-->
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0EAIKwCOewMUoWNW47WuQuK72ih6QOPHJMRnpU7DCntRrpBQYD0o5Au6P11bCxnpJNDyOsxBp3IdFHzFFSPAhWzvyrKdEvmE6apWlbXqIYFWABnyl7NEMlrMlUwM4NCgpGmaNl5NRvf2UlfxXkv1HMk7-eaoiksbqMkaflEi0HsdjsFR5l1RhIhyphenhyphenOdiE/s16000/05e2cdf2-5f47-4771-880d-c7f1667e3450.jpeg

Polres Batu Bara Rayakan Syukuran Hari Bhayangkara Lalu Lintas ke-70

Polres Batu Bara Rayakan Syukuran Hari Bhayangkara Lalu Lintas ke-70



Batu Bara – Perisainusantara.com 

Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara Lalu Lintas ke-70, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Batu Bara menggelar acara syukuran di Aula Sarja Arya Racana, Rabu (24/9/2025).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dibuka oleh Kapolres Batu Bara, AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan, SH, MH, dengan dihadiri Wakapolres, para pejabat utama (PJU), Kasatlantas AKP Simon E. Simatupang, SH, MH, serta jajaran KBO, Kanit, dan personel Satlantas.

Acara berlangsung khidmat diawali dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panjang dan dedikasi lalu lintas Bhayangkara selama 70 tahun.

Dalam kesempatan itu, Kasatlantas AKP Simon E. Simatupang menegaskan bahwa peringatan ini menjadi refleksi untuk semakin meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat, terutama dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas di wilayah Kabupaten Batu Bara, jelasnya sebagai penutup.

(Wellas)



Share:

PN Medan Vonis Kasek SMK Batu Bara Satu Tahun Penjara, Hanya Terbukti Percobaan Korupsi

PN Medan Vonis Kasek SMK Batu Bara Satu Tahun Penjara, Hanya Terbukti Percobaan Korupsi



Medan - Perisainusantara.com 

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Medan menjatuhkan vonis terhadap Sulistio, S.Pd., M.Pd., Kepala SMK Negeri 1 Air Putih, Kabupaten Batu Bara, dalam perkara tindak pidana korupsi.

Dalam sidang putusan pada Rabu, 3 September 2025, majelis hakim menyatakan Sulistio terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana turut serta melakukan percobaan korupsi, sebagaimana dakwaan alternatif keempat.

Atas perbuatannya, terdakwa dijatuhi hukuman penjara selama 1 (satu) tahun dan denda Rp.50 juta, dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 3 (tiga) bulan. Majelis hakim juga menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani terdakwa dikurangkan seluruhnya dari hukuman yang dijatuhkan.

Namun demikian, amar putusan menegaskan bahwa tindak pidana yang terbukti hanya sebatas percobaan korupsi. Fakta persidangan juga tidak menemukan adanya praktik pemotongan atau penyelewengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMK - SMK se - Kabupaten Batu Bara.

Permohonan banding atas putusan tersebut telah diajukan oleh Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara pada 10 September 2025. Laporan permohonan banding tersebut telah disampaikan PN Medan kepada Ketua Pengadilan Tinggi Medan pada 11 September 2025 untuk ditindaklanjuti.

Kasus ini menjadi perhatian publik mengingat terdakwa adalah seorang pendidik sekaligus pejabat sekolah. Meski demikian, pengadilan menegaskan bahwa vonis yang dijatuhkan tidak berkaitan dengan isu korupsi dana BOS sebagaimana berkembang di masyarakat.

(red)

Share:

Komite II DPD RI Tinjau Operasional Inalum di Kuala Tanjung

Komite II DPD RI Tinjau Operasional Inalum di Kuala Tanjung



Batu Bara – Perisainusantara.com

Komite II Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI melaksanakan kunjungan kerja ke PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) di Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara, Senin (22/9/2025).

Kunjungan ini bertujuan untuk memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi aktual industri mineral dan batu bara, sekaligus menilai peran vital sektor aluminium dalam mendukung pembangunan daerah maupun nasional.

Rombongan dipimpin Ketua Komite II, Dr. Badikenita Br. Sitepu, SE, M.Si, bersama Wakil Ketua Angelius Wake Kako serta sejumlah anggota lainnya. Kehadiran mereka disambut jajaran direksi PT Inalum didampingi Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, SH, M.Si, di ruang rapat kantor pusat baru PT Inalum.

Dalam arahannya, Badikenita menekankan bahwa kunjungan kerja ini tidak sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari upaya mengevaluasi pelaksanaan regulasi di lapangan. “Kami ingin mengetahui langsung tantangan yang dihadapi, kondisi pengelolaan sumber daya, serta masukan dari pemerintah daerah dan perusahaan terkait implementasi undang-undang,” tegasnya.

Bupati Baharuddin menyampaikan apresiasi atas perhatian DPD RI. Ia menilai sinergi antara pusat, daerah, dan perusahaan sangat dibutuhkan untuk memperkuat pembangunan. Beberapa isu penting turut disorot, seperti kewenangan perizinan pertambangan mineral bukan logam dan batuan (MBLB) di tingkat kabupaten/kota, percepatan pengerukan sedimentasi pesisir, serta peningkatan serapan tenaga kerja lokal di industri strategis.

Usai pertemuan, rombongan melakukan peninjauan langsung ke fasilitas produksi Inalum serta Pelabuhan Kuala Tanjung. Mereka menyaksikan proses peleburan aluminium hingga kesiapan infrastruktur logistik yang menjadi simpul ekspor-impor utama di kawasan barat Indonesia.

Direktur Operasi PT Inalum, Ivan Ermisyam, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi bagi pembangunan daerah. Menurutnya, hal itu diwujudkan melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan asli daerah, hingga berbagai program tanggung jawab sosial (CSR).

Kunjungan Komite II DPD RI ini diharapkan menghasilkan rekomendasi kebijakan nasional yang lebih berpihak pada daerah penghasil sumber daya alam, khususnya Kabupaten Batu Bara.

(red)

Share:

KNPI Batu Bara Minta Kejari Usut Dugaan Korupsi hingga Libatkan Mantan Pj Bupati

KNPI Batu Bara Minta Kejari Usut Dugaan Korupsi hingga Libatkan Mantan Pj Bupati



Batu Bara – Perisainusantara.com 

Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Batu Bara mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Batu Bara untuk memperluas proses penyelidikan perkara dugaan korupsi yang tengah bergulir. Desakan itu difokuskan pada dugaan penyimpangan di Dinas Pendidikan serta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (Perkim-LH).

Ketua KNPI Batu Bara, Ahmad Fatih Sultan, menyatakan pihaknya mengapresiasi langkah Kajari Diky Oktavia, S.H., M.H., yang berani menindak dugaan praktik korupsi di lingkungan Pemkab Batu Bara.

“Ini terobosan positif dan patut diapresiasi,” ujar Sultan, Selasa (23/9/2025).

Namun, ia menegaskan bahwa penyelidikan jangan berhenti hanya pada pejabat dinas. Menurutnya, ada kemungkinan kebijakan yang dibuat semasa kepemimpinan Penjabat (Pj) Bupati Batu Bara tahun 2024–2025 juga berkaitan dengan kasus yang menyeruak.

“Sejumlah pejabat yang sekarang terjerat kasus merupakan orang yang diangkat pada periode Pj Bupati Heri Wahyudi. Maka wajar bila publik bertanya, apakah ada peran atau instruksi dari atasannya saat itu,” ungkap Sultan.

Atas dasar itu, KNPI mendesak agar Kejari juga berani memeriksa mantan Pj Bupati tersebut.

“Yang menjadi pertanyaan, apakah Kejari mampu memanggil kepala daerah yang pernah menjabat. Ini akan terus kami kawal,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sultan memastikan KNPI Batu Bara siap mengawal jalannya penyelidikan agar berjalan transparan. Bahkan, pihaknya tidak menutup kemungkinan akan menggelar aksi di depan kantor Kejari Batu Bara untuk menyuarakan aspirasi masyarakat.

“Kami akan terus menuntut agar perkara ini dibuka secara terang benderang. KNPI Batu Bara siap mengawal hingga tuntas,” pungkasnya Ahmad Fatih Sultan mengakhiri.

(red)



Share:

Bupati Batu Bara Sambut Kunker Komite II DPD RI di PT Inalum Kuala Tanjung

Bupati Batu Bara Sambut Kunker Komite II DPD RI di PT Inalum Kuala Tanjung



Batu Bara – Perisainusantara.com 

Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, SH, M.Si, menyambut kunjungan kerja Komite II Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI ke Provinsi Sumatera Utara yang dipusatkan di Kantor PT Inalum Kuala Tanjung, Kecamatan Sei Suka, Senin (22/9/2025).

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPD RI, dan perusahaan dalam mengoptimalkan pengelolaan sumber daya alam di Kabupaten Batu Bara.

Ketua Komite II DPD RI, Dr. Badikenita Br. Sitepu, SE, M.Si, menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan menggali informasi terkini mengenai sektor pertambangan mineral dan batubara, baik pada level daerah maupun nasional. Selain itu, pihaknya ingin memperoleh masukan konkret terkait tantangan di lapangan dalam implementasi undang-undang yang berlaku.

Bupati Batu Bara juga menyampaikan sejumlah harapan, di antaranya yakni: Kewenangan perizinan dan pengawasan pertambangan mineral bukan logam dan batuan (MBLB) dapat dilimpahkan ke pemerintah kabupaten/kota.

Terjalinnya kerja sama antara PT Inalum dengan BUMD, BUMDes, dan koperasi dalam pengolahan produk berbahan aluminium, dan Dukungan percepatan pengerukan sedimentasi di wilayah Batu Bara, serta Pembangunan sekolah atau universitas vokasi bidang teknik dan industri, juga Realisasi alokasi saham PT Inalum sebesar 30 persen untuk pemerintah daerah.

Selain itu, Bupati menegaskan pentingnya penggunaan tenaga kerja ahli lokal agar dampak keberadaan perusahaan dapat lebih dirasakan masyarakat. Menurutnya, keterlibatan tenaga kerja lokal mampu mendorong pembangunan daerah, meningkatkan pendapatan melalui pajak, serta memperkuat program Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang infrastruktur dan sosial.

Agenda kunker dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke Pabrik PT Inalum dan Pelabuhan Kuala Tanjung. Rombongan Komite II DPD RI bersama Bupati Batu Bara melihat secara langsung operasional industri aluminium, sekaligus fasilitas pelabuhan yang memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas ekspor-impor serta logistik regional.

Kunjungan ini dihadiri jajaran Komite II DPD RI, mulai dari Ketua dan Wakil Ketua hingga para anggota, serta manajemen PT Inalum, antara lain Direktur Operasi Ivan Ermisyam bersama sejumlah kepala grup dan divisi. Dari Pemkab Batu Bara, hadir Sekda, para asisten, kepala dinas terkait, hingga Camat Sei Suka.

(wellas)



Share:

Pemkab Batu Bara Ajukan Nota Keuangan dan Rancangan P-APBD 2025 ke DPRD

Pemkab Batu Bara Ajukan Nota Keuangan dan Rancangan P-APBD 2025 ke DPRD



Batu Bara – Perisainusantara.com 

Pemerintah Kabupaten Batu Bara secara resmi menyerahkan Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Batu Bara, Senin (22/9/2025).

Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Batu Bara Rodial dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Syafrizal, SE, M.AP, yang memaparkan rincian perubahan anggaran daerah.

Dalam paparannya, Syafrizal menyebutkan bahwa sebelum perubahan, pendapatan daerah diproyeksikan sebesar Rp1,299 triliun. Setelah dilakukan perubahan, jumlah itu meningkat Rp2,99 miliar sehingga totalnya menjadi Rp1,302 triliun lebih.

Rinciannya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) naik dari Rp203,29 miliar menjadi Rp228,66 miliar. Pendapatan transfer justru mengalami penurunan dari Rp1,078 triliun menjadi Rp1,049 triliun. Sementara lain-lain pendapatan yang sah naik signifikan dari Rp17,54 miliar menjadi Rp24,25 miliar.

“Kami berharap target pendapatan ini bisa tercapai minimal 95 persen, bahkan kalau bisa melebihi 100 persen,” ujar Syafrizal dalam rapat tersebut.

Dari sisi belanja daerah, juga terjadi penyesuaian. Jumlah belanja naik dari Rp1,286 triliun menjadi Rp1,320 triliun, atau bertambah Rp34,09 miliar. Belanja operasional meningkat dari Rp955,09 miliar menjadi Rp983,82 miliar, dan belanja modal naik dari Rp116,38 miliar menjadi Rp122,45 miliar. Sedangkan belanja tidak terduga turun dari Rp4 miliar menjadi Rp2,19 miliar, dan belanja transfer naik tipis dari Rp210,70 miliar menjadi Rp211,80 miliar.

Dengan adanya perubahan ini, APBD Batu Bara 2025 mengalami defisit sebesar Rp18,19 miliar. Meski begitu, Syafrizal menegaskan bahwa defisit tidak akan menghambat program prioritas.

“Pemerintah daerah akan tetap mengutamakan program-program yang pro rakyat dalam P-APBD 2025 sebagai wujud komitmen pembangunan,” jelasnya mengakhiri.

(wellas)



Share:

Polsek Indrapura Intensifkan Patroli Malam, Cegah Balap Liar dan Aksi Kriminal Jalanan

Polsek Indrapura Intensifkan Patroli Malam, Cegah Balap Liar dan Aksi Kriminal Jalanan



Batu Bara – Perisainusantara.com 

Untuk menjaga stabilitas keamanan masyarakat, jajaran Polsek Indrapura Polres Batu Bara kembali menggelar Patroli Malam, pada Minggu malam (21/9/2025) sekitar pukul 21.30 WIB. Kegiatan ini difokuskan pada pencegahan tindak kriminalitas seperti balap liar, begal, tawuran remaja, serta aksi kejahatan jalanan lainnya.

Patroli dipimpin langsung oleh personel Polsek Indrapura, yakni Aiptu Erwansyah, Aiptu Ramlan, dan Bripka R. Simanjorang.

Adapun titik sasaran patroli meliputi jalur lintas Sumatera (jalinsum) wilayah hukum Polsek Indrapura, area perkantoran perbankan, serta lokasi-lokasi rawan aksi 3C (curat, curas, curanmor).

Selain melakukan pengawasan, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi begal serta mengajak warga ikut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan.

Kapolsek Indrapura, AKP Reynold Silalahi, SH, menegaskan bahwa kegiatan patroli rutin ini merupakan bagian dari langkah preventif guna menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah hukum Polsek Indrapura.

Hingga patroli berakhir, situasi kamtibmas terpantau aman dan terkendali tanpa adanya insiden menonjol, pungkasnya Kapolsek mengakhiri.

(wellas)



Share:

Wabup Batu Bara Tekankan Pendataan Akurat dalam Penyaluran Bantuan Beras 2025

Wabup Batu Bara Tekankan Pendataan Akurat dalam Penyaluran Bantuan Beras 2025



Batu Bara – Perisainusantara.com 

Wakil Bupati Batu Bara, Syafrizal, SE, M.AP, menegaskan bahwa penyaluran bantuan pangan beras tahun 2025 harus benar-benar menyentuh masyarakat yang berhak. Ia mengingatkan, masih ada penerima yang tidak sesuai dengan kriteria, sehingga perlu dilakukan pendataan ulang agar distribusi lebih tepat sasaran.

Hal itu disampaikannya saat memimpin Rapat Evaluasi Penyaluran Bantuan Pangan Beras 2025 yang digelar di Aula Command Center Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, pada Senin (22/9/2025).

Dalam rapat dipaparkan mekanisme distribusi yang dibagi ke dalam tiga tahap. Tahap pertama untuk periode Juni–Juli telah tersalurkan pada Agustus. Selanjutnya, periode Oktober–November dijadwalkan pada bulan Oktober, sedangkan tahap ketiga untuk bulan Desember akan dipercepat penyalurannya, yakni pada bulan November.

Di Kabupaten Batu Bara, tercatat sebanyak 43.541 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang akan memperoleh bantuan beras, masing-masing sebanyak 10 kilogram. Penyaluran dilakukan melalui kantor desa maupun kelurahan setempat.

Syafrizal menambahkan, untuk menjaga transparansi, pemerintah daerah akan memberikan label atau stiker pada setiap rumah penerima bantuan, disertai dokumentasi foto sebagai bukti penyaluran. Ia juga menekankan bahwa kualitas beras yang diterima masyarakat harus dalam kondisi baik.

“Transparansi dan ketepatan sasaran menjadi prioritas utama. Jangan sampai ada penerima yang tidak berhak justru menikmati bantuan, sementara masyarakat yang benar-benar membutuhkan tidak terakomodir,” tegasnya.

Rapat evaluasi ini turut dihadiri Asisten II Pemkab Batu Bara, Kepala Bulog Cabang Kisaran Gusdi Prasmana, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Susilistiawati, Plt. Kepala Dinas Sosial PPPA Muliadi, serta seluruh camat se-Kabupaten Batu Bara.

(wellas)




Share:

PATANI Sumut Perluas Kiprah, Petani Batu Bara Sambangi KDMP Lubuk Cuik dan UMKM

PATANI Sumut Perluas Kiprah, Petani Batu Bara Sambangi KDMP Lubuk Cuik dan UMKM



Batu Bara – Perisainusantara.com 

Pandu Tani Indonesia (PATANI) semakin memperkuat perannya di Kabupaten Batu Bara dengan membentuk kepengurusan baru serta melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Lubuk Cuik dan pelaku UMKM lokal. Kegiatan ini berlangsung di Desa Lubuk Cuik, Kecamatan Lima Puluh, Minggu (21/9/2025).

Rombongan yang dipimpin Kepala Wilayah PATANI Sumut, Drs. H. Rahmad Pardamean Hasibuan, disambut hangat oleh Kadis Koperasi dan UKM Ir. Hakim, jajaran pengurus KDMP Lubuk Cuik yakni Welas (Ketua), Alberto (Sekretaris), Yusmiati (Bendahara), serta Ketua Kelompok Tani Rosbon Sitinjak.

Dalam pertemuan, Rahmad Pardamean menyampaikan apresiasi terhadap petani cabai merah dan pengusaha tahu-tempe setempat. Ia menegaskan, PATANI hadir untuk memperjuangkan kesejahteraan petani sekaligus mendukung ketahanan pangan masyarakat.

Rahmad menuturkan, selain penguatan organisasi, PATANI juga telah menyiapkan sejumlah program, mulai dari pembangunan rumah layak huni, perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan, hingga mendukung kebutuhan kedelai. Ia menyoroti tingginya konsumsi kedelai di Sumut yang mencapai 10 ribu ton per bulan, dan berharap Batu Bara mampu menyerap sekitar 300 ton untuk menopang industri tahu-tempe.

Sementara itu, Sekretaris Wilayah PATANI Sumut, Dr (c) Muhammad Ilham S., PT., SH., MH., menegaskan bahwa PATANI menjadi wadah solusi bagi petani. “Mulai dari penyediaan bibit hingga serapan hasil panen, semua diarahkan untuk mempermudah akses petani,” ujarnya.

Hadir dalam kegiatan ini antara lain Ketua PATANI Batu Bara, Rohadi; Koordinator PATANI Sumut yang juga Kadis Koperasi Batu Bara, Hakim Hasibuan; pengurus KDMP Lubuk Cuik; dan sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Usai berkunjung ke KDMP, rombongan melanjutkan peninjauan ke usaha tahu-tempe di Desa Mangke Lama, Kecamatan Lima Puluh. Para pelaku usaha menyambut baik langkah PATANI serta berharap terbentuk kelompok usaha khusus guna menjaga stabilitas harga kedelai.

Ketua PATANI Batu Bara, Rohadi, menutup kegiatan dengan optimisme. Menurutnya, Batu Bara tidak hanya berpotensi sebagai sentra cabai merah, tetapi juga dapat berkembang menjadi pusat produksi kedelai yang menopang industri pangan di Sumatera Utara. “Walau saat ini kedelai masih impor, langkah ini menjadi awal menuju kemandirian pangan dan peningkatan kesejahteraan petani,” pungkasnya mengakhiri.

(red)



Share:

Bupati Batu Bara Dorong Dai Muda Jadi Garda Depan Cegah Narkoba

Bupati Batu Bara Dorong Dai Muda Jadi Garda Depan Cegah Narkoba



Batu Bara – Perisainusantara.com 

Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, SH, M.Si, mengajak para dai dan daiyah muda untuk tampil sebagai garda terdepan dalam menjaga generasi dari bahaya narkoba. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Workshop Pengembangan Kompetensi Dakwah Kepemudaan yang digelar Forum Masyarakat Dai dan Daiyah Sumatera Utara (Formadda-SU) di Aula Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Sabtu (20/9/2025).

Ketua Panitia, Arif Rahman Hakim, S.Pd., menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman serius bagi kesehatan, keselamatan, dan masa depan generasi muda. Ia mengajak pemuda Batu Bara untuk bersatu dan berkomitmen melawan penyalahgunaan dan peredaran narkoba. “Pemuda harus berperan aktif memerangi narkoba agar masa depan daerah ini tetap terjaga,” ujarnya.

Workshop ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas dai muda dalam berdakwah, terutama kepada kalangan pemuda. Dengan penguatan kompetensi, diharapkan dakwah yang disampaikan semakin efektif dalam menanamkan nilai-nilai keislaman, moral, serta semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Baharuddin mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya peran dai muda dalam membimbing generasi dan menyebarkan pesan positif di tengah gempuran ancaman narkoba. “Mari terus hidupkan budaya Melayu dan jadikan pemuda Batu Bara sebagai generasi yang sehat, cerdas, dan produktif dengan menjauhi narkoba,” pesannya.

Lebih jauh, Bupati juga mengungkapkan rencana pembangunan Rumah Tahfiz di setiap desa sebagai langkah nyata meningkatkan pendidikan agama dan memperkuat fondasi spiritual masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh dan lembaga, antara lain Kapolres Batu Bara yang diwakili Kabag SDM Kompol D. Harahap, SH, Ketum PB Formadda-SU H. Ahmad Husaini, SH, Ketum PPPPW Kepemudaan Formadda-SU Muhammad Abdillah Khairi, S.Pd., Ketua GEMKARA Khairul Muslim, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, Majelis Ulama Indonesia Sumut, Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UINSU Medan, Muslimat Formadda-SU, Kemenag Batu Bara, Ipqah Batu Bara, Baznas Batu Bara, serta sejumlah kepala OPD Kabupaten Batu Bara.

Dengan keterlibatan para dai dan dukungan semua pihak, kegiatan ini diharapkan menjadi tonggak penguatan dakwah yang adaptif sekaligus benteng kokoh dalam menjaga generasi muda dari bahaya narkoba.

(wellas)



Share:

Artikel

Label

Budaya (19) Kesehatan (22) Organisasi (338) Pemerintahan (419) Pendidikan (160) Polri/TNI (6) Sumatera Utara (29) ekonomi (3) politik (151) sosial (110)

FOUNDER’S MEDIA SIBER BATU BARA



 


Strategi Inalum Perluas Pangsa Pasar Aluminium Global

 


Mengenal Tiga Jenis Produk Aluminium dari INALUM

 


Tentang Inalum