-->
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0EAIKwCOewMUoWNW47WuQuK72ih6QOPHJMRnpU7DCntRrpBQYD0o5Au6P11bCxnpJNDyOsxBp3IdFHzFFSPAhWzvyrKdEvmE6apWlbXqIYFWABnyl7NEMlrMlUwM4NCgpGmaNl5NRvf2UlfxXkv1HMk7-eaoiksbqMkaflEi0HsdjsFR5l1RhIhyphenhyphenOdiE/s16000/05e2cdf2-5f47-4771-880d-c7f1667e3450.jpeg

Bupati Batu Bara Ajak Perkuat Sektor Pertanian dan Buka Peluang Investasi di Rakortekrenbang Provsu 2026

Bupati Batu Bara Ajak Perkuat Sektor Pertanian dan Buka Peluang Investasi di Rakortekrenbang Provsu 2026



Batu Bara – Perisainusantara.com

Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, SH, M.Si menghadiri Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) Kawasan Swasembada Pangan, Air, dan Energi Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 yang digelar di Aula Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Kamis (9/4/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, mulai 9 hingga 10 April 2026, dan diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan dari sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Utara.

Hadir dalam agenda tersebut perwakilan Gubernur Sumatera Utara, yakni Kepala Bapperida Provsu Dr. Dikky Anugerah Panjaitan, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dan Dukcapil Provsu H. Parlindungan Pane. Selain itu, forum ini juga diikuti oleh para kepala Bappelitbangda/Bapperida dari 20 kabupaten/kota se-Sumut.

Dalam sambutannya, Bupati Baharuddin menegaskan bahwa Kabupaten Batu Bara memiliki potensi besar, khususnya pada sektor pertanian dan perkebunan, yang dinilai perlu terus diperkuat demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Namun demikian, ia mengakui bahwa kesejahteraan petani masih menjadi pekerjaan rumah, terutama karena masih adanya ketergantungan terhadap tengkulak dalam pemasaran hasil pertanian dan perkebunan.

Menurutnya, keterlibatan perbankan sangat dibutuhkan agar petani memiliki akses pembiayaan yang lebih baik dan tidak terus bergantung pada sistem lama yang kurang menguntungkan.

“Ke depan, sektor pertanian dan perkebunan harus mendapat dukungan dari pihak perbankan, sehingga para petani tidak lagi terikat dengan tengkulak dan dapat meningkatkan kesejahteraannya,” ujar Baharuddin.

Selain membahas sektor pertanian, Bupati Batu Bara juga memaparkan sejumlah potensi unggulan daerah lainnya, seperti perkebunan, pariwisata, industri, ekonomi kreatif, hingga UMKM.

Ia berharap adanya dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara maupun pemerintah pusat, agar seluruh sektor potensial tersebut dapat dikembangkan secara optimal dan mampu meningkatkan pendapatan daerah serta kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Baharuddin juga mengundang para investor untuk menanamkan modal di Kabupaten Batu Bara. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah siap memberikan kemudahan dalam proses perizinan, dengan tetap memprioritaskan penyerapan tenaga kerja lokal.

Sebagai bentuk penghormatan dan pengenalan budaya lokal, panitia kegiatan turut menyerahkan kain songket khas Batu Bara kepada Kepala Bapperida Sumatera Utara.

Sementara itu, Kepala Bapperida Sumatera Utara Dr. Dikky Anugerah Panjaitan, yang sekaligus membuka secara resmi kegiatan Rakortekrenbang Tahun 2026, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Batu Bara atas pelaksanaan kegiatan yang dinilai berjalan dengan baik.

Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya percepatan realisasi program pembangunan agar perencanaan yang telah disusun tidak berhenti pada tataran diskusi semata.

“Kita tidak boleh terlalu banyak berdiskusi, namun harus segera bertindak dan mengeksekusi program, sehingga pembangunan di sektor infrastruktur, pertanian, dan sektor lainnya dapat berjalan cepat demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Adapun Rakortekrenbang Provsu Tahun 2026 kali ini mengangkat tema “Rehabilitasi Jaringan Irigasi dan Infrastruktur Energi Terbarukan”, dengan melibatkan perwakilan dari 20 kabupaten/kota di Sumatera Utara.

Daerah yang ikut serta dalam forum ini antara lain Langkat, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Asahan, Karo, Simalungun, Batu Bara, Toba, Samosir, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, Humbang Hasundutan, Dairi, Mandailing Natal, Padang Lawas Utara, dan Tanjung Balai.

(wellas)


Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Artikel

Label

Budaya (18) Kesehatan (22) Organisasi (332) Pemerintahan (419) Pendidikan (159) Polri/TNI (6) Sumatera Utara (29) ekonomi (3) politik (151) sosial (110)

FOUNDER’S MEDIA SIBER BATU BARA



 


Strategi Inalum Perluas Pangsa Pasar Aluminium Global

 


Mengenal Tiga Jenis Produk Aluminium dari INALUM

 


Tentang Inalum