-->
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0EAIKwCOewMUoWNW47WuQuK72ih6QOPHJMRnpU7DCntRrpBQYD0o5Au6P11bCxnpJNDyOsxBp3IdFHzFFSPAhWzvyrKdEvmE6apWlbXqIYFWABnyl7NEMlrMlUwM4NCgpGmaNl5NRvf2UlfxXkv1HMk7-eaoiksbqMkaflEi0HsdjsFR5l1RhIhyphenhyphenOdiE/s16000/05e2cdf2-5f47-4771-880d-c7f1667e3450.jpeg

Bupati Batu Bara Hadiri Penutupan Rakernas APKASI XVII di Kota Batam

Bupati Batu Bara Hadiri Penutupan Rakernas APKASI XVII di Kota Batam



Batam – Perisainusantara.com

Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., turut menghadiri penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) yang berlangsung di Ballroom Grand Lotus, Hotel Aston, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (20/1/2026).

Kegiatan nasional yang diikuti ratusan kepala daerah tersebut secara resmi ditutup oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian. Dalam arahannya, Mendagri menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia, menempati peringkat empat atau lima pada tahun 2045.

Namun demikian, Mendagri menekankan bahwa peluang tersebut hanya dapat terwujud apabila pemerintah daerah berani melakukan investasi besar dalam pengembangan sumber daya manusia. Ia menyampaikan bahwa kemajuan suatu bangsa tidak hanya bergantung pada kekayaan alam, melainkan sangat ditentukan oleh kualitas manusianya.

Menurutnya, negara-negara dengan keterbatasan sumber daya alam seperti Singapura dan Jepang mampu berkembang pesat karena fokus membangun kualitas sumber daya manusia. Oleh sebab itu, Indonesia didorong untuk meningkatkan kualitas masyarakat agar mampu naik kelas menjadi kelompok menengah dengan tingkat pendapatan per kapita yang lebih tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri juga menyoroti sejumlah program strategis nasional, di antaranya program Sekolah Rakyat dan makan bergizi gratis, sebagai langkah konkret pemerintah pusat dalam memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi. Ia turut berbagi pengalamannya saat menyaksikan langsung kondisi anak-anak di wilayah terpencil Papua yang masih menghadapi persoalan gizi.

Ia menegaskan bahwa kehadiran negara melalui pendekatan ekonomi kerakyatan merupakan bentuk investasi jangka panjang yang harus didukung oleh seluruh kepala daerah. Kekayaan alam yang melimpah, lanjutnya, tidak akan memberikan manfaat maksimal apabila tidak diimbangi dengan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Selain pembangunan manusia, Mendagri juga memberikan perhatian serius terhadap pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri, sekitar 30 persen dari total 1.091 BUMD di Indonesia saat ini masih mengalami kerugian. Ia menekankan pentingnya pengelolaan BUMD secara profesional serta perlunya evaluasi terhadap BUMD yang terus membebani APBD tanpa memberikan kontribusi pendapatan bagi daerah.

Mendagri juga mengingatkan pemerintah daerah agar tidak menghambat iklim investasi dengan berbagai pungutan yang tidak perlu, terutama terhadap pelaku usaha kecil dan menengah. Ia mendorong terciptanya lingkungan usaha yang kondusif melalui kemudahan perizinan dan kepastian hukum bagi pelaku usaha.

Sebelumnya, Ketua Umum APKASI yang juga Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, menyampaikan laporan hasil Rakernas yang diikuti oleh 416 kabupaten anggota APKASI. Sejumlah rekomendasi strategis berhasil dirumuskan, di antaranya optimalisasi Dana Desa untuk mendukung kemandirian pangan serta usulan penataan ulang hubungan pusat dan daerah melalui revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014.

Ia menambahkan bahwa seluruh hasil Rakernas akan disampaikan kepada pemerintah pusat melalui kementerian dan lembaga terkait. Selain itu, APKASI juga meluncurkan buku berjudul 25 Praktik Terbaik Pemerintah Kabupaten sebagai referensi dan inspirasi inovasi daerah.

Sebagai hasil akhir, Rakernas APKASI XVII menghasilkan 17 rekomendasi strategis yang akan disampaikan kepada pemerintah pusat untuk ditindaklanjuti dalam penyusunan kebijakan nasional. Keikutsertaan Bupati Batu Bara dalam forum nasional ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Batu Bara.

(wells)


Share:

Upah Pekerja Vendor Tertunggak Berbulan-bulan, Wilmar Diminta Tidak Lepas Tanggung Jawab

Upah Pekerja Vendor Tertunggak Berbulan-bulan, Wilmar Diminta Tidak Lepas Tanggung Jawab



BATU BARA – Perisainusantara.com 

Masalah keterlambatan pembayaran upah kembali mencuat di kawasan industri. Sejumlah pekerja vendor yang bekerja di lingkungan PT Wilmar Padi Indonesia (WPI) mengeluhkan belum diterimanya gaji mereka selama berbulan-bulan, kondisi yang dinilai mencederai hak dasar tenaga kerja.

Para pekerja yang berada di bawah naungan Vendor PT TTS mengungkapkan bahwa upah mereka belum dibayarkan sejak November hingga Desember 2025. Bahkan, sebagian pekerja mengaku hingga Januari 2026 gaji tersebut belum juga diterima, meski aktivitas kerja tetap berjalan normal.

Keluhan ini kemudian disampaikan secara resmi melalui surat permohonan mediasi kepada pihak terkait. Dalam surat tersebut, para pekerja menuntut pembayaran upah yang tertunggak sekaligus meminta kejelasan mengenai status kepesertaan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Mereka menduga jaminan sosial tersebut tidak aktif, meskipun pemotongan iuran disebut tetap dilakukan setiap bulan.

Situasi ini semakin diperparah dengan adanya dugaan sanksi terhadap para pekerja. Mereka mengaku mendapat pembatasan akses masuk ke area PT Wilmar, yang dinilai sebagai bentuk tekanan dan bertentangan dengan prinsip perlindungan tenaga kerja.

Menanggapi persoalan tersebut, Humas PT Wilmar Padi Indonesia, Yahdin, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima surat dari para pekerja. Ia menyampaikan bahwa manajemen WPI berupaya memfasilitasi penyelesaian dengan mempertemukan pihak pekerja dan vendor.

“Setelah surat diterima, kami mengundang kedua belah pihak untuk duduk bersama. Namun pihak pekerja tidak hadir. Karena itu, kami mencoba terlebih dahulu berkoordinasi dengan vendor agar permasalahan ini bisa segera diselesaikan,” ujar Yahdin.

Namun, pernyataan tersebut dibantah oleh perwakilan pekerja. Mereka menegaskan ketidakhadiran bukan karena menghindari mediasi, melainkan lantaran tidak adanya undangan resmi secara tertulis.

“Kami menunggu undangan resmi. Kalau memang ingin mediasi yang serius, seharusnya dilakukan secara tertulis,” ujar salah seorang pekerja, Selasa (20/1/2026).

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Vendor PT TTS belum memberikan tanggapan dan belum dapat dikonfirmasi terkait keterlambatan pembayaran gaji maupun status jaminan sosial para pekerjanya.

Sementara itu, Forum Media Masyarakat Independen Bersinergi (Formasib) menilai persoalan ini tidak bisa dianggap sebagai urusan internal vendor semata. Perwakilan Formasib, Yus, menegaskan bahwa perusahaan tempat vendor beroperasi tetap memiliki tanggung jawab, baik secara moral maupun hukum.

“Upah yang tidak dibayarkan merupakan pelanggaran serius karena menyangkut hak hidup pekerja. Perusahaan besar tidak seharusnya lepas tangan dengan berlindung di balik sistem vendor,” tegas Yus.

Ia juga mendorong adanya kejelasan status hubungan kerja para pekerja, baik dengan PT TTS maupun di lingkungan PT Wilmar Padi Indonesia, agar praktik alih daya tidak menjadi celah untuk mengabaikan hak-hak tenaga kerja.

(red)


Share:

AKP Ahmad Fahmi Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Nias

AKP Ahmad Fahmi Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Nias



BATU BARA – Perisainusantara.com

AKP Ahmad Fahmi, S.H. kini resmi mengemban tugas sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Nias. Prosesi serah terima jabatan berlangsung di halaman Mapolres Batu Bara dan dipimpin langsung oleh Kapolres Batu Bara, AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan, S.H., M.H., pada Senin sore (19/1/2026).

Dalam arahannya, Kapolres Batu Bara menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang bertujuan untuk penyegaran sekaligus pembinaan karier personel. Rotasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan profesionalisme anggota di setiap satuan kerja.

AKBP Doly Nelson juga menaruh harapan besar kepada AKP Ahmad Fahmi agar mampu menghadirkan semangat baru serta meningkatkan kualitas penegakan hukum di wilayah tugasnya sebagai Kasat Reskrim Polres Nias.

Usai pelaksanaan sertijab, AKP Ahmad Fahmi yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Humas Polres Batu Bara menyatakan kesiapannya mengemban amanah dan tanggung jawab yang diberikan pimpinan.

Ia menegaskan akan menjalankan tugas secara profesional, terbuka, serta berlandaskan keadilan, sekaligus menjunjung tinggi nilai integritas dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.

“Insya Allah, amanah ini akan saya laksanakan dengan sebaik-baiknya serta membangun sinergi bersama seluruh elemen masyarakat di wilayah tugas, guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujarnya mengakhiri.

(wellas)


Share:

Pembukaan Pesta Tapai 2026 di Batu Bara Disambut Antusias Ribuan Warga

Pembukaan Pesta Tapai 2026 di Batu Bara Disambut Antusias Ribuan Warga



BATU BARA – Perisainusantara.com

Ribuan warga memadati Desa Dahari Selebar saat pembukaan Pesta Tapai Tahun 2026 yang secara resmi dibuka oleh Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., pada Sabtu malam (17/1/2026).

Pesta budaya tahunan yang mengusung tema “Mo Kito Ramaikan” tersebut akan berlangsung selama satu bulan, terhitung mulai 17 Januari hingga 17 Februari 2026. Kegiatan ini kembali menjadi daya tarik masyarakat sekaligus penggerak roda perekonomian daerah.

Turut hadir dalam acara pembukaan Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, S.E., M.AP., Ketua TP PKK Batu Bara Ny. Henny Heridawaty Baharuddin, Ketua DPRD Batu Bara M. Safi’i, Ketua Pengadilan Negeri Kisaran, Anggota DPRD Sumatera Utara Yahdi Khoir, unsur Forkopimda, Staf Ahli TP PKK Ny. Leli Syafrizal, Plh Sekda, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Baharuddin Siagian menyampaikan bahwa Pesta Tapai merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Batu Bara yang telah ada sejak masa kedatukan sekitar tahun 1760-an. Tradisi ini tidak hanya menjadi bagian dari penyambutan bulan suci Ramadan, tetapi juga berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa Pesta Tapai adalah identitas budaya yang harus terus dilestarikan. Selain sarat nilai sejarah, kegiatan ini terbukti mampu meningkatkan pendapatan pelaku UMKM dan masyarakat sekitar.

Untuk menarik lebih banyak wisatawan, Pemerintah Kabupaten Batu Bara telah melakukan berbagai upaya promosi, termasuk pemasangan baliho Pesta Tapai di sejumlah wilayah strategis seperti Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, dan daerah lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kenyamanan pengunjung dengan menyeragamkan tarif parkir serta harga lemang dan tapai agar tidak memberatkan masyarakat.

Menurutnya, penyeragaman harga diperlukan guna mencegah praktik yang merugikan pengunjung sekaligus menjaga citra pariwisata Kabupaten Batu Bara agar tetap positif.

Bupati Baharuddin juga menegaskan komitmennya untuk menindak oknum yang berpotensi merusak citra pariwisata daerah, termasuk tindakan yang mengganggu wisatawan dari kapal pesiar.

Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk bersama-sama memerangi penyalahgunaan narkoba yang dinilai dapat mengancam masa depan generasi penerus bangsa.

Usai membuka acara, Bupati Batu Bara meninjau langsung stan para pelaku UMKM yang turut meramaikan Pesta Tapai. Ia berdialog dengan para pedagang sekaligus melihat aktivitas jual beli yang berlangsung.

Bupati mengapresiasi meningkatnya antusiasme masyarakat dan kenaikan omzet penjualan para pelaku UMKM. 

Beberapa pedagang mengaku penjualan tahun ini mengalami peningkatan signifikan. Bahkan, salah seorang penjual lemang menyebutkan produksi lemang meningkat hingga tiga sampai empat kali pembakaran per hari.

Selain meninjau, Bupati Baharuddin Siagian juga membeli dan mencicipi berbagai produk UMKM yang dijajakan. Kehadirannya di tengah masyarakat menciptakan suasana hangat dan penuh keakraban.

Sikap humanis Bupati Batu Bara tersebut mendapat sambutan positif dari pedagang dan pengunjung yang merasa bangga atas dukungan langsung pemerintah daerah terhadap UMKM lokal.

(wells)

Share:

Sat Lantas Polres Batu Bara Amankan Arus Lalu Lintas Pesta Tapai

Sat Lantas Polres Batu Bara Amankan Arus Lalu Lintas Pesta Tapai



BATU BARA – Perisainusantara.com

Satuan Lalu Lintas Polres Batu Bara melaksanakan pengamanan lalu lintas sekaligus patroli mobile di sekitar lokasi Pesta Tapai yang digelar di Desa Dahari Selebar, Sabtu malam (17/1/2026).

Kegiatan pengamanan dimulai pukul 20.00 WIB hingga acara selesai. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang menghadiri kegiatan budaya tahunan tersebut.

Pengamanan di lapangan dipimpin oleh Kanit Kamsel Sat Lantas Polres Batu Bara, IPDA H.P. Putra Nasution, didampingi personel BRIPKA M.K. Rizal. 

Petugas melakukan pengaturan lalu lintas dan patroli mobile di seputaran area kegiatan guna mengantisipasi kepadatan kendaraan.

Selama kegiatan berlangsung, kondisi lalu lintas terpantau tertib, lancar, dan terkendali. Tidak ditemukan gangguan berarti yang dapat menghambat jalannya acara.

Kegiatan pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polres Batu Bara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta mendukung kelancaran setiap kegiatan yang melibatkan keramaian, sehingga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

(wellas)

Share:

Sat Lantas Polres Batu Bara Gelar Pengaturan Lalu Lintas Pagi Hari, Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan

Sat Lantas Polres Batu Bara Gelar Pengaturan Lalu Lintas Pagi Hari, Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan



BATU BARA – Perisainusantara.com 

Personel Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Batu Bara melaksanakan kegiatan pengaturan arus lalu lintas pada Jumat pagi, 16 Januari 2026, mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya menjaga kelancaran arus kendaraan serta menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres Batu Bara.

Dalam kondisi cuaca cerah, pengaturan lalu lintas difokuskan di sejumlah titik rawan kepadatan dan persimpangan jalan utama, di antaranya Jalinsum Simpang Kwala Tanjung Kecamatan Sei Suka, Exit Tol Lima Puluh, Jalinsum Pajak Delima Kelurahan Indrapura Kota, Simpang Empat Tanah Merah, Simpang SMP Negeri 1 Lima Puluh, Simpang MTs Lima Puluh, Simpang Ring Road Lima Puluh, Jalinsum Simpang Empat Lima Puluh depan Pos Lantas, Simpang Perumnas Lima Puluh, serta Jalinsum Simpang Sei Bejangkar Kecamatan Talawi.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Batu Bara AKP Simon E. Simatupang, S.H., M.H., didampingi KBO Lantas, para Kanit Sat Lantas, serta personel Sat Lantas Polres Batu Bara. Turut terlibat personel dari Pos Lantas Indrapura dan Pos Lantas Sei Bejangkar.

Selain melakukan pengaturan arus lalu lintas, petugas juga melaksanakan tindakan kepolisian terhadap pelanggaran lalu lintas yang terlihat secara kasat mata. Sat Lantas Polres Batu Bara turut memberikan imbauan kepada para pengendara, khususnya pengguna sepeda motor, agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas dan menggunakan helm berstandar SNI demi keselamatan bersama.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta mewujudkan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Kabupaten Batu Bara.

(wellas)

Share:

INALUM dan PJT I Perkuat Sinergi Konservasi Lingkungan Demi Keberlanjutan Danau Toba

INALUM dan PJT I Perkuat Sinergi Konservasi Lingkungan Demi Keberlanjutan Danau Toba



Toba - Perisainusantara.com 

PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan di kawasan Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba yang meliputi tujuh kabupaten/kota di Sumatera Utara

Melalui kolaborasi dengan Perum Jasa Tirta I (PJT I), INALUM menjalankan berbagai program strategis konservasi alam sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dan kontribusi nyata bagi keberlanjutan Danau Toba, Kamis (15/1/2026).

Program konservasi tersebut mencakup pembangunan biopori, sumur resapan dan sumur injeksi, pembibitan dan penanaman pohon, hingga penguatan kapasitas serta pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan Danau Toba. Langkah ini sekaligus menegaskan peran aktif INALUM dalam menjaga keseimbangan ekosistem air dan hutan di wilayah hulu Danau Toba.

Kepala Divisi Konservasi dan Penghijauan INALUM, Sunarno A. Rakino, menyampaikan bahwa upaya konservasi ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian sumber daya alam secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan.

“Danau Toba bukan sekadar bentang alam, tetapi sumber kehidupan dan warisan penting bagi generasi mendatang. Melalui program konservasi yang terukur dan berkelanjutan, kami berupaya menghadirkan aksi nyata dengan melibatkan masyarakat. Kolaborasi menjadi kunci agar upaya pelestarian ini benar-benar memberi manfaat jangka panjang bagi Sumatera Utara dan Indonesia,” ujar Sunarno.

Sepanjang tahun 2025, INALUM bersama mitra telah merealisasikan sejumlah kegiatan konservasi yang tersebar di Kabupaten Toba, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Simalungun, Samosir, Dairi, dan Karo. Program-program tersebut dirancang untuk memberikan dampak langsung terhadap keberlanjutan ekosistem Danau Toba sekaligus meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat.

Di sektor konservasi air, INALUM membangun sekitar 10.000 lubang biopori yang tersebar terutama di wilayah Simalungun dan Samosir. Selain itu, sebanyak 500 unit sumur resapan dibangun di Kabupaten Toba, Humbang Hasundutan, dan Tapanuli Utara untuk meningkatkan daya serap air tanah dan mengurangi limpasan permukaan. Sebagai inovasi tambahan, 15 unit sumur injeksi juga dibangun di Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, dan Karo guna menjaga ketersediaan air tanah di kawasan hulu.

Pada bidang edukasi lingkungan, program Sekolah Peduli Lingkungan telah menjangkau 15 sekolah di kawasan Danau Toba yang tersebar di enam kabupaten. Program ini bertujuan menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini. Untuk mendukung keberlanjutan rehabilitasi lahan, INALUM juga membangun tiga unit Kebun Bibit Rakyat (KBR) dengan kapasitas 50.000 bibit per tahun, serta satu fasilitas Pembibitan Modern Paritohan dengan kapasitas hingga 500.000 bibit per tahun.

Dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), INALUM turut melaksanakan program mitigasi berbasis komunitas melalui pembentukan dan pelatihan 18 kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) di sejumlah kabupaten, antara lain Humbang Hasundutan, Simalungun, Dairi, Karo, dan Samosir hingga tahun 2025.

Sementara itu, pada sektor rehabilitasi lingkungan, INALUM dan mitra telah melakukan penanaman sebanyak 1.050 pohon di berbagai lokasi prioritas di kawasan Danau Toba dengan luas area mencapai lebih dari 1.400 hektare. Jenis tanaman yang ditanam dipilih berdasarkan fungsi ekologis dan karakteristik lahan, seperti pencegahan erosi, peningkatan daya serap air, serta penguatan tutupan vegetasi. Program ini juga menjadi bagian dari upaya mitigasi bencana hidrometeorologi di Sumatera Utara.

Melalui pendekatan konservasi yang kolaboratif, terukur, dan berkelanjutan, INALUM memastikan bahwa upaya pelestarian lingkungan di kawasan Danau Toba tidak berhenti pada kegiatan simbolis, melainkan memberikan dampak nyata bagi ekosistem, masyarakat, dan keberlanjutan Danau Toba sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) nasional.

(yus)

Share:

Kejari Batu Bara Bersama SMSI, Dorong Transparansi dan Sinergi Pengawasan Publik

Kejari Batu Bara Bersama SMSI, Dorong Transparansi dan Sinergi Pengawasan Publik



BATU BARA – Perisainusantara.com

Kejaksaan Negeri (Kejari) Batu Bara menerima audiensi pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Batu Bara sebagai wujud komitmen dalam mendorong keterbukaan informasi publik dan penguatan fungsi kontrol sosial. Pertemuan tersebut berlangsung pada Rabu (14/1/2026) di aula rapat Kantor Kejari Batu Bara.

Audiensi dipimpin Ketua SMSI Batu Bara Alpian MHI, didampingi Ketua Harian Arie Gusti Kurniawan Sinaga, Wakil Ketua Muhammad Yusuf, Sekretaris Mazlan, serta Ketua Bidang Pendidikan Welas Hari. Rombongan disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Batu Bara Francisco Tarigan bersama Kepala Seksi Intelijen Oppon Beslin Siregar beserta jajaran.

Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kemitraan antara lembaga penegak hukum dan insan pers, khususnya dalam menyajikan informasi penegakan hukum yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua SMSI Batu Bara Alpian MHI menegaskan bahwa media memiliki peran sentral sebagai pilar demokrasi dan sarana kontrol publik. Ia menyampaikan bahwa media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga mitra strategis dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas lembaga negara.

“Kami berharap sinergi antara SMSI dan Kejaksaan dapat terus diperkuat, sehingga setiap aktivitas Kejari dapat diketahui publik secara terbuka dan objektif,” ungkap Alpian.

Sementara itu, Kajari Batu Bara Francisco Tarigan menyambut baik audiensi tersebut dan menegaskan keterbukaan Kejaksaan terhadap insan pers. Menurutnya, komunikasi yang baik dengan media merupakan bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

“Secara kelembagaan memang ada jalur resmi melalui Kasi Intel, namun pada prinsipnya komunikasi juga dapat dilakukan secara langsung. Yang terpenting, informasi yang disampaikan kepada publik harus benar dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Francisco.

Selain membahas kerja sama dalam pemberitaan, audiensi juga menyoroti isu pengawasan penggunaan anggaran serta pembangunan daerah. Kedua pihak sepakat bahwa transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci utama agar potensi besar Kabupaten Batu Bara dapat dikelola secara maksimal demi kesejahteraan masyarakat.

Francisco turut menyinggung potensi strategis Batu Bara, seperti keberadaan sejumlah pelabuhan dan banyaknya perusahaan, yang perlu diimbangi dengan sinergi lintas sektor serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Di akhir pertemuan, pengurus SMSI Batu Bara menyampaikan apresiasi atas sikap terbuka Kejaksaan Negeri Batu Bara dan berharap komunikasi serta koordinasi dapat terus terjalin secara rutin dan berkesinambungan.

Ketua Harian SMSI Batu Bara Arie Gusti Kurniawan Sinaga menambahkan bahwa SMSI merupakan konstituen Dewan Pers yang sejajar dengan organisasi pers nasional lainnya, sehingga siap menjadi mitra strategis Kejaksaan dalam mendukung keterbukaan informasi serta penyajian berita yang kredibel dan profesional kepada masyarakat.

(yus)


Share:

Personel Polsek Labuhan Ruku Laksanakan Pengawalan Pemindahan Narapidana

Personel Polsek Labuhan Ruku Laksanakan Pengawalan Pemindahan Narapidana



Batu Bara – Perisainusantara.com 

Personel Polsek Labuhan Ruku Polres Batu Bara melaksanakan tugas pengawalan pemindahan narapidana dari Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku menuju Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan, guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Kegiatan pengawalan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 13 Januari 2026, mulai pukul 11.51 WIB hingga selesai.

Pengawalan dilakukan oleh AIPDA Endra dan AIPDA Syukri. Adapun jumlah narapidana yang dipindahkan sebanyak 21 orang, terdiri dari 20 orang laki-laki dan 1 orang perempuan.

Selama pelaksanaan kegiatan, personel Polsek Labuhan Ruku melaksanakan pengamanan dan pengawalan sesuai dengan prosedur yang berlaku hingga seluruh rangkaian pemindahan narapidana selesai dilaksanakan.

Hasil dari kegiatan tersebut, situasi selama proses pengawalan dan pemindahan narapidana berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif, tanpa adanya gangguan keamanan.

Kegiatan pengawalan ini dilaksanakan di bawah pimpinan Kapolsek Labuhan Ruku KOMPOL Cecep Suhendra, sebagai bentuk komitmen Polsek Labuhan Ruku dalam mendukung kelancaran tugas pemasyarakatan serta menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polres Batu Bara.

(wellas)

Share:

Satlantas Polres Batu Bara Gelar “Polantas Menyapa”, Sosialisasikan Tertib Berlalu Lintas kepada Masyarakat Batu Bara – Perisainusantara.com Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Batu Bara kembali melaksanakan kegiatan Polantas Menyapa sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Kegiatan ini digelar pada Sabtu, 10 Januari 2026, sekitar pukul 09.30 WIB hingga selesai, bertempat di Warung Dolok Pop, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara. Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas memberikan imbauan secara langsung kepada masyarakat pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Sosialisasi dilakukan dengan pendekatan humanis sehingga pesan-pesan keselamatan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Kegiatan Polantas Menyapa ini dipimpin langsung oleh Kasatlantas Polres Batu Bara, AKP Simon E. Simatupang, S.H., M.H., didampingi oleh KBO Satlantas serta personel Satlantas Polres Batu Bara lainnya. Kasatlantas Polres Batu Bara menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas rutin kepolisian dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Kabupaten Batu Bara. “Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya tertib berlalu lintas, sehingga dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya,” ujarnya. Selama pelaksanaan kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan keamanan. (jelasnews.com)

Satlantas Polres Batu Bara Gelar “Polantas Menyapa”, Sosialisasikan Tertib Berlalu Lintas kepada Masyarakat



Batu Bara – Perisainusantara.com 

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Batu Bara kembali melaksanakan kegiatan Polantas Menyapa sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Kegiatan ini digelar pada Sabtu, 10 Januari 2026, sekitar pukul 09.30 WIB hingga selesai, bertempat di Warung Dolok Pop, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara.

Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas memberikan imbauan secara langsung kepada masyarakat pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Sosialisasi dilakukan dengan pendekatan humanis sehingga pesan-pesan keselamatan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.

Kegiatan Polantas Menyapa ini dipimpin langsung oleh Kasatlantas Polres Batu Bara, AKP Simon E. Simatupang, S.H., M.H., didampingi oleh KBO Satlantas serta personel Satlantas Polres Batu Bara lainnya.

Kasatlantas Polres Batu Bara menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas rutin kepolisian dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Kabupaten Batu Bara.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya tertib berlalu lintas, sehingga dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya,” ujarnya.

Selama pelaksanaan kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan keamanan.

(wellas)

Share:

Artikel

Label

Budaya (18) Kesehatan (22) Organisasi (331) Pemerintahan (416) Pendidikan (158) Polri/TNI (6) Sumatera Utara (29) ekonomi (3) politik (151) sosial (109)

Arsip Blog

FOUNDER’S MEDIA SIBER BATU BARA



 


Strategi Inalum Perluas Pangsa Pasar Aluminium Global

 


Mengenal Tiga Jenis Produk Aluminium dari INALUM

 


Tentang Inalum