotasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan profesionalisme anggota di setiap satuan kerja.

AKBP Doly Nelson juga menaruh harapan besar kepada AKP Ahmad Fahmi agar mampu menghadirkan semangat baru serta meningkatkan kualitas penegakan hukum di wilayah tugasnya sebagai Kasat Reskrim Polres Nias.

Usai pelaksanaan sertijab, AKP Ahmad Fahmi yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Humas Polres Batu Bara menyatakan kesiapannya mengemban amanah dan tanggung jawab yang diberikan pimpinan.

Ia menegaskan akan menjalankan tugas secara profesional, terbuka, serta berlandaskan keadilan, sekaligus menjunjung tinggi nilai integritas dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.

“Insya Allah, amanah ini akan saya laksanakan dengan sebaik-baiknya serta membangun sinergi bersama seluruh elemen masyarakat di wilayah tugas, guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujarnya mengakhiri.

(wellas)


Share:

Pembukaan Pesta Tapai 2026 di Batu Bara Disambut Antusias Ribuan Warga

Pembukaan Pesta Tapai 2026 di Batu Bara Disambut Antusias Ribuan Warga



BATU BARA – Perisainusantara.com

Ribuan warga memadati Desa Dahari Selebar saat pembukaan Pesta Tapai Tahun 2026 yang secara resmi dibuka oleh Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., pada Sabtu malam (17/1/2026).

Pesta budaya tahunan yang mengusung tema “Mo Kito Ramaikan” tersebut akan berlangsung selama satu bulan, terhitung mulai 17 Januari hingga 17 Februari 2026. Kegiatan ini kembali menjadi daya tarik masyarakat sekaligus penggerak roda perekonomian daerah.

Turut hadir dalam acara pembukaan Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, S.E., M.AP., Ketua TP PKK Batu Bara Ny. Henny Heridawaty Baharuddin, Ketua DPRD Batu Bara M. Safi’i, Ketua Pengadilan Negeri Kisaran, Anggota DPRD Sumatera Utara Yahdi Khoir, unsur Forkopimda, Staf Ahli TP PKK Ny. Leli Syafrizal, Plh Sekda, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Baharuddin Siagian menyampaikan bahwa Pesta Tapai merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Batu Bara yang telah ada sejak masa kedatukan sekitar tahun 1760-an. Tradisi ini tidak hanya menjadi bagian dari penyambutan bulan suci Ramadan, tetapi juga berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa Pesta Tapai adalah identitas budaya yang harus terus dilestarikan. Selain sarat nilai sejarah, kegiatan ini terbukti mampu meningkatkan pendapatan pelaku UMKM dan masyarakat sekitar.

Untuk menarik lebih banyak wisatawan, Pemerintah Kabupaten Batu Bara telah melakukan berbagai upaya promosi, termasuk pemasangan baliho Pesta Tapai di sejumlah wilayah strategis seperti Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, dan daerah lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kenyamanan pengunjung dengan menyeragamkan tarif parkir serta harga lemang dan tapai agar tidak memberatkan masyarakat.

Menurutnya, penyeragaman harga diperlukan guna mencegah praktik yang merugikan pengunjung sekaligus menjaga citra pariwisata Kabupaten Batu Bara agar tetap positif.

Bupati Baharuddin juga menegaskan komitmennya untuk menindak oknum yang berpotensi merusak citra pariwisata daerah, termasuk tindakan yang mengganggu wisatawan dari kapal pesiar.

Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk bersama-sama memerangi penyalahgunaan narkoba yang dinilai dapat mengancam masa depan generasi penerus bangsa.

Usai membuka acara, Bupati Batu Bara meninjau langsung stan para pelaku UMKM yang turut meramaikan Pesta Tapai. Ia berdialog dengan para pedagang sekaligus melihat aktivitas jual beli yang berlangsung.

Bupati mengapresiasi meningkatnya antusiasme masyarakat dan kenaikan omzet penjualan para pelaku UMKM. 

Beberapa pedagang mengaku penjualan tahun ini mengalami peningkatan signifikan. Bahkan, salah seorang penjual lemang menyebutkan produksi lemang meningkat hingga tiga sampai empat kali pembakaran per hari.

Selain meninjau, Bupati Baharuddin Siagian juga membeli dan mencicipi berbagai produk UMKM yang dijajakan. Kehadirannya di tengah masyarakat menciptakan suasana hangat dan penuh keakraban.

Sikap humanis Bupati Batu Bara tersebut mendapat sambutan positif dari pedagang dan pengunjung yang merasa bangga atas dukungan langsung pemerintah daerah terhadap UMKM lokal.

(wells)

Share:

Sat Lantas Polres Batu Bara Amankan Arus Lalu Lintas Pesta Tapai

Sat Lantas Polres Batu Bara Amankan Arus Lalu Lintas Pesta Tapai



BATU BARA – Perisainusantara.com

Satuan Lalu Lintas Polres Batu Bara melaksanakan pengamanan lalu lintas sekaligus patroli mobile di sekitar lokasi Pesta Tapai yang digelar di Desa Dahari Selebar, Sabtu malam (17/1/2026).

Kegiatan pengamanan dimulai pukul 20.00 WIB hingga acara selesai. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang menghadiri kegiatan budaya tahunan tersebut.

Pengamanan di lapangan dipimpin oleh Kanit Kamsel Sat Lantas Polres Batu Bara, IPDA H.P. Putra Nasution, didampingi personel BRIPKA M.K. Rizal. 

Petugas melakukan pengaturan lalu lintas dan patroli mobile di seputaran area kegiatan guna mengantisipasi kepadatan kendaraan.

Selama kegiatan berlangsung, kondisi lalu lintas terpantau tertib, lancar, dan terkendali. Tidak ditemukan gangguan berarti yang dapat menghambat jalannya acara.

Kegiatan pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polres Batu Bara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta mendukung kelancaran setiap kegiatan yang melibatkan keramaian, sehingga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

(wellas)

Share:

Sat Lantas Polres Batu Bara Gelar Pengaturan Lalu Lintas Pagi Hari, Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan

Sat Lantas Polres Batu Bara Gelar Pengaturan Lalu Lintas Pagi Hari, Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan



BATU BARA – Perisainusantara.com 

Personel Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Batu Bara melaksanakan kegiatan pengaturan arus lalu lintas pada Jumat pagi, 16 Januari 2026, mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya menjaga kelancaran arus kendaraan serta menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres Batu Bara.

Dalam kondisi cuaca cerah, pengaturan lalu lintas difokuskan di sejumlah titik rawan kepadatan dan persimpangan jalan utama, di antaranya Jalinsum Simpang Kwala Tanjung Kecamatan Sei Suka, Exit Tol Lima Puluh, Jalinsum Pajak Delima Kelurahan Indrapura Kota, Simpang Empat Tanah Merah, Simpang SMP Negeri 1 Lima Puluh, Simpang MTs Lima Puluh, Simpang Ring Road Lima Puluh, Jalinsum Simpang Empat Lima Puluh depan Pos Lantas, Simpang Perumnas Lima Puluh, serta Jalinsum Simpang Sei Bejangkar Kecamatan Talawi.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Batu Bara AKP Simon E. Simatupang, S.H., M.H., didampingi KBO Lantas, para Kanit Sat Lantas, serta personel Sat Lantas Polres Batu Bara. Turut terlibat personel dari Pos Lantas Indrapura dan Pos Lantas Sei Bejangkar.

Selain melakukan pengaturan arus lalu lintas, petugas juga melaksanakan tindakan kepolisian terhadap pelanggaran lalu lintas yang terlihat secara kasat mata. Sat Lantas Polres Batu Bara turut memberikan imbauan kepada para pengendara, khususnya pengguna sepeda motor, agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas dan menggunakan helm berstandar SNI demi keselamatan bersama.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta mewujudkan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Kabupaten Batu Bara.

(wellas)

Share:

INALUM dan PJT I Perkuat Sinergi Konservasi Lingkungan Demi Keberlanjutan Danau Toba

INALUM dan PJT I Perkuat Sinergi Konservasi Lingkungan Demi Keberlanjutan Danau Toba



Toba - Perisainusantara.com 

PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan di kawasan Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba yang meliputi tujuh kabupaten/kota di Sumatera Utara

Melalui kolaborasi dengan Perum Jasa Tirta I (PJT I), INALUM menjalankan berbagai program strategis konservasi alam sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dan kontribusi nyata bagi keberlanjutan Danau Toba, Kamis (15/1/2026).

Program konservasi tersebut mencakup pembangunan biopori, sumur resapan dan sumur injeksi, pembibitan dan penanaman pohon, hingga penguatan kapasitas serta pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan Danau Toba. Langkah ini sekaligus menegaskan peran aktif INALUM dalam menjaga keseimbangan ekosistem air dan hutan di wilayah hulu Danau Toba.

Kepala Divisi Konservasi dan Penghijauan INALUM, Sunarno A. Rakino, menyampaikan bahwa upaya konservasi ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian sumber daya alam secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan.

“Danau Toba bukan sekadar bentang alam, tetapi sumber kehidupan dan warisan penting bagi generasi mendatang. Melalui program konservasi yang terukur dan berkelanjutan, kami berupaya menghadirkan aksi nyata dengan melibatkan masyarakat. Kolaborasi menjadi kunci agar upaya pelestarian ini benar-benar memberi manfaat jangka panjang bagi Sumatera Utara dan Indonesia,” ujar Sunarno.

Sepanjang tahun 2025, INALUM bersama mitra telah merealisasikan sejumlah kegiatan konservasi yang tersebar di Kabupaten Toba, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Simalungun, Samosir, Dairi, dan Karo. Program-program tersebut dirancang untuk memberikan dampak langsung terhadap keberlanjutan ekosistem Danau Toba sekaligus meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat.

Di sektor konservasi air, INALUM membangun sekitar 10.000 lubang biopori yang tersebar terutama di wilayah Simalungun dan Samosir. Selain itu, sebanyak 500 unit sumur resapan dibangun di Kabupaten Toba, Humbang Hasundutan, dan Tapanuli Utara untuk meningkatkan daya serap air tanah dan mengurangi limpasan permukaan. Sebagai inovasi tambahan, 15 unit sumur injeksi juga dibangun di Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, dan Karo guna menjaga ketersediaan air tanah di kawasan hulu.

Pada bidang edukasi lingkungan, program Sekolah Peduli Lingkungan telah menjangkau 15 sekolah di kawasan Danau Toba yang tersebar di enam kabupaten. Program ini bertujuan menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini. Untuk mendukung keberlanjutan rehabilitasi lahan, INALUM juga membangun tiga unit Kebun Bibit Rakyat (KBR) dengan kapasitas 50.000 bibit per tahun, serta satu fasilitas Pembibitan Modern Paritohan dengan kapasitas hingga 500.000 bibit per tahun.

Dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), INALUM turut melaksanakan program mitigasi berbasis komunitas melalui pembentukan dan pelatihan 18 kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) di sejumlah kabupaten, antara lain Humbang Hasundutan, Simalungun, Dairi, Karo, dan Samosir hingga tahun 2025.

Sementara itu, pada sektor rehabilitasi lingkungan, INALUM dan mitra telah melakukan penanaman sebanyak 1.050 pohon di berbagai lokasi prioritas di kawasan Danau Toba dengan luas area mencapai lebih dari 1.400 hektare. Jenis tanaman yang ditanam dipilih berdasarkan fungsi ekologis dan karakteristik lahan, seperti pencegahan erosi, peningkatan daya serap air, serta penguatan tutupan vegetasi. Program ini juga menjadi bagian dari upaya mitigasi bencana hidrometeorologi di Sumatera Utara.

Melalui pendekatan konservasi yang kolaboratif, terukur, dan berkelanjutan, INALUM memastikan bahwa upaya pelestarian lingkungan di kawasan Danau Toba tidak berhenti pada kegiatan simbolis, melainkan memberikan dampak nyata bagi ekosistem, masyarakat, dan keberlanjutan Danau Toba sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) nasional.

(yus)

Share:

Artikel

Label

Budaya (18) Kesehatan (22) Organisasi (332) Pemerintahan (418) Pendidikan (158) Polri/TNI (6) Sumatera Utara (29) ekonomi (3) politik (151) sosial (109)

Arsip Blog

FOUNDER’S MEDIA SIBER BATU BARA



 


Strategi Inalum Perluas Pangsa Pasar Aluminium Global

 


Mengenal Tiga Jenis Produk Aluminium dari INALUM

 


Tentang Inalum