-->
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0EAIKwCOewMUoWNW47WuQuK72ih6QOPHJMRnpU7DCntRrpBQYD0o5Au6P11bCxnpJNDyOsxBp3IdFHzFFSPAhWzvyrKdEvmE6apWlbXqIYFWABnyl7NEMlrMlUwM4NCgpGmaNl5NRvf2UlfxXkv1HMk7-eaoiksbqMkaflEi0HsdjsFR5l1RhIhyphenhyphenOdiE/s16000/05e2cdf2-5f47-4771-880d-c7f1667e3450.jpeg

Warga Minta Evaluasi Kinerja Kapolsek Bandar Huluan Terkait Lambannya Penanganan Kasus Pencurian

Warga Minta Evaluasi Kinerja Kapolsek Bandar Huluan Terkait Lambannya Penanganan Kasus Pencurian



SIMALUNGUN - Perisainusantara.com
Warga Dusun Huta 9, Desa Bandar Tinggi, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, mengeluhkan maraknya tindak kriminal yang dinilai belum ditangani secara maksimal oleh aparat penegak hukum. 

Kondisi tersebut memicu keresahan masyarakat karena sejumlah pelaku kejahatan disebut masih bebas berkeliaran.
Salah satu kasus yang menjadi sorotan ialah dugaan pembobolan rumah milik seorang warga bernama Sulistio. 

Dalam peristiwa itu, korban mengalami kerugian materi yang diperkirakan mencapai hampir Rp 9 juta.
Kejadian bermula saat Sulistio mendapati dua pria mencurigakan berada di sekitar pekarangan rumahnya pada 11 Mei 2026. 

Ketika ditegur, salah seorang pria yang diketahui bernama Kema mengaku sedang mengambil buah sawit milik perusahaan PT Mois.
Korban kemudian menanyakan terkait sejumlah barang miliknya yang hilang.

Namun, menurut Sulistio, jawaban yang diberikan terduga pelaku dinilai tidak jelas dan terkesan mengelak.
Adapun barang yang dilaporkan hilang di antaranya lima karung pupuk, satu unit aki kendaraan, satu alat pengolah air, serta empat ekor burung murai batu. Total kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai hampir Rp9 juta.
Atas kejadian tersebut, 

Sulistio melaporkan kasus itu ke Polsek Bandar Huluan. Laporan polisi tercatat dengan nomor LP/B/151/IV/2026/SPKT/POLSEK Bandar Huluan/Polres Simalungun/Polda Sumatera Utara.

Korban menyebut laporan tersebut telah dilengkapi dengan keterangan saksi serta Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang dibuat oleh petugas penyidik.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Bandar Huluan, Patar Banjar Nahor mengatakan bahwa kasus tersebut masih dalam tahap proses penanganan.

Namun, jawaban tersebut dinilai belum memuaskan sejumlah warga. Mereka mempertanyakan lambannya perkembangan kasus meski identitas terduga pelaku disebut telah diketahui.

Tokoh masyarakat setempat, Yusri Bajang, meminta jajaran pimpinan kepolisian, mulai dari Kapolda Sumatera Utara hingga Kapolri, untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja Kapolsek Bandar Huluan apabila penanganan perkara dinilai tidak berjalan optimal.

“Kami berharap aparat dapat bekerja cepat dan profesional agar masyarakat mendapatkan kepastian hukum dan rasa aman,” ujarnya.

Warga juga berharap kasus tersebut segera dituntaskan sehingga pelaku dapat diproses sesuai hukum yang berlaku serta barang milik korban dapat dikembalikan.

Hingga berita ini diturunkan, kasus tersebut masih dalam proses penanganan pihak kepolisian.
(red)
Share:

Unras Gembara dan Warga Lubuk Cuik Soal BUMDes hingga Aset Desa Berujung Nyaris Ricuh

Unras Gembara dan Warga Lubuk Cuik Soal BUMDes hingga Aset Desa Berujung Nyaris Ricuh



BATU BARA - Perisainusantara.com
Gerakan Mahasiswa bersama Rakyat Batu Bara bersama ratusan warga Desa Lubuk Cuik, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batu Bara, menggelar aksi unjuk rasa di halaman kantor desa Lubuk Cuik, Senin (18/5/2026).


Aksi tersebut nyaris berujung ricuh setelah muncul perdebatan antara massa aksi dan sejumlah warga.
Aksi yang dipimpin Koordinator Aksi M. Salim dan Koordinator Lapangan Wan Indris itu menyampaikan sejumlah tuntutan terkait pengelolaan BUMDes, aset desa, hingga polemik internal Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Dalam orasinya, M. Salim menyoroti dugaan tunggakan hutang BUMDes kepada penyedia pupuk dan pestisida senilai Rp 42.668.000 pada tahun 2025. Menurutnya, masyarakat mempertanyakan transparansi pengelolaan hutang tersebut.

“Kami meminta adanya audit dan penjelasan terbuka terkait penggunaan, pengelolaan, serta pertanggungjawaban hutang BUMDes,” ujarnya.

Selain persoalan hutang, massa aksi juga menyoroti keberadaan aset desa berupa sound system karaoke yang disebut berada di rumah seorang pengusaha pupuk bernama Alberto.
Massa meminta pemerintah desa menjelaskan dasar penempatan aset tersebut di luar lingkungan kantor desa.
Tak hanya itu, keberadaan mobil ambulans desa yang terparkir di halaman rumah Alberto Sitinjak juga menjadi sorotan warga.

Mereka mempertanyakan alasan kendaraan pelayanan masyarakat itu tidak berada di kantor desa serta siapa yang bertanggung jawab atas pengelolaannya.

Gembara juga menyinggung persoalan internal KDMP Desa Lubuk Cuik. Mereka menilai adanya tekanan terhadap ketua KDMP sebelumnya, Welas Hari, hingga memilih mengundurkan diri dari jabatannya.

Menurut massa aksi, dalam rapat koperasi sempat muncul permintaan agar ketua menyerahkan sertifikat pribadi sebagai jaminan permodalan koperasi.

Selain itu, dugaan penyimpangan prosedur dalam pengelolaan koperasi disebut tidak mendapat perhatian serius.
“Kami menduga ada pihak tertentu yang ingin menguasai koperasi hanya untuk kepentingan kelompok tertentu,” kata Salim.

Atas berbagai persoalan tersebut, massa meminta Aparat Penegak Hukum (APH) dan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap tata kelola BUMDes, aset desa, dan KDMP.

Mereka juga meminta Pj Kepala Desa Lubuk Cuik memberikan klarifikasi secara terbuka kepada masyarakat.
Situasi sempat memanas ketika beberapa ibu-ibu mempertanyakan keterlibatan mahasiswa dalam mempersoalkan urusan desa.

Beruntung, kericuhan dapat dicegah setelah Kapolsek Lima Puluh, AKP Salomo Sagala bersama personel turun menenangkan kedua belah pihak.

Menanggapi tuntutan massa, Pj Kepala Desa Lubuk Cuik MY Daulay menjelaskan bahwa sound system desa dijadikan jaminan atas hutang pupuk dan pestisida BUMDes kepada penyalur pupuk.

Sementara terkait ambulans desa yang berada di rumah Alberto, Daulay menyebut lokasi tersebut saat ini difungsikan sebagai kantor KDMP.

Ia juga mengatakan operasional ambulans masih menunggu instruksi dari Bidang Aset BKAD Kabupaten Batu Bara.

Ketua BUMDes Lubuk Cuik, Iswahyudi, turut memberikan penjelasan. Ia menyebut dana desa dan hutang pupuk digunakan untuk mengelola lahan cabai merah seluas 20 rante.

Namun, tanaman tersebut gagal panen akibat banjir sehingga hasil penjualan hanya sekitar Rp5 juta dan telah diserahkan untuk mencicil hutang pupuk.

Usai aksi, para tokoh masyarakat menyarankan dilakukan musyawarah antara pemerintah desa, pengurus BUMDes, dan pihak KDMP.

Pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu menghasilkan kesepakatan bahwa seluruh persoalan akan diselesaikan dalam waktu paling lambat satu minggu, batas waktu Senin (25/05/2026)

Apabila hingga batas waktu tersebut persoalan belum juga tuntas, maka masalah itu akan diteruskan ke aparat penegak hukum.
(wellas)
Share:

Hadiri MTQ XIX, Bupati Batu Bara Ajak Generasi Muda Cintai Al-Qur’an

Hadiri MTQ XIX, Bupati Batu Bara Ajak Generasi Muda Cintai Al-Qur’an




BATU BARA — Perisainusantara.com
Baharuddin Siagian menghadiri sekaligus memantau langsung pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XIX Tingkat Kabupaten Batu Bara Tahun 1447 H/2026 M yang digelar di Lapangan Indrasakti, Kecamatan Air Putih, Kamis (14/05/2026).

Kehadiran Bupati Batu Bara tersebut menjadi bentuk perhatian dan dukungan pemerintah daerah terhadap para peserta yang mengikuti ajang syiar Islam tahunan itu.

Pelaksanaan MTQ XIX tahun ini mengangkat tema “Membangun Karakter Bangsa yang Qur’ani di Tengah Tantangan Zaman”. Tema tersebut dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan serta membentuk generasi muda yang berakhlak dan berpedoman pada Al-Qur’an.

Dalam kesempatan itu, Bupati Baharuddin menyampaikan harapannya agar MTQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi membaca Al-Qur’an semata, tetapi juga menjadi sarana menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di kalangan generasi muda.

Menurutnya, nilai-nilai Qurani sangat penting dalam membangun karakter masyarakat yang religius di tengah perkembangan dan tantangan zaman modern saat ini.

Kegiatan berlangsung penuh khidmat dan semarak dengan dihadiri unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, para camat, kepala desa, dewan hakim, serta kafilah dari seluruh kecamatan di Kabupaten Batu Bara.
Suasana syiar Islam dan kebersamaan tampak begitu terasa sepanjang rangkaian acara yang mengusung semangat “Bahagia Bersama Al-Qur’an”.

Melalui MTQ XIX ini, Pemerintah Kabupaten Batu Bara berharap dapat mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus meningkatkan semangat masyarakat, khususnya para pemuda, untuk lebih mencintai dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
(wellas)




Share:

Guru ASN Tewas dalam Kecelakaan Tabrak Lari di Jalinsum Batu Bara

Guru ASN Tewas dalam Kecelakaan Tabrak Lari di Jalinsum Batu Bara



BATU BARA — Perisainusantara.com
Kecelakaan lalu lintas tabrak lari kembali terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan–Kisaran KM 137-138, tepatnya di kawasan Desa Sei Balai, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batu Bara, Jumat (15/05/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Peristiwa nahas tersebut melibatkan satu unit mobil barang jenis coldiesel yang hingga kini belum diketahui identitas maupun nomor polisinya dengan sepeda motor Honda CB150R BK 5210 OAF.

Akibat kejadian itu, pengendara sepeda motor, Sautdin Sidabutar (56), seorang ASN yang bekerja sebagai guru dan berdomisili di Dusun VII Desa Cahaya Pardomuan, Kecamatan Datuk Lima Puluh, meninggal dunia di lokasi kejadian.

Korban mengalami cedera berat di bagian kepala setelah terjatuh ke badan jalan usai diduga tersenggol kendaraan coldiesel yang langsung melarikan diri.

Berdasarkan keterangan di lapangan, sebelum insiden terjadi korban sedang melintas dari arah Medan menuju Kisaran sambil membawa karung berisi beras di bagian belakang sepeda motornya.

Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan yang dikendarai korban diduga bersenggolan dengan mobil barang tersebut hingga korban kehilangan keseimbangan dan terjatuh.

Selain menyebabkan korban meninggal dunia, kecelakaan itu juga mengakibatkan kerusakan pada sepeda motor korban, seperti lampu sein sebelah kiri pecah dan body samping kiri rusak.

Petugas Satlantas Polres Batu Bara yang menerima laporan segera turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, mengumpulkan keterangan saksi, serta mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.

Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD H. OK Arya Zulkarnain Batu Bara untuk penanganan lebih lanjut.
Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas pengemudi maupun kendaraan coldiesel yang terlibat dalam kasus tabrak lari tersebut.

Polres Batu Bara turut mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian itu agar segera menyampaikannya kepada pihak kepolisian demi membantu proses penyelidikan.
(wellas)
Share:

Sat Samapta Polres Batu Bara Amankan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus di Sejumlah Gereja

Sat Samapta Polres Batu Bara Amankan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus di Sejumlah Gereja



Batu Bara — Perisainusantara.com
Personel Satuan Samapta Polres Batu Bara melaksanakan pengamanan ibadah Kenaikan Yesus Kristus Tahun 2026 di sejumlah gereja yang berada di wilayah hukum Polres Batu Bara, Kamis (14/5/2026).

Kegiatan pengamanan dimulai sejak pukul 10.00 WIB hingga selesai dengan tujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada jemaat yang melaksanakan ibadah.

Pengamanan tersebut dipimpin Kasat Samapta Polres Batu Bara, Freddy R. Saragih, dengan melibatkan sejumlah personel, di antaranya Aipda Dedi Firmansyah, Bripka Miswanto, Bripda Ahmad Dani, Bripda Nalom Simanjuntak, Bripda Justin Siahaan, Bripda Dandi Tampubolon dan Bripda Ikhsan A. Simbolon.

Adapun gereja yang menjadi lokasi pengamanan meliputi Gereja Methodist Indonesia (GMI) Natanael Sei Balai di Desa Perjuangan, Kecamatan Sei Balai, Gereja HKBP Pematang Cengkring di Kecamatan Pakam Raya, Gereja GPI Pakam Raya Selatan, Gereja GMI Sion Pakam Raya, Gereja GPDI Sion di Desa Sumber Tani serta Gereja GKPI Tanah Datar di Kecamatan Datuk Tanah Datar.

Selain melakukan pengamanan jalannya ibadah, personel Sat Samapta juga melakukan pemantauan di area parkir guna mencegah terjadinya tindak kriminalitas seperti pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Kasat Samapta Polres Batu Bara AKP Freddy R. Saragih mengatakan kegiatan pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat agar umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan aman dan khidmat.

“Situasi selama pelaksanaan ibadah berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan kondusif,” ujarnya.

Kegiatan pengamanan ini merupakan bagian dari upaya Polres Batu Bara dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada momentum hari besar keagamaan.
(wellas)


Share:

IN-Journal Chapter 1 Berhasil Digelar, Angkat Tema Keberlanjutan dan Inovasi Sosial

Jakarta, perisainusantara.com | PT. Indonesia Asahan Aluminium (PT. INALUM) kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun hubungan yang kolaboratif dengan insan media melalui penyelenggaraan PT. INALUM Journalistic (IN-Journal) Chapter 1. Kegiatan ini menjadi wadah pengembangan kreativitas, kompetensi, dan budaya jurnalistik bagi insan media, khususnya di Sumatera Utara, melalui karya tulis yang berkualitas, berbasis fakta, informatif, inspiratif, serta memiliki nilai komunikasi yang kuat terhadap isu-isu strategis perusahaan dan keberlanjutan masyarakat.

Corporate Secretary INALUM Mahyaruddin Ende menyebut bahwa IN-Journal dihadirkan sebagai ruang kolaborasi antara perusahaan dan media dalam menghadirkan narasi yang konstruktif mengenai industri dan keberlanjutan yang berbasis data. Sekaligus sebagai sarana perusahaan menampung minat dan bakat para Insan Jurnalis di Sumatera Utara dalam jurnalistik. 

“Melalui IN-Journal, kami ingin mendorong lahirnya karya-karya jurnalistik yang tidak hanya informatif, tetapi juga mampu menghadirkan perspektif yang lebih mendalam mengenai isu keberlanjutan, energi bersih, dan dampak sosial industri bagi masyarakat. Kami percaya media memiliki peran penting dalam membangun pemahaman publik yang objektif dan edukatif,” ujar Mahyaruddin.

Pada penyelenggaraan perdana ini, IN-Journal Chapter I memiliki periode dari 10-30 April 2026 dengan mengangkat tema “PROPER INALUM: Dari Energi Bersih Hingga Inovasi Sosial” dengan subtema “Sinergi Keberlanjutan: Menghadirkan Energi Bersih, Inovasi Industri dan Dampak Sosial yang Bernilai bagi Indonesia.” Tema tersebut mendorong para peserta untuk menghadirkan karya jurnalistik yang mengangkat implementasi ESG, energi bersih, inovasi industri, hingga kontribusi sosial perusahaan dalam pembangunan berkelanjutan.

Berbagai karya yang masuk dinilai berdasarkan sejumlah aspek, mulai dari kualitas ide dan orisinalitas, nilai berita, riset dan akurasi, struktur penulisan, gaya bahasa, hingga kemampuan menghadirkan prinsip cover both-side. Penjurian dilakukan oleh jurnalis senior nasional dengan metode blind-document (artikel yang dinilai tidak memiliki nama penulis) untuk menjaga netralitas. Melalui kegiatan ini, PT. INALUM berharap budaya literasi dan jurnalistik yang berkualitas dapat terus tumbuh serta menjadi bagian dari penguatan komunikasi yang edukatif dan berdampak positif bagi masyarakat.

Adapun para pemenang IN-Journal Chapter 1 adalah:

Juara 1: Suri Kartika Dewi – Timenews.co.id, “Mahakarya di Tanah Asahan: Menenun Emas dari Energi Bersih dan Kepedulian Sosial”

Juara 2: Agusdiansyah Hasibuan – Waspada.id, “PROPER Emas dan Hijau Inalum untuk Sumut yang Bermasa Depan”

Juara 3: Doni Hermawan – IDN Times Sumut, “Jejak di Balik PROPER, Menilik Strategi Keberlanjutan Inalum”

Juara Harapan 1: Ismanto Panjaitan – Medan Merdeka, “Kemilau Alumunium di Tepian Sungai Asahan”

Juara Harapan 2: Sapriadi – Harian Waspada, “Inalum, Untuk Saat Ini dan Mendatang”

IN-Journal Chapter II Siap Digelar, Apa Temanya?

Sebagai bentuk keberlanjutan program, PT. INALUM juga akan segera menghadirkan IN-Journal Chapter II yang mengangkat tema mengenai konservasi dan lingkungan. Tema tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya karya jurnalistik yang lebih mendalam mengenai pelestarian lingkungan, keanekaragaman hayati, hingga upaya keberlanjutan industri dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Kepala Departemen Manajemen Komunikasi PT. INALUM Utrich Farzah menyebut bahwa untuk tema IN-Journal Chapter II akan fokus pada isu lingkungan, konservasi, dan keberlanjutan. Ia berharap bahwa karya yang masuk akan fokus pada isu tersebut dan lebih menggali isu lingkungan yang menjadi tantangan bersama di Sumatera Utara dan Indonesia. 

“Chapter berikutnya akan banyak berbicara tentang hubungan manusia, industri, dan alam. Kami ingin menghadirkan karya-karya jurnalistik yang mampu melihat isu lingkungan bukan hanya sebagai tantangan, tetapi juga sebagai cerita tentang harapan, keberlanjutan, dan masa depan,” ujar Utrich.

PT. INALUM memiliki komitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas dan kapasitas insan jurnalis melalui berbagai ruang kolaboratif, salah satunya melalui kompetisi jurnalistik seperti IN-Journal. Perusahaan berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi karya, tetapi juga menjadi sarana komunikasi yang positif dan konstruktif antara perusahaan, media, dan masyarakat dalam menghadirkan informasi yang akurat, edukatif, serta memberikan dampak yang baik bagi publik.

 (Red)

Share:

Ops Antik Toba 2026, Polres Batu Bara Amankan 5 Tersangka Kasus Narkoba

Ops Antik Toba 2026, Polres Batu Bara Amankan 5 Tersangka Kasus Narkoba



Batu Bara – Perisainusantara.com 
Satuan Reserse Narkoba Polres Batu Bara bersama jajaran Polsek berhasil mengungkap empat kasus tindak pidana narkotika sejak dimulainya Operasi Antik Toba 2026 pada 13 Mei 2026.

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan lima tersangka dari sejumlah lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Batu Bara.

Kapolres Batu Bara AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan melalui Kasatresnarkoba AKP Arifin Purba menjelaskan, pengungkapan pertama berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/A/99/V/2026/SPKT.Sat Resnarkoba/Res BB/Polda Sumut tertanggal 12 Mei 2026.

Dalam kasus tersebut, polisi menangkap dua pria berinisial MY (45), seorang nelayan warga Gang Yaman Desa Bagan Dalam Kecamatan Tanjung Tiram, serta MY (44), warga Gang Solo Desa Suka Maju Kecamatan Tanjung Tiram.

Dari tangan keduanya, petugas menyita 21 plastik klip sedang berisi sabu dengan berat bruto 23,42 gram dan satu plastik klip besar berisi sabu seberat bruto 4,88 gram.

Pengungkapan kedua tertuang dalam LP/A/100/V/2026/SPKT.Sat Resnarkoba/Res BB/Polda Sumut tanggal 12 Mei 2026 dengan tersangka berinisial ES (40), warga Desa Tanah Itam Ulu Kecamatan Datuk Lima Puluh.

Dari tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa kaca pirek yang masih terdapat sisa sabu dengan berat bruto 1,58 gram, satu kaca pirek kosong, bong, dua pipet, tiga korek api, satu kotak rokok, serta satu unit mobil Kijang Kapsul warna hijau.

Sementara itu, pada pengungkapan ketiga berdasarkan LP/A/101/V/2026/SPKT.Sat Resnarkoba/Res BB/Polda Sumut tanggal 13 Mei 2026, petugas menangkap tersangka MS (18), warga Dusun VIII Desa Perupuk Kecamatan Lima Puluh Pesisir.

Polisi menemukan tujuh plastik klip transparan berisi sabu dengan berat bruto 1,25 gram, satu plastik klip kosong, pipet berbentuk skop, kotak rokok, satu unit handphone merek Vivo warna biru, serta uang tunai sebesar Rp. 90 ribu.

Kasus keempat tercatat dalam LP/A/102/V/2026/SPKT.Sat Resnarkoba/Res BB/Polda Sumut tertanggal 13 Mei 2026. Dalam perkara ini, polisi mengamankan FM (40), warga Dusun I Desa Bogak Kecamatan Tanjung Tiram.

Barang bukti yang berhasil disita berupa satu paket sabu ukuran sedang dengan berat bruto 0,56 gram, dua paket sabu ukuran kecil dengan berat bruto 0,30 gram, satu dompet, uang tunai Rp. 40 ribu, satu kaca pirek, dan plastik klip kosong.

Kasatresnarkoba AKP Arifin Purba mengimbau masyarakat agar terus berperan aktif membantu aparat kepolisian dengan memberikan informasi terkait peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, kerja sama masyarakat sangat dibutuhkan guna menciptakan wilayah Kabupaten Batu Bara yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

(sumber: Humas / Kasatres Narkoba Polres Batu Bara)
Share:

PT. INALUM dan Pemkab Humbang Hasundutan Perkuat Garda Terdepan Pencegahan Karhutla Melalui Pemberdayaan Masyarakat



Paritohan-Sumut, perisainusantara.com |PT. Indonesia Asahan Aluminium (PT. INALUM) bersama Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mendorong peran aktif masyarakat sebagai garda terdepan. Komitmen ini diwujudkan melalui rangkaian sosialisasi, pelatihan teknis, hingga pembentukan Masyarakat Peduli Api (MPA) yang digelar pada 21–22 April 2026 lalu di Pendopo Kantor Bupati dan Lapangan Bukit Inspirasi Doloksanggul.Paritohan, 11/05/2026.

Langkah ini menjadi respons atas ancaman karhutla yang hampir terjadi setiap tahun dan berdampak luas terhadap lingkungan, kesehatan, hingga aktivitas sosial ekonomi masyarakat.

Bupati Humbang Hasundutan, Oloan Paniaran Nababan, menegaskan bahwa pencegahan dini merupakan kunci utama dalam meminimalisir risiko kebakaran.

“Karhutla adalah ancaman nyata yang harus kita hadapi bersama. Pencegahan adalah langkah paling efektif. Saya berharap para peserta tidak hanya memahami materi, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Program ini berfokus pada peningkatan kapasitas masyarakat melalui edukasi, pelatihan teknis, serta simulasi penanganan kebakaran secara langsung. Selain itu, PT. INALUM bersama pemerintah daerah juga membentuk lima kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) yang berasal dari lima desa, sebagai ujung tombak pencegahan karhutla di tingkat lokal. Sebagai bentuk dukungan konkret, PT. INALUM turut menyerahkan bantuan peralatan pemadaman sederhana kepada masing-masing kelompok MPA, berupa jet shooter, gepyok, garu tajam, serta perlengkapan pendukung seperti sepatu boot, kaos, dan topi. 

Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat Masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran. Momentum kegiatan ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Bumi pada 22 April, yang semakin memperkuat pesan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan secara kolektif.

Kepala Divisi Konservasi dan Penghijauan PT. INALUM, Sunarno A. Rakino, menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menekan risiko karhutla secara berkelanjutan.

“Peringatan Hari Bumi menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran kita bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat merupakan langkah strategis untuk memastikan hutan dan lahan tetap terjaga serta memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” ungkapnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PT. INALUM dalam menerapkan prinsip keberlanjutan (ESG), khususnya pada aspek lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Ke depan, PT. INALUM akan terus mendorong kolaborasi multipihak guna menciptakan dampak positif yang berkelanjutan di wilayah operasional perusahaan.

(Red)

Share:

Warga Huta 9 Simalungun Resah, Kasus Pencurian Belum Terungkap

Warga Huta 9 Simalungun  Resah, Kasus Pencurian Belum Terungkap




Simalungun – Perisainusantara.com
Warga Dusun Huta 9, Desa Bandar Tinggi, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, mengaku resah akibat maraknya aksi pencurian yang dinilai belum mendapat penanganan serius dari aparat penegak hukum. 

Salah satu korban, Sulistio, mengalami kerugian hingga hampir 9 juta rupiah, setelah rumahnya dibobol maling.
Peristiwa itu terungkap ketika Sulistio mendapati dua pria berada di sekitar pekarangan rumahnya dalam kondisi mencurigakan. 

Saat ditegur, salah seorang yang diketahui bernama Kema mengaku sedang mencuri buah sawit milik perusahaan di sekitar lokasi. Karena curiga berkaitan dengan hilangnya sejumlah barang di rumahnya, Sulistio kemudian menanyakan soal pupuk miliknya yang raib.

Namun, Kema membantah mengambil barang dari rumah korban dan berdalih pupuk tersebut ditemukan di sekitar kebun ubi yang lokasinya jauh dari rumah Sulistio.

Korban menyebut sejumlah barang berharga yang hilang antara lain lima karung pupuk, satu unit aki, alat pengolah air, serta empat ekor burung murai batu. Total kerugian diperkirakan mencapai hampir 9 juta rupiah.

Kasus tersebut telah dilaporkan ke pihak kepolisian pada 22 April 2026 dengan nomor laporan LP/B/151/IV/2026/SPKT/Polsek Bandar Huluan/Polres Simalungun/Polda Sumatera Utara. 

Selain laporan resmi, korban juga telah menghadirkan dua saksi dan proses pemeriksaan telah dilakukan oleh petugas kepolisian.

Meski demikian, warga mengaku kecewa karena hingga kini para terduga pelaku disebut masih bebas beraktivitas di lingkungan mereka. 

Kepala Dusun Huta 9, Saharudin, mengatakan aksi pencurian di wilayah tersebut sudah berulang kali terjadi dan membuat masyarakat merasa tidak aman.

Tokoh masyarakat setempat, Yusri Bajang, juga meminta aparat kepolisian segera mengambil langkah tegas agar masyarakat kembali merasa terlindungi. 

Menurutnya, warga berharap laporan yang sudah dilengkapi bukti dan saksi dapat segera ditindaklanjuti.

Sementara itu, pihak kepolisian melalui Ipda Amri J. Sitanggang, SH menyampaikan bahwa kasus tersebut saat ini telah dinaikkan ke tahap penyidikan. 

Warga berharap proses hukum dapat berjalan transparan dan para pelaku segera diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
(red)
Share:

Satresnarkoba Polres Batu Bara Berhasil Amankan Terduga Pelaku Sabu di Medang Deras

Satresnarkoba Polres Batu Bara Berhasil Amankan Terduga Pelaku Sabu di Medang Deras




Batu Bara — Perisainusantara.com

Satresnarkoba Polres Batu Bara kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika melalui kegiatan Gerebek Sarang Narkoba (GSN) dan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di wilayah Kecamatan Medang Deras, Senin (11/05/2026).

Operasi yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB itu dipimpin langsung oleh KBO Satresnarkoba Polres Batu Bara, IPDA Amudi Murphi, S.H., bersama sejumlah personel dan didampingi aparat desa serta kelurahan setempat.

Dalam kegiatan tersebut, petugas menyisir sejumlah titik yang diduga rawan peredaran narkoba, di antaranya Dusun IV Desa Nenassiam, Gudang Ikan Mehwa Lingkungan V Kelurahan Pangkalan Dodek, dan Gang Beko Lingkungan III Kelurahan Pangkalan Dodek Baru, Kecamatan Medang Deras.

Sebelum pelaksanaan operasi, personel terlebih dahulu mengikuti apel dan arahan guna memastikan kegiatan berjalan tertib dan sesuai prosedur.
Dari hasil operasi, petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial H.M. (33), warga Dusun IV Pinggir Sungai Desa Nenassiam, yang diduga terlibat dalam aktivitas peredaran narkotika jenis sabu.

Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan barang bukti berupa satu paket sedang dan tiga paket kecil plastik bening berisi diduga sabu, sepuluh plastik klip kosong, serta uang tunai Rp100 ribu yang diduga berkaitan dengan transaksi narkoba.

Setelah mengamankan terduga pelaku, tim Satresnarkoba melanjutkan penyisiran ke lokasi Gudang Ikan Mehwa dan Gang Beko. 

Namun dari hasil pemeriksaan di dua lokasi tersebut, petugas tidak menemukan aktivitas penyalahgunaan narkotika.

Selain melakukan penindakan hukum, personel Satresnarkoba juga memberikan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat agar turut berperan aktif dalam memerangi narkoba dengan segera melapor apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan.

Kasat Resnarkoba Polres Batu Bara, AKP Arifin Purba, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan GSN dan P4GN merupakan langkah nyata kepolisian dalam menekan angka peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Batu Bara.

Ia berharap keterlibatan masyarakat dapat semakin memperkuat upaya pemberantasan narkotika demi menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari penyalahgunaan obat terlarang.

Saat ini, terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Satresnarkoba Polres Batu Bara untuk proses penyidikan dan hukum lebih lanjut.
(Sumber: Kasat Narkoba / Kasi Humas Polres Batu Bara)



Share:

Artikel

Label

Budaya (19) Kesehatan (22) Organisasi (338) Pemerintahan (419) Pendidikan (159) Polri/TNI (6) Sumatera Utara (29) ekonomi (3) politik (151) sosial (110)

Arsip Blog

FOUNDER’S MEDIA SIBER BATU BARA



 


Strategi Inalum Perluas Pangsa Pasar Aluminium Global

 


Mengenal Tiga Jenis Produk Aluminium dari INALUM

 


Tentang Inalum